Kamis, 22 Maret 2012

Walk Out

Nyambung ngomongin customer.
Awal awal di kantor baru ini aku takjub takjub. Hampir tiap hari kantor tidak pernah sepi. Ada sih.. saat saat agak senggang yaitu antara tanggal 21 - 27 setiap bulannya. Di awal bulan, dimana kantor kantor yang lain (apa lagi kantorku sebelumnya) begitu sepi pengunjung, di sini sudah ramai. Hehe.. syukur jugalah.. aku tidak dibayar percuma. Tapi memang karena ada kerjaan.
Nah, di musim laporan tahunan ini.. volume customer bisa dua kali lipat, bahkan lebih.
Dan sebagai petugas front office, aduuuh.. sungguh sungguh perlu stok senyum dan kesabaran yang tidak boleh ada batasnya. Macam macam aja orang yang datang.
Kali ini aku mau ceritakan seorang customer dari salah satu perusahaan telekomunikasi yang sudah terkenal di negeri ini. Kukagumi bagian apapun di perusahaan itu,  yang sudah menyediakan form laporan tahunan orang pribadi di dalam sistem mereka, karyawan di bagian apapun tinggal mengunduh dan jadilah.
Hanya sayangnya.. hasil unduhan itu bukanlah bentuk standar.  Di dalam buku petunjuk pengisian laporan tahunan orang pribadi, sudah dijelaskan bahwa bentuk laporan karyawan yang berpenghasilan 60jt ke atas /tahun haruslah kertas F4. Nah karena laporan tahunan ini nantinya di-scan dan dikasih barcode lalu dikirim ke bagian pengolahan dokumen di Jakarta, maka -yang kami pahami-- kertas itu harus standar F4.
Suatu hari datanglah seorang anak muda (hihi.. lebih muda dari aku.. kira kira 30an awal) dengan laporannya yang tidak standar itu.
Titi : Bapak, mohon maaf, kami tidak dapat menerima laporan tahunan Bapak, karena bentuknya tidak standar. (Sambil aku jelaskan alasan dan kutunjukan buku petunjuk)
Tamu : Kami kan tinggal down load di kantor, jadi nggak tahu kalau peraturannya begitu . Terus gimana ?
Titi :  Bapak dapat mengunduh ulang di kantor dan dicetak di kertas F4
Tamu : Ribet amat. Di kantor saya nggak ada kertas F4. Lagian susah juga ijin mau ke sini.
Titi : Bapak dapat membawa kertas F4 dari sini (kataku sambil mengeluarkan kertas F4)  dan Bapak dapat minta tolong office boy untuk kemari.
Tamu : Nggak usahlah. (meno ak kertas dan sambil mencet mencet smart phone-nya)
Titi : atau Bapak dapat menyalin laporan Bapak di sini dengan di tulis tangan (laporannya cuman 1 halaman yang diisi full, halaman lain cuma sedikit-sedikit isinya)
Tamu : Ribet ah. (masih sambil mainin smart phone, dan tiba tiba berdiri serta berjalan keluar. Laporan tahunannya ditinggalkan begitu saja di mejaku)
Titi : ???? bengong (ih, ternyata yang bisa walk out gak cuman anggota dewan aja !!)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Tinggalkan Kesan