Tampilkan postingan dengan label KBS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KBS. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Agustus 2024

Catatanku Ikut KBS Berbenah Otak

Hai hai teman-teman kali ini aku akan cerita lagi soal Kelas Berbenah Sadis yang aku ikutin di bulan Agustus ini. Yaitu Kelas Berbenah Otak. Kenapa sih aku memilih kelas ini? karena aku sudah merasakan beberapa tanda dari hal hal berikut :

  • Sering lupa hal-hal kecil tapi penting.
  • Merasa lemot dalam memahami sesuatu.
  • Sulit mengingat sesuatu.
  • Lupa jemput anak karena keasikan mengerjakan sesuatu.
  • Lupa memijit tombol magic com pas masak nasi.
  • Lupa di mana menyimpan kunci.
  • Lupa di mana menyimpan kacamata padahal nemplok di kepala.
  • Lupa menyimpan hp.
  • Pake sandal yang bukan pasangannya.
  • Sering lupa password email, password ATM atau password lainnya.
  • Merasa pikun akhir-akhir ini.
  • Lupa matiin kompor padahal udah ada di luar rumah?
  • Sering lupa di mana parkir kendaraan.
  • Sering cape setelah mengerjakan kegiatan yang menguras otak.

Ya memang usia udah setengah abad sih ya.. sesuatu yang tidak dapat dipungkiri. Makanya.. pengen dong ya..gimana caranya biar bisa lebih mudah mengingat sesuatu, bisa mengingat nama dan wajah orang dengan mudah, bisa mengingat hal yang baru diucapkan, mengingat tanggal, ataupun plat nomor kendaraan. Dan pastinya, pengen juga dong otak menjadi lebih kreatif.

Nah di kelas  ini, ternyata peserta diajak belajar untuk fokus membenahi otak kita. Tapi tenang saja, ini bukan kegiatan cuci otak ya.hehe. Tapi jujur sih, memang di awal kelas kita dapat materi mindset. Tidak ada yang tidak mungkin.. asalkan kita mau..

Rincinya, yang dipelajari di kelas berbenah otak ini adalah :

  1. Kunci Sukses Berbenah Otak.
  2. Kebiasaan Orang-orang Jenius.
  3. Kebiasaan yang Mengurangi Fungsi Otak.
  4. Memahami Zona Otak.
  5. Makanan Pendukung dan Makanan Perusak Otak.
  6. Cara Memperbaiki Kinerja Otak.
  7. Cara Receh Mengingat Sesuatu. 
  8. Prinsip Dasar Dalam Mengingat.
  9. Teknik-teknik Meningkatkan Daya Ingat.
  10. Cara Mencerdaskan Otak Anak dengan Doa.
  11. Olahraga Otak.
  12. Pijat Otak.
  13. Cara Mempertajam Fungsi Otak.
  14. Perbedaan Kelas Reguler, Kelas Exclusive dan Super Exclusive:

Di kelas berbenah itu nanti kita ada di dua grup whatsapp. Satu grup materi satunya grup diskusi. Grup diskusi ini akan dibukan di jam - jam tertentu karena aku ikut kelas reguler. Beda dengan yang ikut kelas eklusive ya.. mereka grupnya dibuka 24 jam. Dan di sini juga ada tugas lho. Tugasnya tiap hari hehe.. ada tugas mendengarkan materi,merangkum materi dan juga melakukan kebiasaan baik yang mendukung optimalisasi otak. 

Ada tugas yang bikin aku agak kecanduan ya.. yaitu tugas sudoku. Sebenernya kenal game ini sudah beberapa tahun lalu ya dari pak suami. Ada masa suka ada masa bosen. Eh kemarin di kelas berbenah otak malah jadi materi. Mulai dari yang termudah hingga yang (menurutku) sulit yaitu yang 9x9. Masya allah.. tabarakallah. bener bener aku setengah harian ngerjain sudoku itu. Dan.. nggak beres haha. takut banget nggak lulus

Waktu aku ikut kelas ini kemaren, whatsaapku sempat eror dong. Ada satu materi yang aku nggak sempat rangkum karena tiba-tiba reset ke beberapa hari sebelumnya. Mau nangis deh rasanya. Tapi ya sudahlah. Kemudian juga ada satu hari yang aku tiba-tiba ada kesibukan seharian, sehingga nggak ngirim tugas. 

Daaan.. sampailah pada hari terakhir kelas, aku malah nggak sempat buka WAG sama sekali. Duh nggak ngerjain tugas lagi. Jadi dari 15 hari durasi belajar, ada 2 hari yang aku bener-bener full nggak kirim tugas. Walhasil di hari pengumuman aku ngumpet. Nggak berani terima kenyataan kalau sampai nggak lulus. Hasilnya? alhamdulillaah... meski nomor sekian dari belakang.. di syukurin aja.



Selasa, 30 Juli 2024

Sepenggal Cerita dari Kelas Berbenah Uang

Pendaftaran

Setelah menyelesaikan kelas pertamaku di KBS, yaitu kelas KBSE (Kelas Berbenah Sadis Elementary) aku melanjutkan belajarku di Kelas Berbenah Sadis Intermediate. Aku mengambil Kelas Berbeenah uang. Kelas ini berlangsung selama 2 pekan melalui grup whatsapp. 

Begitu masuk kelas, aku tergabung dalam dua grup whatsapp baru. Yang pertama adalah grup materi. Grup ini dikunci, informasi satu arah dari para admin. Gunanya grup materi ini adalah agar materi yang disampaikan tidak tercampur dengan perbincangan anggota grup yang masya allah .. Selain materi, di grup ini juga dibagikan tugas-tugas apa saja yang perlu kita kerjakan dan kita setorkan ke penanggung jawab kelas (PJ). Materi dibagikan setiap pukul 5 pagi.

