Rabu, 23 Desember 2015

Mudahnya Pesan Taksi dengan Aplikasi My Blue Bird

Alhamdulillah , pekan lalu aku mendapat kesempatan untuk menghadiri acara Launching Aplikasi My Blue Bird untuk area Metro Bandung Raya. Acara ini dilangsungkan di Saka Bistro and Bar, Jl. Karangsari no. 2 Bandung.
Mungkin ada yang belum tahu, apa sih aplikasi My Blue Bird ini ? Apakah ada hubungannya dengan taksi Blue Bird ? Benar sekali, teman-teman.
Aplikasi My Blue Bird adalah sebuah inovasi dari PT Blue Bird Tbk agar  masyarakat wilayah Bandung Raya semakin mudah untuk  mendapatkan layanan taksi Blue Bird. Sesuai motto-nya yaitu ANDAL (Aman, Nyaman, Mudah, dan Personalise), Blue Bird selalu menciptakan berbagai inovasi dalam hal pelayanan kepada pelanggan. Sejak tahun 70-an Blue Bird sudah menerima pesanan / reservasi melalui telepon. Kemudian meningkat menjadi call center dan radio calling. Blue Bird juga yang pertama kali menerapkan teknologi GPS. Tahun 2000an ketika  telepon genggam mulai menjamur, Blue Bird menerima reservasi melalui SMS. Dilanjutkan dengan Taxi Mobile Reservation pada tahun 2011 yang saat iti masih terbatas pada blackberry dan IOS. Barulah tahun tahun terakhir ini Blue Bird meluncurkan aplikasi My Blue Bird dengan berbasis android.
Selain dalam hal teknologi reservasi, Blue Bird juga mempunyai inovasi dalam jenis jenis kendaraan, untuk taksi kini telah tersedia jenis sedan dan  MPV, ada jenis limusin yang kita kenal dengan nama Silver Bird dan ada bus yang dikenal juga dengan Big Bird. Selain itu Blue Bird juga punya layanan kendaraan khusus untuk para disable yang disebut dengan taksi Lifecare.

Acara launching aplikasi ini dilakukan langsung oleh Bapak Sigit P. Djokosoetono, Direktur  PT Bluebird.  Melalui aplikasi My Blue Bird, calon penumpang dapat mengetahui di mana posisi taksi yang dipesan, dapat menghubungi pengemudi, sekaligus dapat mengetahui estimasi biaya dari lokasi penjemputan sampai tempat tujuan, berapa no taksinya sekaligus identitas pengemudinya. Selain itu, setelah kita berada dalam taksi, kita bisa share info kepada keluarga atau teman, di mana posisi taksi kita. Asyik kaan...
Hadir juga dalam acara ini pejabat dari Dinas Perhubungan Kota Bandung Bapak Ricky Gustiadi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Dishub sangat mendukung peluncuran aplikasi ini, karena sejalan dengan program Bandung Smart City. Untuk mendukung smart transportation beliau mengharap semua perusahaan transportasi memperbaiki layanan terhadap masyarakat.
Terus bagaimana caranya memakai aplikasi My Blue Bird ini ?
1. Cari aplikasi My Blue Bird di appstore, unduh dan pasang.
2. Setelah itu kita registrasi, langkah pertama adalah memilih kota, karena Bandung adalah kota keenam dalam hal peluncuran aplikasi ini.
3. Kemudian minta kode verifikasi. Caranya masukkan nomor telepon kita. Nanti kita mendapat sms kode verifikasi
4. Masukkan kode verifikasi, dan klik tombol verifikasi.
5. Mengisi identitas lain.

pencarian aplikasi di appstore dan lembar persetujuan

empat langkah registrasi aplikasi

Bapak Sigit P. Djokosoetono saat peluncuran aplikasi My Blue Bird di Bandung
Selain awak media dan blogger, hadir juga selebriti yaitu Pidi Baiq yang kerap dipanggil Ayah, dan juga Pramudina, seorang anak muda yang lebih dikenal sebagai selebgram dengan akun @prafr. Baik Ayah Pidi Baiq maupun Pramudina mengaku sebagai pelanggan setia taksi Blue Bird. Dan merasa terbantu sekali dengan diluncurkannya aplikasi My Blue Bird ini. Sambil bercanda ayah Pidi Baiq membujuk untuk diijinkan menyetir sendiri taksi blue bird. Pak Sigit membalas agar Ayah Pidi mendaftar dulu sebagai driver dengan menghubungi Bapak Gatot (Kepala Cabang Bandung). Hadirin pun tertawa bersama.

