Senin, 15 Desember 2025

Bakso Prasmanan Mudal Lestari Ujungberung

 


Dekat rumahku baru-baru ini ada satu warung bakso yang benar-benar beda dengan berbagai warung bakso yang sudah ada. Perbedaannya yang paling mencolok adalah warung bakso ini menyatakan sebagai bakso prasmanan, dan pelanggan boleh ambil seberapapun memaksimalkan daya tampung mangkoknya dengan syarat apa yang sudah diambil harus dihabiskan. Menarik kan ya?
Nggak heran, di hari-hari awal pembukaannya antrian selalu mengular. Namanya Bakso Prasmanan Mudal Lestari

Alamat Bakso Mudal Lestari Ujungberung
Jl. AH. Nasution No.208, Cipadung Kulon, 
Kec. Ujung Berung, Kota Bandung


Setelah terlihat pengunjung mulai normal, akupun berkunjung ke sini berdua anakku. Judul pertama tentu penasaran dengan rasanya. Berikutnya ya karena bakso adalah makanan yang mudah diterima oleh banyak orang, jadi kalau bingung mau makan apa, ya tinggal belok ke tukang bakso aja.

Sebelum masuk ke warung, aku lihat ada pengumuman di dinding depan. Isinya adalah semacam tata tertib makan di sini. antara lain :

Peraturan makan:
1. Bayar dulu di kasir
2. 1 mangkuk untuk 1 orang
3. Mohon ambil bakso secukupnya agar tidak tumpah
4. Dilarang membawa makanan dan minuman dari luar
5. Berdoa sebelum makan dan wajib dihabiskan
6. Anak di atas 3 tahun wajib bayar
7. Denda 1x lipat jika tidak habis
8. Denda 2x lipat jika membawa wadah/plastik dari luar

Setelah mampir ke sini aku baru tahu, kalau antrian yang mengular itu adalah antrian kasir. Karena ternyata kasirnya ada di luar. Jadi sebelum masuk, antri dulu di kasir, kemudian kasir menawarkan kita mau ambil paket yang mana, mau pesan apa saja, lalu dibayar. Kemudian baru kita dipersilakan mengambil mangkok kosong sesuai pesanan kita. 
Di sini ada paket yang seharga 13rb (baksonya kecil semua) dan 25rb (baksonya besar semua). Kemudian di dalam ada yang mengarahkan kita ke barisan mana untuk ambil bakso sesuai pesanan.


Waktu aku ke sini, menunya hanya ada Bakso A dan Bakso B saja. Minuman yang tersedia juga hanya teh tawar dan air mineral.

Akupun ikut mengantri untuk ambil pesana Waktu a n. Kulihat orang-orang kok lihai ya mengambil bakso dan menempatkan di mangkok begitu penuh tapi tidak tumpah. Tapi kepikiran juga olehku, kok bisa menghabiskan bakso sebanyak itu, apa tidak kekenyangan.

Mangkok untuk bakso A (Rp. 13.000)

Pantaslah di peraturan makan tertulis ambil secukupnya agar tidak tumpah. Itu mah makan bakso saja ya, belum ada kuah, mie dan sayuran. Jujur dalam hatiku bertanya-tanya, sanggup nggak ya dia menghabiskan bakso segitu banyak. Terus kalau rasanya ternyata gagal gimana? Tapi ya sudahlah, orang kan beda-beda ya..

Bakso anakku, nggak pakai sayur


Baksoku, secukupnya saja

Review
Untuk suasana cukup oke, ruangan luas, meja kursi banyak, penerangan cukup dan bebas asap rokok
untuk rasa, masih masuklah. mengingat harganya juga nggak terlalu mahal, rasanya sesuai dengan harganya
Ke sini lagi apa enggak? Tergantung. Kalau sendiri mah udah cukup, kalau ramai-ramai diajak teman atau mengajak teman masih mungkin. 


