Selasa, 27 Oktober 2015

Camping Bersama Blogger di Bloggercamp

Waktu di grup KEB ngomongin soal bloggercamp, aku langsung mencari tahu dengan searching di internet. Hehe soalnya aku termasuk yang malu bertanya. Jadi kalau nggak tahu aku diem diem nanya ke mbah gugel. Sampailah aku di webnya bloggercamp.

Dari situ aku tahu kalau acara yang dilaksanakan dalam rangka Hari Blogger Nasional ini, bakal dilangsungkan secara serentak di 4 kota yaitu Jakarta, Purwokerto, Surabaya dan Makasar. Saat aku buka webnya, registrasinya masih hitung mundur. Mules banget rasanya nunggu detik D. Alhamdulillah di Senin, 19 Oktober jam 10 aku register dan Alhamdulillah sekali lagi, aku dikabari Mak Ani Bertha bahwa aku termasuk yang ikut bloggercamp di Purwokerto. Yeay !!!!

Akupun mengurus perijinan ke Abi terutama, karena Abi kan bakal dititipin anak 5 selama aku camping. Terus mengurus cuti tahunan. Penting ini yaaa.... Syukurlah Abi ngijinin dan cutiku juga disetujui. FYI aja, di kantorku ada larangan cuti tahunan selama November-Desember ini. Jadi timingnya paaaas banget, camping di akhir bulan ini. Berangkatlah aku ke Purwokerto menggunakan travel Pamitran Jaya. Sampai di Purwokerto kesorean, kebetulan Mas Topan  salah satu panitia lagi njemput Kak Anazkia dan Mas Pradna di Stasiun Purwokerto, akupun akhirnya ikut dalam rombongan tersebut. Rencananya aku mau ikut Idahceris, tapi rupanya dia masih baru sampai Purbalingga, jadi katanya kasian aku kalau nunggu terlalu lama di Purwokerto. Iih Idah so sweet deeh, makasih yaa Idaaah....

Ketika maghrib berkumandang sampailah aku di Wisma Putih, di Dusun Wisata Ketenger, kecamatan Baturaden. Aku seneeeeng banget pas nyampai, ketemu pertama kalinya dengan mak Kandi Pungky Prajitno yang menjaga langsung meja registrasi, membagi snack dan memberikan kit acara bloggercamp, yang terdiri dari blocknote dan kaos dari utees.me. 

Aaaah aku udah nggak sabar menunggu saat sesi sharing dan api unggun. Serasa dejavu waktu Mak Pungky sebagai ketua panitia menyalakan api. Jadi inget pas jaman pramuka, aaaapi kita sudah menyalaaa...
Seerrrruuuu.... Dengan ditemani jagung bakar, kacang rebus dan minumnya susu jahe serta kopi susu malam itu acara utamanya adalah sharing session dilanjut perkenalan. Kak Naz dan cah unsud berbagi soal pengalamannya blogging selama ini. Kak Naz merasakan dari blogging ini mendapatkan rejeki berupa teman yang banyaaaak, hampir di setiap kota di Indonesia, dan Cah unsud berbagi tentang suka duka dan pengalamannya mengurus portal berita fakultas.

Daaaan... Hampir di setiap acara blogger seperti ini kan ada  lomba live tweet. Waduuuuh..... Padahal kempingnya kan di lereng Gunung Slamet yaaa.... Kebayang deh jauh kemana mana, masih ada sinyal nggak yaaaa ....
Untunglah di sini sinyal Indosat masih kuat jaya.  Indosat Love banget deeeh.....Live-tweet pun tetap bisa dilakukan tanpa halangan. Sssstttt... Semalam diumumkan aku pemenang live-tweetnya, tapi hadiahnya nggak langsung diserahin, katanya besok siang aja biar fotonya terang benderang hhaha....


Hari kedua
Hari kedua diawali dengan senam bersama yang penuh hahahihi dan sarapan bersama lontong pecel+mendoan+rempeyek+sate endog puyuh. Baru kemudian dilanjut talk show.

