Kamis, 28 Agustus 2014

Cinta Al Qur'an - Cinta Syaamil Quran

Al Qur'an tidak akan pernah lepas dari kehidupan kita sehari-hari sebagai seorang muslim. Karena ajarannya merupakan tuntunan bagi kehidupan kita. Mempelajarinya merupakan kewajiban. Membacanya mendatangkan pahala dan kebaikan. Oleh sebab itu, mempunyai Al Qur'an (mushaf) yang pas dan cocok dengan kepribadian dan kebutuhan kita menjadi sebuah kemestian.
Di rumahku misalnya, meski anggotanya ada 7 orang, Al Quran yang ada di rumah lebih dari tujuh. Hehe bukannya boros lho ya.. tapi ini dimaksudkan untuk memudahkan aktifitas bersama Al Qur'an. Kalau buat menghafal memang sebaiknya kita tidak berganti-ganti mushaf. Tetapi untuk #ODOJ dan bulan Ramadhan biasanya aku mengambil mushaf yang sudah dipecah-pecah, di rumah ada yang pecahan per juz ada yang per lima juz. Selain lebih mudah dalam membawanya kemanapun kita pergi, aku juga lebih mudah dalam mengejar target tilawah pribadiku.

Untuk tilawah di rumah, kami lebih sering memakai mushaf bukhara, ukurannya A5. Paslah untuk harian. Ada mushaf ada terjemah. Pas juga dibawa ke pengajian.


Selain itu, aku juga mempunyai Al Qur'an Miracle.

penampakan halaman AL Quran Miracle
Kelebihan dari mushaf ini adalah ada terjemah perkata, ada keyword/bloking ayat yang dibahas dalam tafsir, khat berwarna untuk tajwid, ada terjemah Kementrian Agama, ada tafsir Ibnu Katsir dan tafsir Ath-Thabari, hadits, doa dan zikir, asbabun-nuzul, siroh nabawiyah, dsb. Berbonus CD belajar membaca Al Qur'an dan Al Ma'tsurot yang dijilid terpisah. Biasanya Miracle ini kubaca saat haid dimana aku enggak tilawah dari mushaf. 
Miracle ini dilengkapi dengan e-pen yang dapat membaca semua isi al qur'an tersebut. Bisa membaca perkata, per ayat maupun per halaman. Jadi bisa dipakai untuk belajar membaca, istilahnya pakai metode talaqi. Dengarkan dari e-pen, kita menyimak, baru nanti kita mengulang. .Cocok dipakai untuk mengulang hafalan, baik untuk anak, dewasa maupun orang tua. Multifungsi kaan..
E-pen ini juga bisa juga membaca tafsirnya. Kalau lagi capek, ya leyeh-leyeh aja ndengerin e-pen. Jadi semacam ndengerin audio book gitu lho..


Selain itu, untuk anak anak ada My First Al Qur'an (MyFA). MyFA ini bener bener cocok untuk hadiah anak kita yang baru lulus belajar Iqro. Jadi mendapatkan Al Qur'an dalam versi yang indah, berwarna, penuh gambar tapi sekaligus kaya manfaat.

khat My First Al Qur'an

halaman buku terjemah MyFa

MyFa terdiri dari 4 buku. Dengan kertas yang lebih tebal, aman buat anak-anak yang motorik halusnya masih dalam tahap perkembangan.  Dua  'buku' MyFA merupakan mushaf Al Qur'an yang terbagi @ 15 juz, dan 2 buku lagi merupakan terjemah, asbabunnuzul, dan keterangan lain seperti jejak Rasul, sekarang aku tahu, doa doa harian,aneka kisah, bahkan kamus bergambar dalam 3 bahasa (Arab-Inggris-Indonesia). Daaaan... yang paling menyenangkan buat anak-anak adalah adanya e-pen. Dapat dioperasikan dengan mudah oleh anak-anak. Sehingga mereka betah berlama-lama dengan Al Qurannya.

Nah, kebetulan anak-anakku ada kegiatan membaca Al Qur'an di sekolah.  Untuk yang sekolah negeri (SMP dan SMA) biasanya 15 menit sebelum belajar mereka membaca Al Qur'an di kelas, satu anak satu ayat, keliling ke seluruh anak di kelas. Kalau yang SD memang ada kegiatan menghafal juga. Khusus untuk  dibawa ke sekolah, anak-anak biasanya membawa Al Quran yang ukuran kecil. Kira-kira seperempatnya dari kertas ukuran A4. Nggak berat dibawa - bawa tiap hari.

anak cewek pakai yang pink, yang cowok pakai yang coklat

Mungkin teman - teman ada yang bertanya, kenapa sih semua Al Qur'an yang aku pakai ini berasal dari satu penerbit. Ya terus terang ini sih karena cinta pertama. Beli pertama cocok, teruuus... aja ada varian baru yang kuperlukan ya aku beli lagi. Sebab lain, semua Al Qur'an dari penerbit Syaamil memakai khat Utsmani yang menurutku lebih mudah dibaca dibandingkan dengan khat lain. Selain itu, dilengkapi juga dengan pewarnaan tajwid. Kalau anak-anak lupa hukum-hukum tajwid, aku lebih mudah mengingatkan dari melihat warna. 

