Rabu, 23 Juni 2010

Kabut Negeri si Dali

Buku ini sudah lama sekali aku beli, dari diskonan di pameran. Pertamanya tertarik melihat nama pengarangnya, pasti itu.
Belum sempat baca karena lagi tergila gila sama buku buku baru lainnya, itu buku tergeletak begitu saja.
Nah pekan lalu, pengen baca buku yang tipis tipis gitu, jadi ku ambillah si Dali ini.
Buku ini kumpulan cerpen AA Navis. Semuanya menceritakan pelaku si Dali (yang ternyata diambil dari nama panggilan AA NAvis - Uda Ali).
Settingnya di masa perjuangan pasca proklamasi, semua kisahnya, langsung atau tidak langsung terkait dengan tokoh yang berlatar militer. (Kenapa ya? )
Buatku buku ini membuka cakrawala baru, ada cerita konyol (Laporan sama kisah si Bangkak ), ada cerita lucu (Gundar Sepatu), ada cerita tragis (Dua Sahabat), yah pokoknya baca deh...
asli banget, maksudnya ceritanya riil banget, atau bisa jadi AA Navis memang mengangkat fenomena.
Gak nyesel baca ini sebagai selingan..., ringan tapi padat bergizi

Perang Saudara Part 2

Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, dan atas perjuangan suamiku tercinta,  akhir akhir ini anak-anakku dengan sendirinya setiap selesai maghrib masing masing mengambil al qur'an dan membacanya. Maklum, Sang Guru -si Abi- udah dua semester ini kuliah lagi, dan aku jam segitu pastinya lagi sibuk di dapur.

Beberapa hari lalu, setelah maghrib, aku rada terkejut, kok si Fadhila udah pegang al Qur'an baru. Ow, aku pikir ya sudah laah, kali aja Abi memang ngasih hadiah buat dia, karena dia sudah selesai Iqro'nya. Walaupun dalam hati aku bilang, kan Fadhila udah dapat hadiah Al Qur'an juga dari Ummi. (hihi, gak kompak yah..).
Memang si hadiah Ummi itu buat dia baca di sekolah, dan walaupun sering juga bergeletakan di kamar para tuan putri, tapi pasti si Abi dah ilfil duluan ngeliat kamar pecah eh kamar yang kayak kapal pecah itu.

So, aku pura pura gak tau dengan al Qur'an itu, dan aku masuk kamar untuk meneruskan bacaan al Qur'an ku juga. (hihi, gak mau kalah, eh salah, harus kasih contoh yang baik dooong...)

Tiba tiba, saudara saudara....
Berduyun duyun, datanglah tiga saudara yang lain dan langsung melancarkan serangan. (pelan pelan suaranya, so pasti, takut kedengaran Abi).
"Ih curang ih, ih curang, Ayuk dapat Al Qur'an baru. dari Ummi udah dapat, dari Abi dapat juga". Kata yang pertama, matanya dan berkaca-kaca.
Yang kedua dan keempat cuma menatap penuh tanda tanya, merasa sudah tersampaikan aspirasinya kali yah..
aku pun berhenti mengaji, dan berkata
"Kalian semua kan punya dua al Qur'an. satu di bawa sekolah satu di untuk di rumah"
"Tapi kan punya Ayuk masih baru!!!" (ngototdotcom)
"Iya..... (dg nada setenang mungkin), punya kalian juga dulu baru semua. Kan kalian udah lama nyampe al Qur'annya"
"Pokoknya aku mau yang kayak Ayuk, yang untuk perempuan..."
"Ya deh, nanti kalau mbak udah khatam, Ummi kasih hadiah al Qur'an yang itu".
Rupanya belum puas, dia tetap melanjutkan menangis. Sementara F2 dan F4 berlalu lagi. (gak penting kali yah, F2 jelas2 cowok, gak ngaruh laaah ,ada Qur'an women. sedangkan F4 belum nyampe Qur'an)

Tau nggak saudara-saudara, Al Qur'an yang diperebutkan itu sebenarnya al Qur'an biasa aja, tulisannya black and white, cuma pake tinta pink, biru or apalaah.. sesuai covernya. Dan di setiap halaman ada background ukiran semacam kaligrafi gituu...
Dan al Qur'an yg di rumah, adalah yang full colour, hurufnya warna warni sesuai kaidah membaca Al Qur'an. harganya so pasti lebih mahal juga.
Dasar anak - anak.  Hhhhhh............... dan ini pasti bukan yang terakhir, seperti juga yang pertama dulu

Inilah yang diperebutkan ituuu...

