Senin, 27 Februari 2012

Big Boss

Haha.. ini gak akan ngomongin bos dan keburukannya. Nggak solutif ya.. Susah kan sudah dewasa, sudah sepuh, biasanya susah mendapat masukan karena sudah punya life style dan prinsip yang diyakini sekian lama.
Baiklah aku akan bercerita tentang boss ku yang sekarang. Hehe..
Sebagai orang yang tanpa kelebihan, nrimo pula, (walaupun akan jadi sangat cerewet di lingkungan yang telah nyaman) aku jarang berurusan dengan para bos. Walhasil jarang sekali ada kepala kantor yang mengenalku. Ada enaknya ada enggak enaknya ya..
Mungkin kalau kita dikenal, kita bakal sering dapat tugas tambahan, yang itu berarti tambahan pengalaman. Enggak enaknya ya ktia jadi bekerja lebih keras, tugas utama dan tugas sampingan.
Eh, sekian lama gitu, kaget dong, di kantor yang baru ini.
Pertama : boss-ku hobinya keliling ruangan , kadang pagi kadang sore
Sering aku menjumpai ngobrol dengan cleaning service di tempat mereka nongkrong, petugas parkir (di parkiran) atau sama satpam (di pos satpam).
Eh pas aku selesai cuti gara gara F5 sakit kemaren, pas ketemu si Boss nanya
"Gimana anakmu Ti ? udah sehat ?"
Gubrak.. berarti dia mengenalku dan mengetahui kondisiku.
Salut deh Pak !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Tinggalkan Kesan