Pidi Baiq dan Pramudina turut hadir
Setelah acara usai, dilakukan percobaan pemakaian aplikasi ini. Pak Sigit menunjukkan langkah-langkah memesan taksi melalui aplikasi. Tak harus lama kami menunggu, taksi yang dipesanpun datang. Penasaran dengan aplikasi ini, sehari setelah peluncuran akupun mencoba melakukan pemesanan taksi dari tempat tinggalku di Bandung Timur. Yang mana selama ini sussaaaah sekali untuk memanggil taksi menjemput ke daerah sana. Untuk jaga jaga, aku melakukan pesanan sekitar jam 12 dan minta dijemput jam 15. Alhamdulillah, taksi yang kupesan datang juga meski sedikit terlambat. Wajarlah.. namanya juga cari alamat.
Kemudian aku mencoba lagi dari Jalan Katamso menuju Hotel Imperium Jl. Dr. Rum, ternyata taksinya lebih cepat datang kalau posisi kita agak di tengah kota.
Aku puas dengan aplikasi ini. Bila teman-teman mau nyoba, aplikasi ini baru dapat digunakan di kota kota sbb. Jakarta, Semarang, Medan, Bali, Surabaya dan Bandung sebagai kota keenam. 
 
Mejeng di tengah acara


Minggu, 20 Desember 2015

Akhir Pekan yang Sibuk tapi Menyenangkan

Sebenernya acara rutinku di akhir pekan itu selalu ada. Kalau Sabtu itu pengajian Ibu-ibu yang sudah estewe (setengah tuwo) di sini aku sebagai peserta, kalau Minggu itu pengajian para mahmud, di sini aku sebagai pengelola. Sama satu lagi kelompok tahfiz grup imut yang mana aku jadi PJ. Tugas PJ ini memastikan acara berlangsung, ustadznya datang nggak, mencari waktu pengganti kalau ibu2nya pada ada acara, sekaligus ngumpulin uang operasionalnya. Tadinya sih karena Faiz ada di grup ini juga, jadi sekalian. Eh ternyata sampai sebulan pertemuan Faiz mogok gak mau masuk kelas, setelah dibujuk-bujuk bagaimana caranya agar dia mau rutin belajar Al Qur'an di luar sekolah/rumah, dia memilih grup  anak besar. Ya sudah deh.
Semua itu di luar kegiatan rutin sekolah ibu yang sebulan sekali, dan juga kegiatan cluberia - klab bermainnya Faiz yang sebulan sekali. Makanya kadang aku susah diajak pergi Sabtu-Ahad karena aku suka nggak tega ninggalin acara acara tsb di atas kalau enggak terpaksa banget.

Nah karena akhir pekan ini sudah mulai ada sekolah sekolah yang membagi rapot dsb, sudah ada yang liburan dll, maka acara pengajian rutin dijadwal ulang. Yang satu udah berlangsung hari Kamis, yang mahmud berlangsung hari Jumat. Ya resikonya aku terlambat (banget) hadir ke lokasi, karena harus ngebut dari kantor. Nggak papalah yaaa   ....sekali kaliii... Aku datang cuma haha hihi beramah tamah melepas rindu. Makanya Sabtu-Ahad ini aku juga free.

Kabar gembira datang dari Mbak Ida yang mendadak mbandung karena mau menghadiri pernikahan temenny di Cianjur. Kok ke Bandung dulu  ? Iya, karena berangkatnya rombongan dengan teman-teman kantornya. Sabtu pagi mba Ida ngajakin aku ketemuan (sekaligus sarapan) di Hotel Bali World tempatnya menginap. Aku ngajak Teteh sama Faiz yang untuk pertama kalinya mereka sarapan di hotel berbintang. Gratis pula. Alhamdulillah...


