Jumat, 27 Mei 2011

Faiz Memang Oye !

nggemesin yah ?

1. Faiz menirukan kakaknya mengaji
"bis 'iyaaaah.. hiimmm, bis iyaaah... hiiimmm..... bis iyaaah... himmm"
kira kira terjemahnya bismillahirahmaanirrahimm.. tapi ituuuu terus, diulang ulang sampai 3 menit lebih. Bahkan ekspresinya serius seperti sedang tilawah, lengkap dengan membolak mbalik halaman AL Qur'an

2. Faiz menirukan lagu cenat cenut
Suatu hari sehabis pipis, di depan kamar mandi, belum pake celana.
Tiba tiba -sing a song-
"bujurmu dower.........cenat cenut cenat cenut" (bujur=bhs sunda=bokong)

3. Faiz mendapat hadiah boneka dari Bank mandiri
Dibukanya bungkus dan begitu melihat logo mandiri
"Mi.. ini a-te-em?"  (Kali maksudnya sama dengan yang di ATM)
Kok langsung ke sono sih ? -ibunya puyeng, bocah bayi kenal ATM-

4. Ah ya, Faiz dengan chaya chaya...
Beberapa hari sebelum lagu cenat cenut, Faiz sambil pipis goyang chaya chaya dan tertawa terbahak bahak melihat pipisnya juga ikut bergoyang goyang.

5. Faiz main uang uangan
100rb-an merah : 'ini uat uca....ibu titi' (Ini buat deposit pulsa, atas nama bu Titi .. hik hik sering diajak ke counter pulsa)

50rb-an biru : eni uat bu atang... (ini buat ke bu atang - ibu warung sayur dekat rumah)

20rb-an hijau : ini uat eyi eyas  ( ini buat beli beras)

10rb-an ungu : ini uat eyi oti (ini buat beli roti - ada pool tukang sari roti dekat rumah)

2rb-an abu : ini uat ekel teteh... (ini buat bekal teteh - uang jajan, maksudnya)
Dan anehnya saudara saudara, itu semua persis dengan apa yang sering aku lakukan.
beberapa cepe'an buat deposit pulsa, lima puluh ribu buat belanja ke bu Atang, beli beras aku ngeteng, biasanya bibi dan aku bawain 20rb an, Faiz sering beli sari roti dengan uang sepuluh ribuan dan bekal anak anakku dua ribu per anak per hari)
alamaaakkk...

Rabu, 25 Mei 2011

A I R

Air, kau sangat berguna
Tanpamu takkan ada kehidupan
Kau menempati sebagian besar bumi

Tapi sekarang banyak air yang tercemar
Dari manusia maupun dari pabrik
Sungai tercemar karena ulah manusia

Air adalah sumber kehidupan
Tapi jika air terlalu banyak bisa berbahaya
Bahkan bisa membunuh banyak manusia


Semua kehidupan berasal dari air
Banyak manusia suka membuang air
Padahal air bersih sudah langka

*tulisan fikri untuk tugas akhir Bahasa Indonesia di kelas VI*

Jumat, 13 Mei 2011

Give away, please don't go away !

Beberapa hari berjalan jalan di blog blog kriya, bermula dari  blognya mbak Novita, eh membawaku ke blog blog lainnya. Ke tempat mbak Hani, ke tempat mbak Dita, dan ke tempat mbak Regina. Aduuh.. senengnya ya.. bertemu (sok iyeh, padahal cuman ketemu di dunia maya)  manusia manusia kreatif.  Begitu banyak karya mereka yang mengagumkan. Tapi menurutku memang kreatifitas itu harus dibarengi aktivitas. Ada kreasinya. Kreasi itu yang akan membawa kita ke kreasi kreasi berikutnya.

Seneng lihat karya karya mereka .... Menginspirasi untuk berbuat sesuatu atau membuat sesuatu juga. Yah minimal blogwalking ... laaah... hahaha

Sambil menunggu mutasi yang may be yes may be no di bulan Mei ini, ada hiburan dan tantangan dari blog blog yang aku sebutin tadi. Mbak Hani dah membagi give away di awal Mei lalu. Sekarang giliran mbak Dita dan Mbak Regina.
Di blog nya mbak Dita, ada program lagi ada program "cemprut secret project give away". 


