Tampilkan postingan dengan label sehari-hari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sehari-hari. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 April 2024

Jalan Pagi di Babakan Siliwangi City Forest


Minggu pagi tetiba ada yang mengajak berolah raga pagi yaitu jalan kaki di Babakan Siliwangi. Kebetulan tugas domestik pagi sudah kelar semuanya, jadi aku oke saja. Sejujurnya aku belum pernah ke sini. Malu juga sih sebagai orang Bandung malah sering ketinggalan info tempat-tempat yang viral. 

Babakan Siliwangi City Forest adalah hutan kota yang dikelola oleh Pemerintah Kota Bandung. Sebelumnya lokasi ini dikelola oleh pihak swasta, namun kondisinya tidak seperti yang diharapkan. Setelah Babakan Siliwangi ditetapkan sebagai hutan kota dunia pada tahun 2011, makan dibuatlah sayembara penataan hutan kota ini. Kini masyarakat luas dapat mengakses fasilitas umum di sini dengan bebas.

Di mana lokasinya?


Babakan Siliwangi, atau orang Bandung lebih sering menyebut Baksil, terletak di Jalan Tamansari, kelurahan Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong. Berdampingan dengan lokasi ini ada Saraga (Sarana Olah Raga) dan Sabuga (Sasana Budaya Ganesha) ITB, serta Kebun Binatang Bandung. Maju sedikit dari Babakan Siliwangi ada Teras Cikapundung.

Hutan kota yang memiliki luas 3.8H (Wikipedia) ini menjadi salah satu Ruang Terbuka Hijau yang dimiliki kota Bandung. Sebenarnya ada beberapa lagi hutan kota yang ada, tapi ini yang menurutku paling mudah dijangkau. Ada Taman Lansia, tapi ya segitu aja. Terus ada Taman Maluku cuman agak sepi. Sama satu lagi yang luas banget adalah Taman Hutan Raya/Tahura di kawasan Dago.


Naik apa ke sini?

Ada beberapa angkutan kota yang lewat sini. Aku lihat ada angkot ungu jurusan ciumbuleuit dan juga angkot hijau jurusan UPI. Tapi kalau kamu males nunggu angkot maka ojek daring dapat dijadikan pilihan. Karena mudah banget. Kalau kamu mau bawa kendaraan pribadi, parkirnya juga gampang. Lahan luas dan parkir motor ada di bawah skywalk, jadi aman gak akan kehujanan/kepanasan.


Di sini ngapain aja?

Menyandang sebutan Forest Walk, maka yang dilakukan di sini adalah berjalan-jalan menikmati pemandangan hijau dan udara segar. Tadi aku dan rombongan jalan mengitari lokasi melewati sky walk/jalan buatan yang disediakan kurang lebih menempuh sekitar 1.5km. Lumayan sih ya.. Sebenarnya di bawah juga ada track jalan setapak, cuman karena berupa tanah jadi males sepatu kotor hehe dasar emak-emak ya..

Setelah jalan kaki, lelah pun datang. Solusinya adalah wisata kuliner. Inipun tersedia banyak di lokasi. Tinggal dipilih menu apa yang paling sesuai dengan selera dan dompet kita.

Nah, apakah kamu tertarik juga untuk berjalan-jalan di Baksil? Kuy main ke sini dan rasakan kesegaran udara bebas polusi.


Rabu, 27 Maret 2024

Makanan Favorit Untuk Buka Puasa

Beberapa tahun terakhir sejak aku mengenal istilah JSR (Jurus Sehat Rasulullah SAW), kemudian mengikuti media sosial dr. Zaidul Akbar, jujur sudah ada pergeseran dalam selera makan. Bukan hanya makanan sehari-hari ya, tentunya itu juga berlaku untuk bulan Ramadhan.

Sudah menjadi kebiasaan keluarga, kalau buat buka puasa itu ada minuman dingin, jajanan dengan, dan setelah itu baru sholat maghrib. Habis sholat maghrib ada setoran hafalan dan sambil menyantap makanan sisa berbuka puasa.

