Minggu, 01 Desember 2024

Wisuda!

Foto bersama di depan Graha Sanusi

Seperti pernah aku ceritakan sebelumnya ketika aku menulis tentang watermelon cake, pekan kemarin itu saatnya F2 wisuda. Setelah F2 melalui masa perjuangan yang panjang semasa kuliah. Hampir 7 tahun, Sis. Hati seorang ibu juga udah kembang kempis kayak balon kurang angin.
 
Awalnya jujur aku agak kurang yakin soal keikutsertaan di wisuda sesi ini. Karena, tahun-tahun sebelumnya, mahasiswa yang sudah lulus sidang perlu menyelesaikan revisi skripsi dulu sebelum mendaftar wisuda. Alias, kalau belum revisi belum boleh wisuda. Sementara F2 kemarin minta waktu lagi untuk revisi skripsinya, karena dia lagi fokus menyiapkan diri ikut seleksi CPNS. 
Qodarullah.. Masya Allah tabarakallah.. Alhamdulillah wisuda tahun ini tidak ada persyaratan seperti di atas. Artinya semua yang sudah lulus sidang boleh mendaftar wisuda. Syukurlah… 

Setelah jadwal wisuda keluar, F2 ternyata kebagian di hari kedua, sesi siang. Wisuda Unpad berlangsung selama 4 hari, dari Senin sampai Kamis. Setiap harinya ada dua sesi. Sesi pagi di mulai pukul 9.00 selesai pukul 11.00 WIB (di Jadwalnya yaa..) sedangkan sesi siang dimulai pukul 14.00 hingga pukul 16.00 WIB. 


Untuk ikut wisuda ini konon tidak bayar sepeserpun. Mahasiswa diminta membayar Rp. 750.000 katanya itu uang deposit. Semacam jaminan gitu buat toganya. Jadi kalau nanti toga dikembalikan, uang juga akan kembali utuh. Katanya.. 


Kok jaminan toga semahal itu.. Iya karena toga unpad saat ini keren banget. Udah macam jubah Harry Potter. Ada yang hijau tosca, ada yang orange, ada juga yang merah. F2 dan teman-temannya kebagian toga warna merah. 


Karena udah tahu dapat jadwal siang , aku agak dag dig dug juga.. Soalnya Bandung di siang hari hampir selalu hujan. Jadi aku mikir outfit seperti apa ya..yang cocok di segala suasana. 

Pilihanku dan suami adalah batik. Mau pakai jas takut panas. Aku pun mengikuti pakai batik dengan warna senada. 


Batik yang kami kenakan berbahan katun dan tidak terlalu tebal. Kenapa katun? Agar kalau kehujanan cepat kering, tapi kalau kepanasan tidak terlalu hareudang. Warna dasar hitam, harapan nya supaya ketika terciprat genangan air pun, nggak akan keliatan banget kotornya. 

Sempat kepikiran mau bawa pakaian ganti, tapi mikir lagi nanti aku perlu tas sebesar apa ya

Tas aku pakai punya F3, alhamdulillah masuk segala rupa. Tapi nggak juga baju ganti. Kan aku bawa  jas hujan dan tas belanja. 

Sedangkan sepatu aku juga pakai yang punya F3 karena ukuran kaki kita sama. 


Ngebayangin suasana unpad pas wisuda, nggak ada wisuda aja sering macet karena ramai. Apalagi ketambahan wisuda. 

Bandung kalau hujan tahu sendiri kan, bisa tiba-tiba banjir di mana-mana.


Akhirnya jam 12 lebih kami baru berangkat dari rumah dengan naik ojek daring. Karena pendamping harus mendaftar dulu maksimal 30 menit sebelumnya.  Sedangkan wisudawan malah boleh hadir maksimal jam 14 lebih 15 menit. 


F2 rencana mau berangkat naik motor, eh dapat telpon dari temannya kalau di Dipati Ukur hujan. Akhirnya dia naik ojek mobil juga.  Pas banget jam dua kurang 5 menit dia sampai. Katanya hujan dan banjir. Jadi nggak bisa turun mobil terus jalan kaki. 


Alhamdulillah wisudanya berjalan lancar.. Semoga ke depan juga lancar jalan rezekinya. Aamiin.

Ya mungkin sedikit tips aja kalau mendampingi anak wisuda, sebisa mungkin berangkat dan pulang sama sama, karena biasanya wisudawan menerima banyak bingkisan. Nah kita sebagai pendamping bisa bantu bawa. Gitu kaaan..


Selamat ya Nak, baarakallaah.


Senin, 25 November 2024

Membuat Watermelon Cake



Hari-hari menjelang F2 wisuda kemarin, aku udah kasak kusuk dengan F1 dan F3

kira-kira perlu pesan apa saja buat memeriahkan hari tersebut. 


Pertama, tentu kami pesan buket bunga. Kalau pas lulus sidang kemarin pesannya buket snack, maka kali ini bener-bener pesan buket bunga dengan hiasan boneka bertoga. Mainstream banget ya… biarlah gapapa. 


Kemudian kita mikirin kira-kira mau beli kue apa. Kayaknya bosen deh, jenis kue kan itu-itu aja. Kemudian aku teringat postingan salah satu selebgram yaitu kue ulang tahun dari buah semangka. Namanya watermelon cake. Waah ide bagus. 


Aku pun mulai mencari info, mengenai cara pembuatan dan tentu juga gambar-gambar yang sudah jadi untuk memancing imaginasi. 
Wah..ternyata watermelon cake  memang sedang menjadi tren saat ini. Wajar sih ya…
Kalau dicermati, ada beberapa hal yang membuat kue ini langsung jadi tren, diantaranya:

  • Unik : di tengah arus sugar rush dan junk food, watermelon cake hadir dengan kesegaran alami. 
  • Sehat: Karena bahan utamanya adalah buah-buahan segar. No olah-olah atau masak-masak. Tentu juga tidak mengandung lemak😃 wajarlah kalau ini dijadikan  pilihan pengganti cake pada umumnya. 
  • Mudah dikreasikan : kita bisa mengkreasikan watermelon cake dengan berbagai macam bentuk dan ukuran. Bisa bulat, bisa persegi. Bisa besar bisa slice. Bisa tinggi bisa juga pendek. Pokoknya suka-suka aja. Setelah itu tinggal menambahkan topping seperti buah-buahan lain sesuai kondisi dan dompet masing-masing.
  • Lebih ramah lingkungan : Karena semua bahan yang diperlukan adalah bahan alami. No kemasan. Ini sejalan dengan tagline kelas belajar zero waste kemarin, yaitu “kurangi kemasan perbanyak kupasan”. Jadi kulit buah dan limbah lain dapat dijadikan kompos di halaman. 


H-1 aku belanja buah di toko buah dekat kantor. Seadanya dalam arti yang sesungguhnya. Yang aku beli semangka, jeruk sunkist, anggur hijau dan nanas. Yang aku pengen beli tapi nggak ada: stroberry dan kiwi. 
Oh iya, kamu juga harus menyiapkan tusuk sate/ tusuk gigi untuk membuat hiasan. Mari kita coba… 


Cara Membuat Watermelon Cake

Untuk membuat kue sendiri  perhatikan langkah langkah sbb:
  • Pilih Semangka: Ini terserah kamu, mau semangka yang bulat atau yang lonjong, tapi harus mateng. Bisa minta tolong penjual untuk bantu memilihkan semangka.  
  • Potong Semangka: memotongnya sesuai rencana kita. Bisa langsung potong bulat/kotak sesuai selera, yang penting usahakan rata.  Letakkan base kue ini di nampan atau di piring lebar. Aku pilih bulat ya.. Walaupun kemaren itu ada yang salah potong malah sisinya lurus. Tapi akhirnya aku jadikan sisi yang lurus sebagai tempat menusukkan hiasan. 
  • Buat garnish : gunakan pisau tajam dan lancip untuk mengukir hiasan-hiasan kue nantinya. 
Buah yang dipakai bisa Stroberi, blueberry, kiwi, anggur, jeruk atau buah-buahan lainnya. Hiasan kue dari nutrijel bisa. Susun sesuai selera. Nah aku juga metik daun anggur di halaman. 


