Sabtu, 04 Januari 2014

Hari ke-2 : Karena Allah Telah Menjamin

وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِي الأَرْضِ إِلاَّ عَلَى اللّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ -٦- 

Terjemah :

Dan tidak satupun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rejekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua tertulis dalalm Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz) QS Huud ayat 6


Sebenernya aku udah pernah cerita soal rejeki ini di postingan aku yang ini. Tapi gapapa lah ya... diomongin lagi. Kan ini lagi terkesan dengan salah satu ayat Allah dalam Al Qur'an. Ibaratnya lagi membaca surat cinta, pasti kan ada bagian-bagian yang membuat kita membuncah dan berbunga-bunga. 

Kali ini aku enggak akan cerita tentang pandanganku soal rejeki, tapi cerita tentang temanku yang subhanallah..
Ada seorang teman yang saat itu punya keponakan baru. Terlahir melalui proses persalinan normal di bidan. Sehat dan imut. Senang dooong ya.... Ongkos melahirkan juga tidak terlalu mahal dibandingkan melahirkan di rumah sakit.
Setelah dua hari menginap di bidan, ibu dan bayi diijinkan pulang. 

Selang seminggu, perasaan Ibu pun mulai was-was. Kenapa ? Karena bayi belum kunjung buang air besar. Masa' sih masalah pencernaan. Kan baru minum ASI. Dan toh si bayi juga enggak rewel atau apa. Pas jadwal kontrol, disampaikanlah keluhan tentang bayi yang belum BAB ini. Kemudian bidan pun memeriksa.
Dan betapa terkejutnya hati Ibu dan temanku tadi, ketika bidan menyampaikan bahwa si bayi tidak punya anus (atresia ani). Ingin rasanya menuntut sang bidan, tapi karena merasa sudah ditolong selama persalinan, akhirnya keinginan itupun tidak dilaksanakan. Lagipula toh tidak ada satu kejadian pun yang terlewat dari kehendak-Nya, maka teman saya dan keluarganya pun menerima ini sebagai bagian dari takdir.

Selama beberapa bulan berikutnya, teman saya ini bolak balik mengantar kakaknya ke rumah sakit untuk mempersiapkan proses operasi. Jangan tanya berapa biaya yang keluar untuk ini. Jangankan untuk biaya operasinya, untuk ongkos transpor, biaya bolak-balik periksa, obat-obatan dsb aja sudah dirasa berat oleh keluarga si bayi. Teman saya yang waktu itu masih kuliah di UPI dan kebetulan mengajar les privat bahasa Inggris, hanya dapat membantu sebisanya. Tetapi satu hal yang sangat berkesan (berkesan banget malahan, karena kejadian ini sudah 10 tahun lalu) adalah kata-kata teman saya saat menghadapi ujian ini :

"Tidak mungkin Allah menzhalimi makhlukNya, Dia menciptakan, pasti Dia menjamin semua rejekinya. Jangankan keponakan saya, hewan melata saja disediakan oleh Allah kebutuhannya. Kalau rejeki keponakan saya sudah habis, pasti Allah akan memanggilnya"

Subhanallah... saya dibuat terkagum-kagum atas prinsipnya itu.Akhirnya si keponakan itu meninggal sebelum operasi dilaksanakan. Ibu si bayi dan segenap keluarga, termasuk teman saya itu, menerima ini sebagai ketentuan terbaik dari Allah. Keyakinannya soal maut, sama dengan keyakinannya soal rejeki tadi. Karena Allah, titik.


yang mau nyusul ikutan #1Hari1Ayat bisa klik link ini

4 komentar:

  1. Huaaa aku baca linknya, aduh itu idenya bagus banget sih (yang odoj itu juga kereen dah mau komen darikapan tak jadi jadi). Ih ini apa euphoria baru liburan ya dua minggu gak nulis tangan gatel kepala penuh, ini postingan ketiga kubaca hari ini dan bikin pengen ikutan sendiri *ya pake ayat alkitab gitu ahahahahahaha*
    Mbak, baca perjuangan si keponakan temenmu itu dan keihklasannya bikin subuh-subuh merinding.

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangankan dirimu Mak, aku aja udah gatel pengen baca postinganmu... iya ini ide top banget dah, kebayang pahalanya mengajak ke kebaikan. Kau bikinlah itu Mak, one day one ayat

      Hapus
  2. semoga kita termasuk orang2 yang sudah disediakan rejeki yang (cukup) banyak ya, mbak.. hahaha, teuteuuuppp... :D

    BalasHapus
  3. Ini salah satu bukti kalo Allah menguji hamba-Nya sesuai kemampuannya ya mbak??
    Subhanallah... semoga selalu diberi kesabaran dan ketabahan pada ibu si bayi, amien

    BalasHapus

Silakan Tinggalkan Kesan