Kamis, 21 Oktober 2010

Hiiii ada bangkai tikus..



Hiii.... ada bangkai tikus.
Dimana ?
Di Jalan !
HIiiii.....

Apa ya, yang ada dalam pikiran orang orang yang membuang bangkai tikus ke jalan ? Udah jelas jelas itu bukan tempat sampah.
Menjadi kesel karena pagi ini, sepanjang perjalanan ke kantor yang cuma 10 menit itu, aku melihat 4 bangkai tikus di jalan.
Nggak heran kalau katanya beberapa tahun lalu ada penyakit yang disebabkan oleh tikus yang sempat mewabah di Jawa Barat.

Tikus mati kan bau... udah gitu klo kelindes ban motor bisa bikin tergelincir dan jatuh. ih.. kebayang juga klo si bangkai ini nempel di ukiran ban motor or mobil kita, hueek.. pas pulang kebawa deh itu bau.
Belum lagi tikus mati kan banyak kuman. Kuman itu kebawa air hujan, air selokan air sungai, Harap maklum, di sini suka banjir cileuncang (banjir yang terjadi ketika hujan turun).
Penyakit yg ditularkan oleh tikus itu dikenal sebagai penyakit leptospirosis. Tanda tandanya adalah demam mendadak, kulit kemerahan dan pegal otot.
Bahayanya adalah klo udah kena penyakit ini dan tidak terdeteksi dini, bisa nyebar ke otak, jantung, hati dan organ lainnya.
Hiiii... tambah ngeri deh..

Setahuku, bangkai tikus atau hewan apa pun yang agak gede, ya dikuburkan. Selain nggak bau, biar kuman kuman nggak beterbangan dan berkeliaran. 

Eh, setelah aku googling diapakan baeknya si bangkai tikus itu, ternyata ada juga yang menjadikan bangkai tikus sebagai bahan kompos. Lihat deh disini. Wah wah.. Kasih jempol deh...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Tinggalkan Kesan