Hadiahnya bikin ngiler. tapi pertanyaannya juga bikin lieur. Yah sebanding laaah...
Klo di blognya mbak Regina, programnya "My May Give Away"

Hadiahnya bantal cute yang bikin cenat cenut pengen nggeletakin kepala atau mendekapnya.
Klo di sini ada dua give away, buat yang pelanggan/pernah beli di Myurbey sama buat siapa saja yang belum pernah beli di sana.

Ah...... Biarin deh mutasinya masih  may be yes may be no, tetapi aku ingiiiiinnn banget salah satu atau salah dua dari giveaway itu jadi milikku. Aku akan berusaha menjawab tantangan sebaik baiknya.

Senin, 09 Mei 2011

Dada Abi Sakit

Pasca kecelakaan hari Rabu, Abi nggak ngantor hari Kamis. Selain karena motor masih di bengkel, mungkin juga ada memar memar yang masih sakit.
Hari Kamis sore motor dah bisa diambil lagi di bengkel, dan Jumat ke kantor.

Sekitar jam 10an, Abi sms :
"Dada Abi sakit sekali, buat narik nafas juga sakit" (kemaren cerita dadanya kebentur stang motor) Aku panik.
" Ummi ke sana ya.." (membujuk)
"Abi di kantor"
"Iya, gapapa. Mumpung kasi lagi cuti." (maksa, padahal walaupun kasinya cuti, tetap aja, harus membuat surat ijin keluar ke pejabat penggantinya)
"Nggak usah"
"Ya udah, nanti pulang kantor kita ke dokter ya..." aku balas lagi.
Lamaaa ...nggak ada jawaban. jangan jangan ngambek gara gara diajak ke dokter.
"Abi googling aja, kali ada jawabannya kenapa kenapa" aku sms lagi. tetep nggak dijawab. Terus terang aku udah googling kasus "dada sakit pasca kecelakaan".

Aku sms Eci, keponakan tersayang dari kakak pertama Abi, nyuruh Eci sms Oomnya. Siapa tahu kalau keponakan yang sms, bisa tergerak hatinya buat ke dokter.
Eh, berhubung sampai siang gak ada jawaban dari Abi, setelah jumatan aku telepon. Eh nggak diangkat.
Berapa lama kemudian dia nelpon, gantian aku yang nggak dengar.
Aku telepon lagi, eh gak diangkat lagi. Ya udah deh, ngambek kali.

Aku cek ke Eci, apakah sudah bertanya ke Oom-nya. Kata Eci, Oom ke dokter aja, klo nggak ke dokter nanti Eci bilangin Mama.

Aku pulang kantor Abi sudah di rumah. Syukurlah nggak kenapa napa, slamet sampai rumah. (Sejujurnya pas perjalanan pulang kantor, aku sempat khawatir. Iya kalau Abi gak ngangkat telepon karena ngambek diajak ke dokter, kalau ternyata dia sudah pingsan di ruangannya gmana ? Trus gak ada yang tahu. Dia kan seruangan sendiri, trus suka pulang sore juga, jadi nggak ada yang curiga. Nyesel juga kenapa tadi nggak nelpon ke kantor aja..
Aaah, cepat cepat kusingkirkan pikiran buruk itu.)

Jumat malam, Mama Eci nelpon. Intinya mah nyuruh (aka memerintahkan dan memaksa) ke dokter.Besok mau nelpon lagi, sudah ke dokter atau belum . Hihi.. si Abi iya iya aja dibilangin kakak tertuanya.