Dari sekian jenis gorengan yang sering kami beli, sebenarnya ada satu gorengan yang tidak ada penjualnya di Ramadhan ini. Makanan itu yaitu midog. Indomi yang direbus,kemudian tambahkan isian dan sedikit terigu, lalu dinginkan di sebuah wadah sehingga tercetak sesuai bentuk wadah. Terus setelah beku digoreng deh. 
Makanan ini aku kenal dari ibu mertuaku. Adapun resep lengkapnya sebagai berikut :

Bahan :
-2 bungkus mie instan rebus
-1 wortel kecil, potong korek api lalu buat kotak-kotak kecil
-5 buah buncis potong kecil kecil
-1 sachet kornet
- 50gr terigu

Cara membuat:
- rebus mie instan sesuai petunjuk di bungkusnya. Setelah matang buang airnya.
- rebus mie instan yang telah matang tsb dengan 2 gelas air. Masukkan potongan wortel+buncis+kornet. Aduk aduk terus dan masak sampai asat.
- tambahkan lagi satu gelas air. Aduk aduk .
- tunggu sampai air tambahan tadi mendidih lalu kecilkan api dan masukkan terigu sedikit demi sedikit dengan tangan kiri sambil aduk cepat dengan tangan kanan agar tidak menggumpal.
- matikan api bila sudah tercampur rata.
Nah sekarang adonan midog sudah siap dimasukkan ke dalam wadah / cetakan. Kalau mau gampang pakai pinggan tahan panas bentuk persegi. Tuang dalam kondisi masih panas dan padatkan. Simpan hingga 1-2 jam sampai dingin dan membeku. 
Setelah dingin potong potong lalu masukkan ke bahan pencelup kemudian goreng.

Alternatif bahan pencelup:
1. Telur kocok saja;
2. Celup ke telur kocok terus dicelup lagi ke tepung roti. Kalau yang ini aku males karena bikin minyak goreng di wajan jadi kotor.
3. Aku pake 2 sdm terigu+setengah gelas air+1 telor +sedikit garam. Aduk aduk. (Aku seringnya pakai bahan ini.)
Demikian resep makanan kesukaan keluarga yang bisa aku bagi hari ini. Gimana JSR nya apa kabar? Yaudah diet dimulai besok yuk... hehe

sebelum digoreng

setelah digoreng


Selasa, 05 Maret 2024

Ceritaku Tentang Es Krim


Es krim. Siapa tak mengenalnya? Dari anak-anak hingga dewasa banyak yang menyukainya. Menurut Wikipedia Indonesia, es krim  merupakan sebuah makanan beku yang dibuat dari produk susu seperti krim, lalu dicampur dengan perasa dan pemanis buatan ataupun alami. Kemudian didinginkan hingga membeku. 

Es krim buat sebagian orang adalah 'makanan mewah'. Namun kini di pasaran kita dapat menemukan berbagai merk es krim dengan harga yang sangat-sangat terjangkau. Meskipun tetap ada juga beberapa merk es krim yang untuk mendapatkan satu cone saja musti merogoh kocek hingga berpuluh-puluh ribu. Fiks itu mah bukan untuk kaum mendang-mending. BIarin aja ya.. semua barang kan ada marketnya masing-masing.

Selain es krim, kini marak juga yang namanya gelato. Es krim asal Italia ini cepat sekali merebut perhatian emak-emak sehingga rela antri di gerai-gerai gelato.Sebenarnya es krim berbeda dengan degan gelato. Kalau es krim, komposisi krimnya lebih banyak daripada susunya. Sedangkan gelato, komposisi susu lebih banyak dari pada krim. Tidak mengherankan jika gelato tampak lebih padat.

Baca juga : Es Krim Cap Mangga 

Es Krim Mangga Home made


Berbagai Cara Menikmati Es Krim 

Selain es krim pabrikan yang dapat kita beli mudah di minimarket, sebenernya dari kecil juga kita sudah mengonsumsi es krim ini. Masyarakat menyebutnya es tung tung. Yaitu es krim yang terbuat dari santan, pemanis dan perasa. Disajikan dalam cone. Ada juga beberapa penjual keliling yang menyajikan eskrim dalam lipatan roti tawar.

