Rabu, 23 Desember 2015

Mudahnya Pesan Taksi dengan Aplikasi My Blue Bird

Alhamdulillah , pekan lalu aku mendapat kesempatan untuk menghadiri acara Launching Aplikasi My Blue Bird untuk area Metro Bandung Raya. Acara ini dilangsungkan di Saka Bistro and Bar, Jl. Karangsari no. 2 Bandung.
Mungkin ada yang belum tahu, apa sih aplikasi My Blue Bird ini ? Apakah ada hubungannya dengan taksi Blue Bird ? Benar sekali, teman-teman.
Aplikasi My Blue Bird adalah sebuah inovasi dari PT Blue Bird Tbk agar  masyarakat wilayah Bandung Raya semakin mudah untuk  mendapatkan layanan taksi Blue Bird. Sesuai motto-nya yaitu ANDAL (Aman, Nyaman, Mudah, dan Personalise), Blue Bird selalu menciptakan berbagai inovasi dalam hal pelayanan kepada pelanggan. Sejak tahun 70-an Blue Bird sudah menerima pesanan / reservasi melalui telepon. Kemudian meningkat menjadi call center dan radio calling. Blue Bird juga yang pertama kali menerapkan teknologi GPS. Tahun 2000an ketika  telepon genggam mulai menjamur, Blue Bird menerima reservasi melalui SMS. Dilanjutkan dengan Taxi Mobile Reservation pada tahun 2011 yang saat iti masih terbatas pada blackberry dan IOS. Barulah tahun tahun terakhir ini Blue Bird meluncurkan aplikasi My Blue Bird dengan berbasis android.
Selain dalam hal teknologi reservasi, Blue Bird juga mempunyai inovasi dalam jenis jenis kendaraan, untuk taksi kini telah tersedia jenis sedan dan  MPV, ada jenis limusin yang kita kenal dengan nama Silver Bird dan ada bus yang dikenal juga dengan Big Bird. Selain itu Blue Bird juga punya layanan kendaraan khusus untuk para disable yang disebut dengan taksi Lifecare.

Acara launching aplikasi ini dilakukan langsung oleh Bapak Sigit P. Djokosoetono, Direktur  PT Bluebird.  Melalui aplikasi My Blue Bird, calon penumpang dapat mengetahui di mana posisi taksi yang dipesan, dapat menghubungi pengemudi, sekaligus dapat mengetahui estimasi biaya dari lokasi penjemputan sampai tempat tujuan, berapa no taksinya sekaligus identitas pengemudinya. Selain itu, setelah kita berada dalam taksi, kita bisa share info kepada keluarga atau teman, di mana posisi taksi kita. Asyik kaan...
Hadir juga dalam acara ini pejabat dari Dinas Perhubungan Kota Bandung Bapak Ricky Gustiadi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Dishub sangat mendukung peluncuran aplikasi ini, karena sejalan dengan program Bandung Smart City. Untuk mendukung smart transportation beliau mengharap semua perusahaan transportasi memperbaiki layanan terhadap masyarakat.
Terus bagaimana caranya memakai aplikasi My Blue Bird ini ?
1. Cari aplikasi My Blue Bird di appstore, unduh dan pasang.
2. Setelah itu kita registrasi, langkah pertama adalah memilih kota, karena Bandung adalah kota keenam dalam hal peluncuran aplikasi ini.
3. Kemudian minta kode verifikasi. Caranya masukkan nomor telepon kita. Nanti kita mendapat sms kode verifikasi
4. Masukkan kode verifikasi, dan klik tombol verifikasi.
5. Mengisi identitas lain.

pencarian aplikasi di appstore dan lembar persetujuan

empat langkah registrasi aplikasi

Bapak Sigit P. Djokosoetono saat peluncuran aplikasi My Blue Bird di Bandung
Selain awak media dan blogger, hadir juga selebriti yaitu Pidi Baiq yang kerap dipanggil Ayah, dan juga Pramudina, seorang anak muda yang lebih dikenal sebagai selebgram dengan akun @prafr. Baik Ayah Pidi Baiq maupun Pramudina mengaku sebagai pelanggan setia taksi Blue Bird. Dan merasa terbantu sekali dengan diluncurkannya aplikasi My Blue Bird ini. Sambil bercanda ayah Pidi Baiq membujuk untuk diijinkan menyetir sendiri taksi blue bird. Pak Sigit membalas agar Ayah Pidi mendaftar dulu sebagai driver dengan menghubungi Bapak Gatot (Kepala Cabang Bandung). Hadirin pun tertawa bersama.

Pidi Baiq dan Pramudina turut hadir
Setelah acara usai, dilakukan percobaan pemakaian aplikasi ini. Pak Sigit menunjukkan langkah-langkah memesan taksi melalui aplikasi. Tak harus lama kami menunggu, taksi yang dipesanpun datang. Penasaran dengan aplikasi ini, sehari setelah peluncuran akupun mencoba melakukan pemesanan taksi dari tempat tinggalku di Bandung Timur. Yang mana selama ini sussaaaah sekali untuk memanggil taksi menjemput ke daerah sana. Untuk jaga jaga, aku melakukan pesanan sekitar jam 12 dan minta dijemput jam 15. Alhamdulillah, taksi yang kupesan datang juga meski sedikit terlambat. Wajarlah.. namanya juga cari alamat.
Kemudian aku mencoba lagi dari Jalan Katamso menuju Hotel Imperium Jl. Dr. Rum, ternyata taksinya lebih cepat datang kalau posisi kita agak di tengah kota.
Aku puas dengan aplikasi ini. Bila teman-teman mau nyoba, aplikasi ini baru dapat digunakan di kota kota sbb. Jakarta, Semarang, Medan, Bali, Surabaya dan Bandung sebagai kota keenam. 
 