Pembicara talk show di Purwokerto ini ada tiga. Topiknya tentang membangun kredibilitas blog. Mereka adalah mas Pradna, mak Mirasahid  (founder KEB dan owner Meera O store) dan Mbak Eva (blogger traveller, digital enthusiast, dll)
Mas Pradna ini penggagas Dedemit/desa desa melek IT, dengan Melung menjadi desa percontohannya. Dimana hampir seluruh bagian desa ini sudah tersambung dengan internet yang bisa diakses gratis dan penduduk menulis, beraktifitas dan share semua itu  melalui you tube . mulai dari rapat RT, pelatihan, pemilihan kepala desa sampai nonton wayangpun sudah bisa live streaming. Nah kata mas Pradna, kalau menulis itu bisa merubah ke arah yang kebih baik, maka menulislah dan bangunlah jaringan.

Mak Mira Sahid  dan Mbak Eva awalnya menyampaikan tentang blog yang baik itu seperti apa ? Apakah yang tanpa iklan? Nggak ada titipan pesan tertentu ? 
Kata Mak Mira, sebenarnya nggak salah seorang blogger menjadi buzzer atau menerima job review, tetapi hendaknya kembali kepada diri blogger tsb. Tetaplah menjadi diri sendiri, menulislah sesuai passion kita, karena buzzer yang baik adalah yang kuat di list tertentu. Bukan yang gado gado.

Mbak eva juga menambahkan untuk membangun kredibilitas blog ini seperti kita menjadi diri sendiri aja. Perlu adanya konsistensi. Kesamaan antara kata-kata kita, tulisan kita dan perbuatan kita.  Dan akan lebih baik hasilnya, jika kita menulis topik yang sesuai dengan passion. Setelah itu, Biasanya yang lain lain akan mengikuti baik itu job review, endorse, dsb dan ketika kita menjadi buzzer dari produk tertentu, maka posisikan diri menjadi ambassador dari brand tersebut.
Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh mas Pradna, mak Mirasahid dan bak Eva mengatakan membangun jaringan dan bergabung dengan komunitas ini menjadi penting. Belajarlah banyak hal dari komunitas kita tsb.
Tulislah konten konten yang bermanfaat bagi orang banyak, dan Mak Mira juga berpesan tetaplah menulis, agar kita tahu siapa diri kita.

Senennnng deh bisa ikut bloggercamp tahun ini, terimakasih buat panitia Purwokerto khususnya dan juga para sponsor Indosat, Bluebirdgroup, Sunpride, Juara idea Agency, Tauzia Hotel serta Net Media sebagai official media partner acara ini. Tak lupa terima kasih juga untuk sponsor lokal yaitu Carica Gemilang  dan Metro Cafe yang akan memberikan diskon 20% food and beverage buat siapa saja yang hari ini datang dengan memakai kaos seragam bloggercamp.

Jajaran tenda di halaman wisma putih

Mak Mirasahid, Mbak Eva dan Mas Pradna. Tigapembicara sesi talkshow
Mak Pungky -ketua panitia- menyalakan api unggun

Senin, 26 Oktober 2015

Pengalamanku Pertama Naik Travel Pamitran Jaya

Alhamdulillaaah aku mendapat kesempatan mengikuti bloggercamp di Purwokerto.  Pertamanya aku bingung au naik apa, soalnya aku nggak mau ninggalin anak anak terlalu lama. Naik kereta adanya berangkat malam, kalau yang berangkat pagi turunnya di Kroya. Aku harus naik angkutan lagi ke kota Purwokerto.

Terus aku kepikiran mau rental mobil, tapi malah kata temenku pemilik mobil itu jangan rentaaal, gak worth it karena aku berangkat sendirian. Malah dia nyaranin aku naik travel. Voila ! Gak kepikiran sama aku soal travel ini.
Akhirnya aku search dengan kata kunci "travel Bandung-Purwokerto". Muncullah nama travel Pamitran Jaya. Trus aku nelpon travel itu....
Dari Bandung jam berapa ? Jam 7 pagi, jam 14 dan jam 7 malam
Trus nanti dijemput dari rumah ke rumah.
Aku tanya : harus beli tiket nggak ?
Katanya nggak perlu, besok saja bayar langsung ke sopirnya.
Oke deh, akupun book untuk hari Senin. Deal !