Tips Membuat Watermelon Cake
Setelah pengalaman membuat kue ini untuk pertama kalinya, ada beberapa tips yang bisa aku share

  • Sebisa mungkin, gunakan pisau yang tajam agar potongan semangka terlihat rapi. Selain itu pisaunya harus lurus juga. 
  • Dinginkan semangka sebelum dipotong agar lebih mudah dibentuk. Gunakan cairan lemon agar semangka tidak berubah warna. 
  • Kreasikan watermelon cake sesuai kesukaan kamu. Enaknya sih, hiasan anggur dkk   sudah dipotong-potong dan siap tempelkan. Sehingga pembuatan watermelon cake tidak terlalu lama. 
  • Untuk cake yang tinggi, aku lebih menyarankan dari semangka utuh, daripada yang dua potongan lalu disatukan pakai tusuk sate. 
  • Cuci tangan agar selalu bersih 
Nah demikian pembahasan  kita soal watermelon cake ini. Buat kalian yang mau bikin, bisa dicoba aja ya.. 

Rabu, 30 Oktober 2024

Kelas Belajar Zero Waste


Empat bulan ke belakang aku baru saja mengikuti kelas belajar zerowaste angkatan 14. Kelas yang padat merayap ini memberikan pondasi untuk menjadi seorang praktisi zerowaste. Aku sendiri mengikuti kelas ini bagaikan mendapat rezeki nomplok. Melihat iklannya tanpa sengaja di IGS seorang teman, kemudian aku klik tautan pendaftaran. Pendaftarnya sangat banyak. Langsung terpenuhi dalam waktu 6 jam 55 menit 32 detik (sumber:IG @belajarzerowaste_id)

Beberapa hari kemudian, diumumkanlah siapa siapa yang boleh mengikuti kelas tersebut. Ada sekitar 500 peserta yang mendaftar. Dari jumlah tersebut sekitar 300an orang yang lolos dalam seleksi. alhamdulillah namaku salah satunya.  Saat itulah aku baru tahu kalau banyak sekali yang berminat menjadi calon peserta BZW.  Bismillah aku harus komitmen selama 4 bulan, belajar tiap pekan sekaligus mengerjakan tugas-tugas yang diberikan.


Opening Ceremony kelas dilangsungkan secara daring pada tanggal 29 Juni 2024. Di dalam kelas BZW ini sebenarnya dibagi lagi menjadi 4 tahapan. Di setiap tahapan, akan diseleksi lagi siapa yang lanjut berjalan dan siapa yang tinggal. Tahapan-tahapannya yaitu :

  • Kelas pengantar
  • Kelas bertumbuh
  • Kelas Bergiat
  • Kelas Berdaya


Kelas Pengantar

Pada tahap ini peserta baru diberikan materi teknis. Karena belajarnya daring melalui GCR/Google Class Room. Materinya meliputi :

1. Teknik memakai GCR oleh Kak Nurul Aulia dan kak Kasuma. 

2. Adab menuntut ilmu oleh Meirna F dan Niki Fadjar

3. Berbagi di media sosial oleh Kang Kuswan dan Kak Dhani Andhika. Kala itu kita belajar teknik foto, teknik pengambilan gambar di foto/vieo serta  pengenalan aplikasi capcut secara cepat untuk dibagikan di media sosial.


Kelas Bertumbuh

1. Mindset Belajar Zero Waste oleh  Lenti Nucifera dan kak Ana

2. Evaluasi Konsumsi Keluarga oleh Rachma DO Amelia dan Hena Christina

3. Cegah Sisa Konsumsi oleh Legis Novianty dan Noor Sofiah

4. Pilah Sisa Konsumsi oleh Anisah Helmy dan dIan Pratiwi


Kelas Bergiat

1. Olah sisa konsumsi organik oleh teh Lita Eliana dan Defi Pransiska

2. Olah sisa konsumsi anorganik oleh Kak Yenni Merdeka dan Ida Sani

3. Pengelolaan limbah B3 dan Medis Skala rumah tangga oleh Anisah Nuraini dan Iis Istianah

4. Jejak Karbon, Air dan Listrik oleh Widia Anggia V dan Ilma Amalia


Kelas Berdaya

1. DIY Pembersih Alami oleh Nurza Dwi dan Iah Syariah

2. Ketahanan pangan (berkebun) oleh Aang Hudaya dan Tri Damayanti

3. Mengelola makanan homemade oleh Suciana Widi dan Kartika Eka

4. Zerowaste Event oleh Nurie Lubis dan Dea Fadhilah. Untuk tugas materi ini dapat dibaca lagi Kopdar Kelas B BZW#14 dan Sharing Zerowaste Journey

5. Pelopor dan personal branding oleh Oeliva Iswandi dan Nia Metyana

6. Public Speaking oleh Dhea hajaru dan Tita Dewangga


Demikian 4 tahapan di kelas BZW yang aku rangkum dari akun instagram @Belajarzerowaste_id. 

Bukan hal yang mudah bisa lolos di 4 tahapan. Karena sampai detik ini pun masih terus berjuang menjadi pembelajar dan pelaku gaya hidup minim sampah/zerowaste.

Oh iya semua materi di atas, kalau ada penugasan, sifatnya individal. Dan selama4 bulan itu stamina perlu di jaga terus. Bayangin deh misal hari Senin malam itu materi, selasa pagi jam 7ada kuis, nanti sabtu sudah harus mengumpulkan tugas yang berupa tautan postingan kita di media sosial.


Nah gimana, kamu siap untuk ikut kelas ini?  


Minggu, 27 Oktober 2024

Bakmi Bersahadja 77



Akhir pekan lalu  aku ada kesempatan berkunjung ke Yogya. Orang bilang selalu ada yang baru di Yogya. Mirip-mirip Bandung lah.. jadi memang nggak akan pernah bosen pergi ke Yogya.

Berbekal postingan viral di instagram, dan sudah bingung mau coba apa, dengan sepenuh niat aku putuskan mencoba salah satu wisata kuliner yang direkomendasikan, Bakmi Bersahadja 77. Kebetulan lokasinya tidak terlalu jauh dari penginapanku.

Dengan memesan aplikasi angkutan daring, akupun menuju ke sana. Perjalanan yang berawal dari belakang kampus UGM ke lokasi  ternyata lumayan berliku. Jalannya kecil dan belak belok. 

Sampai di tempat, aku agak kaget juga. Ternyata Bakmi Bersahadja tempatnya benar-benar bersahaja dan berada di tengah pemukiman. Dekorasi didominasi warna putih dan merah, terlihat sekali identitas bahwa ini adalah restoran Chinesse Food. 

Alamat 

Bakmie Bersahadja 77
Jl. Petung No.9a, Papringan, Caturtunggal, Depok, Yogyakarta
Apa saja yang ada di sana?

Menu 

Menu Utamanya adalah bakmi. Adapun variannya ada bermacam-macam:
  • Bakmie polos
  • Bakmie jamur
  • Bakmie ayam cincang
  • Bakmie ayam rebus
  • Bakmie szechuan 
  • Bakmie szechuan pedas manis
  • Bakmie kuah creamy
Dari berbagai varian di atas, harganya juga bervariasi. Yang paling ekonomis tentu saja bakmie polos di angka Rp. 11.000,- sedangkan paling sultan adalah bakmie creamy seharga Rp 25.000.

Oh iya di sini kita diberikan pilihan, mau mie keriting atau mie karet. Mie karet itu mie yang pipih maksudnya. Kalau mie keriting pasti kalian sudah familiar.  Pilihanku jatuh pada  bakmie jamur, yaitu bakmie dengan taburan jamur tiram yang penampakannya sangat menggoda. Konon bumbunya adalah saus tiram dan bawang putih. 

Benar saja, rasanya sangat nagih. Andai perutnya cukup pasti nambah barang setengah porsi.
Kalian sudah mengenal bumbu charsiu? Charsiu adalah resep marinasi/rebus ayam dengan salah satu bumbunya  adalah beras angkak. Semacam diungkep gitu. Jadi setelah ayam dimasak nanti warnanya jadi merah. Nah ayam charsiu ini kita bisa pilih antara digoreng atau dibakar/panggang.