Mejeng di tengah acara


Minggu, 20 Desember 2015

Akhir Pekan yang Sibuk tapi Menyenangkan

Sebenernya acara rutinku di akhir pekan itu selalu ada. Kalau Sabtu itu pengajian Ibu-ibu yang sudah estewe (setengah tuwo) di sini aku sebagai peserta, kalau Minggu itu pengajian para mahmud, di sini aku sebagai pengelola. Sama satu lagi kelompok tahfiz grup imut yang mana aku jadi PJ. Tugas PJ ini memastikan acara berlangsung, ustadznya datang nggak, mencari waktu pengganti kalau ibu2nya pada ada acara, sekaligus ngumpulin uang operasionalnya. Tadinya sih karena Faiz ada di grup ini juga, jadi sekalian. Eh ternyata sampai sebulan pertemuan Faiz mogok gak mau masuk kelas, setelah dibujuk-bujuk bagaimana caranya agar dia mau rutin belajar Al Qur'an di luar sekolah/rumah, dia memilih grup  anak besar. Ya sudah deh.
Semua itu di luar kegiatan rutin sekolah ibu yang sebulan sekali, dan juga kegiatan cluberia - klab bermainnya Faiz yang sebulan sekali. Makanya kadang aku susah diajak pergi Sabtu-Ahad karena aku suka nggak tega ninggalin acara acara tsb di atas kalau enggak terpaksa banget.

Nah karena akhir pekan ini sudah mulai ada sekolah sekolah yang membagi rapot dsb, sudah ada yang liburan dll, maka acara pengajian rutin dijadwal ulang. Yang satu udah berlangsung hari Kamis, yang mahmud berlangsung hari Jumat. Ya resikonya aku terlambat (banget) hadir ke lokasi, karena harus ngebut dari kantor. Nggak papalah yaaa   ....sekali kaliii... Aku datang cuma haha hihi beramah tamah melepas rindu. Makanya Sabtu-Ahad ini aku juga free.

Kabar gembira datang dari Mbak Ida yang mendadak mbandung karena mau menghadiri pernikahan temenny di Cianjur. Kok ke Bandung dulu  ? Iya, karena berangkatnya rombongan dengan teman-teman kantornya. Sabtu pagi mba Ida ngajakin aku ketemuan (sekaligus sarapan) di Hotel Bali World tempatnya menginap. Aku ngajak Teteh sama Faiz yang untuk pertama kalinya mereka sarapan di hotel berbintang. Gratis pula. Alhamdulillah...


Habis ketemuan sama mba Ida, aku langsung ngambil raport. Alhamdulillaaah raport anak anak nilainya bagus, semoga dapat dipertahankan sampai kenaikan kelas. Baik guru Teteh maupun guru kelas Faiz, pesannya sama, tingkatkan terus prestasinya, karena persaingan sangat ketat.
Kalau aku sendiri nggak terlalu narget Teteh atau Faiz jadi juara kelas, karena setiap anak kan punya keistimewaan masing-masing . Tapi aku juga tetep mendorong mereka untuk melakukan yang terbaik yang mereka bisa.
Nah habis ambil raport ini kami putu putu hihi iyaaa...foto foto di area kantor Puslitbang Jalan yang kebetulan dekat dari sekolahan anak-anak. Soalnya lokasi ini lagi naik daun, dan bener bener instagramable. Haha narsisnya niat banget yaaa....

poto poto di komplek perkantoran Puslitbang Jalan
Sore ba'da ashar aku nganter Fikri ke Lapang Supratman karena dia mau nyobain gabung grup futsal baru. Fikrinya aku tinggalin di lapang, nanti dijemput sama Abi. Aku dan Faiz lanjut ke Hotel Imperium di Jl. Rum. Nggaya banget sih mainannya dari hotel ke hotel... Iyaaa.... Ini ada temen pengajian yang sudah pindah ke luar kota,  nah setelah dia pindah ini kok malah kami bikin grup traveling yang minimal setahun sekali lah ketemu dan reunian. Ini kali keduanya kami para ibu ini keluar dari rutinitas. Biar ada sesuatu yang bikin fresh, biar nggak bikin kelakuan yang bisa  dikata orang kurang piknik. Hihi
Cuma nginep di hotel aja sih, malem ngobrol ini itu di pinggir kolam renang, lanjut di kamar, pagi-pagi udah lanjut lagi ke tepi kola renang, trus sarapan bareng dan pulang. Gitu doang ? Iyaaaa ...karena acara hari minggu banyak acara ini itu yang harus tetep berlangsung. Tapi rindu sudah terbayar lunas. Minimal untuk beberapa bulan ke depan.


pertemuan di Hotel Imperium

Aku dan Faiz pulang nyampe rumah jam 9-an sampai rumah. Di meja sudah ada lontong sayur belian Abi buat sarapan yang ditinggal di rumah. Estri durhaka banget yaaa.... Seneng-seneng makan enak di luar rumah, suami nyari sendiri sarapan. 
Nah baru duduk sebentar, ngobrol ngalor ngidul sama Abi tau tau udah jam sepuluh aja waktunya tahfiz grup imut. Akupun segera bertolak ke masjid Nurul Masyriq di Komplek Ujungberung Indah. Sepertinya warga komplek ini sudah merelakan masjidnya dipakai untuk segala sesuatu terkait menghafal Al Quran. Karena di komplek ini juga ada sekretariat Pondok Quran. Muridnya datang dari berbagai daerah di Indonesia. Nah kalau hari minggu hampir di setiap sudutnya ada sekelompok kecil remaja-remaja yang sedang tekun menghafal. Semoga keberkahan Allah limpahkan pada mereka.