Senin pagi  aku siap siap jam 7 pagi, sesuai yang diminta.
Trus jam 7 aku nelpon lagi, ternyata aku dijemput setngah sembilan karen ujungberung dijemputnya terakhir.
Akupun menunggu sampai jam setengah sembilan.
Jam 8.35 aku nelpon lagi. Mau dijemput jam berapa ? Terus terang aku ragu ragu yaaa... Soalnya kan kalau jahatnya aku nggak dijemputpun aku belu mbayar apapun.
Akhirnya jam 9 an aku nelpon lagi dan ternyata mobilnya masih kena macet di jalan.

Bismillah akupun naik travel Pamitran Jaya. Masih sedikit macet ke arah Jatinangor, Alhamdulillah seterusnya lancar  dan siang istirahat di Ciamis.  Di sini juga kami makan siang, dan sholat. Trus ganti mobil juga. Jadi dua mobil bertukar penumpang. Sebagian ke Cilacap sebagian ke Banyumas/Purwokerto. Aku naik yang  ke  arah Purwokerto. Aku turun di RS Margono dan dari situ lanjut ke arah Baturaden tempat acara bloggercamp di desa wisata Ketenger.

Jumat, 23 Oktober 2015

Berenang di Apartemen Gateway Cicadas Bandung

Seumur-umur aku belum pernah masuk sendirian ke tempat-tempat yang terlihat megah macam hotel atau apartemen gitu. Entah kenapa ada rasa minder atau apa gitu ... Soalnya tampang aku kan pikarunyaen (silakan search sendiri artinya). Yakali, soal pisang nggoreng aja temen aku beli satunya seribuan pas aku beli dikasih satunya limaratusan. Trus pernah pas aku piket nerima SPT tahunan di BTPN masa ada kakek kakek pensiunan yang tiba tiba ngasih aku uang seratus ribua katanya inget sama cucunya. Kutolak tentu saja... apalagi estrinya ngeliatin. hihi ternyata bukan semata faktor aku, tetapi kakek itu  juga udah pikun. hihi... Ya intinya mungkin wajah aku nggak meyakinkan dan akunya juga nggak pedean kali yaa...

Nah ke Apartemen Gateway ini juga awalnya nggak pede, tapi karena waktu itu ada @idaidho tinggal di sana ya aku pede pedein aja. Pada saat awal berdirinya, masuk apartemen sini bebas bebas aja, artinya kita mau turun di lantai berapa aja bisa, langsung nyari room yang kita tuju. Tetapi belakangan mungkin untuk alasan keamanan, kita harus punya kartu akses untuk bisa keluar dari lift. Palingan ya panggil tuan rumah gituu... Buat njemput di bawah.

Tapiii.... Ada lantai yang aksesnya terbuka yaitu ke lantai 3 di mana terdapat public area. Di sana ada playground, kolam renang dan lapangan. Kalau kalian pedean ya bisa aja langsung masuk gerbang, ambil tiket parkir, ke area parkir trus cari liftlah di pojok-pojoknya. Kalau bingung ya nanya nanya dikit sama pemilik toko yang ada di pinggir pinggir area parkir di basement. Mau ke kolam renang, pasti deh ditunjukin.

Nah waktu itu aku sekalian arisan sama Tri sama Mamak Sondang juga beserta anak anak janjian sama tante Ida mau berenang. Sebenarnya renang disini gratis buat penghuni aja, cuman karena penghuninya jarang yang renang, jadi ada penghuni-penghuni lain yang ngajak temennya berenang di sono. Macam idaidho ini. Sekalinya ngajak juga rombongan. Anakku aja 2, tapi Faiz doang yang mau renang, anak Tri tiga tapi cuma Nara yang berenang, dan anak Mamak tiga tiganya berenang karena mereka kebetulan pulang dari Lembang dan bawa baju renang pula.  Mau bayar juga nggak ada loket penjualan karcisnya #alesan.
Alhamdulillaaah, anakku ngerasain berenang di apartemen. Udah gitu sepiiii, jadi berasa kolam renang pribadi. Sayangnya air dingin jadi Ummi gak berani nyebur. hehe

pintu gerbang/gapura apartmen. sekarang udah lebih bagus lagi
makan mendoan di pinggir kolam hehe
Faiz dan the GETs lagi pada renang
play ground dekat kolam renang

Jumat, 16 Oktober 2015

Nongkrong Tjantik di Tong Tji House BEC 2


Apa kabar Teman ?
Udah hari Jumat aja  ya... Mau cerita salah satu tempat nongkrong di dekat kantor niih... ntar bisa ke sini bersama keluarga di akhir pekan.