Senin, 14 Juni 2010

assembly TK

Bulan Juni ini bener bener bulan membolos eh, bulan ijin bagiku.
Firda, assembly tanggal 4 Juni yang lalu.
Tanggal 15 nganterin outbond. (oh No..... padahal tahun lalu udah pernah ke tempat yang sama juga)
Tanggal 24 pengambilan raport. Untung aja, bareng sama yang SD. alhamdulillah...


setelah didandanin.jpg
 1 Comment 

bergaya sama ummi.jpg
  

nunggu giliran.JPG
  

tari ayam.JPG
  

jangan tegang dooongg.jpg
  

nah senyumlaaah.jpg
  

ayam bersayap tas kresek.jpg
  

kaulinan barudak.JPG
  

Minggu, 13 Juni 2010

Hari demi hari

hari demi hari, eh harusnya anak demi anak yah...
gak sengaja tiba tiba kepikiran merangkum foto foto ini dalam satu album...
kelihatan kaaaan... perubahannya...


desember tahun 97, anak satu.JPG
  

februari 99 anak dua, ini foto sekitar april ato mei pas selesai cuti.JPG
  

januari 2001, anak tiga.jpg
  

november 2003, anak keempat lahir.jpg
  

september 2008, anak lima.JPG
 4 Comments

Rabu, 09 Juni 2010

Pipis.. pipis

Sejak Faiz umur setahun, aku pelan pelan mulai mengurangi pemakaian diapers pas malam hari. Selain karena alasan "cinta bumi" pengen ikut berperan dalam gerakan go green, juga karena alasan go economic
Karena aku juga lom punya cloth diapers dan gak berniat beli cloth diapers (karena go economic) aku menyiasati dengan cara memakaikan celana dalam dan di dalamnya ada popok kain pas dia kecil, kemudian baru celana panjang biar kalo dia pipis gak kemana mana tuh air seni.

Sayangnya akunya nggak disiplin, klo udah kumat malasnya, ya abiz maghrib gak segera diganti itu diapers sejak mandi sore. Bener ya ternyata, untuk anak yang disiplin diperlukan emak yang disiplin juga.

Nah, dua hari ini ada kejutaaan..., Faiz udah bisa bilang "pipis, pipis...." seraya berjalan ke kamar mandi.
walaupuuuun..... si pipis itu ternyata udah membasahi celananya.
ta ... da....

F5 umur sebulan apa dua bulan gitu..

Selasa, 08 Juni 2010

Rihlah

Ibu ibu panitia mejeng sehabis acara

Rihlah, artinya kalau gak salah perjalanan. Dulu pas masih di Jurangmangu suka banget ndengerin kaset yang judulnya “rihlatulillah” perjalanan menuju Allah, tapi gak inget lagi kemana tuh kaset. Lagian playernya juga udah rusak. Tinggal radionya  yang bunyi.
 
Rihlah kali ini mah nggak jauh-jauh, maklum acaranya emak – emak, gak bisa jalan jauh-jauh karena banyak yang bakal mbuntutin. Acara berlangsung dah beberapa minggu lalu, tepatnya 13 Mei pas tanggal merah. Tempatnya di Griya Melati Jalan Cikadut. Meski deket, tapi asyik lho….

Di sono ada kolam renang indoor dan outdoor, ada kolam ikan klo kita mau nyemplung dan nangkep ikan pake tangan, dipinggir ada air pancuran tempat kita membersihkan badan dari lumpur, kemudian ada kolam air buat mandi bola, ada kolam tempat balap dayung kalau mau, ada flying fox, klo mau nginep disana ada juga penginapan murah meriah untuk keluarga, ada guest house semalem 150rb dua apa tiga kamar aku lupa. (Kayaknya asyik ya, mau tidur, ditingkahi berisik suara kodok dan jangkrik, bangun tidur dengar suara gemericik air pancuran). Pokoknya assyiiik deh, klo mau bikin acara kelompok yang murmer.

Rihlah ini pagi pagi dimulai, panitia kumpul jam 7 (hihi, aku ternyata bisa datang jam 7), trus senam bareng semua peserta, kemudian break dengan snack a la kampung (ubi, pisang dan jagung rebus). Setelah dapat motivasi tentang Sukses (dag dig dug krn kita semua dikasih kuesioner tentang persepsi diri udah sukses / belum ), diakhiri dengan game pribadi maupun kelompok. Tidak lupa makan siang bersama, alias botram senampan rame-rame 5-6 orang.