Kalau ditanya Al Qur'an seperti apalagi yang aku butuhkan, terus terang aku perlu Al Qur'an dengan terjemah bahasa Sunda. Aku ingat pas kecil di Jawa Tengah dulu, ustadzku mengajarkan makna Al Qur'an pakai bahasa Jawa. Misal bismillah - kanti nyebut Asma Allah - Arrahmaan (ingkang Maha Welas) - arrohiim (lan Maha Asih). Nah sekarang aku di Bandung, ketika mengisi kajian dengan ibu-ibu sepuh, aku kesulitan menjelaskan dalam bahasa Sunda. Kalau ada Al Qur'an dengan terjemah bahasa Sunda - sukur sukur ada penjelasan ayat per ayat, kan kajian jadi lebih mudah. hehe  Terus dipecah pecah per juz atau per berapa juz gitu.. biar mudah dibawa-bawa.
Barangkali daerah lain dengan bahasa lain juga memerlukan yang seperti ini.

Selain itu, aku juga perlu Al Qur'an (atau buku belajar membaca Al Qur'an semacam Iqro, tilawati, atau apalah) dengan kertas yang lebih tebal, semacam board book gitu. Jadi aman buat anak-anak dan lebih awet. Terus terang, meski Faiz udah hampir 6 tahun udah hampir lulus Iqro juga, gerakan tangannya dalam membuka dan menutup buku tuh kadang masih agak kasar. Beda sama Teteh dulu. Mungkin karena anak laki ya...Jadi iqro dia udah penuh banyak diselotip karena nggak sengaja tersobek gitu.  Sepertinya tidak bisa dijilid langsung 30 juz ya.. karena bakal tebal, jadi dibuat aja per juz atau per dua juz. 
Aku juga perlu CD interaktif atau aplikasi  tentang Al Qur'an ini, isinya game-game buat anak, tebak ayat, tebak nama surat, arti surat, makna ayat, dsb. Sehingga anak-anak dapat mengenal kitabnya sejak dini dengan cara yang fun. Dan pastinya.... mereka nggak nyadar kalau lagi belajar. 
Ya kita tunggulah, mungkin bakalan ada nanti, penerbit-penerbit Al Qur'an yang akan mewujudkan apa yang aku pikirkan di atas.

Satu lagi pesan buat teman-teman, kalau teman-teman merencanakan mau beli Al Qur'an dalam waktu dekat ini, datang aja ke #Pameran Buku Bandung. Di  sana teman-teman dapat memilih Al Qur'an sesuai kebutuhan dan keinginan. Karena sekarang juga udah banyak Al Qur'an dengan sampul yang trendi  dan warna-warni sesuai selera kita (baca ; para cewek). Daaan, kalau pengen Al Qur'an seperti yang aku ceritakan di atas, datang aja ke stand Syaamil Quran, biasanya ada diskon lho.. dan nyarinya pun nggak susah, sudah beberapa kali pameran, stand Syaamil Quran tepat di depan pintu masuk. Jangan salah masuk ya....

6 komentar:

  1. alquran saya pun merk Syaamil lho hehe, di beli pas pertama kali Syaamil nerbitin quran terjemahan, bersampul dan berisleting, praktis klo di bawa ke mana-mana dan gak takut kotor atau kebasahan saat di simpan di tas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tos dulu Maaak.... aku juga punya tuh yang pakai resleting. Bener banget, kalau di tas nggak takut basah atau takut rusak. Apalagi tas emak-emak yang sepertiku ini, banyak isi, popok anak lah, baju anak lah, perlengkapan pribadi lah.. dsb.

      Hapus
  2. Balasan
    1. Asyiik doong, gimana Pascal dan Alvin, suka nggak baca MyFA ?

      Hapus
  3. Aku lupa qur'anku terbitan mana, tapi juga yang ritsletingan ^_^. Sekarang baru ikut arisan Quran for kidsbuat anak-anakku

    BalasHapus
    Balasan
    1. arisan Al Qur'an itu gue banget deeeh... kalau beli langsung seharga itu kok mak jleg gitu rasanya, kalau arisan kan seperti dicicil ya..

      Hapus

Silakan Tinggalkan Kesan