Subhanallaah, suka dukanya berkantor di pusat kota dan dekat pusat perbelanjaan adalah banyaknya godaan, terutama buat dompet pe-en-es macam aku ini ya, yang gajiannya sebulan sekali tapi godaannya itu setiap  hari, sepanjang bulan hahaha 
Gimana enggak, di kanan kiri depan belakang seperti dikepung tempat- tempat yang banyak dicari orang. Sampai sampai pas jalan sama mba Fathim hari Minggu kemaren, dia keceplosan.
"Ummi, aku nggak senenglah, kalau kantorku di tempat Ummi gini."
"Lha kenapa ?" tanyaku. "Bukannya enak, ke  mana mana dekat?"
"Ya kali ke mana mana dekat. Tapi kaaan, duit aku bakal habis sebelum tanggal gajian..."
Hahahaha langsung aku ngakak. (dalam hati : kamu kira Ummi enggak ?)

Kembali ke laptop!
Salah satu godaan yang paling gress adalah dengan dibukanya Istana Bandung Electronic Center yang baru, atau kami lebih suka menyebutnya BEC 2. Klo BEC  1 itu hampir semuanya berisi toko elektronik dan pernak perniknya, BEC 2 ini seperti tempat hiburan dan tempat melepas lelah setelah capek keliling-keliling di BEC 1, baik milih laptop, komputer, kamera, hape dll atau bete nunggu instalan selesai :D
Apa sih isi BEC 2 ? 
Ada blitz megaplex (belum pernah ke sono), ada Lottemart, ada tempat nge-game, ada KFC, hokben, J-Co, Roti Boy, Chatime, Breadlife, Sukigao, Shusi Bar (belum pernah), crepes yang segede gaban(belum nyobain), yosinoya (belum ada yang ngajakin ke sono), Killiney, dan masih banyak lagi,  sampai warkop mihil macam Excelso juga ada. Saking banyaknya pilihan, aku sampai membuat semacam peraturan buat diriku sendiri :
"Nggak boleh makan di tempat yang sama, kalau terpaksa makan di tempat yang sama, pilihlah menu baru yang belum pernah dicoba" :D

Naaaah, dari sekian banyak yang aku sebutkan itu, ternyata ada satu tempat yang tak kuasa kutolak setiap kali ada yang ngajak ke sana. Yaitu Tong Tji Tea House.
Tempatnya luas, mau bawa rombongan juga muatlaah... selain itu juga enak, enak menurutku itu nggak terlalu penuh, nggak banyak orang apalagi anak-anak alay  ! hihi peace !
Harganya cocok ama dompet. Menunya macam - macam. Layanannya cukup baik.  Dari yang cemilan sampai makanan berat.
Rasanya ? Jangan ditanyalaah... Lidahku kan cuma mengenal dua rasa, enak dan enak sekali. Ya jadi, tidak menyesal aku berkali-kali ke sini. Sebulan bisa dua atau tiga kali gimana yang mau nraktir aja deh hehehe
Mau lihat suasana dan makanan di sini ? Datang aja ya... ke BEC 2, klo hari kerja boleh colek colek saya... hehehe
 


Ini menu semacam spicy wings gitu.. gambarnya kayak di buku bagian bawah itu, hihi tapi harganya malah nggak kelihatan di buku menunya ya...
buku menu dan dindingnya yang ditutupi semacam rumput sintetis warna hijau gitu..

nasi goreng gila yang pedesnya subhanallah

onion rings alias bawang bombay digoreng tepung

teh poci khas tong tji, disajikan bersama jeruk nipis dan gula batu

roti bakar

mendoaaaaan.... yeay ! menu ini selalu aku pesan setiap ke tongtji

Sabtu, 10 Oktober 2015

Kopdar Dengan Amihanuun dan Dapurhangus

Beberapa lagi yang lalu Ika ngajakin ketemuan di Pecel Madiun, katanya dia udah ngidam banget. Aku godain, ngidam adik Vio ? haha nggak katanya, ya ngidam pecel aja gituuu.. soalnya pas mudik terakhir belum sempat ke tukang pecel langganan. maka kami tetapkanlah hari pertemuan itu.