Yang seru adalah game kelompoknya, kami main perang perangan (masya Allah, emak emak geto loh).
Seluruh peserta dibagi menjadi dua kelompok besar, masing masing diberi dua kantong plastik kecil berisi air. (hihi, panitia yang jibaku pagi-pagi ngisi air ke plastik). Air ini berfungsi  sebagai senjata (granat kaliii) yang akan ditimpukkan ke pemain lawan. Target tiap kelompok adalah membobol benteng pertahanan lawan dan menculik ratu yang duduk manis di dalam benteng.
Waaah, ternyata ibu ibu semua keluar aslinya, berteriak, berlari, tertawa, mengaduh, dan akhir perang.....semuanya basah kena timpuk. Sejenak lupa deh sama  anak anak dan suami yang menunggu di rumah. Tanpa terasa hari pun beranjak siang. Kami pulang jam dua-an, dibubarkan oleh gerimis yang menderas.

dari jauh nggak seperti emak emak ya..

Aaah… lumayan, sangat indah bahkan, sejenak lepas dari rutinitas. Mau lagi dong !!

Rabu, 02 Juni 2010

Baca baca baca

Beberapa sabtu yang lalu faiz -dengan nekad- ku ajak ke acara gathering direct seller Erlangga.
Kenapa nekad ?
Soalnya kalau nggak nekad aku nggak bakalan bisa datang ke acara itu. Secara bibi kan libur kalau Sabtu, padahal udah dari akhir tahun nungguin kabar terbaru dari EDS (Erlangga Direct Selling)
Jadi untuk mengurangi kenekadanku, aku ajak juga F1 untuk menjagai selama di perjalanan dan selama berlangsung acara.
Kami berangkat naik motor, Faiz duduk di belakangku dalam gendongan kanguru, dan di belakangnya mbak Fathimah menjaga.
Sukur juga hari itu 3F yang lain lagi pada sekolah.
Jadi gak pake ribut aku cuma ngajak Fathimah.

Memang sih, dari kecil sudah kelihatan minat baca si Faiz ini,
dan lihatlah ... -sayang kamera hapeku cetek banget-
melihat tumpukan buku sebanyak ini,
dan banyak diantaranya aku belum punya, faiz heboh sendiri.
Jalan sana, jalan sini mengelilingi si meja, sambil pegang pegang
sesekali dia meraih buku yang bisa diambilnya.
Kemudian menarik narik tanganku,
" bata... bata...." katanya (baca, baca....)

Duh.. duh, moga moga terjaga sampai dewasa ya... baca buku, baca text booknya, dan lebih lagi adalah baca Al Qur'an dan membaca tanda-tanda kebesaran Allah di muka bumi ini.


bisa nggak ya... aku buka ini.JPG
  

akhirnya terbuka juga.JPG
 2 Comments 

baca sambil jalan.JPG
 2 Comments 

baca sambil nangis apa nangis sambil baca.JPG
  

buku-buku itu.jpg
  

hmmm yummi.....jpg
  

Faiz paling ganteng.jpg
  

serius banged.JPG
  

bisa dibuka nggak sih buku ini .JPG
  

ummi beginikah cara membuka bukunya.JPG
  

udahlah mi, aku baca board book aja.JPG
  

Tanggung Jawab

breastfeeding brother
ngajak maen

Buka buka katalog buku Erlangga, melihat judul "Bagaimana Melatih Anak jadi Bertanggung Jawab" agak mikir mikir juga, jangan jangan aku perlu buku ini niy, secara melihat anak-anakku yang musti dihebohin dulu baru pada bergerak.

Eh, masih mikirin harga buku itu dan tingkat prioritasnya, berapa hari ini aku merasakan my first boy rada rada bagus, mudah mudahan bukan karena kedorong angin alias angin anginan.

Setiap malam aku nyiapin makan malam, dia diam diam ke dapur dan menanyakan "Ummi perlu bantuan apa ?"
suatu ketika aku lagi masak, tiba tiba dia mencuci bekas peralatan masakku
aku lagi nggoreng - nggoreng dia ambil piring buat wadah gorengannya.

waah... ini bener bener surprise !!. tanpa diminta geto lho..
kalau jagain adiknya sih, udah gak keitung lagi, karena dua cowok inilah yang selalu bangun lebih dulu mendahului para tuan putri yang bangunnya nungguin dicium pangeran................