Tahfiz imut ini berlangsung sekitar 90 menit. Anak anak diajari menghafal dengan metode talaqi. Guru membaca satu ayat, kemudian anak anak menirukan. Ya karena kan grup imut ini rata - rata belum bisa membaca Al Quran.
Jam 12 aku pulang.
Jam 14 aku ke masjid lagi karena harus nganter Teteh ikut mentoring para gadis. Habis nganter aku pulang lagi. Dan jam 16 aku ke masjid lagi nganter Faiz ikut grup tahsin anak besar. Kalau di grup tahsin ini pesertanya yang sudah bisa membaca Al Quran. Targetnya adalah setiap anak bisa membaca Al Quran dengan benar sesuai kaidahnya. Faiz gabung di sini sama Teteh juga. si Teteh nyambung dua acara. Karena capek juga mondar mandir, akupun duduk nungguin di taman sekitar masjid sambil baca Notes From Qatar .
Sambil ngemil cimin tentunyaaa....
Jadi fix ya....hari ini aku 3x ke masjid ini    ....

masjid Nurul Masyriq

Senin, 14 Desember 2015

Tampil Cantik dengan Zoya Cosmetics

Beberapa waktu yang lalu, di dekat rumahku ada toko Zoya yang baru buka. Tokonya selalu ramai. Mungkin karena ada promo pembukaan toko baru. Nah nggak lama setelah itu, aku lihat ada spanduk Zoya Cosmetics dengan menampilkan wajah artis yang sudah familiar buatku.  Oh.. ternyata Zoya selain punya produk berupa pakaian muslimah, sekarang sudah punya produk baru berupa kosmetik. Aku penasaran dong... tapi belum sempat sempat juga mau mampir. Wong walaupun dekat rumah, aku lewat situ selalu Sabtu atau Minggu. Beda sama jalur ke kantorku.
Nah alhamdulillah, minggu lalu aku dapat kiriman cantik berupa kosmetik dari Zoya. Nggak sabar aku buka. Daaan.. isinya adalahh...... Oh... aku seneng banget udah lengkap giniii...

lengkap  banget yaa...

Setelah aku buka, isinya adalah satu set perlengkapan make up yang terdiri dari :
1. CC Cream Color Corector (20 ml)
Aku suka banget pake ini. Karena di wajahku udah ada bercak bercak coklat, meskipun tipis. Kalau kata orang Sunda, bercak ini disebut kokoloteun. Hihi tanda tanda penuaan kali ya... kan ada kata kata kolotnya.  Nah dengan aku pakai CC cream ini bercak itu jadi nggak terlalu kelihatan.  Aku suka CC cream Zoya ini, karena selain mengandung aqua base formula yang memberikan efek lembut, krim ini juga melindungi tidak mengandung paraben, jadi aman buat kulit kita.  Selain itu, aku juga suka kemasannya yang mirip disemprot kayak parfum gitu, jadi pas ngeluarinnya nggak akan kebanyakan. Top lah pokoknya.

2. Blotting Powder (5gr)
Bedak Zoya ini mengandung bahan alami berupa sari pati jagung dan beras, serta mineral clay powder yang dapan mengontrol kelenjar minyak di wajah. Ini bener bener cucok buat wajahku yang sering berminyak di daerah T. Dan setelah pakai bedak ini, wajahku terlihat lebih cerah, sampai temen temen di ruangan pada bilang, mbak Titiii...nah gitu dooong.... pakai tiap hari.. (hihi ... insya Allah ya.. soalnya aku ini masih merasa koboy jadi kadang suka nggak sabar dan nggak telaten untuk bermake up ria ). Tapi dengan krim Zoya dan blotting powder ini kayaknya praktis ya... nggak perlu waktu lama. Tapi udah ngaruh banget di penampakan muka. Pas banget dengan semboyan Zoya : Simply Beautiful


3. Ultramatte Lipstick (2.5 gr)
Aku sebenarnya lebih suka lipstik yang warna warna nude gitu.... Kalau di produk Zoya antara wild prune atau coral sugar. Tapi di kiriman kemarin itu aku dapatnya warna rose water.  Pas lihat kayak nggak pede mau makenya. Tapi nggak ada salahnya ya... dicobain.

Hal lain yang aku suka dari produk Zoya ini adalah kemasannya yang kecil kecil. Jadi buat yang malas dandan seperti aku ini nggak ada masalah juga ya.. soalnya kalau kecil kan cepat habis. Trus habis ini aku bakal ke Zoya buat beli make up remover, tentu saja. Trus juga cleansing milk sama facial toner buat membersihkan wajah.

Nah, mau lihat penampakan aku setelah pakai ketiga produk tsb ?
Tadaaa.........


apakah sudah nampak up-nya ? hihi



Rabu, 11 November 2015

Ulang Tahun Teteh

Tahun ini Teteh Firda ulang tahun ke-12.
Dalam tradisi keluarga kami, semua anak anak dibuatkan kue sampai usia 12 tahun/SD. Biar ngerasain ulang tahun lah.. seperti anak anak yang lain hihi.. walaupun sebenernya Abi terutama, paling anti sama perayaan ulang tahun. Kata beliau, ulang tahun bukan prestasi, jadi nggak perlu dirayain hehe.. Jangan pernah coba coba ngucapin selamat ultah sama Abi, hihi...(bisa ngambek). Tapii... ada moderatnya dikit, Abi mendiamkan kalau ulang tahun aku bikin kue  untuk diriku sendiri. 

Nah, karena tahun ini spesial, maka aku berusaha nurutin pesanan Teteh untuk membuatkan kue dengan nuansa ungu. Sampai-sampai aku buat postingan tersendiri di sini ya.. kembalinya ruh baking haha 

Maka jadilah kuenya... kue ultah ala ala...


kue ultah teteh
Selamat ulang tahun Teteh, semoga dengan bertambahnya usiamu, tambah pula kesalehanmu. 
Semoga Allah senantiasa memberkati umurmu, ilmu dan amal ibadahmu. 
Aaamin....

Teteh tiup lilin, lampunya emang sengaja digelapin
ada yang pengen niup jugaaa.....

Selasa, 27 Oktober 2015

Camping Bersama Blogger di Bloggercamp

Waktu di grup KEB ngomongin soal bloggercamp, aku langsung mencari tahu dengan searching di internet. Hehe soalnya aku termasuk yang malu bertanya. Jadi kalau nggak tahu aku diem diem nanya ke mbah gugel. Sampailah aku di webnya bloggercamp.