Setelah aku pindah ke Bandung, di sini aku kenal juga cincau es krim. Yaitu minuman cincau hijau dengan topping beberapa scoop es krim santan. Rasanya nikmat sekali. Perpaduan rasa plain dari cincau berpadu dengan manis es krim.

Yang kubaru tahu di Bandung juga es krim santan +peuyeum hideung (tape ketan hitam) Biasanya ini hadir sebagai hidangan lebaran. Terus aku baru ngebatin, pantesan di salah satu merk es krim ada varian ketan hitam.

Satu lagi ada es krim durian. Yaitu es krim tradisional ini dihidangkan bersama durian lokal. Cukup dengan 10 ribu sudah dapat satu cup kecil. 


Es Krim Favorit Keluarga 

Dari berbagai rasa es krim yang ada saat ini, yang paling ngehits di rumah ya rasa coklat-vanilla-strobery. Nggak akan ada yang protes kalau beli yang model campur gini. Beda kalau beli kemasan kecil yang satuan, rasanya harus dicampur-campur. Karena suka saling icip-icipan.

Kalau gelato gimana? Aku sih lebih seneng mencoba rasa yang tak biasa. Cuman kan gelato harganya masih lumayan banget ya.. Nggak di sono nggak di sini, harga tetep bunyi. Jadi jarang lah jajan ini. Cukup udah ngerasain biar gak bengong-bengong amat kalau orang cerita hehe.

Itu ceritaku tentang es krim, gimana cerita kamu?

Kenangan makan krim berdua, tahun 2019


Senin, 26 Februari 2024

Warung Ceu Ipa - Tanjungsari

Di hari Minggu yang sedikit mendung, aku beserta rombongan ibu-ibu pengajian yang cinta alam dan kasih sayang sesama manusia (eh itu dasa darma pramuka ya) berangkat menuju sebuah lokasi pengelolaan sampah rumah tangga. Namanya Biometagreen Rumah Edukasi. Letaknya di jalan Banjar Sari nomor 38, Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Di sini ada warung makan yang yummy yaitu Waroeng Ceu Ipa.

Kami berombongan sebanyak delapan orang dan terdiri dari dua kloter (semacam haji aja ya.. aamiin). Maksudnya ada dua kendaraan roda empat yang dipergunakan. Satu kendaraan berangkat dari Pasteur, langsung masuk tol menuju Tanjungsari. Sedangkan  kendaraan yang satu lagi berangkat dari Bandung Timur, melalui Bundaran Cibiru, Cinunuk, Cileunyi baru masuk jalan tol Cisumdawu. Eh sempat mampir dulu ke Tahu Ateng di Jatinangor. 

Sekitar pukul  8 pagi  kedua kendaraan telah bertemu di lokasi. Masya Allah ...kedatangan kami disambut dengan meriah oleh Tuan dan Nyonya rumah. Dua teko teh panas dan satu nampan tahu sumedang lengkap dengan lontongnya segera terhidang di atas meja begitu kami duduk lesehan di salah satu saung. .. 

Jalan Banjarsari yang kami lalui, tidak begitu lebar. Jika ada kendaraan roda empat berpapasan, maka salah satu berhenti dulu di ruas yang agak luas. Dari pinggir jalan Banjarsari, sekilas lokasi Biometagreen ini tidak tampak mencolok. Karena dari luar gerbangnya seperti rumah biasa. Begitu masuk halamannya .. surprise.. semua ada. 

Begitu masuk, di sisi kanan ada green house dan tanaman kol, surawung, serta hidroponik selada air yang sangat segar dan seolah-oleh melambai-lambai minta dijadikan lalapan.

Maju sedikit masih ada tanaman selada, beberapa pot anggrek serta kandang kelinci di sisi kiri. Di samping kandan, ada pohon petai yang berbuah lebat. Kami masih lurus terus menuju garasi/tempat parkir mobil yang dapat memuat lebih dari 5 mobil. Sampai sini sudah mulai tampak saung-saung tempat makan. Juga arena play ground untuk anak-anak.