Sabtu pagi akhirnya kami ke Prodia dekat rumah. Syukurlah ada dokter prakteknya. Jadi ke dokter yang kebetulan juga spesialis Radiologi, periksa dulu baru di foto X-Ray
"Sakitnya dimana ?" tanya dokter
"Di dada kanan dok" kata suamiku.
"Ayo kita periksa", kata dokter sambil beranjak ke meja periksa
Sambil meriksa dokter berkata "Kalau sakit di dada itu bahaya, di rontgen juga nggak akan kelihatan tulangnya ada yang patah atau retak. Karena tulang di dada adalah tulang rawan. Paling kita tahu ada kerusakan tulang dari akibat yang ditimbulkan, misalnya lambungnya ketusuk, atau paru parunya bocor." (hah, ngeri amaattt)
"Kejadiannya kapan ?" tanya dokter
"Kecelakaannya hari Rabu, tapi sakitnya baru kemarin Jumat"
"Yah, kalau kejadiannya Rabu, Jumat baru sakit semoga lukanya ringan. kalau pas kejadian langsung sakit, itu parah biasanya." (sedikit lega....)

Singkat cerita, setelah menunggu kurang lebih 30 menit, foto pun siap dilihat oleh Sang Dokter. ALhamdulillah nggak ada kerusakan yang nampak> Kata dokter, sakitnya itu kemungkinan karena dagingnya kebentur saja... (hmmm.. tiba tiba aku mensyukuri si perut Abi yang sudah mulai menonjol ..)
Dokter hanya ngasih obat penahan sakit yang diminum pagi dan sore, sama salep yang dioles untuk meredakan sakit juga... Total biaya foto X-Ray dan dokter dan Obat hanya 94 rb saja... (nggak nyangka, asli)

Syukurlah kami bertemu dokter yang baik dan ramah. Jadi di tengah nggak mau-nya Abi ke dokter dia tidak tambah kecewa dengan dokter. (aneh ya.. hari gini masih ada yang nggak mau ke dokter)

Di dekat pintu keluar Prodia Abi tersenyum dan berkata :
" Tuh kaaan.. nggak papa, kalian aja yang terlalu khawatir"
Gubraaakkkk !!!!. masih ngeles juga...

Rabu, 04 Mei 2011

Abi Kecelakaan !