Minggu, 14 Desember 2025

Yoga di Plumeria Forest

 


Alhamdulillah, sudah berjalan beberapa bulan ini aku mengusahakan untuk bisa yoga minimal sekali dalam sepekan selain jalan kaki setiap hari, dan lari 5km sebulan sekali. Kenapa yoga? Karena bagiku yoga ini seolah menjadi jawaban atas segala riuh di kepala. Setiap ikut kelas yoga, segala pikiran liar dan over thinking di kepala sedang dijinakkan.

Setelah kesana kemari nyobain yoga model ini dan itu,  akhirnya jatuh cinta pada satu guru, Coach Shanty. Dan kini yogaku bukan mengikuti hari saja tapi lebih ke mengikuti jadwal guru. Dari Ahad hingga Sabtu di mana aku cocok secara waktu, maka aku ikut kelas di situ. 

Agak perjuangan juga sih pakai sistem itu, karena aku jadi gak punya kelas atau grup tetap. Aku tahu, hampir semua kelas Coach Shanty anggota grupnya melebihi daya tampung tempatnya. Jadi setiap buka link pendaftaran mingguan, sudah semacam war tiket konser aja buat isi google formnya. 

Salah satu tempat yang aku suka banget adalah di Plumeria. Ini sebenernya cafe ya..Tempat yoganya di Plumeria Forest. Halaman samping yang ditumbuhi pohon pinus dan dilaksanakan pagi hari sebelum cafe beroperasi

Alamatnya Plumeria

Jl. Cikuda No.37, Cileles, 

Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang

Kalau dari rumahku lumayan juga jaraknya. Sekitar 13km. Tapi karena diadakan pagi-pagi sekali jadi aku merasa santai. Jalanan juga belum terlalu ramai. 


Kapan jadwalnya?

Kelas Yoga di Plumeria ada di hari Sabtu pagi dan Minggu pagi pukul 7. Buat sebagian orang mungkin ada yang mager ya, hari libur jam 7 pagi sudah harus di suatu tempat. Tapi semua effort yang dikeluarkan, akan terbayar lunas ketika sudah sampai di Plumeria. 

Udara yang bersih menyambut kedatangan kita. Masih bisa lihat embun atau sisa hujan di dedaunan. 

Lantai kayu di area Plumeria Forest yang masih setengah basah, menjadi pesona tersendiri karena akan meninggalkan jejak matras seusai yoga. 

Jangan ditanya pemandangannya. Hijau yang didominasi oleh pinus, sawah dan pegunungan di kejauhan, berasa lagi piknik aja. Padahal cuman ke Cikuda. Selain itu, karena masih pagi suasananya juga sangat tenang. Karena memang cafenya cukup jauh juga dari gerbang Plumeria House. Sempurna banget buat tempat yoga. 



Berapa biayanya?

Untuk bisa ikut yoga kelas reguler di sini kalian cukup merogoh kocek sebesar 65rb aja. Nanti setelah yoga kita dapat free minuman smoothies dengan rasa yang dapat kita pilih sendiri. Pilihannya sih leci, stroberi atau buah naga. Aku udah cobain semua. Biasanya aku nggak suka jus stroberi, tapi dari ketiga itu aku paling suka justru yang smoothies stroberi. 

Ada juga kelas yang bekerja sama dengan brand lain, misal pernah ada kelas merangkai bunga, pernah juga membuat phone strap, terakhir kemarin kelas matcha. Biayanya tergantung sih, tapi angkanya kisaran Rp. 150.000, kadang kurang, kadang lebih.

Oh iya Coach Shanty selalu tepat waktu. Yoganya selama 60 menit. Tambah foto-foto sekitar 10 menit. Jadi aku seneng kalau ikut di sini, sepulang yoga berasa masih banyak waktu untuk mengisi weekend. 

Kamu mau coba? 