Beda lagi dengan ayam szechuan, meski sama sama merah,  merahnya szechuan berasal dari cabe. Di sini juga banyak rempah yang dipergunakan sebagai bumbu,  seperti .. Cabe kering, cabe giling, jahe, lada hitam, dll

Selain menu utama bakmie, ada juga menu sampingannya yaitu : 
  • Cah pokcoy
  • Bakso goreng
  • Pangsit goreng
  • Swekiau chili oil
  • Swekiau kuah
Di sini aku memilih swiewkiau chilli oil. Rasanya mantap gak bikin nyesel. Sayangnya aku cuman berdua, jadi nggak bisa mencoba aneka hidangan. Perut keburu penuh..Padahal mumpung harganya juga sangat bersahaja.  Hidangan termahal  harganya Rp. 20.000. Sedangkan yang paling murah adalah cah pakcoy seharga Rp. 12.000

Untuk menu minumannya simpel-simpel. Sangat simpel bahkan. Cuman ada teh tawar, teh manis, lemon tea,  dan jeruk manis. Air mineral mah nggak usah dihitung ya. kan menyediakannya juga hampir tanpa effort. Semua dapat dihidangkan dingin/panas. Harga minuman kisaran Rp. 3.500- Rp 8.000 saja.

Suasana

Aku datang dan makan di tempat pada sore hari. Suasana sudah agak adem. Kebetulan resto juga tidak terlalu ramai. 
Catatanku tentang suasana :
Meja kecil-kecil. Hanya muat untuk berduaan. Buat pasangan mungkin asyik, buat rombongan jadi berdesakan
Pemilihan lagu ketika aku di sana kayak kurang pas. Biasanya lagu cafe itu slow dan bikin betah. Di sini agak-agak jedag jedug. jadi bikin agak  gimana ..gitu 
Overall oke lah. 8/10. Cuman kalau ditanya bakal balik lagi nggak, kayaknya enggak deh. Soalnya terlalu sayang untuk melewatkan tempat-tempat baru di Yogya. Kalau makan bakmie doang di Bandung juga bisa. Make sense kaan?

Senin, 30 September 2024

Kopdar Kelas B BZW#14 dan Sharing Zerowaste Journey

Here I Am


Iya ini kami, Alhamdulillah jadi juga ketemuan hari ini. Jam 9 pagi di Taman Ganesha ITB. Dari semalam udah pada konfirmasi. Ada beberapa yang berhalangan, yaitu Teh Yuli ternyata ayahnya operasi dan harus mudik. Terus teh Uva anak-anak sedang kurang sehat jadi nggak bisa bepergian jauh. Oke dari 12 izin 2 jadi tinggal sepuluh. Terus paginya teh Hesti Johan juga izin, belum memungkinkan untuk pergi. Tapi alhamdulillah ada masuk teh Najla.  Jadi masih bersepuluh.

Perkenalan

Jam 9 teng udah di lokasi. Masih cari-carian. Tapi alhamdulilah datangnya hampir berbarengan. Aku datang udah ada teh Alvi, teh Elsa, teh Rizka, teh Linda dan teh Meta. Cari cari lokasi akhirnya mepet ke bundaran dekat tulisan Taman Ganesha. Soalnya di situ jalannya buntu jadi jarang orang lalu lalang. 

Setelah duduk dan berkumpul, hingga pukul 9.10 baru berenam itu. Kita pun berdiskusi, kasih toleransi hingga pukul 9.15 kita mulai acaranya. Acara jadi dipandu oleh teh Linda yang masya allah kocak, bisa menghidupkan suasana. Setelah dibuka lalu perkenalan singkat. 
  • Mak Linda panggilan Mak Ling, tinggal di Cijerah Cimahi (Pharmindo)
  • teh Mehta tinggal di Cisangkan Cimahi
  • teh Alvi tinggal di Sumbersari
  • teh Elsa tinggal di Tani Mulya, Ngamprah
  • teh Rizka tinggal di Cimahi
  • Aku, di Ujungberung.
Biar inget Mak Ling mengajak semua main game sebut nama orang lain dan asalnya. Karena masih dikit ya hapal aja. Kemudian sharingpun di mulai. Kami hompimpah buat menentukan urutan.
Setelah itu menyusul teh Aghni dan teh Putri datang. 

Sharing Session

1. Rizka

Masih muda belia, baru lulus dari DKV UPI tahun 2023 lalu. Mengenal zerowaste sejak melakukan penelitian tentang ZW untuk pengerjaan skripsinya. Mulai dari membaca buku-buku yang membahas tentang ZW hingga buku anak-anak. Karena teh Rizka ini membuat karya untuk adik adik tuli berupa buku ZW. lihat deh foto di bawah ini. Satu kata untuk BZW : Chalenging

2. Elsa

Teh Elsa sudah cukup lama mengenal ZW. Bahkan udah lama juga bikin ecobrick. Tapi karena nggak tahu buat apa, sesuai lingkungan masyarakat sekitar, akhirnya sampahnya dibakar lagi, dibakar lagi. Syukurlah sekarang sudah pindah ke Tani Mulya, di rumah sendiri. Jadi lebih mudah menerapkan ZW. Satu kata untuk BZW : Seru

3. Mehta

Teh Mehta ini dari Cimahi ke Taman Ganesha dengan naik sepeda. Wow keren banget. Mengenal ZW karena awalnya dari frugal living. Jarang jajan lebih sering memasak. Merasa bersalah jajan minuman minimarket. Karena minuman itu merupakan mood booster buat dia. Satu kata untuk BZW : Membumi

4. Teh Linda

Teh Linda udah malang melintang di dunia BZW. Beliau trainer juga di YPBB. Punya produk deodorant. Tapi nggak dibawa. Selain itu itu juga aktif di bank sampah. Satu kata untuk BZW : Enjoy

5. Teh Alvi

Mengenal ZW sudah cukup lama juga. Cuman ya on off gitu. Penasaran ikut kelas BZW sampai DM mimin di instagram. Wow semangat banget. Tergerak bener bener adalah ketika TPA Sarimukti terbakar, benar benar aroma sampah itu menguar di sekitar tempat tinggalnya. Dari situ baru ikut aksi ZW . Satu kata untuk BZW:Santai

5. Teh Aghni

Seorang anak mudah yang aktif. Datang dengan kaki ditopang alat-alat medis pasca operasi karena ototnya ada yang putus saat hiking. Seorang perawat di RS AL Ihsan ini juga pecinta alam. Keren banget sih ya. .anak mudah udah punya prinsip zerowaste. Jadi kalau mau naik gunung dihitung dulu bawaan biar gak ada foodloss atau foodwaste. Terus turunnya sambil clean up sepanjang jalan. wow keren. Satu kata untuk BZW : Mudah

6. Teh Putri

Seorang Ibu dari dua putra putri ini dulunya pernah mengajar di Sekolah Alam Bandung. Mengenal ZW ya dari sekolah alam yang sudah menerapkan gaya hidup minim sampah buat guru serta anak-anaknya. Kemudian setelah menikah dan punya anak-anak sendiri baru mulai menerapkan di rumah juga sekaligus sebagai bahan pembelajaran anak-anak. Satu kata  untuk bzw : Seru

Setelah semua yang hadir sharing perjalanan zerowaste nya.. acara ditutup dengan makan bersama, alias botram. Sesuai tema kita, event minim sampah, maka di sini terlihat ya semua makanan yang di bawa adalah makanan beneran, bukan makanan pabrikan/produk. 
Setelah acara sedianya akan ada trash audit. tetapi karena waktu sudah siang dan beberapa akan lanjut acara lain jadi trash auditnya di rumah.
Teh Alvi - ada kulit ubi (8gr) dan kemasan (3gr)
Teh Elsa - 2 kemasan susu (11gr)
Yang lain belum ada setoran trash auditnya.

Tapi dari dua itu aja.. bener bener minim sampah kan ya.. udah gitu sampahnya juga dibawa pulang masing-masing untuk proses selanjutnya sesuai diajarkan di kelas BZW. 