Habis ketemuan sama mba Ida, aku langsung ngambil raport. Alhamdulillaaah raport anak anak nilainya bagus, semoga dapat dipertahankan sampai kenaikan kelas. Baik guru Teteh maupun guru kelas Faiz, pesannya sama, tingkatkan terus prestasinya, karena persaingan sangat ketat.
Kalau aku sendiri nggak terlalu narget Teteh atau Faiz jadi juara kelas, karena setiap anak kan punya keistimewaan masing-masing . Tapi aku juga tetep mendorong mereka untuk melakukan yang terbaik yang mereka bisa.
Nah habis ambil raport ini kami putu putu hihi iyaaa...foto foto di area kantor Puslitbang Jalan yang kebetulan dekat dari sekolahan anak-anak. Soalnya lokasi ini lagi naik daun, dan bener bener instagramable. Haha narsisnya niat banget yaaa....

poto poto di komplek perkantoran Puslitbang Jalan
Sore ba'da ashar aku nganter Fikri ke Lapang Supratman karena dia mau nyobain gabung grup futsal baru. Fikrinya aku tinggalin di lapang, nanti dijemput sama Abi. Aku dan Faiz lanjut ke Hotel Imperium di Jl. Rum. Nggaya banget sih mainannya dari hotel ke hotel... Iyaaa.... Ini ada temen pengajian yang sudah pindah ke luar kota,  nah setelah dia pindah ini kok malah kami bikin grup traveling yang minimal setahun sekali lah ketemu dan reunian. Ini kali keduanya kami para ibu ini keluar dari rutinitas. Biar ada sesuatu yang bikin fresh, biar nggak bikin kelakuan yang bisa  dikata orang kurang piknik. Hihi
Cuma nginep di hotel aja sih, malem ngobrol ini itu di pinggir kolam renang, lanjut di kamar, pagi-pagi udah lanjut lagi ke tepi kola renang, trus sarapan bareng dan pulang. Gitu doang ? Iyaaaa ...karena acara hari minggu banyak acara ini itu yang harus tetep berlangsung. Tapi rindu sudah terbayar lunas. Minimal untuk beberapa bulan ke depan.


pertemuan di Hotel Imperium

Aku dan Faiz pulang nyampe rumah jam 9-an sampai rumah. Di meja sudah ada lontong sayur belian Abi buat sarapan yang ditinggal di rumah. Estri durhaka banget yaaa.... Seneng-seneng makan enak di luar rumah, suami nyari sendiri sarapan. 
Nah baru duduk sebentar, ngobrol ngalor ngidul sama Abi tau tau udah jam sepuluh aja waktunya tahfiz grup imut. Akupun segera bertolak ke masjid Nurul Masyriq di Komplek Ujungberung Indah. Sepertinya warga komplek ini sudah merelakan masjidnya dipakai untuk segala sesuatu terkait menghafal Al Quran. Karena di komplek ini juga ada sekretariat Pondok Quran. Muridnya datang dari berbagai daerah di Indonesia. Nah kalau hari minggu hampir di setiap sudutnya ada sekelompok kecil remaja-remaja yang sedang tekun menghafal. Semoga keberkahan Allah limpahkan pada mereka.

Tahfiz imut ini berlangsung sekitar 90 menit. Anak anak diajari menghafal dengan metode talaqi. Guru membaca satu ayat, kemudian anak anak menirukan. Ya karena kan grup imut ini rata - rata belum bisa membaca Al Quran.
Jam 12 aku pulang.
Jam 14 aku ke masjid lagi karena harus nganter Teteh ikut mentoring para gadis. Habis nganter aku pulang lagi. Dan jam 16 aku ke masjid lagi nganter Faiz ikut grup tahsin anak besar. Kalau di grup tahsin ini pesertanya yang sudah bisa membaca Al Quran. Targetnya adalah setiap anak bisa membaca Al Quran dengan benar sesuai kaidahnya. Faiz gabung di sini sama Teteh juga. si Teteh nyambung dua acara. Karena capek juga mondar mandir, akupun duduk nungguin di taman sekitar masjid sambil baca Notes From Qatar .
Sambil ngemil cimin tentunyaaa....
Jadi fix ya....hari ini aku 3x ke masjid ini    ....