Dari situ aku tahu kalau acara yang dilaksanakan dalam rangka Hari Blogger Nasional ini, bakal dilangsungkan secara serentak di 4 kota yaitu Jakarta, Purwokerto, Surabaya dan Makasar. Saat aku buka webnya, registrasinya masih hitung mundur. Mules banget rasanya nunggu detik D. Alhamdulillah di Senin, 19 Oktober jam 10 aku register dan Alhamdulillah sekali lagi, aku dikabari Mak Ani Bertha bahwa aku termasuk yang ikut bloggercamp di Purwokerto. Yeay !!!!

Akupun mengurus perijinan ke Abi terutama, karena Abi kan bakal dititipin anak 5 selama aku camping. Terus mengurus cuti tahunan. Penting ini yaaa.... Syukurlah Abi ngijinin dan cutiku juga disetujui. FYI aja, di kantorku ada larangan cuti tahunan selama November-Desember ini. Jadi timingnya paaaas banget, camping di akhir bulan ini. Berangkatlah aku ke Purwokerto menggunakan travel Pamitran Jaya. Sampai di Purwokerto kesorean, kebetulan Mas Topan  salah satu panitia lagi njemput Kak Anazkia dan Mas Pradna di Stasiun Purwokerto, akupun akhirnya ikut dalam rombongan tersebut. Rencananya aku mau ikut Idahceris, tapi rupanya dia masih baru sampai Purbalingga, jadi katanya kasian aku kalau nunggu terlalu lama di Purwokerto. Iih Idah so sweet deeh, makasih yaa Idaaah....

Ketika maghrib berkumandang sampailah aku di Wisma Putih, di Dusun Wisata Ketenger, kecamatan Baturaden. Aku seneeeeng banget pas nyampai, ketemu pertama kalinya dengan mak Kandi Pungky Prajitno yang menjaga langsung meja registrasi, membagi snack dan memberikan kit acara bloggercamp, yang terdiri dari blocknote dan kaos dari utees.me. 

Aaaah aku udah nggak sabar menunggu saat sesi sharing dan api unggun. Serasa dejavu waktu Mak Pungky sebagai ketua panitia menyalakan api. Jadi inget pas jaman pramuka, aaaapi kita sudah menyalaaa...
Seerrrruuuu.... Dengan ditemani jagung bakar, kacang rebus dan minumnya susu jahe serta kopi susu malam itu acara utamanya adalah sharing session dilanjut perkenalan. Kak Naz dan cah unsud berbagi soal pengalamannya blogging selama ini. Kak Naz merasakan dari blogging ini mendapatkan rejeki berupa teman yang banyaaaak, hampir di setiap kota di Indonesia, dan Cah unsud berbagi tentang suka duka dan pengalamannya mengurus portal berita fakultas.

Daaaan... Hampir di setiap acara blogger seperti ini kan ada  lomba live tweet. Waduuuuh..... Padahal kempingnya kan di lereng Gunung Slamet yaaa.... Kebayang deh jauh kemana mana, masih ada sinyal nggak yaaaa ....
Untunglah di sini sinyal Indosat masih kuat jaya.  Indosat Love banget deeeh.....Live-tweet pun tetap bisa dilakukan tanpa halangan. Sssstttt... Semalam diumumkan aku pemenang live-tweetnya, tapi hadiahnya nggak langsung diserahin, katanya besok siang aja biar fotonya terang benderang hhaha....


Hari kedua
Hari kedua diawali dengan senam bersama yang penuh hahahihi dan sarapan bersama lontong pecel+mendoan+rempeyek+sate endog puyuh. Baru kemudian dilanjut talk show.

Pembicara talk show di Purwokerto ini ada tiga. Topiknya tentang membangun kredibilitas blog. Mereka adalah mas Pradna, mak Mirasahid  (founder KEB dan owner Meera O store) dan Mbak Eva (blogger traveller, digital enthusiast, dll)
Mas Pradna ini penggagas Dedemit/desa desa melek IT, dengan Melung menjadi desa percontohannya. Dimana hampir seluruh bagian desa ini sudah tersambung dengan internet yang bisa diakses gratis dan penduduk menulis, beraktifitas dan share semua itu  melalui you tube . mulai dari rapat RT, pelatihan, pemilihan kepala desa sampai nonton wayangpun sudah bisa live streaming. Nah kata mas Pradna, kalau menulis itu bisa merubah ke arah yang kebih baik, maka menulislah dan bangunlah jaringan.

Mak Mira Sahid  dan Mbak Eva awalnya menyampaikan tentang blog yang baik itu seperti apa ? Apakah yang tanpa iklan? Nggak ada titipan pesan tertentu ? 
Kata Mak Mira, sebenarnya nggak salah seorang blogger menjadi buzzer atau menerima job review, tetapi hendaknya kembali kepada diri blogger tsb. Tetaplah menjadi diri sendiri, menulislah sesuai passion kita, karena buzzer yang baik adalah yang kuat di list tertentu. Bukan yang gado gado.

Mbak eva juga menambahkan untuk membangun kredibilitas blog ini seperti kita menjadi diri sendiri aja. Perlu adanya konsistensi. Kesamaan antara kata-kata kita, tulisan kita dan perbuatan kita.  Dan akan lebih baik hasilnya, jika kita menulis topik yang sesuai dengan passion. Setelah itu, Biasanya yang lain lain akan mengikuti baik itu job review, endorse, dsb dan ketika kita menjadi buzzer dari produk tertentu, maka posisikan diri menjadi ambassador dari brand tersebut.
Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh mas Pradna, mak Mirasahid dan bak Eva mengatakan membangun jaringan dan bergabung dengan komunitas ini menjadi penting. Belajarlah banyak hal dari komunitas kita tsb.
Tulislah konten konten yang bermanfaat bagi orang banyak, dan Mak Mira juga berpesan tetaplah menulis, agar kita tahu siapa diri kita.