Jumat, 12 Desember 2025

Mie Baso Lotus Cinunuk




Salah satu bakso yang familiar untuk orang Bandung adalah bakso Lotus. Warungnya tersebar di mana-mana. Pemiliknya entah satu, entah berbeda, entah masih keluarga, aku belum pernah tanya. Yang aku kunjungi kali ini adalah bakso Lotus yang berada di seberang Borma Cinunuk

Alamat

Baso Lotus (nama di Google Map)
Jalan Raya Tagog (Seberang Borma Cinunuk
Cinunuk, Cileunyi, 
Kab. Bandung 

Letaknya cukup nyempil di jajaran ruko dan warung-warung. Bisa dikatakan tidak ada lahan parkir di sini, karena warungnya benar-benar mepet jalan raya. Kalau motor masih bisa satu dua. Seperti kubilang di atas, karena banyak bakso dengan merk Lotus ini, jadi aku penasaran pengen nyobain.

Menu


- Mie/bihun bakso yamin urat
- Mie/bihun bakso urat
- Mie/bihun bakso cincang
- Mie/bihun  bakso yamin cincang
- Mie ayam biasa
- Mia ayam bakso cincang
- Mie ayam bakso urat
- Batagor bumbu kacang/ bumbu kuah
- Batagor kuah bakso cincang
- Batagor kuah bakso urat

Untuk minumannya 
- es campur
- es kelapa
- es jeruk / jeruk panas
- teh tawar panas
- teh manis panas / dingin
- air mineral
- teh botol

Review



- Tempat cukup luas dan bersih, ada dua meja memanjang di sisi kanan, dengan bangku panjang berhadapan. Mungkin muat sekitar 15 orang sekali masuk bersamaan ya..
- Harga masih wajar ya, sesuai dengan rasa dan porsinya menurutku mah..
- Aku coba bakso urat, karena kata ibu yang jualan itu adalah best sellernya. Ternyata enak beneran. Karena aku jarang-jarang doyan bakso urat, biasanya keras dan banyak ranjau. Ini mah enggak, bisa kemakan semua.
- Sayangnya tidak ada halaman parkir, kalau motor bisa melipir di depan warung, tapi kalau bawa kendaraan roda empat, mendingan parkir di seberang / di halaman Toserba Borma




-


Kamis, 11 Desember 2025

Menjadi Pribadi Lebih Baik bersama Baik Bareng Community

Baik Bareng Community, pernah dengar? Nggak papa kok kalau belum pernah mendengar. Akupun kenal dengan komunitas ini baru beberapa hari yang lalu melalui iklan instagram. Komunitas Baik Bareng itu mengajak anggotanya untuk menjadi lebih baik melalui tantangan-tantangan selama 30 hari. Karena aku tertari untuk lebah baik akupun mendaftar melalui tautan s.id/joinbaikbareng.

Setelah mengisi formulir pendaftaran dan berinfak, aku dihubungi oleh tim Baik Bareng.


Kenapa 30 hari? Diharapkan setelah 30 hari melaksanakan tantangan, maka hal tersebut sudah menginternalisasi dan menjadi habit baru bagi pelakunya. Selanjutnya terbiasa melakukan hal tersebut sebagai karakter dirinya.

Apa saja tantangan dari Baik Bareng?

A. Habit Harian

1. Sholat lima waktu, tilawah, olahraga minimal 10 menit, sedekah subuh

2. Tantangan harian (diberikan setiap hari oleh admin komunitas)

3. Tantangan pribadi (ini sesuai masing-masing, ditanyakan oleh admin pas pertama kita mendaftar)


B. Habit pekanan

1. Mengikuti tilawah AL Kahfi melalui zoom. Tilawah ini didahului dengan semacam kultum dari tim Baik Bareng. Aku sudah ikut dua kali. Yang pertama tadabur ayat, kemudian yang kedua menghadirkan teh Ita, salah satu Tim Baik bareng yang saat ini tinggal di Jepang.

2. Share kegiatan Al Kahfi di media sosial, ini untuk syiar

3. Mengajak teman untuk mengikuti kegiatan Baik Bareng.


Habit harian ini dilaporkan setiap hari hingga pukul 23.59 setiap harinya. Di sini ada berkas yang diunggah berupa bukti transfer sedekah subuh. Sedangkan habit pekanan dilaporkan setiap pekan, diingatkan sebanyak 2x. Di sini juga ada berkas yang diunggah yaitu tangkapan layar bukti mengikuti kegiatan AL Kahfi.


