Sebelum melanjutkan, baca dulu
Berbagai Modus Penipuan (Bagian 1)
5. Mengajak Review Google Maps
Ini sih masih "rada mendingan" menurutku. Jadi dia ngajak aku mengulas di google map, yang mana itu udah aku lakukan. Terus nanti setiap satu ulasan dia akan bayar kita Rp.10.000 (iya sepuluh ribu rupiah).
Sebagai Google Local Guide aku sudah mencium aroma mencurigakan nih.
Aku tanya balik, ini mengulas beneran apa bohongan? kalau beneran aku mau, kalau bohongan aku nggak mau. S dan K nya apa?
Katanya ulasan beneran, nanti aku tinggal mengulas suatu tempat, terus nanti kirim tangkapan layarnya ke dia bahwa aku sudah mengulas tempat tersebut.
Ok sampai sini masih masuk akal. terus aku tanya lagi, tempatnya ditentukan atau aku pilih sendiri?
Kata dia ditentukan. Nanti mereka kirim foto aku tinggal review.
Yah, itu namanya ulasan bohongan dong, kataku. Bukannya dilarang sama Google ya..
Terus krik-krik dia menghilang..
Pas aku berselancar di dunia maya, aku cari modus penipuan ini ternyata ada. Jadi nanti setelah dia lihat akun google kita, dia minta kan nomor rekening kita utk ia transfer honor itu, nah dari situ dia bisa mengakses isi rekening kita.
6. Mengajak Like dan subscribe di youtube.
Ini juga lewat telepon. Katanya aku diminta nonton youtube aja nanti like dan subscribe terus aku dapat uang. Yah.. sekali lagi ini nggak riil buat aku yang emang nggak suka nonton dan kedua emang nggak ada waktu. Jadi langsung kujawab, terima kasih mohon maaf saya ibu rumah tangga udah banyak kerjaan di rumah, nggak sempat nonton youtube. beres
7. Modus Kiriman Ditolak
Ini aku dapat lewat telepon. Memang aku sering mengangkat nomor tidak dikenal ya sodara-sodara. Karena anak bujangku ada yang di luar kota dan kalau nelpon dari wartel, pakainya nomor GSM yang berubah-ubah. udah disimpan wartel-wartel sampai banyak.
Pas kuangkat nomornya, terdengar suara mbak-mbak resepsionis gitu. Katanya dari kantor pos mau bicara terkait kiriman aku. Oke,sampai sini masih bisa aku terima karena kan resellerku kalau kirim ke luar kota sering ditulis namaku sama admin. sebenernya ini auto sih dari sistem.
Terus yang bicara dialihkan ke mas-mas yang suaranya asli empuk banget. sopan.. menanyakan apakah ini dengan ibu Titi? iya.
Dalam catatan kami ada kiriman ibu yang tidak dapat kami kirimkan karena tidak memenuhi ketentuan.
oh ya kenapa? tanyaku. Aku udah mikir ini apa reseller kirim madu, atau kirim jeniper.. udah mikirnya cairan nih. soalnya pernah tuh ke kalimantan kirim beginian ditolak pakai kilat khusus, akhirnya pakai jalan kapal laut.
Dalam paket Ibu, ini kami temukan ATM, buku rekening, dan sejumlah uang (ah udah mulai ngarang nih.. dalam hati)
Kalau boleh tahu penerimanya siapa Pak? atas nama bapak XYZ
Pengiriman dari kota mana ? Pekanbaru katanya
Wah bapak bercanda ya Pak.. Orang saya aja tinggalnya di Jawa Barat. Berapa nomor telepon penerima Pak ?
0812.... tuuuuuut... Terus akhirnya dia putusin sendiri.
8. Modus Sebagai Penadah
Ini mah dialami sama sahabatku sendiri. Kebetulan suaminya dinas di luar kota, dan beliau tinggal dengan anak-anak yang kebetulan kok ya cewek semua. Jadi serumah anak cewek. Kejadiannya pagi hari ketika suasana komplek agak sepi. Dan rumahnya juga menghadap batas komplek sih, jadi sebrang jalan depan rumahnya itu udah tembok pembatas.
Tiba-tiba pintu diketok oleh tamu. Tamunya dua orang laki-laki, satunya lebih tua. Karena di rumah nggak ada laki-laki, temenku cuman menyembulkan kepala dari balik pintu. Kemudian bapak - bapak itu menanyakan :
"apakah ini rumah nona abc ?" (menyebut nama anak pertama yang sudah gadis).
"Iya betul" kata temenku
"Kami dari kepolisian, mendapatkan info bahwa putri ibu menjadi penadah barang curian berupa iphone 13"
"Maaf Pak, saya tidak bukain pintu yah. Kalau bapak dari kepolisian silakan ke sini lagi sama satpam komplek atau pak RT"
Eh bener dong dua orang itu balik lagi sambil bawa satpam kompleks
Terus si bapak yang mengaku aparat tadi bilang bahwa imei HP nona abc ini sama dengan imei hape yang dilaporkan hilang. Di sini agak janggal. Temenku beli hape dari 2021 dalam kondisi baru. Masih ada kotak dan notanya. Terus laporan kehilangan itu di tahun tahun 2023.
Temenku itu telpon suaminya dan suaminya itu yang ngomong sama dua orang yang ngaku polisi itu.
Terus imei hp nona abc ini di cek, dan apa hasilnya? Ternyata imeinya nggak sama dong. Cuman beda dua angka yang paling belakang.
Ya ampun.. udah panik banget pasti kalau aku mah.. tapi alhamdulillah meski deg-deg an temenku itu tetap tenang.
Udah kebayang ya kalau panik, pasti hape disita sebagai barang bukti. Mungkin plus uang damai. Udah gitu nggak tau yang datang siapa..
Itu ya teman teman berbagai modus penipuan yang saat ini sedang marak. Menurutku, kunci dari semua itu adalah literasi. Ikuti perkembangan zaman. Ikutin berita supaya tahu apa yang terjadi di luar sana. Bye..




