Kamis, 17 Februari 2011

Bahan Pewarna Dalam Makanan


Ini oleh oleh dari penyuluhan pangan yang fotonya udah kuposting sebelumnya. Pewarna makanan adalah bahan tambahan yang dapat memperbaiki warna atau memberi warna dalam makanan.
Mengapa ini digunakan ? Biasanya adalah untuk memberi kesan menarik bagi konsumen, menyeragamkan dan menstabilkan warna, menutupi perubahan warna selama proses mengolahan atau penyimpanan.

Bagaimana memilih bahan pewarna yang baik untuk makanan ? yaitu dengan cara membaca label pada kemasan. Pada label kemasan harus tercantum :
1. Tulisan "Bahan Tambahan Makanan"
2. Nama pewarna makanan
3. Nomor index Pewarna (CI)
4. Komposisi untuk produk pewarna campuran
5. Isi Netto dan kode produksi
6. Takaran dalam penggunaan
7. Nomor pendaftaran produk (ada kode MD/ML)
8. Nama dan alamat produsen dan nomor pendaftaran 

Dalam PerMenKes no. 722/88 tercantum daftar pewarna makanan yang aman:

  1. Pewarna ALami (Natural Colour) terdiri dari Anato, Beta Apo 8" karotenal, Etil Beta Apo 8 Karotenoat, Kantasantin, Karamel (Amonia Sulfir Proses) Karamel, Karmin, Beta karoten, Klorofil Kurkumin, Riboflawin dan Tinatium Dioksida
  2. Pewarna Sintetik terdiri biru berlian, coklat HT, eritrosin, hijau FCF, Hijau S, Indigotin, Karmoisin< Kuning FCF, KUning Kuinolin, Merah Alura, Ponceau 4R, Tartrazin
Sumber : Leaflet BPOM RI, gambar dari Kaskus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Tinggalkan Kesan