Kedua jenis laporan tersebut, ada poin poin rewardnya. Misalkan tilawah harian, makin banyak halaman yang dibaca poinnya semakin besar. Infak juga demikian, dikategorikan misal antara seribu hingga sepuluh ribu, kemudian di atas sepuluh ribu. dsb Poin poin tersebut dijumlahkan oleh Tim Baik Bareng, kemudian dibuat urutan/leader board. Mereka yang memiliki nilai tertinggi akan mendapatkan hadiah berupa smart watch dan ada juga buku.


Selain itu, tim Baik Bareng juga menyampaikan pertanggungjawban berupa perolehan infak/sedekah selama sepekan dan kemudian menyampaikan foto bukti penyaluran infak/sedekah tersebut


Sejauh ini, aku merasa nyaman sih ya mengikuti kegiatan ini, tidak ada paksaan dan memang habit yang dibangun ya gimana kita melaksanakannya. CUman kendalaku kadang lupa mengisi link setoran hariannya.. 

Selasa, 09 Desember 2025

Menjajal Baso dan Mie Ayam Cikal

 


Hai teman-teman, kita lanjutkan lagi yuk wisata kuliner di Bandung Timur. Kemarin aku  sudah perkenalkan kalian dengan bakso Mang Oyen, sekarang kita geser lagi ke arah timur menuju tugu batas kota. Tak jauh dari situ, ada warung bakso yang bertajuk Baso dan Mie ayam Cikal. Mari kita coba.

Alamat
Baso dan Mie Ayam Cikal
Jalan Raya Cibiru (Samping ojeg Cibiru Hilir)
Cibiru Wetan, Kec. Cileunyi, 
Kabupaten Bandung

Kendaraan umum yang lewat sini lumayan banyak, karena ini adalah jalan raya Bandung - Sumedang. Angkot Cileunyi CIcaheum warna hijau botol. Angkot Hijau botol dengan pelet merah di bagian bodi mobil jurusan Majalaya-Gedebage. Kemudian semua elf ke arah luar kota (Tasikmalaya, Garut, Ciamis) semua lewat sini.

Suasana di warungnya lumayan enak.
Ruangannya sendiri ada dua lantai, di lantai atas selain untuk  duduk makan juga ada mushola. Sedangkan di lantai satu, ada meja memanjang yang menempel dinding. Ada juga dua baris meja kursi panjang  di tengah ruangan. Meja ini dilengkapi dengan aksesoris khusus warung bakso ada kerupuk, minuman kemasan dalam botol, kecap sambal, saos, dsb

Parkir
Di sini parkirnya kalau mobil agak susah. Karena halaman tokonya sempit. Parkir motor aman, bisa sekitar 5-10 motor. Ada hal yang perlu diperhatikan kalau mau ke sini adalah, karena tempatnya di dekat belokan Cibiru Hilir, kalau dari arah Bandung kita tidak dapat langsung belok ke lokasi, melainkan harus maju dikit beberapa meter baru dapat memutar dan menyeberang ke sini.

Menu


- Mie ayam Rp. 12.000
- Mie ayam bakso besar Rp. 22.000
- Mie ayam bakso kecil Rp. Rp. 17.000
- Mie bakso campur Rp. 18.000
- Mie bakso yamin/kuah Rp. 20.000
- Aneka minuman kemasan harga Rp. 4.000-5.000
- Es jeruk / jeruk panas Rp 6.000

Review jujur 
- Dari segi tempat, OK banget meski minus di parkiran ya.. tapi buatku nggak masalah karena aku pemotor


- Bakso halusnya enak, tapi bukan yang enak banget sampai nagih gitu.
- Bakso uratnya terlalu dominan uratnya, menurutku agak kurang
Secara umum masih OK lah, masih bisa balik lagi ke sini atau merekomendasikan teman buat ke sini. 

Senin, 08 Desember 2025

Mencatat Uang di Aplikasi Gojek


Hai aku yakin di antara pembaca pasti udah ada yang nonton film Kaluna. Gimana dia memiliki tabungan hingga ratusan juta dan kedisiplinannya melakukan perencanaan keuangan dan mencatatnya.