Eh, Tapi pada hari yang dijanjikan, ternyata ada blogger lain yang asalnya dari Lampung dan sekarang udah pundah ke kabupaten Bandung ngajak ketemuan juga.
Aku binguuuung.
Masa' seharian mau marathon ketemuan.
Akhirnya dibuatlah kesepakatan baru.
Kemuan bertiga di Kupu Bistro.
Kenapa Kupu Bistro ? Tempatnya artistik, kalau buat foto-foto instagramable laaah... Harga pun terjangkau.
Nggak terlalu rame pula, jadi kalaupun ngobrol berjam-jam juga gak bakalan diusir. #yakali
Review kupu bistronya lain kali aja deh yaa tapi nggak janji juga diing.. hihi *ditimpukvocer

Akhirnya kamipun ketemuan bertiga. Daaaaan.. jeng jeng jeng....ngobrol satu setengah jam nggak kerasa. Dari kampus sampai kerjaan. Dari anak anak sampai teman teman. Dari masa lalu sampai masa depan. Lengkap deeh... Walaupun nggak makan gado-gado, obrolan tetep gado gado.
Ternyataa... Meskipun ini pertemuan pertama antara Amihanuun dengan Iko Dapurhangus, tetep lhoooo.... Obrolan lancar mengalir bagaikan es teh diteguk di siang bolong. Mau lihat foto foto kita ? Semua foto milik @amihanuun
duduk di bangku depan dengan sayap kupu-kupu
di gerbang Kupu Bistro. Itu gapuranya ada siluet kupu-kupu
di disi lain

Sabtu, 03 Oktober 2015

Alun-Alun Ujungberung, Tempat Piknik di Depan Mata

Assalamualaikum, apa kabar teman teman ?
Baiklah, kali ini, mau  cerita tentang Alun-alun Ujungberung. Hihi bangga banget jadi warga Ujungberung siih... Ya eyalaaah... Udah jadi homebase gitu looh... 

Meski bukan tempat tumpah darahku, tapi dah jadi tanah airku yang kesekian Trus KTP juga sudah dari 2002 jadi warga Ujungberung. Ujungberung ini lengkap. Tinggal satu dua kali gas motor dah sampai ke mana mana, sekolah anak dari TK-SMA baik negeri maupun swasta, Pasar tradisional, supermarket (Griya dan Superindo), Mutiara Super Kitchen, sampai RSUD juga ada... Akhir akhir ini juga bermunculan tempat makan yang asyik seputar Uber. Dan makin ke sini Ujungberung makin berbenah. Jadi makin betah aja ya....
Salah satu yang dibenahi adalah Alun alun Ujungberung. Aku udah pernah cerita ya... Klo Faiz seneng naik kuda di sini. Nah setelah dibenahi, tidak ada lagi mamang mamang yang nyewain kuda dan juga pedagang kaki lima yang masuk di area alun-alun. Awal awal malah nggak ada banget. Nah sekarang mamang penyewa kuda sudah ada lagi dan jalurnya ke arah jalan Haruman. Kalau pedagang makanan, pindahnya ke area masjid.
Di sini, nggak ada rumput sintetis macam di Akun alun Bandung. Jogging track-nya masih disisakan berupa tanah merah, di tengah lapangnya ditutup dengan conblock. Bila kita menghadap Jl AH Nasution, di bagian kiri alun alun terdapat panggung tinggi, kabarnya untuk pentas kesenian rakyat, karena Ujungberung ini salah satu pusat kesenian di Bandung Timur spt sisingaan, angklung, benjang, silat, dsb termasuk musik underground juga 

Adapun di sebelah kanan yang dekat ke arah masjid, terdapat taman taman dengan tanaman warna warni, kolam ikan dan tempat duduk. Lengkap dengan saung di pojok-pojoknya.
Nah kalau udah capek main di sini, pasti laper kaan? Klo pagi-pagi, bisa memiluh kupat tahu, bubur ayam, nasi kuning, atau lontong kari di halaman masjid.
Kalau ke sininya agak siangan, bisa makan di Bakso Kabayan  (tetep favorit).
Nah ini beberapa foto Alun-alun Ujungberung