Restoran Ceu Ipa ini adalah model dari keuntungan pengelolaan sampah rumah tangga yang sudah tertata. Sampah organik dapur diolah jadi kompos. Kompos dipergunakan untuk media tanam sayuran. Kemudiaan juga ada aquaponik, yaitu satu tong diisi ikan lele dan disebelahnya ada tong yang dibelah dua, kemudian ditanami kangkung.Sayuran yang ditanam di halaman ini yang kemudian menyuplai kebutuhan restoran. Di bawah saung juga ada kolam ikan. 

Tidak lama kemudian makanan utama diantarkan ke meja kami. Yaitu nasi liwet, ikan goreng,ikan bakar, ayam goreng, ayam bakar, didampingi dengan tumis kangkung dan tumis sawi. Semua sayuran organik tanpa pestisida. Makan lebih nikmat karena ada ikan asin peda dan juga lalap jengkol dan petai.

Alhamdulillah..makanannya enak banget. Makan 8 orang hanya bayar 300an ribu aja. Itupun sudah ada yang dibekal karena nggak sanggup menghabiskan. Pengen ke sini lagi, cuman sayang.. jauh dari rumah.



Sabtu, 24 Februari 2024

Ikut Pound Biar Fit

Sudah setahun ini di sekitarku mulai ramai olah raga pound fit. Aku sendiri tadinya kurang tertarik, karena sekilas olah raga ini kan kardio banget ya.. sementara aku tahun kemaren sudah memasuki usia setengah abad. Apakah ini cocok buatku? Rasanya tidak cukup pede. Pasti untuk ini dibutuhkan nafas yang panjang alias stamina yang cukup. Aku lebih memilih yoga untuk olah raga mingguanku.

Terkadang agak tergoda juga melihat keseruan mereka yang pound. Kalau di wilayah Bandung Timur aku pernah lihat dari story orang-orang, dilakukan di Rumah Makan Ponyo-Cinunuk. Pernah lihat juga di Jatinangor National Flower / Jans Park. Dan melihat wajah-wajah mereka yang ikut pound, kayaknya tuh puas banget. hehe

Mulai Tergoda  Pound

Sekilas yang aku lihat dari teman-teman yang ikut pound, gerakannya tuh mirip banget sama gerakan yoga. Hanya saja dalam versi kardio. Ketika ada sahabat dekat yang kemudian lulus ujian Pro (istilah untuk pelatih Pound yang sudah tersertifikasi), maka perlahan pendapatku tentang pound mulai bergeser. Dan ketika dia buka kelas kecil di rumahnya, yes aku langsung mendaftarkan diri.

Niat awal woman support woman aja sih.. eh ternyata cocoklah, dalam artian masih dalam batas toleransi. Jadi, sebelum latihan dimulai, dijelaskan dulu beberapa hal seperti, cara memegang ripstik, posisi berdiri, posisi kaki, posisi duduk, posisi berbaring (khusus untuk pound dalam ruangan), cara menggerakkan stik, dsb Pro berpesan, ukur kekuatan diri sendiri aja. Mau squat sedalam apa, ukur kekuatan kaki kita. Cukup okelah kalau gitu..

Durasi dan Ketukan 

Untuk satu sesi latihan, setelah pemanasan, durasi rata-rata adalah 45 menit atau setara dengan sepuluh lagu. Tiga lagu di awal adalah masih pemanasan, katanya. Tapi meski dengan beat yang tidak terlalu cepat, inipun sudah menguras keringat.Bagiku sendiri semua menguras keringat, hehe

Ada tiga ketukan yang diajarkan : yaitu single/satu ketukan, double (dua - dua ketukan) dan speed it up. itu adalah kode mempercepat gerakan baik dalam posisi single maupun double kalau dengar Pro meneriakkan speed it up, berarti harus hah heh hoh  (LoL).