Senennnng deh bisa ikut bloggercamp tahun ini, terimakasih buat panitia Purwokerto khususnya dan juga para sponsor Indosat, Bluebirdgroup, Sunpride, Juara idea Agency, Tauzia Hotel serta Net Media sebagai official media partner acara ini. Tak lupa terima kasih juga untuk sponsor lokal yaitu Carica Gemilang  dan Metro Cafe yang akan memberikan diskon 20% food and beverage buat siapa saja yang hari ini datang dengan memakai kaos seragam bloggercamp.

Jajaran tenda di halaman wisma putih

Mak Mirasahid, Mbak Eva dan Mas Pradna. Tigapembicara sesi talkshow
Mak Pungky -ketua panitia- menyalakan api unggun

Senin, 26 Oktober 2015

Pengalamanku Pertama Naik Travel Pamitran Jaya

Alhamdulillaaah aku mendapat kesempatan mengikuti bloggercamp di Purwokerto.  Pertamanya aku bingung au naik apa, soalnya aku nggak mau ninggalin anak anak terlalu lama. Naik kereta adanya berangkat malam, kalau yang berangkat pagi turunnya di Kroya. Aku harus naik angkutan lagi ke kota Purwokerto.

Terus aku kepikiran mau rental mobil, tapi malah kata temenku pemilik mobil itu jangan rentaaal, gak worth it karena aku berangkat sendirian. Malah dia nyaranin aku naik travel. Voila ! Gak kepikiran sama aku soal travel ini.
Akhirnya aku search dengan kata kunci "travel Bandung-Purwokerto". Muncullah nama travel Pamitran Jaya. Trus aku nelpon travel itu....
Dari Bandung jam berapa ? Jam 7 pagi, jam 14 dan jam 7 malam
Trus nanti dijemput dari rumah ke rumah.
Aku tanya : harus beli tiket nggak ?
Katanya nggak perlu, besok saja bayar langsung ke sopirnya.
Oke deh, akupun book untuk hari Senin. Deal !

Senin pagi  aku siap siap jam 7 pagi, sesuai yang diminta.
Trus jam 7 aku nelpon lagi, ternyata aku dijemput setngah sembilan karen ujungberung dijemputnya terakhir.
Akupun menunggu sampai jam setengah sembilan.
Jam 8.35 aku nelpon lagi. Mau dijemput jam berapa ? Terus terang aku ragu ragu yaaa... Soalnya kan kalau jahatnya aku nggak dijemputpun aku belu mbayar apapun.
Akhirnya jam 9 an aku nelpon lagi dan ternyata mobilnya masih kena macet di jalan.

Bismillah akupun naik travel Pamitran Jaya. Masih sedikit macet ke arah Jatinangor, Alhamdulillah seterusnya lancar  dan siang istirahat di Ciamis.  Di sini juga kami makan siang, dan sholat. Trus ganti mobil juga. Jadi dua mobil bertukar penumpang. Sebagian ke Cilacap sebagian ke Banyumas/Purwokerto. Aku naik yang  ke  arah Purwokerto. Aku turun di RS Margono dan dari situ lanjut ke arah Baturaden tempat acara bloggercamp di desa wisata Ketenger.

Jumat, 23 Oktober 2015

Berenang di Apartemen Gateway Cicadas Bandung

Seumur-umur aku belum pernah masuk sendirian ke tempat-tempat yang terlihat megah macam hotel atau apartemen gitu. Entah kenapa ada rasa minder atau apa gitu ... Soalnya tampang aku kan pikarunyaen (silakan search sendiri artinya). Yakali, soal pisang nggoreng aja temen aku beli satunya seribuan pas aku beli dikasih satunya limaratusan. Trus pernah pas aku piket nerima SPT tahunan di BTPN masa ada kakek kakek pensiunan yang tiba tiba ngasih aku uang seratus ribua katanya inget sama cucunya. Kutolak tentu saja... apalagi estrinya ngeliatin. hihi ternyata bukan semata faktor aku, tetapi kakek itu  juga udah pikun. hihi... Ya intinya mungkin wajah aku nggak meyakinkan dan akunya juga nggak pedean kali yaa...

Nah ke Apartemen Gateway ini juga awalnya nggak pede, tapi karena waktu itu ada @idaidho tinggal di sana ya aku pede pedein aja. Pada saat awal berdirinya, masuk apartemen sini bebas bebas aja, artinya kita mau turun di lantai berapa aja bisa, langsung nyari room yang kita tuju. Tetapi belakangan mungkin untuk alasan keamanan, kita harus punya kartu akses untuk bisa keluar dari lift. Palingan ya panggil tuan rumah gituu... Buat njemput di bawah.

Tapiii.... Ada lantai yang aksesnya terbuka yaitu ke lantai 3 di mana terdapat public area. Di sana ada playground, kolam renang dan lapangan. Kalau kalian pedean ya bisa aja langsung masuk gerbang, ambil tiket parkir, ke area parkir trus cari liftlah di pojok-pojoknya. Kalau bingung ya nanya nanya dikit sama pemilik toko yang ada di pinggir pinggir area parkir di basement. Mau ke kolam renang, pasti deh ditunjukin.

Nah waktu itu aku sekalian arisan sama Tri sama Mamak Sondang juga beserta anak anak janjian sama tante Ida mau berenang. Sebenarnya renang disini gratis buat penghuni aja, cuman karena penghuninya jarang yang renang, jadi ada penghuni-penghuni lain yang ngajak temennya berenang di sono. Macam idaidho ini. Sekalinya ngajak juga rombongan. Anakku aja 2, tapi Faiz doang yang mau renang, anak Tri tiga tapi cuma Nara yang berenang, dan anak Mamak tiga tiganya berenang karena mereka kebetulan pulang dari Lembang dan bawa baju renang pula.  Mau bayar juga nggak ada loket penjualan karcisnya #alesan.
Alhamdulillaaah, anakku ngerasain berenang di apartemen. Udah gitu sepiiii, jadi berasa kolam renang pribadi. Sayangnya air dingin jadi Ummi gak berani nyebur. hehe

pintu gerbang/gapura apartmen. sekarang udah lebih bagus lagi
makan mendoan di pinggir kolam hehe
Faiz dan the GETs lagi pada renang
play ground dekat kolam renang

Jumat, 16 Oktober 2015

Nongkrong Tjantik di Tong Tji House BEC 2


Apa kabar Teman ?
Udah hari Jumat aja  ya... Mau cerita salah satu tempat nongkrong di dekat kantor niih... ntar bisa ke sini bersama keluarga di akhir pekan.

