Senin, 15 Juli 2013

Syukur

Rodhiitu billahi robba
Aku ridho Allah sebagai Rabb-ku

Penggalan doa tersebut sudah sering aku dengar , sering juga kubaca. Bahkan doa yang sama sering dilafazkan oleh anak-anak kita yang masih TK.
Tapi baru merenungkan kedalaman makna kalimat tersebut setelah kemarin membaca lagi definisi atau cakupan makna dari kata Rabb itu.
Menurut buku ringkasan tafsir Ibnu Katsir, kata Rabb berarti pemilik, yang berhak penuh, majikan, yang memelihara serta menjamin kebaikan dan perbaikan semua makhluk alam semesta .
Subhanallah, dengan kata lain Rodhitu billahi robba adalah pernyataan bahwa kita ridho / menerima apapun yang dikehendaki oleh Allah atas diri kita, mau diatur-atur apapun wong Allah majikan kita, yang memelihara kita dan menjamin kebaikan kita. Dengan kata-kata yang lebih ekstrim mau dikasih duit yang dikit sehingga terkategori kismin eh miskin, mau dikasih penyakit, atau sebaliknya banyak duit, dan sehat sentausa jika tingkat ridhonya sudah sampai pada apa yang dimaksudkan tsb, maka tidak akan ada bedanya dalam hal penyikapannya.
Dan menurutku, ridho inilah yang akan mengantarkan seseorang pada syukur. Apalagi jika disambungkan dengan ayat : alhamdulillahi rabbil 'alamin  - segala puji bagi Allah rabb semesta alam.
Ini adalah kalimat syukur  yang bila  seorang anak manusia mengucapkannya maka Allah akan menjawab "hamba-Ku telah bersyukur kepada-Ku". Alhamdulillahi rabbil 'alamin adalah seutama-utama doa.
Pantesan aja ya, kata Allah kalau seseorang bersyukur, maka Allah akan tambahkan lagi nikmat-Nya pada orang tsb.
Dan bisa saja toh tambahan itu bukan nikmat materi (saja) tetapi nikmat ketenangan batin yang selalu bersyukur atas apapun karunia Allah yang didasari oleh sikap ridho tadi.
Ah...  ini renunganku di hari keenam Ramadhan. Teu sapertos nuju ceramah kan, ?

8 komentar:

  1. puguh nuju ceramah ceu.. :D

    blognya sudah saya follow, ditunggu follow baliknya ke www.muslimahonline.net ya.. ^_^
    salam kenal..

    BalasHapus
  2. terima kasih sudah dishare di sini ya Teh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih kembali.... smg bermanfaat

      Hapus
  3. Betul mbak.. mengaplikasikan keridhaan kita atas keputusan Allah itu memang g mudah ya mbak??.. *eh ngajak-ngajak. yang jelas, memang dengan bersyukur itu maka apapun yang menimpa kita akan membuat kita bisa lempeng saja menerima apapun.. bukan yang heboh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, tidak mudah, itu betul sekali.
      Jadi doa ini juga semacam afirmasi kali ya... semoga membuat kita makin malu sama Allah udah bilang ridho ridho eh masih ada yg gak ridho. Udah bilang alhamdulillah tapi belum sampai ke hati /tindakan

      Hapus

Silakan Tinggalkan Kesan