Selasa, 12 Maret 2013

Oleh-Oleh Mabit

Pas aku lagi asyik asyik masak, tiba tiba si F3 yang pulang mabit sekolah nyamperin aku di dapur sambil ngomong
"Nanti kalau ummi dan abi udah tua, trus aku sudah menikah, aku mau tinggal sama ummi ah. "
'Malu atuh, kalau kamu sudah menikah tapi tinggal sama ummi sama abi" si F1 duluan nimpalin.
'iya nanti kalau kamu sudah menikah kamu harus belajar mandiri, tinggal di rumah sendiri ' aku menyetujui pendapat F1.
'Bukan gitu maksudnya, maksudnya aku mau nemenin Ummi sama Abi" F3 meluruskan persepsi .
'Yah yang ada kali kamu ngajak ummi dan abi tinggal sama kamu Yuk.. ' mbak juga meluruskan pendapatnya.
"Emang kenapa Ayuk jadi kepikiran kayak gitu ?" tanyaku.
"Tadi aku kan habis nonton film. Ih sedih deh Ummi. Sampai anak anak pada nangis"


Pas sorenya lagi baring-baring di kamar, si F3 masih nyambung pembicaraan itu lagi.
"Nanti ya, pokoknya aku mau ndengerin semua cerita Ummi, nggak akan bosen walaupun cerita Ummi diulang ulang juga... aku sayang deh sama Ummi. *ummi terharu ceritanya, tapi gak mau ngaku, malah nimpalin :
'Eh, pasti kamu nonton film yang ini ya..
yang ingatkah dulu ketika kamu kecil, kamu minta dibacakan cerita yang sama berulang ulang
ingatkah ketika kamu kecil... bla bla bla.. Aku ngomong biar gak keliatan kaca kaca di mataku. hihi..
"Iya Ummi.. aku nonton film itu".
Yang mana sih ? Penasaran ya ?
Sebenernya itu sudah lama sekali ya.. suka dapat kiriman - kiriman slide gitu. Sekarang  pas udah jaman bbm, sering juga dapat bc-nya. Nah yang pengen tahu, pengen ingat, lengkapnya adalah sebagai berikut :

*********
Anakku yang kusayangi 
pada suatu saat dikala kamu menyadari
bahwa aku telah menjadi sangat tua,
cobalah berlaku sabar dan cobalah mengerti aku
jika banyak makanan yang tercecer dikala aku makan,
jika aku mendapatkan kesulitan dalam mengenakan pakaianku sendiri,
sabarlah!
kenanglah saat-saat dimana aku meluangkan waktuku
untuk mengajarimu tentang segala hal yang perlu kau tahu,
saat kau masih kecil.

jika aku mengulang mengatakan hal yang sama berpuluh kali,
janganlah menghentikanku!
dengarkanlah aku!
ketika kau kecil,
kau selalu memintaku membacakanmu cerita yang sama berulang-ulang,
dari malam yang satu ke malam yang lain hingga kau tertidur,
dan aku lakukan itu untukmu !

jika aku enggan mandi,
jangan memarahiku
dan jangan katakan kepadaku bahwa itu memalukan!
ingatlah berapa banyak pengertian yang kuberikan padamu menyuruhmu mandi dikala kecilmu!
aku mengajarimu banyak hal,
cara makan yang baik, cara berpakaian yang baik,
berperilaku yang baik,
bagaimana menghadapi problem dalam kehidupan.

jika terkadang aku menjadi pelupa dan aku tidak dapat mengerti dan mengikuti pembicaraan ,
beri aku waktu untuk mengingat, dan jika aku gagal melakukannya,
jangan sombong dan memarahiku,
karena yang penting bagiku adalah aku dapat bersamamu
dan
dan dapat berbicara bersamamu

jika aku tak mau makan,
jangan paksa aku!
aku tahu bilamana aku lapar dan tak lapar.
ketika kakiku tak mampu lagi menyangga tubuhku untuk bergerak seperti sbebelumnya,
bantulah aku dengan cara yang sama ketika aku merengkuhmu dalam tanganku,
mengajarimu melakukan langkah-langkah pertamamu.
dan kala suatu saat nanti,
ketika aku katakan padamu bahwa aku tak ingin lagi hidup,
ketika aku ingin mati,
jangan marah,
karena pada saatnya nanti kau juga akan mengerti!
cobalah untuk mengerti bahwa pada usia tertentu,
kita tidak akan benar-benar “hidup” lagi,
kita hanya “tidak mati”!

suatu hari kelak kau akan mengerti bahwa di samping semua kesalahan yang aku buat,
aku selalu ingin apa yang terbaik bagimu
dan bahwa aku siapkan dasar bagi perkembangan dan kehidupanmu kelak.
kau tak usah merasa sedih,
tidak beruntung atau gagal dihadapanku melihat kondisiku
dan usiaku yang sudah bertambah tua.
kau harus ada didekatku,
mencoba mengerti aku bahwa hidupku adalah bagimu,
bagi kesuksesanmu,
seperti apa yang kulakukan pada saat kau lahir.
bantulah aku berjalan,
bantulah aku pada akhir hidupku dengan cinta dan kesabaran.

4 komentar:

  1. abis nonton film apa, sih, Mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bukan film si Teh, .. tapi slide show gitu.. namanya juga anak-anak. Bilangnya film

      Hapus
  2. aku pernah bacaaaa, di kantor pula dikirim via email kantor deh itu....dan yes mewek dong . langsung nelpon ortu, dan teringat anak anak di rumah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaaah... begitulaaah.... sampai kemaren si F3 masih nempel nempel, katanya lagi pedekate sama Ummi biar ntar kalo udah merit Ummi mau tinggal sama dia :p

      Hapus

Silakan Tinggalkan Kesan