Selasa, 04 Maret 2014

Wonderful Wife Wannabe

Setelah teman-teman membaca  resensiku atas buku Wonderful Husband, maka supaya seimbang,akupun ikut GA Mak Ida  Laila tentang wonderful wife.
Terus terang, agak kesulitan menulis tema ini, karena Mak Ida Laila hanya meminta 3 poin saja karena beliau suka dengan angka tiga..
Pengennya sih aku bisa posting ini di tanggal tiga bulan tiga supaya lebih fenomenal lagi angka tiga-nya. Tapi apa daya menunggu pinjaman leppi ke Abi enggak cocok aja waktunya. Jadi sampai detik terakhir ini ya aku postingnya pakai hape juga akhirnya. Gapapa lah ya... ya maap maap aja kalau settingnya kurang bagus. Hehehe...

Bicara tentang wonderful wife,  tentunya bicara tentang ranah idealisme. Bila seseorang bicara tentang idealisme, belum tentu orang tersebut sudah ideal ya .... ya seperti aku ini. Jangan dianggap aku sudah menjadi istri yang ideal. Jauuh... masih jauuuh sekali.
Hanya saja, bagiku idealisme ini semacam  mercusuar, dialah pemandu arah kemana kita hendak menuju. Maka lampu mercusuar ini harus selalu menyala agar tidak ada yang tersesat jalan.
Jadi, menurutku, sebagai istri kita harus mempunyai suatu idealisme tertentuagar kita selalu ingat bahwa ada sebuah cita - cita yang tengah kita usahakan, dan ada sebuah tujuan yang tengah kita perjuangkan.

Adapun karakteristik wonderful wife, menurutku terwakili oleh tiga poin berikut :

Yang pertama : seorang wonderful wife hendaknya selalu berusaha menjadi pribadi yang taat kepada Allah.
Kriteria pertama ini mencakup 3 hal :
* menyadari bahwa penikahannya adalah dalam rangka taat kepada Allah dan  tuntunan sunah Nabi-Nya.
Sehingga, semuanya pun dalam kerangka ibadah pada Allah yang muaranya adalah keridhaan Allah.
Dengan semangat ibadah ini, maka setiap tantangan yang dihadapi di dalam pernikahannya akan dia kembalikan kepada Allah.
Semua kesulitan bukan jadi halangan, melainkan menjadi pintu untuk menuju ridha Allah semata. Intinya, sebuah pernikahan hendaknya membuat istri makin dekat kepada Allah. Bukan sebaliknya.
* seorang wonderful wife menyadari sepenuhnya, bahwa ikatan pernikahan adalah sebuah perjanjian yang kokoh /mitsaqan ghalizha yang disaksikan oleh Allah.  Maka sang istri akan selalu menjaga kesetiaan janjinya, di saat ramai ataupun sepi, di hadapan suami maupun di belakangnya,  bahwa dia akan selalu setia terhadap  pernikahannya.
* mencintai dan membenci dengan cara- cara yang  Allah ajarkan.
Dalam kehidupan berumah tangga tentu tentu banyak ditemukan perbedaan antara suami dengan istri.  Suami juga manusia, manusia biasa pula. Jadi pasti ada saja kekurangannya. Mungkin ada sesuatu hal dari suami yang  tidak disukai istri, tapi sesungguhnya, bila kita buat daftar antara yang disukai dan tidak, maka kita akan menemukan hal lain yang disukai jauh lebih banyak dari yang tidak disukai.  Maka janganlah kita membenci satu hal, karena bisa jadi hal itu lebih baik buat kita. Jangan pula kita terlalu mencintai sesuatu karena bisa jadi hal tsb buruk buat kita.

Kriteria kedua : seorang wonderful wife selalu berusaha untuk  taat pada suaminya.
Kriteria inipun mencakup 3 hal :
*mengikuti perintah suami sepanjang tidak bertentangan dengan aturan Allah.
*selalu menambahkan cinta di dalam setiap pelayanan terhadap suami dan keluarganya.
Salah satu kekuatan cinta adalah memberi. Pelayanan penuh cinta, untuk orang yang dicintai, tentu kualitas pelayanannya akan jauh lebih baik dibandingkan dengan orang yang melayani hanya sebatas menjalankan kewajiban.
*menjaga harta dan kehormatan suami. Mempergunakan harta suami dengan sebaik-baiknya untuk dibelanjakan di jalan Allah sesuai ijinnya.  Selalu menjaga kehormatan suami dan menjaga rahasianya. Jangan sampai kehormatan suami jatuh gara-gara kita, sikap kita yang kurang baik atau kurang amanah.

Ketiga : Seorang wonderful wife adalah partner terbaik suami dalam mendidik generasi.
* mendidik anak-anak dengan penuh semangat dan penuh cinta
* senantiasa menjadi teladan dalam rumahnya
* bersabar dalam mewariskan nilai-nilai kebaikan kepada anak-anaknya.

Nah, itulah kriteria wonderful wife menurutku.
Sedangkan masukan untuk blog Mak Ida, menurutku sudah bagus. Apalagi pasca operasi. Sudah lengkap pula isinya.
Satu saja masukannya, Mak Ida kan sudah makin banyak 'penggemar' nih, mungkin perlu menambahkan alokasi waktu untuk blog walking.
Iih... aku seneng lhooo klo Mak Ida berkenan mampir ke blog ini.
Makasih ya Maaak... sudah menginpirasi dan berbagi dengan kami.
Sukses untukmu, Mak Ida.

ARTIKEL INI DISERTAKAN DALAM GA “WONDERFUL WIFE By Ida Nur Laila

8 komentar:

  1. Iyaaa.. bener mbak... bahasa kita aja beda.. isinya mah sama aja.. dan tetep.. semoga kita bisa menggapai ke arah wonderful wife ini.. yang insyaAllah selalu kita usahakan.. amien. Sukses GAnya ya mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kan bener kaaan.....
      Amiiin... iya semoga kita makin hari makin mendekati kriteria tsb. Dan bisa ikhlas menjalani peran kita agar bernilai ibadah.
      Amiiiiin amin amiin

      Hapus
  2. dirimu sudah masuk kriteria kayanya mbak... dobel malah.. wonderful wife dan wonderful mom...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih doanya mbaaak....hehehe
      Ya kuanggap itu doa dari mba Tituk.
      Aminkan saja ya...

      Hapus
  3. kerreeennn, mengaminkan tulisannya mba titi, semoga sukses menjadi wonderful dimana-mana^^;

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasiiih Dewiii.... amiin amiiin

      Hapus
  4. Balasan
    1. Sammmaaa.....
      Tulisan ini mercusuarku Maak..

      Hapus

Silakan Tinggalkan Kesan