Subhanallaah, suka dukanya berkantor di pusat kota dan dekat pusat perbelanjaan adalah banyaknya godaan, terutama buat dompet pe-en-es macam aku ini ya, yang gajiannya sebulan sekali tapi godaannya itu setiap  hari, sepanjang bulan hahaha 
Gimana enggak, di kanan kiri depan belakang seperti dikepung tempat- tempat yang banyak dicari orang. Sampai sampai pas jalan sama mba Fathim hari Minggu kemaren, dia keceplosan.
"Ummi, aku nggak senenglah, kalau kantorku di tempat Ummi gini."
"Lha kenapa ?" tanyaku. "Bukannya enak, ke  mana mana dekat?"
"Ya kali ke mana mana dekat. Tapi kaaan, duit aku bakal habis sebelum tanggal gajian..."
Hahahaha langsung aku ngakak. (dalam hati : kamu kira Ummi enggak ?)

Kembali ke laptop!
Salah satu godaan yang paling gress adalah dengan dibukanya Istana Bandung Electronic Center yang baru, atau kami lebih suka menyebutnya BEC 2. Klo BEC  1 itu hampir semuanya berisi toko elektronik dan pernak perniknya, BEC 2 ini seperti tempat hiburan dan tempat melepas lelah setelah capek keliling-keliling di BEC 1, baik milih laptop, komputer, kamera, hape dll atau bete nunggu instalan selesai :D
Apa sih isi BEC 2 ? 
Ada blitz megaplex (belum pernah ke sono), ada Lottemart, ada tempat nge-game, ada KFC, hokben, J-Co, Roti Boy, Chatime, Breadlife, Sukigao, Shusi Bar (belum pernah), crepes yang segede gaban(belum nyobain), yosinoya (belum ada yang ngajakin ke sono), Killiney, dan masih banyak lagi,  sampai warkop mihil macam Excelso juga ada. Saking banyaknya pilihan, aku sampai membuat semacam peraturan buat diriku sendiri :
"Nggak boleh makan di tempat yang sama, kalau terpaksa makan di tempat yang sama, pilihlah menu baru yang belum pernah dicoba" :D

Naaaah, dari sekian banyak yang aku sebutkan itu, ternyata ada satu tempat yang tak kuasa kutolak setiap kali ada yang ngajak ke sana. Yaitu Tong Tji Tea House.
Tempatnya luas, mau bawa rombongan juga muatlaah... selain itu juga enak, enak menurutku itu nggak terlalu penuh, nggak banyak orang apalagi anak-anak alay  ! hihi peace !
Harganya cocok ama dompet. Menunya macam - macam. Layanannya cukup baik.  Dari yang cemilan sampai makanan berat.
Rasanya ? Jangan ditanyalaah... Lidahku kan cuma mengenal dua rasa, enak dan enak sekali. Ya jadi, tidak menyesal aku berkali-kali ke sini. Sebulan bisa dua atau tiga kali gimana yang mau nraktir aja deh hehehe
Mau lihat suasana dan makanan di sini ? Datang aja ya... ke BEC 2, klo hari kerja boleh colek colek saya... hehehe
 


Ini menu semacam spicy wings gitu.. gambarnya kayak di buku bagian bawah itu, hihi tapi harganya malah nggak kelihatan di buku menunya ya...
buku menu dan dindingnya yang ditutupi semacam rumput sintetis warna hijau gitu..

nasi goreng gila yang pedesnya subhanallah

onion rings alias bawang bombay digoreng tepung

teh poci khas tong tji, disajikan bersama jeruk nipis dan gula batu

roti bakar

mendoaaaaan.... yeay ! menu ini selalu aku pesan setiap ke tongtji

Sabtu, 10 Oktober 2015

Kopdar Dengan Amihanuun dan Dapurhangus

Beberapa lagi yang lalu Ika ngajakin ketemuan di Pecel Madiun, katanya dia udah ngidam banget. Aku godain, ngidam adik Vio ? haha nggak katanya, ya ngidam pecel aja gituuu.. soalnya pas mudik terakhir belum sempat ke tukang pecel langganan. maka kami tetapkanlah hari pertemuan itu.

Eh, Tapi pada hari yang dijanjikan, ternyata ada blogger lain yang asalnya dari Lampung dan sekarang udah pundah ke kabupaten Bandung ngajak ketemuan juga.
Aku binguuuung.
Masa' seharian mau marathon ketemuan.
Akhirnya dibuatlah kesepakatan baru.
Kemuan bertiga di Kupu Bistro.
Kenapa Kupu Bistro ? Tempatnya artistik, kalau buat foto-foto instagramable laaah... Harga pun terjangkau.
Nggak terlalu rame pula, jadi kalaupun ngobrol berjam-jam juga gak bakalan diusir. #yakali
Review kupu bistronya lain kali aja deh yaa tapi nggak janji juga diing.. hihi *ditimpukvocer

Akhirnya kamipun ketemuan bertiga. Daaaaan.. jeng jeng jeng....ngobrol satu setengah jam nggak kerasa. Dari kampus sampai kerjaan. Dari anak anak sampai teman teman. Dari masa lalu sampai masa depan. Lengkap deeh... Walaupun nggak makan gado-gado, obrolan tetep gado gado.
Ternyataa... Meskipun ini pertemuan pertama antara Amihanuun dengan Iko Dapurhangus, tetep lhoooo.... Obrolan lancar mengalir bagaikan es teh diteguk di siang bolong. Mau lihat foto foto kita ? Semua foto milik @amihanuun
duduk di bangku depan dengan sayap kupu-kupu
di gerbang Kupu Bistro. Itu gapuranya ada siluet kupu-kupu
di disi lain

Sabtu, 03 Oktober 2015

Alun-Alun Ujungberung, Tempat Piknik di Depan Mata

Assalamualaikum, apa kabar teman teman ?
Baiklah, kali ini, mau  cerita tentang Alun-alun Ujungberung. Hihi bangga banget jadi warga Ujungberung siih... Ya eyalaaah... Udah jadi homebase gitu looh... 