Kalau kalian, tim yang mencatat pengeluaran secara detail atau yang kira-kira aja?

Kalau kalian tim yang melakukan pencatatatan aku mau apdet dulu barangkali ada yang belum tahu, kalau aplikasi gopay sekarang sudah bisa menjadi aplikasi pencatat pengeluaran dan juga masukan.  Aku juga nyadarnya telat. Tapi nggak papa deh setidaknya aku jadi lebih rajin melakukan pencatatan. Dari  pencatatan ini kita dapat melihat dan mengevalusai pengeluaran dan pemasukan

Aku sebagai pemakai gopay, merasa terbantu banget dengan fitur layanan ini. Iseng-iseng yuk kita coba ulik firur-fiturnya.

Pemberitahuan

Pemberitahuan ini ada di halaman beranda ketika kita membuka aplikasi gopay. Menjunjukkan total pemakaian gopay yang kita lakukan hingga tanggal tersebut. Jumlahnya.. selain pengeluaran yang kita bayar melalui akun gojek, kita juga dapat menambahkan pengeluaran secara manual. 

Perhitungannya oleh aplikasi dipecah-pecah berdasarkan bulan dalam kalender.


Grafik pengeluaran


Kalau kita klik bagian total pengeluaran, maka kita akan diarahkan ke antarmuka lainnya. Di sini akan muncul grafik  berdasarkan pekan dalam bulanan. Kita akan tahu bahwa di pekan-pekan tertentu pengeluaran kita over budget misalnya.

Kategori pengeluaran

Untuk kategori pengeluaran gojek telah membaginya dalam beberapa kategori

- donasi

- gaya hid up

- belanja pokok

- belanja

- logistik

- lainnya

- transportasi

- makan dan minum

Kalau dibaca sepintas namanya mirip mirip ya.. Misal belanja pokok, belanja dan logistik. nah ini kreativitas kita saja mana yang akan dikategorikan dalam pembagian yang dibuat gojek. Jujur aku juga agak bingung, misalnya aku belanja ke warung tetangga, terus aku beli beras, beli sayuran, dan beli jajanan. Itu nanti akan dikatergirkan ke yang mana  saja? belanja pokok, belanja atau logistik. 

Menurutku nggak ada salah benar dalam penggunaan aplikasi ini... karena ini benar-benar didisain nyaman dan mudah untuk dipakai pengguna dari berbagai usia. Contoh ya usia lewat dari 50 tahun sepertiku. 

Kalau kamu, udah pakai juga belum











Minggu, 07 Desember 2025

Berlatih Panahan di Pusdiqu Archery

papan target


Sejak mengenal olahraga panahan kurang lebih dua tahun lalu, sebenarnya aku ada keinginan untuk berlatih serius dengan didampingi pelatih yang memiliki basic panahan. Akan tetapi niat itu belum juga sempat kesampaian. Di kantor memang kita ada latihan bersama, tetapi ya sama-sama nggak punya basic juga. Jadi memanahnya berdasar feeling aja, tanpa dilandasi keahlian.

Sempat berlatih bareng teman di Gudang Utara, berharap di sana ada yang mendampingi. Ternyata kita 'hanya' semacam pinjam tempat aja. Jadi nggak jauh beda dengan aku latihan di halaman kantor.

Qodarullah, lewat di timeline instagramku, ada tempat latihan di Bandung yang bernama Pusdiqu Archery. Tempat latihannya di SMKN 5, jalan Bojongoneng, sekitar daerah CIkutra. Masih dekat lah ya.. Akhirnya aku memutuskan untuk mendaftar kelas di sini. Kebetulan waktu itu sedang pembukaan untuk angkatan 11.

