Rabu, 22 September 2010

Faiz Peduli

Hihi kayak judul program tivi atau slogan partai politik  yah..

Selasa kemaren aku bekam, sorenya habis maghrib aku duduk duduk sama Faiz di dekat tempat buku favoritnya. Iseng - iseng aku tunjukin bekas bekam yang di kakiku, empat jari di atas mata kaki. katanya sih titik kesuburan. (aku sejak menyusui belum haid, makanya disarankan bekam di daerah itu)

Bekas bekam itu warnanya merah, titik titik darah yang mengering seperti luka gitu. Memang luka ya, karena ditusuk pake lancet.
"Ais, ini sakit nih..."
Faiz langsung komentar
"Yuk, obat yuk. amal..." (Yuk diobatin yuk, ke kamar)
Aku nurutin dia ke kamar.
Dia ambil minyak but but
"Oyong, ta, Mi.." (Tolong buka, Ummi...)
Kemudian dia oleskan si minyak butbut itu ke bekas luka bekamku.

Duh senengnya... alhamdulillah, Faiz udah makin pinter.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Tinggalkan Kesan