 

Minggu, 29 September 2024

Persiapan Acara Sharing Zero Waste Journey

Sharing Zerowaste Journey

Perjalanan mengikuti kelas Belajar Zerowaste mengantarkan aku pada lingkaran pertemanan baru. Apa pasal? Bila tugas-tugas sebelumnya lebih ke tugas inidividu, di tugas ke-11 ini kami diminta merancang sebuah acara yang minim sampah. Tentunya ini tidak dapat dilakukan sendirian.

Akupun mulai berpikir dan menimbang-nimbang, ke mana gerangan aku akan melabuhkan harapan, eh salah maksudnya akan membuat acara ini. Awalnya kepikiran mau sosialisasi tentang gaya hidup minim sampah kepada komunitas ibu-ibu pengajian. Bisalah kali diatur di salah satu sesi ada aku yang bicara.

Belum sempat aku bikin woro-woro di grup kajian, eh ada ajakan dari teh Elsa untuk bergabung membuat event di Bandung. Tentu aku menyambut gembira penawaran tersebut. Ya hitung-hitung sebagai pemanasan, bagaimana nanti mengelola pertemuan dengan orang-orang baru di dunia zerowaste, maka sekarang belajar dulu dengan orang-orang zerowaste. sekaligus praktek ilmu ya..

Ketika aku dimasukkan ke dalam grup whats app, di sana telah ada 10 orang anggota. Yaitu : teh Alvi, teh Elsa sebagai inovator acara, teh Hesti, teh Rizka, teh Linda aka Makling, teh Putri, teh Aghnia, teh Najla, teh Mehta, teh Yuli dan Teh Ulva. Mereka rumahnya jauh jauh lho, beberapa dari Cimahi, ada yang dari Bojongsoang juga, bahkan teh Ulva dari Subang.

Dari obrolan di grup, sudah disepakati bahwa acara akan diselenggarakan pada tanggal 29 September 2024 hari Ahad di taman Ganesha Bandung. Target peserta adalah anggota kelas B yang tinggal di Bandung Raya. Rancangan acara nanti adalah kopdar, tukar barang, dan botram. Aku manut untuk pemilihan waktunya. Karena ngejar jam tayang tugas juga, nanti tanggal 6 Oktober.

Secara garis besar aku setuju dengan konsep acaranya, aku juga mengusulkan agar ada sesi berkenalan terlebih dahulu, karena kita semua belum ada yang saling kenal maupun saling bertemu sebelumnya. Jadi memang murni baru berinteraksi dalam kelas saja alias secara online melalui percakapan WhatsApp. Itupun jarang yang tek tokan saling menjawab. Lebih sering tanya jawab dengan teteh-teteh Fasil.

Kemudian aku juga menanyakan tentang konsep botram nya bagaimana. Apakah setiap orang membawa bekal masing-masing atau setiap orang membawa menu yang berbeda untuk semua peserta. Jawaban dari teh Elsa adalah kita bawa bekal masing-masing kemudian dipersilakan bila akan ada yang membawa hidangan untuk semuanya. Oke fiks ya..

Mengingat akan ada anak-anak, maka ada yang mengusulkan untuk membuat sesi games untuk anak. Namun setelah di data, dari 12 peserta BZW yang akan hadir, anak-anak baru berjumlah 5 anak usia 3 tahun ke atas, dan 3 anak usia tiga tahun ke bawah. Untuk games anak belum disepakati. Belum disepakati juga nanti yang pegang anak siapa selagi sharing berlangsung.

Lalu sesi berkenalannya bagaimana secara detail? Kalau usulan dari teh Linda awalnya kenalan dulu singkat, nama asal dan aktivitas. Baru setelah kenalan, nanti ada sharing perjalanan kita dengan BZW/ gaya hidup minim sampah. Mungkin sejak kapan, dengan siapa, bagaimana… nanti kalau di lokasi dapat ditanyakan langsung baik oleh peserta lain maupun oleh moderator.

Untuk dokumentasi acara tadi telah disepakati bahwa semua dokumen dalam bentuk digital. nanti yang akan menyimpan hasil foto-foto dari semua peserta adalah teh Aghnia. Beliau yang akan membuat drive untuk mengunggah. Semua peserta sepakat soal ini.. Karena meskipun sumber datanya sama tetap nantinya ada beda penyajian satu persatu.

Diskusi pun menjadi alot ketika telah membahas tentang sesi clean up atau bebersih taman. Sebagian peserta menanyakan tentang waktunya apakah masih tersedia karena target waktu pertemuan hanya dua jam. Kemudian pertimbangan lain adalah bagaimana nasib sampah yang telah kita kumpulkan. Apakah akan dibawa oleh salah seorang peserta kopdar atau bagaimana. Hingga jelang rapat onlilne berakhir diskusi ini belum ada solusi. Akhirnya mengingat waktu yang cukup pendek, peserta rapat sepakat bahwa acara clean up untuk sekarang belum dulu. Pertemuan ini fokus pada kondisi kita, masih banyak yang belum saling kenal.

Ada satu lagi sebenarnya acara ruang berbagi. Yaitu barter atau bertukar barang hasil declutering. Sebenarnya semua sepakat ada sesi ini. Tapi hingga H-1 nggak ada yang mengunggah barang dan nggak ada juga yang mau / butuh barang. Aku bilang ada dua kaos baru warna merah dan kuning, gak ada yang bersedia adopsi juga jadi ya .. ruang berbaginya berlalu begitu saja.

Penasaran banget kan ya.. sama jalannya acara nanti gimana..


Sabtu, 31 Agustus 2024

Catatanku Ikut KBS Berbenah Otak

Hai hai teman-teman kali ini aku akan cerita lagi soal Kelas Berbenah Sadis yang aku ikutin di bulan Agustus ini. Yaitu Kelas Berbenah Otak. Kenapa sih aku memilih kelas ini? karena aku sudah merasakan beberapa tanda dari hal hal berikut :

  • Sering lupa hal-hal kecil tapi penting.
  • Merasa lemot dalam memahami sesuatu.
  • Sulit mengingat sesuatu.
  • Lupa jemput anak karena keasikan mengerjakan sesuatu.
  • Lupa memijit tombol magic com pas masak nasi.
  • Lupa di mana menyimpan kunci.
  • Lupa di mana menyimpan kacamata padahal nemplok di kepala.
  • Lupa menyimpan hp.
  • Pake sandal yang bukan pasangannya.
  • Sering lupa password email, password ATM atau password lainnya.
  • Merasa pikun akhir-akhir ini.
  • Lupa matiin kompor padahal udah ada di luar rumah?
  • Sering lupa di mana parkir kendaraan.
  • Sering cape setelah mengerjakan kegiatan yang menguras otak.

Ya memang usia udah setengah abad sih ya.. sesuatu yang tidak dapat dipungkiri. Makanya.. pengen dong ya..gimana caranya biar bisa lebih mudah mengingat sesuatu, bisa mengingat nama dan wajah orang dengan mudah, bisa mengingat hal yang baru diucapkan, mengingat tanggal, ataupun plat nomor kendaraan. Dan pastinya, pengen juga dong otak menjadi lebih kreatif.

Nah di kelas  ini, ternyata peserta diajak belajar untuk fokus membenahi otak kita. Tapi tenang saja, ini bukan kegiatan cuci otak ya.hehe. Tapi jujur sih, memang di awal kelas kita dapat materi mindset. Tidak ada yang tidak mungkin.. asalkan kita mau..

