Senin, 13 Januari 2014

[7] Adab Masuk Kamar

(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِيَسْتَأْذِنْكُمُ الَّذِينَ مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ وَالَّذِينَ لَمْ يَبْلُغُوا الْحُلُمَ مِنْكُمْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ۚ مِنْ قَبْلِ صَلَاةِ الْفَجْرِ وَحِينَ تَضَعُونَ ثِيَابَكُمْ مِنَ الظَّهِيرَةِ وَمِنْ بَعْدِ صَلَاةِ الْعِشَاءِ ۚ ثَلَاثُ عَوْرَاتٍ لَكُمْ ۚ لَيْسَ عَلَيْكُمْ وَلَا عَلَيْهِمْ جُنَاحٌ بَعْدَهُنَّ ۚ طَوَّافُونَ عَلَيْكُمْ بَعْضُكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ) [Surat An-Noor : 58]

Terjemahan 
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

Wahai orang-orang yang beriman! Hendaklah hamba sahaya (laki-laki dan perempuan) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig (dewasa) di antara kamu, meminta izin kepada kamu pada tiga kali (kesempatan), yaitu sebelum shalat Subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari, dan setelah shalat Isya. (Itulah) tiga aurat (waktu) bagi kamu. Tidak ada dosa bagimu dan tidak (pula) bagi mereka selain dari (tiga waktu) itu; mereka keluar masuk melayani kamu, sebagian kamu atas sebagian yang lain. Demikianlah Allah Menjelaskan ayat-ayat itu kepadamu. Dan Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana.

------------------------------------------------------------------ 


Ayat ini menuntun  para orangtua agar mengajarkan kepada anak dan ART tata cara memasuki kamar pribadi/kamar tidur orang tua/orang dewasa di rumah kita. Bagaimana tata caranya ? Yakni, mereka harus  meminta izin dulu.

Perminyaan izin ini dikhususkan pada 3 waktu yang sudah disebut secara jelas dalam ayat di atas, di mana di waktu-waktu tersebut badan / bagian dari aurat banyak terbuka. Yakni :

  • sebelum subuh saat kita masih pakai baju tidur, 
  • di tengah hari saat kita 'menanggalkan pakaian luar' / kepanasan
  • di malam hari setelah shalat isya.

Di luar waktu-waktu tersebut diperbolehkan, karena Allah tak hendak menyulitkan kita karena mungkin ada anak anak yang butuh perhatian ortu atau ART yang membantu / melayani.
Dari ayat ini juga saya pribadi jadi berpikir :

  • oh berarti anak (yang belum baligh)  tidurnya terpisah dari orang tua, yang sudah baligh sudah tentu. Sesama anak / anggota keluarga yang sudah baligh-selain suami+istri di kamar mereka-, berarti berlaku juga aturan ini. cmiiw.
  • oh berarti walaupun sama anak-anak dan ART kita juga harus memperhatikan batasan aurat yang diijinkan.
  • berarti di ketiga waktu tsb sepasang suami istri bisa memanfaatkan 'us time' mereka.
  • yang setelah isya' harus minta izin ini sejalan dengan ajaran Rasulullah saw bahwa kita hendaknya segera tidur setelahnya agar dapat bangun di sepertiga malam yang terakhir dan mengejar keberkahan ibadah di waktu waktu tsb. Yang saya tahu ada tokoh tokoh sukses yang anti begadang seperti Abu syauqi (pendiri Rumah Zakat indonesia) menurut istri beliau, Abu Syauqi berangkat tidur jam 9 malam. Kepmudian Ippho Right saya pernah baca twitnya katanya anti begadang juga. 
Wallahu alam.

3 komentar:

  1. Allhamdulillah anak-anak sudah tidur terpisah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hebaaat.... sejak umur berapa anak anak tidur di kamarnya, Mbak ?

      Hapus
  2. Aku belum ni... anak-anak masih suka-suka sama maknya, suka-suka sendiri, pernah coba dipisah yang ada maknya yang ronda, pindah-pindah kamar

    BalasHapus

Silakan Tinggalkan Kesan