Jumat, 01 Oktober 2010

Hore ! Guru si Cacing Datang

Ini buku Ajahn Bram yang kedua. Sebenarnya bukan benar benar buku tulisannya. Ini seperti laporan perjalanan Ajahn Bram ke Indonesia. Beliau berkunjung ke beberapa kota yaitu Palembang, Jakarta, Surabaya, Sukabumi dan Denpasar.

Buat sementara orang, membaca buku 'religi' selain dari yang dianutnya, mungkin sebuah tabu.
Tapi, karena buku ini dikemas dengan pola seperti orang ngobrol, jadi enak dibacanya. Seperti ndengerin orang ngobrol aja.
Dan sebagaimana kita ndengerin orang ngobrol, mesti punya saringan juga di telinga, mana yang musti diterusin ke otak buat masuk memori, mana yang enggak. hehe
Misal soal Ajahn cerita biar kita positif thinking terus :
Jaman dulu ada seorang mentri yang sangat bijak sehingga membuat iri mentri lain. Mentri2 lain merencanakan untuk mengadu domba menteri bijak ini dengan raja. Maka mereka bersepakat untuk memuji muji si menteri bijak di hadapan raja, saking bijaknya sampai dia bisa baca pikiran orang. (padahal aslinya enggak)
Nah, nanti klo Menteri Bijak menghadap raja, menteri lain mau menanyakan apa yang mereka pikirkan. Klo menteri bijak menjawab, mereka sepakat menganulir.
Maka tibalah saat itu.
"Wahai menteri bijak, tahukan engkau, apa gerangan yang sedang kami pikirkan ?" tanya menteri lain di hadapan Baginda Raja.
"Kalian sedang memikirkan hal hal yang baik tentang Baginda Raja" Jawab menteri bijak
Naaah... nggak mungkin kaaan.. menteri lain menjawab "tidak"

Dia juga menceritakan bagaimana untuk bisa menjadi orang baik
Untuk menjadi orang baik, berkatalah seperti orang baik, berpikirlah seperti orang baik dan bertindaklah seperti orang baik.

Meski ada hal hal yang tidak sesuai keyakinan Titi (misal tentang karma), yah tetap enak kok, baca buku ini.
Cobain deh !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Tinggalkan Kesan