Rincinya, yang dipelajari di kelas berbenah otak ini adalah :

  1. Kunci Sukses Berbenah Otak.
  2. Kebiasaan Orang-orang Jenius.
  3. Kebiasaan yang Mengurangi Fungsi Otak.
  4. Memahami Zona Otak.
  5. Makanan Pendukung dan Makanan Perusak Otak.
  6. Cara Memperbaiki Kinerja Otak.
  7. Cara Receh Mengingat Sesuatu. 
  8. Prinsip Dasar Dalam Mengingat.
  9. Teknik-teknik Meningkatkan Daya Ingat.
  10. Cara Mencerdaskan Otak Anak dengan Doa.
  11. Olahraga Otak.
  12. Pijat Otak.
  13. Cara Mempertajam Fungsi Otak.
  14. Perbedaan Kelas Reguler, Kelas Exclusive dan Super Exclusive:

Di kelas berbenah itu nanti kita ada di dua grup whatsapp. Satu grup materi satunya grup diskusi. Grup diskusi ini akan dibukan di jam - jam tertentu karena aku ikut kelas reguler. Beda dengan yang ikut kelas eklusive ya.. mereka grupnya dibuka 24 jam. Dan di sini juga ada tugas lho. Tugasnya tiap hari hehe.. ada tugas mendengarkan materi,merangkum materi dan juga melakukan kebiasaan baik yang mendukung optimalisasi otak. 

Ada tugas yang bikin aku agak kecanduan ya.. yaitu tugas sudoku. Sebenernya kenal game ini sudah beberapa tahun lalu ya dari pak suami. Ada masa suka ada masa bosen. Eh kemarin di kelas berbenah otak malah jadi materi. Mulai dari yang termudah hingga yang (menurutku) sulit yaitu yang 9x9. Masya allah.. tabarakallah. bener bener aku setengah harian ngerjain sudoku itu. Dan.. nggak beres haha. takut banget nggak lulus

Waktu aku ikut kelas ini kemaren, whatsaapku sempat eror dong. Ada satu materi yang aku nggak sempat rangkum karena tiba-tiba reset ke beberapa hari sebelumnya. Mau nangis deh rasanya. Tapi ya sudahlah. Kemudian juga ada satu hari yang aku tiba-tiba ada kesibukan seharian, sehingga nggak ngirim tugas. 

Daaan.. sampailah pada hari terakhir kelas, aku malah nggak sempat buka WAG sama sekali. Duh nggak ngerjain tugas lagi. Jadi dari 15 hari durasi belajar, ada 2 hari yang aku bener-bener full nggak kirim tugas. Walhasil di hari pengumuman aku ngumpet. Nggak berani terima kenyataan kalau sampai nggak lulus. Hasilnya? alhamdulillaah... meski nomor sekian dari belakang.. di syukurin aja.



Senin, 26 Agustus 2024

Kreasi dari Bungkus Santan Instan




Hai teman-teman cukup lama juga ya aku gak muncul di blog ini. Kali ini aku akan berbagi cerita tentang yang aku lakukan untuk mengolah sisa konsumsi anorganik. Ini masih bagian dari tugas di kelas belajar zerowaste 2024. 

Yang aku mau buat ini adalah dompet koin dengan mempergunakan bahan-bahan yang biasa disebut orang sebagai 'barang bekas'. Kenapa? Karena sesuai dengan prinsip dalam  berzerowaste yang memiliki beberapa tingkatan yang orang mengenal dengan istilah 3R yaitu Reduce, Re-use dan Recycle. 

Yang mau aku buat ini bisa masuk kategori reuse / guna ulang. Aku menggunakan kembali wadah santan yang seharusnya sudah dibuang, sekaligus merecycle/mengolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat. Yuk kita mulai ..

Alat dan bahan yang dibutuhkan:

1. Kain perca, atau kain sisa yang ada di rumah. Bisa juga memakai kain bekas yang masih cukup bagus atau cukup kuat. Kebetulan aku dapat kain perca dari penjahit dekat rumah. Oh iya teman - teman juga dapat mempergunakan potongan kain dari misal celana yang kepanjangan, atau gamis yang terlalu panjang. kain apapun itu, diusahakan bukan beli kain baru.

2. benang dan jarum jahit. aku sengaja menggunakan jarum jahit tangan, selain karena barangnya kecil,  juga untuk menghemat pemakaian listrik.

3. kancing, aku pakai kancing bekas yang dilepas dari baju usang yang sudah mau dibuang. bisa juga pakai kain velcro.

4. wadah santan instan yang sudah dicuci dan dikeringkan. Sebenarnya kalian juga bisa menggunakan  wadah susu cair yang 200ml bila menginginkan dompet yang lebih besar. Jadi fleksibel saja sesuai ukuran kain yang ada.

5. gunting dan mistar


Cara membuatnya :

1. Tumpuk/lipat kain menjadi dua lapis, dengan sisi bagus ada di dalam. Kemudian potong sesuai ukuran wadah santan. Sisakan space untuk jahitan sekitar 0,5 - 1cm. Potong juga yang untuk calon tutup berbentuk segitiga seperti pada gambar di atas.



2. Jahit sisi-sisinya seperti tampak pada gambar 3, sisakan sisi yang ada garis kuning. Setelah itu balik sehingga sisi jahitan ada di bagian dalam.  

3. Masukkan wadah santan ke dalam kantong kain yang dijahit tadi, kemudian rapikan bagian mulutnya. Lipat ke dalam bagian kain yang tersisa di mulut wadah santan, lalu dijahit sekeliling dengan tusuk feston. Bisa juga dilem menggunakan lem tembak/lem kayu.



4. Rapikan juga potongan untuk tutup yang berbentuk segi tiga, lalu sambungkan dengan bagian wadahnya. Buatlah seperti bentuk wadah santan saat awal kita beli. Jangan lupa pasang kancing / velcro sebagai pengaman dompet yang akan kita buat ini.

5. Nah dompet dari kain perca dan sisa konsumsi anorganikpun siap dipergunakan sebagai dompet koin atau dompet asesoris yang kecil-kecil lainnya.

Bagaimana, cantik dan fungsional kaan? Apakah kamu tertarik untuk mencobanya? 






Selasa, 30 Juli 2024

Sepenggal Cerita dari Kelas Berbenah Uang

Pendaftaran

Setelah menyelesaikan kelas pertamaku di KBS, yaitu kelas KBSE (Kelas Berbenah Sadis Elementary) aku melanjutkan belajarku di Kelas Berbenah Sadis Intermediate. Aku mengambil Kelas Berbeenah uang. Kelas ini berlangsung selama 2 pekan melalui grup whatsapp. 

Begitu masuk kelas, aku tergabung dalam dua grup whatsapp baru. Yang pertama adalah grup materi. Grup ini dikunci, informasi satu arah dari para admin. Gunanya grup materi ini adalah agar materi yang disampaikan tidak tercampur dengan perbincangan anggota grup yang masya allah .. Selain materi, di grup ini juga dibagikan tugas-tugas apa saja yang perlu kita kerjakan dan kita setorkan ke penanggung jawab kelas (PJ). Materi dibagikan setiap pukul 5 pagi.

Kemudian grup satunya lagi adalah grup diskusi. Karena aku ikut kelas reguler, grup diskusi hanya dibuka selama satu jam tiap harinya. Jadi setelah pagi kita dapat materi,siangnya kita diperkenankan diskusi dan tanya jawab. Bisa menanyakan soal materi yang kurang jelas, bisa juga menanyakan tentang teknis pengumpulan tugas. Oh iya, setelah diskusi, tugas akan dibagikan di grup materi.

Jalannya Kelas

Kelas dibuka secara serentak oleh Mbak Rika Subana selaku founder dan top mentor KBS di dalam ruang zoom. 

Pada pertemuan pertama mba Rika menegaskan lagi soal 'sadis' alias sabar dan disiplin. Sabar dalam menerima ilmu, disiplin agar mendapat manfaat dari ilmu yang didapat. Kenapa ada praktik. Praktik itu ibarat mengolah ilmu. Ilmu daging kalau tanpa praktik, ibarat daging nggak diolah, lama-lama juga busuk. Ada tiga hal yang ditekankan yaitu
1. Niat yang kuat, sehingga akan selalu mencari solusi, bukan alasan
2. Usaha, usaha ini ya praktik atau tugas itulah, berikan versi terbaiknya.
3. Doa, ini adalah hal yang tidak boleh kita lepaskan. Tanpa berdoa, tanpa izin Allah maka semua yang kita rencanakan tidak akan terlaksana.

