Awalnya jujur aku agak kurang yakin soal keikutsertaan di wisuda sesi ini. Karena, tahun-tahun sebelumnya, mahasiswa yang sudah lulus sidang perlu menyelesaikan revisi skripsi dulu sebelum mendaftar wisuda. Alias, kalau belum revisi belum boleh wisuda. Sementara F2 kemarin minta waktu lagi untuk revisi skripsinya, karena dia lagi fokus menyiapkan diri ikut seleksi CPNS.
Qodarullah.. Masya Allah tabarakallah.. Alhamdulillah wisuda tahun ini tidak ada persyaratan seperti di atas. Artinya semua yang sudah lulus sidang boleh mendaftar wisuda. Syukurlah…
Setelah jadwal wisuda keluar, F2 ternyata kebagian di hari kedua, sesi siang. Wisuda Unpad berlangsung selama 4 hari, dari Senin sampai Kamis. Setiap harinya ada dua sesi. Sesi pagi di mulai pukul 9.00 selesai pukul 11.00 WIB (di Jadwalnya yaa..) sedangkan sesi siang dimulai pukul 14.00 hingga pukul 16.00 WIB.
Untuk ikut wisuda ini konon tidak bayar sepeserpun. Mahasiswa diminta membayar Rp. 750.000 katanya itu uang deposit. Semacam jaminan gitu buat toganya. Jadi kalau nanti toga dikembalikan, uang juga akan kembali utuh. Katanya..
Kok jaminan toga semahal itu.. Iya karena toga unpad saat ini keren banget. Udah macam jubah Harry Potter. Ada yang hijau tosca, ada yang orange, ada juga yang merah. F2 dan teman-temannya kebagian toga warna merah.
Karena udah tahu dapat jadwal siang , aku agak dag dig dug juga.. Soalnya Bandung di siang hari hampir selalu hujan. Jadi aku mikir outfit seperti apa ya..yang cocok di segala suasana.
Pilihanku dan suami adalah batik. Mau pakai jas takut panas. Aku pun mengikuti pakai batik dengan warna senada.
Batik yang kami kenakan berbahan katun dan tidak terlalu tebal. Kenapa katun? Agar kalau kehujanan cepat kering, tapi kalau kepanasan tidak terlalu hareudang. Warna dasar hitam, harapan nya supaya ketika terciprat genangan air pun, nggak akan keliatan banget kotornya.
Sempat kepikiran mau bawa pakaian ganti, tapi mikir lagi nanti aku perlu tas sebesar apa ya
Tas aku pakai punya F3, alhamdulillah masuk segala rupa. Tapi nggak juga baju ganti. Kan aku bawa jas hujan dan tas belanja.
Sedangkan sepatu aku juga pakai yang punya F3 karena ukuran kaki kita sama.
Ngebayangin suasana unpad pas wisuda, nggak ada wisuda aja sering macet karena ramai. Apalagi ketambahan wisuda.
Bandung kalau hujan tahu sendiri kan, bisa tiba-tiba banjir di mana-mana.
Akhirnya jam 12 lebih kami baru berangkat dari rumah dengan naik ojek daring. Karena pendamping harus mendaftar dulu maksimal 30 menit sebelumnya. Sedangkan wisudawan malah boleh hadir maksimal jam 14 lebih 15 menit.
F2 rencana mau berangkat naik motor, eh dapat telpon dari temannya kalau di Dipati Ukur hujan. Akhirnya dia naik ojek mobil juga. Pas banget jam dua kurang 5 menit dia sampai. Katanya hujan dan banjir. Jadi nggak bisa turun mobil terus jalan kaki.
Alhamdulillah wisudanya berjalan lancar.. Semoga ke depan juga lancar jalan rezekinya. Aamiin.
Ya mungkin sedikit tips aja kalau mendampingi anak wisuda, sebisa mungkin berangkat dan pulang sama sama, karena biasanya wisudawan menerima banyak bingkisan. Nah kita sebagai pendamping bisa bantu bawa. Gitu kaaan..
Selamat ya Nak, baarakallaah.