Lokasi Latihan
Sport Center SMKN 5 Bandung
Jl Bojongkoneng 37A Sukapada
Cibeunying Kidul, Kota Bandung

Biaya Pendaftaran:
Rp. 220.000
Infak per pertemuan
Rp. 15.000

Syarat
- Muslim/muslimah usia minimal 15th
- Komitmen mengikuti kelas 10x pertemuan

modul level 1


Fasilitas:
-  Modul pelatihan
- 10x latihan alat disediakan
- Lokasi indoor
- Ikhwan / akhwat dipisah
- Mentor terbaik
- Merchandise dan e-sertifikat
- Diskusi via grup Whatsapp

Kesanku setelah mengikuti 3x pertemuan
Masya Allah, tabarakallah. Bener-bener bersyukur ketemu dengan tempat latihan ini. Di sesi pertama langsung dibekali latar belakang, senantiasa meluruskan niat, menjaga wudhu dan sholat dua rakaat sebelum berlatih, berinfak dan juga mendoakan keuda orang tua. Dan setiap pertemuan diawali dengan tilawah terlebih dahulu Suasana latihan juga terjaga kondusif, alias syar;i. Lapangan ikhwan dan akhwat dibatasi dengan kain hijab berwarna hitam sepanjang gedung sport center.
Selain itu satu grup terdiri dari 3-5 orang yang dipegang oleh satu pelatih. Jadi kita bener bener fokus belajar dan diajari secara detail.

Keutamaan belajar memanah 
Belajar memanah memiliki keutamaan sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah SAW :
Dari Uqbah bin Amir dia berkatan, Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah memasukkan tiga orang ke dalma surga karena satu anak panah:
1. pembuatnya yang menginginkan kebaikan dalam membuatnya
2. orang yang memanah dengannya
3. orang yang mengambilkan anak panah untuknya.
Memanahlah kalian dan menunggang kuda, bukan termasuk hiburan yang disunnahkan kecuali 3 perkara
1. seseorang yang melatih kudanya
2. orang laki-laki yang bercanda dengan istrinya
3  seseorang yang memanah dengan busur dan anak panahnya (HR Abu Dawud 3/2513)

Riwayat Panahan
Panahan pertama kali diajarkan oleh Jibril kepada Nabi Adam a.s. Malaikat Jibril memberikan busur dan berpesan "Ini adalah kekuatan dari Allah SWT" dan kemudiaan saat menyerahkan anak panah Malaikat Jibril berpesan "Ini adalah sesuatu yang dapat melumpuhkan, yang berasal dari Allah SWT" Nabi Adam menerima pemberian itu dengan suka cita. Sampai sampai busur tersebut tidak terlepas dari tangan beliau, kalau tidur pun busur tetap di bawa.

Sebenernya di sini juga ada kelas lain, yaitu kelas prestasi yang berlangsung siang harinya. Ini dikhususkan buat mereka yang mau ikut lomba. Nah, apakah kamu tertarik ikut juga?

Rabu, 03 Desember 2025

Mie Bakso & Es Campur Pa Oyen 18 Pancen Oye


Buat mereka yang sudah lama tinggal di Bandung, tentu sudah tidak asing lagi dengan es campur Pak Oyen. Nama besar Oyen di Bandung sudah kukenal dari tahun 2000an ketika pertama masuk Bandung. 

Es oyen sepanjang jalan AH Nasution yang aku tahu ada beberapa. Ada di Jl Cijambe dekat freshmart, di Pujasera samping Mutiara Super Kitchen, dan satu lagi ya ini yang di Jl AH Nasution, Cipadung. Tepatnya di seberang Polsek Ujungberung, Pak Oyen 18 ini. 

Ketika lewat warung Pak Oyen 18 ini, suasananya belum pernah aku lihat ramai. Motor paling sekitar 2-3 motor. Beberapa kali juga mampir ke sini di sore hari, paling hanya dua rombongan pelanggan yang mengisi meja kursi . 

Pegawainya ada beberapa. Mereka semua mengenakan seragam berupa kaos polo warna merah.Mereka ada yang bertugas di meja kasir untuk menerima pembayaran, ada yang mencatat pesanan, ada yang melayani perbaksoan, dan ada juga yang khusus minuman.