Untuk sehari-hari, materi disampaikan oleh mba Rika dalam bentuk voice note. Kita diminta mendengarkan. Ini perlu, karena nanti akan ada tugas rangkuman. Mbak Rika dibantu oleh PJ kelas, namanya mbak Arina Manasikana. Selain memandu diskusi, PJ kelas juga bertanggung jawab untuk menerima setoran tugas dari peserta kelas.

Tugas sehari-hari di KBSI ada yang sama dengan di KBSE. Yaitu merangkum materi yang sudah didapatkan dan ada tugas pembiasaan mengelola uang. Membuat impian-impian yang ingin dicapai, sekaligus mencari kebahagiaan receh apa yang kita bisa lakukan tanpa menunggu banyak uang. Dua tugas ini menurutku yang paling berkesan. Selain itu juga ada tugas mencari kebahagiaan receh yang dapat kita peroleh tanpa menunggu uang kita banyak. The real retjeh ya.. Oh ada satu lagi yang berkesan yaitu tentang kedekatan finansial.

Reviu Kelas







Lanjut kelas Lain?

Untuk bulan Agustus nanti, tidak semua kelas KBS dibuka. Yang buka setiap bulan hanya KBSE. Nah, nanti hanya ada beberapa kelas yang buka yaitu:
- Kelas berbenah barang / KBSE
- Kelas Berbenah waktu
- Kelas Berbenah Hati dan Pikiran
- Kelas Berbenah Otak
- Kelas Berbenah 2M (Mind and Mouth)
- Kelas Otak

Selain itu, pada tanggal 3 Agustus nanti  juga akan diselenggarakan workshop bagaimana memengaruhi orang lain secara jarak jauh. Acara ini akan diselenggarakan di Trans Luxury Hotel di Bandung dengan pemateri langsung oleh Top Mentor kita, yaitu MBak RIka Subana.
Menarik kan? Insya Allah aku tetap mau lanjut kelas-kelas lainnya. Tapi masih galau hati dan pikiran dulu atau otak?  Ayo tentukan dulu mumpung masih berlaku harga promo.

Senin, 29 Juli 2024

Lanjutan Ask Me about Decluttering


Kapan alam bawah sadar itu berfungsi?  Saat kapan pikiran bawah sadar bekerja? Pikiran bawah sadar atau beberapa orang menyebutnya alam bawah sadar, adalah bagian dari otak kita. Bagian lainnya adalah pikiran sadar. Pikiran sadar dan pikiran bawah sadar itu bentuknya persis seperti gunung es. Gunung es kan kecil ya yang terlihat dipermukaan. Tetapi ketika masuk ke dalamnya ternyata besar sekali. 

Bagaimana pikiran kita itu mengontrol kehidupan kita sehari-hari bagaimana pikiran kita itu mengontrol tindakan kita, sikap kita. Respon kita terhadap sesuatu itu dikontrol oleh pikiran sadar tuh sekitar 10%. Kecil ya.. tapi memang seperti itu faktanya. Sebagian besar dari apa yang kita lakukan 90% sekitar lah ya 90% dikontrol oleh pikiran bawah sadar. 

Misalnya ada orang yang hidupnya bukan hidup yang diimpikannya. Tetapi dia mengatakan "enggak ah, saya mah bersyukur aja. Oke, bersyukur itu adalah hal lain. Bersyukur tentu kita, atas apa yang kita sudah dapatkan saat ini. Tapi coba kita renungkan,  apakah kehidupan saat ini itu sudah kehidupan yang benar-benar ideal sesuai impian kita?

Itu kenapa banyak teman-teman yang kehidupan idealnya belum terwujud, karena belum penuh dengan rasa keberlimpahan. Keberlimpahan itu nggak cuman uang ya tapi ada kesehatan ada ada orang-orang yang kita sayangi, tetangga yang baik, dsb. Naha kebahagiaan kita saat ini belum selaras antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. 

Mari kita lihat contoh sederhana, seorang istri menghendaki suaminya menjemur handuk setelah dipakai. Realitanya suami menyimpan handuk basah begitu saja teronggok di atas kasur. Maka si istri kemudian emosi begitu rupa. Padahal tinggal dipindahkan saja, simpel kan. Tetap pengalaman masa lalu (suami jarang menjemur handuk basah), kemudian memengaruhi cara responnya.

Misal kalau dinilai  ternyata lebih banyak positifnya misal ya ada 10 poin sementara 5 poin minusnya. Nah itu yang kelihatan dan yang kepikiran sama kita biasanya negatifnya. Kembali soal berbenah barang, misalkan soal buku, mungkin ada yang kepikiran buku itu nanti bisa dibaca sama anak-anak. Bagi seorang pecinta buku, proses melepaskan hampir 1000 buku itu luar biasa. karena seorang para pecinta buku pasti lebih memilih beli buku dibanding beli baju. Semudah itu melepaskan baju tapi tidak semudah itu melepaskan diri untuk para pecinta buku yang seperti demikian. 

Sampai  akhirnya Mba Rika memaksakan diri untuk melepaskan buku-buku yang memang sudah jarang dibaca, atau bahkan tidak dibaca. Itu artinya buku sudah tidak diperlukan. Ternyata baper ya awalnya nanti lama-lama ya bisa juga melepaskan. Kenapa orang susah melepaskan barang-barang yang sudah tidak dipakai lagi kita tahu ini barangnya enggak eh udah enggak dibutuhin lagi.

Ada tiga alasan kenapa kita berat melepaskan barang :
1. barangnya mahal harganya 
2. barangnya dikasih sama orang yang kita sayangi siapapun itu 
3. perjuangan untuk mendapatkan barang tersebut.
Nah tiga hal itu membuat kita sulit melepaskan barang 

Awalnya baper iya, tapi kelamaan akan ringan aja melepaskan barang yang tidak dibutuhkan. 
Analoginya begini, orang yang kita cintai saja misalnya orang tua gitu ya ketika waktunya sudah habis di dunia ini, nggak ada yang bisa melarang Allah untuk menunda mencabut nyawanya.  Nggak ada ya .. 

Ya karena memang semuanya itu ada waktunya termasuk orang yang kita sayangi. kita sayang sama orang tua kita tenjunya jauh melebihi kelekatan kita terhadap barang-barang. 
Ketika waktu orang tua kita udah habis, ya kita bisa apa. Analogi itu yang kemudian dapat kita terapkan agar kita tidak terikat dengan barang apalagi ini cuman barang kalaupun yang memberikannya orang yang kita sayangi so what gitu lho. Toh barang itu udah nggak udah nggak kita butuhin lagi. Karena kenapa teman-teman ketika kita beras melepas barang jadinya numpuk maka sesungguhnya kita sudah menjadi budak barang.




 

Minggu, 28 Juli 2024

Mengelola Waktu


Masih lanjutan catatan dari live instragram Mbak Rika ya..

Selanjutnya soal waktu. Di dalam waktu kita, sebenarnya ada hal-hal yang mestinya diprioritaskan. Namun seringkali hal ini tidak dilakukan  karena (biasanya) kita merasa masih punya banyak waktu. Padahal ketika kita nggak melakukan apa-apa itu sayang sekali waktunya. Waktu menjadi tidak produktif. 

Secara garis besar ada dua hal yang membuat kita tidak produktif, yaitu malas dan menunda atau prokrastinasi. Jadi dua hal itu yang sebetulnya kita harus bisa kontrol betul. Uang hilang dapat dicari, waktu yang hilang tak akan kembali. Oke duit hilang kita pasti sedih,  tapi kita masih bisa cari lagi dengan kita bekerja lebih giat lagi. Atau kita bisa pinjem dulu kalau benar-benar kepepet  Tapi kalau soal waktu, waktu 1 detik yang lalu itu sudah nggak bisa kembali lagi apalagi 1 jam yang lalu apalagi satu hari yang lalu apalagi satu bulan yang lalu.

Bagaimana mengatasi malas? Kita tanya dulu ini males ngapain? Mengatasi malas yang paling singkat adalah Just do it. Alias kerjakan saja tanpa di rasa-rasa. 

