Selasa, 20 September 2011

Faiz Sekolah !

Sebenernya aku dan suami belum berniat menyekolahkan Faiz tahun ini. Pertama, belum ada anggaran tentu saja. Kedua, usianya belum cukup untuk masuk TK A.
Akan tetapi, perasaan orang tua mana yang tidak luluh, kalau setiap pagi kakak kakaknya keluar pada mau sekolah, si adek menangis nangis minta sekolah.
Sempat kepikiran mau dibawa ke day care dekat kantor, yang masih terjangkau harganya, tapi enaknya di sana anak-anaknya diajak 'sekolah'. Karena si day care ini menyatu dengan sekolahan. Tapi dipikir pikir, kasian amat ya, harus siap siap dari pagi, naik motor pula dan jauh dari rumah.

Pada suatu Sabtu pagi, pas ke warung dekat rumah, tiba tiba saja kepikiran masukin Faiz ke Paud di depan warung itu. Selama ini sebenarnya Faiz udah sering main ke Paud/TK itu, untuk sekedar numpang main ayunan dan mainan lainnya. Tapi karena kurang sreg betul dengan sekolah itu, jadi nggak kepikiran masukin Faiz ke sana.

Pas dipikir pikir, dari pada Faiz tiap hari main ke rumah Bibi, dan main itu itu saja sama Eka -cucu Bibi, kenapa nggak sekolahin saja mereka berdua. Biar lebih berdaya dan saling memberdayakan. (halaaah.. lebay banget bahasanya).
Maka mulailah aku PDKT sama Bibi biar mengijinkan Eka sekolah. Kami akan membantu biaya sekolahnya. Soal perbekalan ke sekolah, lha wong nggak sekolah aja si Eka stok makannannya melebihi anak anakku yang sekolah. Bibi belanja ke pasar tiap minggu aneka biskuit, kacang, susu, dll camilan anak anak, dan permen (Faiz kebagian juga). Jadi masalah bekal sekolah, cincay laaah..

Awalnya Bibi nggak mau, nanti aja ke SD langsung katanya. Aku bilang bibi nggak boleh menghalangi rejeki Eka. Yang mau sekolah kan Eka, bukan Bibi. (kataku pelan pelan). Aku tetap daftarin, tetap kuisikan formulir dan kumintakan akte kelahiran Eka. Alhamdulillah, sehari sebelum sekolah, Bibi mengijinkan.

Jadilah Eka dan Faiz ada di satu kelas Paud, sekolahnya Selasa Kamis Sabtu. Alhamdulillah aku bisa nganter di hari Sabtu. Eh, setelah lebaran ini, jadwal Paud berubah ke Senin Rabu Jumat.Walaupun aku nggak bisa nganter lagi, masih ada Mbak Fathimah yang libur di hari Rabu, untuk mengantar ke sekolah.
Inilah foto foto yang diambil mbak Fathimah.
Oyah, baru di foto sekarang, karena seragam baru dibagikaan..

Eka nyamperin ke rumah

  
siap berangkat di depan rumah

aih.. ternyata berangkatnya digendong

  
Faiz, kamu mau digendong Mama Eka ya

  

daya tarik sekolahan, jungkat jungkit
  

mainan putar putaran, aku nggak tau namanya apa
  

lihat tuh, menikmati banget mainnya
  

jembatan goyang
  

ayunan butut yang masih terasa so sweeet krn bisa dipake berdua
 

main ular naga, lihat bu Guru semangat sekali
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Tinggalkan Kesan