Menu yang tersedia :
- mie/bihun baso biasa
- mie/bihun baso urat 
- mie/bihun baso cincang
- mie/bihun baso keju mozarela
- mie/bihun baso komplit (plus ceker)
- mie yamin baso biasa
- mie yamin baso urat
- mie yamin baso cincang
- mie ayam
- baso tahu siomay bumbu kacang/kuah
Menu menu di atas rentang harga antara Rp. 19.000-Rp. 24.000/porsi



Sedangkan minumannya adalah
- es campur
- es campur durian
- es teler
- es kelapa
- es kelapa alpukat
- es doger
- aneka jus
- es teh manis/teh panas
untuk minuman kisaran Rp. 5.000 (es teh manis) hingga termahal Rp. 23.000 (es campur durian)

Catatanku:
- waktu penyajian bakso lumayan lama untuk ukuran warung bakso. Pernah menghitung waktu tunggu penyajian ini sekitar 10 menit 
- Bakso halusnya enak, kerasa dagingnya. Bakso uratnya juga enak
- Batagor kuahnya juara, sesuai antara porsi, rasa dan harga
- Buatku, rasa kuahnya agak keasinan, jadi kalau makan pasti aku tambah air mineral.
- Es campurnya enaak
- Tempat parkir cukup luas bisa untuk mobil dan motor, nggak ada tukang parkir

Senin, 01 Desember 2025

Wisata Kuliner di Pasar Ngasem Yogyakarta

Pasar Ngasem


Kota wisata seperti Yogyakarta, selalu menyiapkan kejutan untuk para pelancong yang datang.  Beberapa tahun terakhir, sejak F4 kuliah di UGM, hampir setiap tahun aku ke Yogya. Bahkan kadang setahun 2-3 kali. Tetapi setiap ke sana, pasti ada lagi yang baru, ada lagi yang baru.

Oktober kemarin ke Yogya bertepatan dengan even Malioboro Run. Aku nggak ikut lari sih, hanya menemani sahabatku yang sudah jadi pelari kalcer. Biasanya kalau ke Yogya aku menginap di sekitar Malioboro atau sekitar UGM. Tapi kali aku menginap di daerah Taman Siswa.


Jarak dari penginapan ke Pasar Ngasem kalau di Google Maps hanya sekitar 3km
So aku sama sahabatku memutuskan untuk jalan kaki aja sekalian olahraga pagi. Gass dua orang emak pergi jalan kaki ke Pasar Ngasem.

Alamatnya :
Pasar Ngasem
Jl. Polowijan No.11, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55133

Kalau dari arah Taman Siswa, menuju Pasar Ngasem melewati lingkungan keraton Yogyakarta. Aku bisa melihat suasana kehidupan di belakang keraton. Selama ini kalau datang ke keraton selalu dari arah depan, dan hanya melihat sisi depannya saja.


Kesan pertama melihat suasana pasar Ngasem adalah Oh.. pasarnya tidak terlalu besar. Dan pagi itu sekitar jam 7 lebih, tapi pasarnya udah ramai banget. Antrian gudeg mengular. Aku dan sahabatku yang tidak terbiasa makan nasi di pagi hari, memilih mengitari pasar mencari jajanan.

Antrian sarapan gudeg

Makanan tradisional yang aku dapatkan di Pasar Ngasem:
- lepet jagung/lemet jagung (makanan dari jagung manis tambah sedikit tepung, kelapa parut dan gula kemudian dibungkus pakai klobot jagung)
- kue apem warna warni
- lemet singkong
- carabikang
- lapis beras (ini jarang ya.. sekarang kebanyakan dari terigu)
- wajik
- ciplukan
- cendol durian
Tapi sayang aku lupa motoin makanan-makanan itu. 




Selain jajan pasar, di sini aku juga beli oleh-oleh makanan keringan yang sekiranya awet untuk dibawa di perjalanan ke Bandung. Yang lagi hype ada slondok udang, bentuknya bulat seperti donat, tapi tekstur mirip kerupuk, rasanya enak. Aku beli slondok singkong juga, sama peyek koin.

Alhamdulillah hampir sekitar setengah jam muter-muter dan menikmati kuliner pasar Ngasem. Setelah itu balik ke hotel jalan kaki lagi. Menyala kakiku