sisi barat yang ada kolam ikan dan tanaman

ada saung di pojok barat laut
panggung super besar dan play ground di sisi timur

Kamis, 01 Oktober 2015

Sekolah Ibu, 'Tempat Bermain dan Belajar' bagi Para Ibu

Tempat bermain dan belajar, iyah mirip mirip tagline majalah anak anak yaaa...
Nggak salah tuh ? Nggaklaaah...
Seperti yang pernah kuceritakan dulu di sini, Alhamdulillah Sekolah Ibu di Ujungberung masih tetep berjalan setiap bulan. Kurikulumnya macem-macem. Disesuaikan dengan kebutuhan peserta sekolah ibunya.
Pernah beberapa kali pertemuan diisi materi bahasa Sunda halus/lemes
Kadang tentang kesehatan, tentang psikologi, bercocok tanam di lahan sempit, masakan praktis buat dijual, tsaqofah Islam, pernah juga tentang pengolahan limbah/daur ulang sampah.
Itu belajarnya yaaa... Bermainnya di mana ?

Bermainnya keliling keliling hehe... Sowan ke rumah botol Pak Walikota, Silaturrahim ke Ibu Siti Oded wakil walikota, jalan-jalan ke Kota Baru Parahyangan untuk melihat masjid yang arsitekturnya dirancang oleh Ridwan Kamil, dll nggak usah dihitung yang botraman (potluck) di beberapa pertemuan yaa... Serulah judulnya.
Nah yang terakhir bulan kemarin ibu-ibu ngadain senam nusantara bersama-sama. Habis senam diisi taujih tentang supermom dan Tawazun (seimbang) dalam Amal.

Tentang Supermom, Ibu Yarnes Syam membacakan ayat Al Quran :
Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
( QS. An Nahl : 97 )
Dan ayat :
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka ta'at pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
(QS. At-Taubah : 71 )
Benang merah dari kedua ayat tsb :
1. Kemuliaan seseorang bukan ditentukan oleh gender, tetapi oleh amal sholeh, maka seorang perempuan / super mom harus senantiasa mengerjakan amal sholeh
2. Tolong menolong Maka seorang super mom harus care, tolong menolong,empati.
3. Amar ma'ruf nahi munkar
Bagaimana seorang wanita menjadi seorang super mom yang mandiri:
1. Hanya kepada Allah kita meminta pertolongan, husnudzonbillah (berbaik sangka pada Allah)
2. Menata emosi dan cepat menetralisir perasaannya.
Niatkan segala sesuatu karena Allah agar kita tidak mudah 'capek' / jenuh.
3. Senantiasa memperbaiki akhlaq kita, agar kehadiran kita selalu  berkesan bagi saudara-saudara kita
4. Senantiasa memelihara rasa syukur kita kepada Allah SWT
Pemateri ke 2 yaitu Ibu  Lia Rosliana, beliau ini pendidik di sekolah Cendekia Muda, salah satu putra beliau Juara OSN tingkat nasional, beliau membahas tentang Tawazun/seimbang dalam beraktivitas.
Poin-poinnya adalah :
* Seorang wanita adalah sosok yg multi (multi tasking,multi peran, serba multi )
* Seorang muslimah mempunyai multi peran di masyarakat. Tanakan dalam Mindset kita,  bahwa kita bisa melakukan berbagai tugas/peran tsb.
Urutan prioritas seorang muslimah :
1. Kepada Allah
2. Kepada suami
3. Kepada Orang Tua
4. Kepada anak
Agar dapat menjalani multi peran seorang muslimah di atas, maka  haruslah  senantiasa memperbanyak doa agar selalu sehat,  Diberikan  waktu yg berkah, senantiasa meminta tolong kepada Allah agar dimudahkan segala urusan (wayassirli amriii), meanfaatkan waktu sebaik mungkin.
Selain itu, gunakan waktu delay utk hal yang lebih bermanfaat misal tilawah, menelpon orang tua, mengecek tugas anak, dsb.
Bila perlu, gunakan bagan dan cek list agar gak ada yang terlupa. Tarik-ulur (fleksibel) dalam segala sesuatunya, daaaaan Tawazun, seimbang dalam urusan ke dalam (domestik) dan keluar (publik).
Serrrruuu kaan....
Senam Nusantara, senamnya indoor karena ibu ibu semua nggak ada yang bisa pasang kabel di lapangan hehe
belajarnya sambil ngajak anak anak
salah satu tas hasil sekolah Ibu, terbuat dari limbah bungkus white coffe, cakep yaa... ini bukan buatanku lhoo..