Senin, 02 April 2012

Panen Pertama

Alhamdulillah, pohon yang kutanam belum setahun sudah tumbuh tinggi, bercabang cabang dan  berdaun lebat. Dan hari Ahad pas long week end lalu aku kembali bersih bersih kebun. Merapikan batang batangnya yang sudah sampai ke jalan. Iiih.. senengnya.. ternyata sudah ada buah yang masak. Aku segera mencari galah untuk memetiknya. (Mau manjat malu soalnya... hehe)

Buah apa sih ? Halah, ini tentang buah kersen. Buah masa kecil. Tau kan pohon kersen ? Biasanya sih jadi pohon peneduh di pinggir jalan. Sebenernya tidak sepenuhnya buah masa kecil ya.. soalnya sampai sekarang aku masih suka kersen. Bahkan pas hamil Faiz, aku suka memetik kersen di halaman parkir Rumah Sakit Al Islam. MInta ijin aja sama satpamnya atau petugas parkirnya.

Dengan pohon kersen ini, halaman rumah kami sekarang jadi teduh sekarang.  Tanaman di pot juga tumbuh subur, karena nggak kepanasan lagi. Si Abi juga jadi suka duduk duduk di tritikan (pinggir rumah) buat baca koran atau baca Qur'an. Karena nggak semata mata kelihatan dari jalan raya yang jaraknya cuma 5 meteran.

Walaupun sempat dikerubutin ulat, dan nggak ada yang mau mendekat (selain yang nanem), alhamdulillah pohonnya dah serimbun ini sekarang
pohon kersen
Dulu Abi yang menghancurkan semen di halaman utk lokasi tanam ini. Huhu ..sampai Abi beli palu yang super besar dah tatah yang akhirnya patah. *senengbanget atas dukungannya (halamanku di semen semua sama pemilik rumah sebelumnya. Belum kami apa apain sampai sekarang. Pengennya ganti paving blok biar bisa nyerap air.)

Nah inilah kersen hasil panen pertama itu..


Sebenernya ada empat, mbak satu, Teteh satu, aku dua.. hahaha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Tinggalkan Kesan