masjid Nurul Masyriq

Senin, 14 Desember 2015

Tampil Cantik dengan Zoya Cosmetics

Beberapa waktu yang lalu, di dekat rumahku ada toko Zoya yang baru buka. Tokonya selalu ramai. Mungkin karena ada promo pembukaan toko baru. Nah nggak lama setelah itu, aku lihat ada spanduk Zoya Cosmetics dengan menampilkan wajah artis yang sudah familiar buatku.  Oh.. ternyata Zoya selain punya produk berupa pakaian muslimah, sekarang sudah punya produk baru berupa kosmetik. Aku penasaran dong... tapi belum sempat sempat juga mau mampir. Wong walaupun dekat rumah, aku lewat situ selalu Sabtu atau Minggu. Beda sama jalur ke kantorku.
Nah alhamdulillah, minggu lalu aku dapat kiriman cantik berupa kosmetik dari Zoya. Nggak sabar aku buka. Daaan.. isinya adalahh...... Oh... aku seneng banget udah lengkap giniii...

lengkap  banget yaa...

Setelah aku buka, isinya adalah satu set perlengkapan make up yang terdiri dari :
1. CC Cream Color Corector (20 ml)
Aku suka banget pake ini. Karena di wajahku udah ada bercak bercak coklat, meskipun tipis. Kalau kata orang Sunda, bercak ini disebut kokoloteun. Hihi tanda tanda penuaan kali ya... kan ada kata kata kolotnya.  Nah dengan aku pakai CC cream ini bercak itu jadi nggak terlalu kelihatan.  Aku suka CC cream Zoya ini, karena selain mengandung aqua base formula yang memberikan efek lembut, krim ini juga melindungi tidak mengandung paraben, jadi aman buat kulit kita.  Selain itu, aku juga suka kemasannya yang mirip disemprot kayak parfum gitu, jadi pas ngeluarinnya nggak akan kebanyakan. Top lah pokoknya.

2. Blotting Powder (5gr)
Bedak Zoya ini mengandung bahan alami berupa sari pati jagung dan beras, serta mineral clay powder yang dapan mengontrol kelenjar minyak di wajah. Ini bener bener cucok buat wajahku yang sering berminyak di daerah T. Dan setelah pakai bedak ini, wajahku terlihat lebih cerah, sampai temen temen di ruangan pada bilang, mbak Titiii...nah gitu dooong.... pakai tiap hari.. (hihi ... insya Allah ya.. soalnya aku ini masih merasa koboy jadi kadang suka nggak sabar dan nggak telaten untuk bermake up ria ). Tapi dengan krim Zoya dan blotting powder ini kayaknya praktis ya... nggak perlu waktu lama. Tapi udah ngaruh banget di penampakan muka. Pas banget dengan semboyan Zoya : Simply Beautiful


3. Ultramatte Lipstick (2.5 gr)
Aku sebenarnya lebih suka lipstik yang warna warna nude gitu.... Kalau di produk Zoya antara wild prune atau coral sugar. Tapi di kiriman kemarin itu aku dapatnya warna rose water.  Pas lihat kayak nggak pede mau makenya. Tapi nggak ada salahnya ya... dicobain.

Hal lain yang aku suka dari produk Zoya ini adalah kemasannya yang kecil kecil. Jadi buat yang malas dandan seperti aku ini nggak ada masalah juga ya.. soalnya kalau kecil kan cepat habis. Trus habis ini aku bakal ke Zoya buat beli make up remover, tentu saja. Trus juga cleansing milk sama facial toner buat membersihkan wajah.

Nah, mau lihat penampakan aku setelah pakai ketiga produk tsb ?
Tadaaa.........


apakah sudah nampak up-nya ? hihi