Meski bukan tempat tumpah darahku, tapi dah jadi tanah airku yang kesekian Trus KTP juga sudah dari 2002 jadi warga Ujungberung. Ujungberung ini lengkap. Tinggal satu dua kali gas motor dah sampai ke mana mana, sekolah anak dari TK-SMA baik negeri maupun swasta, Pasar tradisional, supermarket (Griya dan Superindo), Mutiara Super Kitchen, sampai RSUD juga ada... Akhir akhir ini juga bermunculan tempat makan yang asyik seputar Uber. Dan makin ke sini Ujungberung makin berbenah. Jadi makin betah aja ya....
Salah satu yang dibenahi adalah Alun alun Ujungberung. Aku udah pernah cerita ya... Klo Faiz seneng naik kuda di sini. Nah setelah dibenahi, tidak ada lagi mamang mamang yang nyewain kuda dan juga pedagang kaki lima yang masuk di area alun-alun. Awal awal malah nggak ada banget. Nah sekarang mamang penyewa kuda sudah ada lagi dan jalurnya ke arah jalan Haruman. Kalau pedagang makanan, pindahnya ke area masjid.
Di sini, nggak ada rumput sintetis macam di Akun alun Bandung. Jogging track-nya masih disisakan berupa tanah merah, di tengah lapangnya ditutup dengan conblock. Bila kita menghadap Jl AH Nasution, di bagian kiri alun alun terdapat panggung tinggi, kabarnya untuk pentas kesenian rakyat, karena Ujungberung ini salah satu pusat kesenian di Bandung Timur spt sisingaan, angklung, benjang, silat, dsb termasuk musik underground juga 

Adapun di sebelah kanan yang dekat ke arah masjid, terdapat taman taman dengan tanaman warna warni, kolam ikan dan tempat duduk. Lengkap dengan saung di pojok-pojoknya.
Nah kalau udah capek main di sini, pasti laper kaan? Klo pagi-pagi, bisa memiluh kupat tahu, bubur ayam, nasi kuning, atau lontong kari di halaman masjid.
Kalau ke sininya agak siangan, bisa makan di Bakso Kabayan  (tetep favorit).
Nah ini beberapa foto Alun-alun Ujungberung



sisi barat yang ada kolam ikan dan tanaman

ada saung di pojok barat laut
panggung super besar dan play ground di sisi timur

Kamis, 01 Oktober 2015

Sekolah Ibu, 'Tempat Bermain dan Belajar' bagi Para Ibu

Tempat bermain dan belajar, iyah mirip mirip tagline majalah anak anak yaaa...
Nggak salah tuh ? Nggaklaaah...
Seperti yang pernah kuceritakan dulu di sini, Alhamdulillah Sekolah Ibu di Ujungberung masih tetep berjalan setiap bulan. Kurikulumnya macem-macem. Disesuaikan dengan kebutuhan peserta sekolah ibunya.
Pernah beberapa kali pertemuan diisi materi bahasa Sunda halus/lemes
Kadang tentang kesehatan, tentang psikologi, bercocok tanam di lahan sempit, masakan praktis buat dijual, tsaqofah Islam, pernah juga tentang pengolahan limbah/daur ulang sampah.
Itu belajarnya yaaa... Bermainnya di mana ?

Bermainnya keliling keliling hehe... Sowan ke rumah botol Pak Walikota, Silaturrahim ke Ibu Siti Oded wakil walikota, jalan-jalan ke Kota Baru Parahyangan untuk melihat masjid yang arsitekturnya dirancang oleh Ridwan Kamil, dll nggak usah dihitung yang botraman (potluck) di beberapa pertemuan yaa... Serulah judulnya.
Nah yang terakhir bulan kemarin ibu-ibu ngadain senam nusantara bersama-sama. Habis senam diisi taujih tentang supermom dan Tawazun (seimbang) dalam Amal.