Kalau mau jawaban panjang misalnya soal olahraga. Ini kegiatan yang hampir tiap dilakukan. Ketika cuaca mendukung untuk selimutan biasanya di kepala kita itu kayak ada dua pikiran yang saling menyerang, satu bilang udah nggak usah olah raga nggapapa, dingin loh kamu nanti kedinginan masuk angin. Satu lagi bilang ayo olah raga, kamu udah tahu kan tujuannya apa? 

Nah ini ..  jawabannya kembali lagi ke tujuan awal. Jadi teman-teman apapun masalahnya, kalau soal waktu atau ketika godaan itu datang,  tinggal kasih pilihan ke diri sendiri dan  terkadang kita harus keras sama diri sendiri. Kamu mau cari solusi atau mau cari alasan? Mau cari solusi atau mau cari alasan. Kalau mau cari alasan maka 1001 alasan akan bisa kita buat. Itu pilihan.

Mari kita lihat soal pilihan ini. Hal-hal sulit yang semua orang mampu melakukan adalah belajar, apapun itu baik di kelas online, atau belajar dengan buku.  Itu hal yang sulit, tapi kan berfaedah. Belajar akan membuat kehidupan kita kelak menjadi mudah. Misal kita memilih sebaliknya, nggak mau belajar saat ini, mungkin ke depan kita akan tertinggal.

Jadi teman-teman, kalau saat ini kita mengambil pilihan-pilihan yang mudah,  mudah sajalah besok-besok juga ada waktu buat olahraga,  entar ajalah belajarnya, entar ajalah masaknya maka pilihan-pilihan mudah yang kita ambil itu akan membuat kehidupan kita setelah menjadi lebih sulit. Silakan tinggal pilih karena setiap hal yang kita ambil itu ada konsekuensinya. Enak atau nggak enak.

Gambaran paling gampang tentang konsekuensi agar dapat kita pahami itu seperti hukum gravitasi. Apapun itu, setiap benda kalau jatuh pasti ke bawah. Bener nggak?  Ini adalah satu hal yang pasti. Mau secakep apapun dia, atau sekeren apapun, jatuhnya tetap ke bawah. 

Rabu, 24 Juli 2024

Ask Me about Decluttering



Ini adalah catatan dari live instagram yang dilakukan oleh mbak Rika Subana, founder Kelas Berbenah Sadis. Temanya adalah Ask Me about Decluttering.

Decluttering atau berbenah is not (only) about stuff atau benda. Tapi berbenah ini menyangkut beberapa aspek seperti berbenah otak, berbenah hati dan pikiran, berbenah waktu, berbenah tubuh, dan sebagainya.

Contoh misalnya seorang emak, yang mungkin saat ini masih merasa belum memiliki waktu luang, lelah, pekerjaan nggak habis-habis. Nah ini dapat dicek lagi bagaimana pembenahan waktunya, mungkin ternyata ada yang perlu di decluttering dari penataan waktunya sehingga dia tidak kelelahan dan dapat memiliki waktu me time.

Contoh lain misalnya di kelas berbenah otak, para peserta diminta  menulis impian sesuai dengan kaidah-kaidah otak. Diantaranya adalah ditulis dan menggunakan kalimat positif SPOK (subyek-predikat-objek-keterangan). Impian ini perlu ditulis. Kenapa? Dengan ditulis kemungkinan tercapainya lebih besar dibandingkan dengan hanya dibayangkan.

Bagaimana menentukan hal-hal yang mestinya diprioritaskan karena misalnya merasa masih punya banyak waktu? Soal waktu ini memang pelik. Pada umumnya penyebab kita nggak produktif itu cuman dua kalau soal waktu yaitu malas dan menunda atau prokrastinasi.

Malas dan menunda adalah dua hal itu yang sebetulnya harus kita kontrol sekali. Kalau seseorang kehilangan uang, uang dapat dicari lagi dengan bekerja. Tapi kalau waktu hilang nggak akan pernah kembali. Walaupun kehilangan waktu 1 detik yang lalu saja kita sudah tidak dapat kembali lagi.  Bayangkan kehilangan 1 jam yang lalu , apalagi satu hari yang lalu ,apalagi satu bulan yang lalu dst.

Mengatasi malas ini kita harus bagaimana? Kita ambil contoh yang paling gampang yaitu hal yang hampir tiap hari kita lakukan misalnya olahraga. Ketika suasana mendukung untuk selimutan, bagaimana? Perang batin ya, satu bilang olahraga satu bilang besok aja.  Jadi di kepala kita itu seperti ada dua pikiran yang saling menyerang.  Ayo kamu udah tahu kan tujuan olahraganya apa.  Nah ini balik ke tujuan. 

Kemudian kita mau cari solusi atau mau cari alasan. Kalau mau cari alasan pasti banyak. Tapi kalau mau cari solusi juga banyak solusi. Misal mau belajar dengan buku itu hal yang sulit, tapi hal-hal sulit seperti itu yang berfaedah akan membuat kehidupan kita kelak menjadi mudah.  Sebaliknya misal saat ini mengambil pilihan-pilihan yang mudah, besok saja atau entar aja belajarnya, maka pilihan-pilihan mudah saat ini akan membuat kehidupan kita menjadi lebih sulit. Silakan pilih karena setiap keputusan ada konsekuensinya. 

Terkait berbenah pikiran, ada yang bertanya kapan pikiran bawah sadar itu berfungsi. Jadi otak kita itu kan terdiri dari pikiran sadar dan pikiran bawah sadar, pikiran bawah sadar itu persis seperti gunung es. Di luar tampak kecil, di dalam besar sekali. Jadi perbandingannya antara 10:90. Ini menunjukkan bagaimana pikiran bawah sadar kita itu mengontrol kehidupan kita sehari-hari, bagaimana pikiran kita itu mengontrol tindakan kita sikap kita

Contoh, misal ditanya siapa yang mau dapat penghasilan 20 juta sebulan?  Untuk kebanyakan orang,  20 juta sebulan itu jumlah yang besar. Mau! kata pikiran sadarnya. Tapi ketika pikiran bawah sadar ini belum selaras dengan pikiran sadar , maka 20 juta sebulan itu agak sulit. Pikiran bawah sadar ini penyebabnya ada  banyak faktor, misal dari pengalaman masa lalu,  dari lingkungan dan sebagainya yang dapat memengaruhi keyakinan-keyakinan kita dsb. Misal di pikiran bawah sadar kita masih bercokol keyakinan bahwa nyari uang itu susah, nyari uang itu harus pakai kerja keras, dsb jadi mindset tentang uangnya masih negatif.  Itu yang akan menghambat untuk mendapat 20 juta sebulan .

Contoh lain, sebagai seorang ibu kita tahu bahwa ibu itu harus sabar betul, batas sabarnya masih banyak banget. Namun ketika anak kita yang masih kecil numpahin minuman dan memecahkan gelas, seberapa kita marahnya.  wow luar biasa. Kita marahnya sebegitunya.. Padahal harga gelas tidak seberapa. Kenapa bisa marah seperti itu? Ya karena yang mengontrol itu pikiran bawah sadar.  kalau pikiran sadar dan nggak sadar belum selaras maka PR besarnya adalah menyelaraskan pikiran 

Jadi pertanyaan kapan pikiran bawah sadar kapan berfungsi? Jawabannya berfungsi sehari-hari 

Teman-teman, menurut Rika Subana, kunci dari kelas bebenah adalah : berani melepaskan yang tidak diperlukan barang berani melepas nih di kelas berbenah barang kita berani melepaskan barang-barang yang sudah tidak kita butuhkan.  Di kelas berbenah uang kita berani melepaskan pengeluaran yang tidak dibutuhkan. kita berani melepaskan pikiran-pikiran yang tidak perlu dan itu memang harus membiasakan karena kita terbiasa untuk berpikir negatif sudah berpuluh-puluh tahun.
 Misal di usia kita saat usia kita sudah 30 tahun atau 40 tahun, berapa puluh tahun kita dicekokin terbiasa berpikir negatif. Contoh, ah penghasilan 25 juta itu nggak mungkin deh buat kita, Ah.. kayaknya susah ya ngerapiin rumah sebesar ini, kayaknya nggak mungkin deh bisa umroh sekeluarga dengan penghasilan segini.. Nah itulah kenapa ada tugas pembiasaan di semua kelas KBSI, kita dibiasakan untuk berpikir husnuzan, berpikir positif terhadap apapun, karena itu lebih membuat kita lebih ringan lebih lebih bahagia. Ngapain Kita mengurusi kebahagiaan orang lain mending kita ngurusin kebahagiaan kita sendiri. Ya kaan?