Kemarin, berangkat kantor seperti biasa. Sambil menunggu mbak Rahma datang, aku menelpon rumah. Menelpon ini kadang kulakukan sesampai di kantor.  Hihi.. padahal baru juga pergi yah.... Tapi ini biasa kulakukan untuk memastikan semua sudah siap, semua anak berangkat sekolah, semua berjalan lancar pagi itu dll,  karena aku selalu berangkat buru buru... (*begitulaaah...)
Karena sudah menelpon lama sebelum sampai di kantor, sesampai di kantor aku tidak menelpon lagi.... Eh, kira kira jam 8-an Abi menelpon (*tumbeeen...). Katanya tabrakan... (ya ampuun...) tepatnya ditabrak orang (mobil apa motor) di tabrak mobil. (trus gimana ??) nggak papa (iya sih, kedengaran dari suara di telpon, abi dimana sekarang ?) lagi dibengkel,motornya roda depan bengkok. (abi gimana ? *mastiin*) nggak papa ... dah ya.. assalamu'alaikum... (*aku cuma bengong, belum bisa mikir*)
Setelah duduk lagi beberapa saat sambil bekerja, eh kepikiran juga. Si Abi kan suka jaim, gak nunjukin sakitnya. Teringat beberapa tahun lalu, kecelakaan di Lembang, masih maksa pulang bawa motor. Pas dilihat, bagian tubuh sebelah kanan luka parut. Dari mulai pundak, tangan, dada sampai kaki. Nggak mau ke dokter sama sekali. Hanya dioles minyak But but saja. Alhamdulillah semua luka tidak ada bekasnya. Tapi dua jari tangan kanannya bengkok di ruasnya.
Akhirnya aku telepon lagi, Ummi mau pulang, ( Ngapain ?)  Yaah.. mau lihat Abi, hehe (nggak papa, cuman memar memar ) ya deh, mau jemput Firda (trus ke kantor lagi nggak ?) iya... (kalau balik ke kantor lagi, nggak usah aja. habis waktu di jalan) errr... ya udah deh, nggak balik ke kantor lagi (ya terserah kamu). *kalau nggak papa, kenapa ngarep aku pulang ya..*
Akhirnya siang aku pulang. Sesampai di rumah, Abi nunjukin lukanya, memang bener cuman memar di lutut kanan dan kiri, nggak ada luka. Tapi dadanya sakit kena stang motor. Kubujukin ke dokter nggak mau, kubujukin rontgen aja deh, teuteup nggak mau. Ya sudah deh... (aku belum pernah berhasil membujuknya ke dokter. Pernah Oom-nya membawa ke dokter itu juga pas doi vertigo dan lagi nggak bisa "melawan").
Kejadiannya di jalan yang sepi. si sopir mobil rupanya  mengantuk. Udah sejak dari Gasibu mengantuknya. Nabraknya di jalan Arcamanik. Dekat sekolah anakku. (untung si Mbak dah nyampe di sekolah) . Kebayang kan nahannya sudah sekian lama.... Tapi si sopirnya baik, masih anak anak sekitar 25 tahun, katanya mobil rentalan, habis jalan malem. Trus sambil nunggu bengkel buka dekat situ, dia ngajak si Abi ngopi dulu. Setelah ngopi beberapa saat, bilang mau markir mobil. Sambil pamit markir mobil dia ninggalin hape, di dekat Abi. Padahal bisa aja kan, dia kabur. Tapi dia ninggalin hape seolah sbg jaminan. Kemudian abis ngambil mobil, dia nungguin Abi di bengkelnya... Sampai beres dan ketahuan apa saja yang rusak. Baru dia pamit. Sambil ninggalin uang..
Lihat itikad baik anak itu, Abi nggak tega minta ganti semua kerusakan. Walaupun motor rusak parah menurutku. Velg depan sampai bengkok dan harus diganti. Sayap motor bebeknya juga.  ya sudahlah... Abi menerima ini sebagai musibah. Sambil menarik hikmah dari setiap kejadian. (Kata Abi mungkin ini teguran, Abi menunda membayar zakat, walaupun ditundanya itu karena dipake untuk berobat Ayah sakit).
Malemnya habis shalat maghrib berjama'ah, Abi baru cerita kejadiannya ke anak anak. Anak anak kelihatan antusias mendengarkan ceritanya. Kata Abi ke anak anak, ada dua pelajaran yang bisa diambil dari kejadian ini.
  1. Kita nggak boleh takabur, udah nyetir hati hati, atau udah bisa naik motor (anak anak dah mulai mupeng liat motor, tapi aku bilangin, 17 tahun baru boleh bawa motor -tahan nggak ya...masih 4 tahun lagi dari sekarang). Walaupun kita hati hati, kalau orang lain nggak hati hati, kita masih bisa celaka. Jangan lupa berdoa sebelum bepergian.
  2. Kalau kita bersalah, kita harus mengakui dan bertanggung jawab. Seperti anak yang nabrak Abi tadi. Bisa aja dia kabur ninggalin Abi yang jatuh, tapi malah dia nolongin, nganterin ke bengkel segala. Trus kalau kita yang nggak salah, belajar maafin. Sebenarnya bisa aja Abi minta ganti semua kerusakan, kan Abi nggak salah. Tapi kan kita juga kasihan sama anak itu, dia juga mobilnya rusak.
Anak anak cuman manggut manggut aja...sambil sikut sikutan dan  liat-liatan, siapa yang suka lari dari tanggung jawab, atau siapa yang sulit memaafkan.  Aku yang mendengarkan sambil main main sama Faiz juga berharap, semua bisa mengambil hikmah dari kejadian ini.  Pasti bener kok, semua yang terjadi adalah yang terbaik buat kita. Sudah ada yang ngatur. Walaupun semua manusia berkumpul untuk mencelakakan kita, kalau Allah tidak menghendaki maka tidak akan terjadi. Walaupun seluruh manusia berusaha mau menolong, kalau ALlah menghendaki maka tidak dapat dicegah. Apapun kebaikan yang kita terima, semua berasal dari Allah. Dan bila kita mendapat keburukan, maka janganlah menyalahkan, kecuali diri kita sendiri....