Yang dirasa sepulang latihan

Apa yang paling berkesan dari latihan pound? Paha yang ngilu karena latihan squat. Itu aja sih buat aku mah. Karena aku latihannya mungkin belum mengerahkan segala daya upaya alias santuy.

Minum yang cukup, karena sesi latihan pound ini bener-bener menguras keringat dan bikin haus.

Ganti baju is the must. Karena baju yang dipakai latihan udah basah kuyup kena keringat sampai ke dalam-dalam ke underwearnya. Jadi kalau setelah pound ada kegiatan lain, atau musti jalan nyetir motor, mending ganti baju dulu biar nggak masuk angin

Apakah mau balik lagi?

Kayaknya sih.. soalnya mood banget tuh ketemu ibu-ibu yang semangat olah raga. Terus aku juga lagi punya keluhan paha yang tabrakan saking kelebihan lemaknya sepertinya gerakan pound dapat menjadi solusi. Semoga istiqomah ..

 


Kamis, 25 Januari 2024

Sekelumit Kisah Anak Pondok

Punya anak yang lagi melanjutkan pendidikan di pondok itu banyak ceritanya. Ya kangennya, khawatirnya, harapannya, bahagianya, sedihnya, terharu, .... Campur aduk muter-muter macam roller coaster.


Pas tahun-tahun pertama, yang diharapkan banget yaitu telponnya. Pokoknya telepon genggam nggak boleh di posisi mode silent. Karena sekali aja kejadian missed call maka kita gak akan bisa telepon balik. Karena mereka nelponnya dari wartel. 

Selain telepon, cwrita yang sering terjadi adalah kehilangan barang. Entah karena ceroboh entah karena memang bener-bener ilang alias diambil sama yang membutuhkan. Ini enggak cuman barang kecil macam sandal sepatu kaos kaki, bahkan kasur lipatpun bisa hilang. Gimana menurutmu? 

Seiring berjalannya waktu, kondisi emosyenel seorang ibu yang ditinggal mondok berangsur-angsur stabil. Udah jarang ya nangis kangen, yang ada nangis di atas sajadah, berdoa buat kebaikan mereka. 

Anak-anak pun demikian. Udah mulai terbiasa dengan permasalahan pondok. Dibikin santai aja... Butuh yang baru ya beli lagi aja. Telpon rumah dulu, minta kiriman ini dan itu. Meski dapat dibeli di toko pondok, tetep aja rasanya lebih enak kiriman dari rumah. Padahal mungkin ya barang jajanannya itu-itu aja. Bedanya cuman di uang yang keluar, dari kantong pribadi vs dari kantong Umi/Abi. 

Lebih naik lagi kelasnya, lebih jarang lagi telponnya. Selain karena kesibukan yang bertambah, mungkin juga karena sudah lebih terbiasa dalam menghadapi dan menangani masalah yang terjadi di pondok. 

Anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang tidak mudah menyerah dan tidak mudah mengeluh. 
Sampai-sampai di kalangan orang tua beredar istilah "kalau nggak nelpon berarti ananda baik-baik aja". Emang boleh sesantai itu? 

Memang sih.. Seringnya begitu .. Nanti Kalau uang habis juga nelpon. Tapi pernah kejadian juga  si F5 beberapa tahun lalu, nggak nelpon selama sebulanan. Kebetulan waktu itu udah dekat-dekat perpulangan. Ketika Nelpon ditanya kenapa lama nggak nelpon, jawabannya nanti aja ceritanya pas di rumah. 

Ketika liburan tiba, ternyata oh ternyata, dia sakit mata. Karena dikhawatirkan menular, yang sakit mata ini dirawat di Balai Kesehatan. 
Memang waktu itu banyak rombongannya, sampai setelah itu yang agak sembuh dikarantina di GOR. Lah malah anaknya menikmati, piye jal? Katanya dispensasi nggak masuk kelas dan bisa main bola sepuasnya. Dassar anak-anak. 

Itu baru sebagian kecil cerita. Masih banyak pernak pernik yang kalau diceritakan mungkin bisa jadi novel macam Negeri Lima Menara 😃