Minggu, 21 Juli 2024

Pengalamanku Ikut Kelas STNK

Beberapa waktu lalu aku mengikuti sebuah kelas yang asli mengubah kesadaranku. Dari yang sebelumnya kurang peduli dan kurang menghayati, menjadi lebih peduli dan menghayati setiap hal yang aku jalani. Kelas apa itu? Nanti aku ceritakan. Aku akan mulai dari yang aku alami.

Pernah nggak sih bangun di pagi hari,  kemudian terburu-buru bangkit, lanjut memikirkan apa yang harus dikerjakan. Mungkin harus segera masuk dapur, menggiling cucian atau membangunkan anak, menyiapkan mereka masuk sekolah, sarapannya, buku-bukunya, tas sekolahnya, perbekalannya dsb. Dan ketika kita selesai, bagaimana? Lelah? Atau malah tidak sempat selesai karena pekerjaan lain sudah menunggu?

Pernah nggak sih, emosi terasa demikian memuncak? ketika sedang capek-capeknya menjalani haru, baru beres mengepel lantai dan membereskan mainan anak-anak, eh si kakak numpahin susu dan si adek membongkar lagi box mainan. Ingin marah? Emosi? Yes, kebayang kan ya..

Hidup yang terus menerus berkejaran dengan waktu dan pekerjaan, terkadang membuat kita kurang memaknai atas segala limpahan nikmat dan kasih sayangNya. Fokus meminta dan lupa bersyukur. Terlalu memikirkan yang tidak ada, sehingga abai terhadap semua karunia yang di depan mata.

Alangkah indahnya jika kita memulai hari dengan meluangkan waktu sejenak, iya sejenaks aja. Baca dengan khusyu doa bangun tidur. "Alhamdulillahi ahyana ba'da maa amatana wa ilaihinnusyuur". Segala puji bagimu ya ALlah, yang telah menghidupkan aku setelah sebelumnya mematikan. Dan kepadaNya lah kita kembali.

Sudah terasa? iya, sejatinya nikmat terbesar adalah masih adanya nafas yang mengaliri rongga paru-paru kita. Kita sadari alirannya, lalu kita syukuri.  


Apalah artinya semua yang kita punya ketika nafas tiada? nothing.

Apalah artinya kesibukan dengan pekerjaan rumah dan anak-anak ketika kita tidak bernafas lagi? maka kita terbebas.

Menerima, iya setelah mensyukuri nafas yang masih Dia berikan, maka cobalah menerima setiap garis takdir yang Dia tuliskan. Ada kesibukan rumah, kesibukan anak-anak, artinya kita memiliki keluarga yang senantiasa membutuhkan kehadiran kita. Berapa bnyak orang yang mengharap memiliki keluarga lengkap seperti kita namun Allah belum takdirkan?

Setelah kita mensyukuri nafas yang masih Allah berikan kemudian kita berusaha menerima, maka lengkapilah ikhtiar kita tadi dengan doa. Agar diberikan kekuatan dalam menjalani takdir. Dengan berdoa, dengan kata lain mengingat Allah, maka hati kita akam lebih tenang. 

Ketika diri menyadari bahwa setiap tarikan nafas, adalah karuniaNya, maka, semua yang di luar diri, adalah orang lain. Hatta itu suami, anak atau orang tua kita. Mereka orang lain dalan artian mereka pribadi yang berbeda dan bisa jadi, di luar kendali kita. Ketika hal ini disadari sepenuhnya, maka ekspektasi kita terhadap orang lain dapat kita kontrol. 

Ketika orang lain berbeda pendapat, tarik nafaas... hembuskan, baru beri argumen.

Ketika ada orang lain yang tidak sesuai harapan, maka itu tidak akan dapat menumbangkan kita. Karena mereka orang yang berbeda. Kembalikan kepada Allah, Sang Pemilik Hati. Hanya Dia yang Sanggup Menggerakkan hati. Maka ketika orang lain tidak menuruti kata-kata kita, tidak lagi kita marah atau kecewa.

Pingin tahu kelas apa itu? 


Rabu, 26 Juni 2024

Membuat Rogan (Roti Degan) Khas Cianjur

Cianjur, salah satu kota di Jawa Barat yang terkenal asri, hijau dan tentu saja adem. Apa yang cocok untuk daerah adem? Ngemil iya bener. Ada banyak makanan khas Cianjur yang dapat kita nikmati. Contohnya: Geco atau tauge tauco, bubur cianjur yang khas dengan kuah kuning, mi glosor, ulen dan sambel oncomnya, bakso balungan, dll

Adapun salah satu oleh-oleh yang sering direkomendasikan teman adalah rogan, alias roti dawegan. Rogan yaitu perpaduan antara roti tawar, degan/kelapa muda dan kacang hijau yang kemudian dibungkus daun dan dikukus. Rogan dapat dihidangkan panas / hangat atau dingin.  
    
Namun tentunya kita tidak dapat sering-sering berkunjung ke Cianjur. Untuk mengobati rasa kangen akan rasa dan aroma khas rogan,kita dapat mencoba membuatnya sendiri. Yuk kita mulai


Resep Rogan
Untuk membuat rogan, siapkan bahan-bahan sebagai berikut:
- 3 lembar roti tawar, potong kotak-kotak menjadi 6-8 bagian
- 1 butir kelapa muda, serut pakai sendok daging kelapanya dan pisahkan dari airnya
- 1 gelas bubur kacang ijo tanpa kuah
- kolang kaling bila suka
- 1 bungkus kara 65 gr
- 2 sachet kental manis
- daun pandan 3 lembar, potong ukuran 5cm
- daun pisang untuk membungkus
- plastik untuk cover daun pisangnya
- sejimpit garam dapur

Tahapan pengolahan Rogan:
1. Buat kuah dengan cara mencampurkan air kelapa dengan santan, aduk rata dan panaskan hingga mendidih.
2. tambahkan  kental manis, sejimpit garam lalu  Aduk dan koreksi manisnya.
3. siapkan pembungkus berupa daun pisang yang sudah dialas plastik. lalu susun daun pandan, roti tawar, kelapa muda dan kacang hijau di dalam pembungkus. Siram dengan kuah. Bungkus dengan metode tum.
4. Setelah semua terbungkus, kukus selama kurang lebih 20 menit.
5. Angkat dan sajikan hangat atau dingin.




Tantangan dalam membuat rogan:
- kelapa muda jangan terlalu tua. pilih yang daging kelapanya masih lembut. Biasanya mamang tukang kelapa dapat memilihkan yang sesuai permintaan kita.
- gunakan daun pisang yang lebar, karena membungkus air itu seni tersendiri hehe
- rawan bocor saat pengukusan. ini dapat diakali dengan cara mengatur agar bungkusan tidak terlalu penuh.
- rasa manisnya harus pas, kalau terlalu manis akan enek. dan kalau kurang manis udah susah dibenerin.

Keistimewaan dari Rogan ini menurutku adalah:
1. Segar, perpaduan kuah santan, rasa susu, dan aroma daun pandan yang menguar, menjadi cita rasa tersendiri dari rogan.
2. Mengenyangkan, karena ada roti tawar dan kelapa tambah lagi kacang hijau.
3. Lengkap ada karbo dan protein dalam satu bungkus.
4. Fleksibel, mau hangat atau dingin ayo aja. Tapi aku lebih merekomendasikan yang dingin. karena lebih seger rasanya.
5. Dapat dijadikan oleh-oleh atau hantaran untuk sanak saudara.


Nah demikian ceritaku tentang rogan. Kalau kamu mau mencoba membuat sendiri, tolong perhatikan tantangan yang telah aku sampaikan. Selamat mencoba.