Tentang Supermom, Ibu Yarnes Syam membacakan ayat Al Quran :
Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
( QS. An Nahl : 97 )
Dan ayat :
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka ta'at pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
(QS. At-Taubah : 71 )
Benang merah dari kedua ayat tsb :
1. Kemuliaan seseorang bukan ditentukan oleh gender, tetapi oleh amal sholeh, maka seorang perempuan / super mom harus senantiasa mengerjakan amal sholeh
2. Tolong menolong Maka seorang super mom harus care, tolong menolong,empati.
3. Amar ma'ruf nahi munkar
Bagaimana seorang wanita menjadi seorang super mom yang mandiri:
1. Hanya kepada Allah kita meminta pertolongan, husnudzonbillah (berbaik sangka pada Allah)
2. Menata emosi dan cepat menetralisir perasaannya.
Niatkan segala sesuatu karena Allah agar kita tidak mudah 'capek' / jenuh.
3. Senantiasa memperbaiki akhlaq kita, agar kehadiran kita selalu  berkesan bagi saudara-saudara kita
4. Senantiasa memelihara rasa syukur kita kepada Allah SWT
Pemateri ke 2 yaitu Ibu  Lia Rosliana, beliau ini pendidik di sekolah Cendekia Muda, salah satu putra beliau Juara OSN tingkat nasional, beliau membahas tentang Tawazun/seimbang dalam beraktivitas.
Poin-poinnya adalah :
* Seorang wanita adalah sosok yg multi (multi tasking,multi peran, serba multi )
* Seorang muslimah mempunyai multi peran di masyarakat. Tanakan dalam Mindset kita,  bahwa kita bisa melakukan berbagai tugas/peran tsb.
Urutan prioritas seorang muslimah :
1. Kepada Allah
2. Kepada suami
3. Kepada Orang Tua
4. Kepada anak
Agar dapat menjalani multi peran seorang muslimah di atas, maka  haruslah  senantiasa memperbanyak doa agar selalu sehat,  Diberikan  waktu yg berkah, senantiasa meminta tolong kepada Allah agar dimudahkan segala urusan (wayassirli amriii), meanfaatkan waktu sebaik mungkin.
Selain itu, gunakan waktu delay utk hal yang lebih bermanfaat misal tilawah, menelpon orang tua, mengecek tugas anak, dsb.
Bila perlu, gunakan bagan dan cek list agar gak ada yang terlupa. Tarik-ulur (fleksibel) dalam segala sesuatunya, daaaaan Tawazun, seimbang dalam urusan ke dalam (domestik) dan keluar (publik).
Serrrruuu kaan....
Senam Nusantara, senamnya indoor karena ibu ibu semua nggak ada yang bisa pasang kabel di lapangan hehe
belajarnya sambil ngajak anak anak
salah satu tas hasil sekolah Ibu, terbuat dari limbah bungkus white coffe, cakep yaa... ini bukan buatanku lhoo..

Senin, 28 September 2015

Ulang Tahun Faiz

Dua tahun lalu, pas Faiz ultah ke 5, aku bilang : yeay! Nggak ada balita di rumah, dadah pos yandu...
Maka di ulang taun Faiz yang ke 7 ini aku bilang Alhamdulillah, nggak ada lagi anak TK di rumah.. :D
Time flies.
Waktu berlalu begitu cepat.
Rasanya baru kemarin nggendong bayi sana sini, begadang tengah malam kasih ASI, belum lagi kalau pas sakit, subhanallah... Mungkin ketika kita enjalani berasa rempong, berurai  peluh dan air maTa, tapi ketika kita menceritakannya kembali hari ini, bisa sambil tertawa. Alhamdulillaaah, tetnyata  bisa melalui masa masa itu.
Update Faiz 7 tahun ini :
- udah SD tentu sajaaa
- ngaji di rumah udah sampai Al Quran juz 5, lebih jauh dibanding kakak kakaknya diusia yang sama :D
- udah nggaya maunya kalau ikut ummj ke mana mana, istilahnya bukan 'ikut', tapi njagain yaaa... Njagain Ummi.
- udah bisa naik sepeda
- udah berani jatuh nggak nangis, apalagi klo terkait main bola dan naik sepeda
- udah berani ke masjid sendiri meski di jam maghrib dan isya
Alhamdulillah, barakallah ya Nak... Doa Ummi pendek aja, semakin tambah usia, semakin sholih dan muslih yaa... Aaamiin
Kue Ultah Faiz, dihias sendiri sama dia, ditusukin bendera negara dari berbagai ujung dunia
Main bola di sekolah
Naik sepeda punya Gaoqi, biar macho tetep berani pake pink hehe

Selasa, 15 September 2015

Jalan Jalan ke Taman Lansia

Taman Lansia ? Yup!
Taman untuk orang lanjut usia ? Belum tentu hehe
Seperti yang sudah diketahui orang banyak, sejak kota Bandung dipimpin oleh pasangan Ridwan Kamil-Oded M.Danial, tampaklah perubahan kota Bandung secara kasat mata. Belum sempurna tentu saja. Semua masih dalam proses. Dalam satu kesempatan Ridwan Kamil menyampaikan, masa jabatan walikota itu 5 tahun, jangan menuntut perubahan itu seketika, 100 hari atau setahun dua tahun masa kerja.  ibaratnya hutang yang cicilannya dibayar selama 5 tahun, pasti nggak ada yang mau ketika dipaksa melunasi di tahun pertama atau kedua. Iya kaan ?
Nah salah satu perubahan yang sudah kelihatan adalah dibangunnya (baru) maupun revitalisasi berbagai taman yang sudah ada. Seperti taman lansia ini. Taman Lansia bisa diakses dari keempat sisinya walaupun tulisan TAMAN LANSIA hanya ada di sisi jalan Diponegoro dan belakangnya. Tetapi pintu masuk bisa 12  sisi Jl Cisangkuy maupun sisi Jl. Cilaki. Pada masa RK inilah taman Lansia dibangun kembali, dengan konsep yang baru. Dibangunnya jogging track baru dengan meja dan kursi yang tersebar di sisi-sisi track.
Ada juga track jalan kaki dengan kerikil timbul, biasanya dipakai jalan-jalan sama nenek kakek semacam buat pijat kaki gitu. Trus ada kolam dengan salah satu sisi menjorok ke arah kolam semacam dermaga gituu.... Dan asyiknya, pohon pohon besar tetap dipertahankan, jadi suasana taman sangat rindang dan udarapun terasa segar .
Waktu main ke sini kemarin, aku cuma jalan kaki satu putaran, itupun dipotong berhenti buat beli kue cubit greentea randa kembang di sisi belakang dan juga beli kerak telor di mamang yang mangkal dalam taman.
Berangkat dari rumah jam 6, naik angkot. Jadi pas jalan masih fresh.
gerbang di Jl. Diponegoro
tempat pijit kaki hihihi dimotif lucu lucu seperti bintang ini
Pohon tua ini ada penunggunya :D
Dermaga ala ala

Sabtu, 18 Juli 2015

Selamat Idul Fitri

Assalamu'alaikum teman-teman...apa kabar?
Ternyata sudah hampir setahun blog ini nggak kutengok.
Mumpung masih suasana Idul Fitri, kami sekeluarga mengucapkan:

Selamat Idul Fitri 1436H
Mohon Maaf Lahir dan Batin