Kemudian grup satunya lagi adalah grup diskusi. Karena aku ikut kelas reguler, grup diskusi hanya dibuka selama satu jam tiap harinya. Jadi setelah pagi kita dapat materi,siangnya kita diperkenankan diskusi dan tanya jawab. Bisa menanyakan soal materi yang kurang jelas, bisa juga menanyakan tentang teknis pengumpulan tugas. Oh iya, setelah diskusi, tugas akan dibagikan di grup materi.

Jalannya Kelas

Kelas dibuka secara serentak oleh Mbak Rika Subana selaku founder dan top mentor KBS di dalam ruang zoom. 

Pada pertemuan pertama mba Rika menegaskan lagi soal 'sadis' alias sabar dan disiplin. Sabar dalam menerima ilmu, disiplin agar mendapat manfaat dari ilmu yang didapat. Kenapa ada praktik. Praktik itu ibarat mengolah ilmu. Ilmu daging kalau tanpa praktik, ibarat daging nggak diolah, lama-lama juga busuk. Ada tiga hal yang ditekankan yaitu
1. Niat yang kuat, sehingga akan selalu mencari solusi, bukan alasan
2. Usaha, usaha ini ya praktik atau tugas itulah, berikan versi terbaiknya.
3. Doa, ini adalah hal yang tidak boleh kita lepaskan. Tanpa berdoa, tanpa izin Allah maka semua yang kita rencanakan tidak akan terlaksana.

Untuk sehari-hari, materi disampaikan oleh mba Rika dalam bentuk voice note. Kita diminta mendengarkan. Ini perlu, karena nanti akan ada tugas rangkuman. Mbak Rika dibantu oleh PJ kelas, namanya mbak Arina Manasikana. Selain memandu diskusi, PJ kelas juga bertanggung jawab untuk menerima setoran tugas dari peserta kelas.

Tugas sehari-hari di KBSI ada yang sama dengan di KBSE. Yaitu merangkum materi yang sudah didapatkan dan ada tugas pembiasaan mengelola uang. Membuat impian-impian yang ingin dicapai, sekaligus mencari kebahagiaan receh apa yang kita bisa lakukan tanpa menunggu banyak uang. Dua tugas ini menurutku yang paling berkesan. Selain itu juga ada tugas mencari kebahagiaan receh yang dapat kita peroleh tanpa menunggu uang kita banyak. The real retjeh ya.. Oh ada satu lagi yang berkesan yaitu tentang kedekatan finansial.

Reviu Kelas







Lanjut kelas Lain?

Untuk bulan Agustus nanti, tidak semua kelas KBS dibuka. Yang buka setiap bulan hanya KBSE. Nah, nanti hanya ada beberapa kelas yang buka yaitu:
- Kelas berbenah barang / KBSE
- Kelas Berbenah waktu
- Kelas Berbenah Hati dan Pikiran
- Kelas Berbenah Otak
- Kelas Berbenah 2M (Mind and Mouth)
- Kelas Otak

Selain itu, pada tanggal 3 Agustus nanti  juga akan diselenggarakan workshop bagaimana memengaruhi orang lain secara jarak jauh. Acara ini akan diselenggarakan di Trans Luxury Hotel di Bandung dengan pemateri langsung oleh Top Mentor kita, yaitu MBak RIka Subana.
Menarik kan? Insya Allah aku tetap mau lanjut kelas-kelas lainnya. Tapi masih galau hati dan pikiran dulu atau otak?  Ayo tentukan dulu mumpung masih berlaku harga promo.

Senin, 29 Juli 2024

Lanjutan Ask Me about Decluttering


Kapan alam bawah sadar itu berfungsi?  Saat kapan pikiran bawah sadar bekerja? Pikiran bawah sadar atau beberapa orang menyebutnya alam bawah sadar, adalah bagian dari otak kita. Bagian lainnya adalah pikiran sadar. Pikiran sadar dan pikiran bawah sadar itu bentuknya persis seperti gunung es. Gunung es kan kecil ya yang terlihat dipermukaan. Tetapi ketika masuk ke dalamnya ternyata besar sekali. 

Bagaimana pikiran kita itu mengontrol kehidupan kita sehari-hari bagaimana pikiran kita itu mengontrol tindakan kita, sikap kita. Respon kita terhadap sesuatu itu dikontrol oleh pikiran sadar tuh sekitar 10%. Kecil ya.. tapi memang seperti itu faktanya. Sebagian besar dari apa yang kita lakukan 90% sekitar lah ya 90% dikontrol oleh pikiran bawah sadar. 

Misalnya ada orang yang hidupnya bukan hidup yang diimpikannya. Tetapi dia mengatakan "enggak ah, saya mah bersyukur aja. Oke, bersyukur itu adalah hal lain. Bersyukur tentu kita, atas apa yang kita sudah dapatkan saat ini. Tapi coba kita renungkan,  apakah kehidupan saat ini itu sudah kehidupan yang benar-benar ideal sesuai impian kita?

Itu kenapa banyak teman-teman yang kehidupan idealnya belum terwujud, karena belum penuh dengan rasa keberlimpahan. Keberlimpahan itu nggak cuman uang ya tapi ada kesehatan ada ada orang-orang yang kita sayangi, tetangga yang baik, dsb. Naha kebahagiaan kita saat ini belum selaras antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. 

Mari kita lihat contoh sederhana, seorang istri menghendaki suaminya menjemur handuk setelah dipakai. Realitanya suami menyimpan handuk basah begitu saja teronggok di atas kasur. Maka si istri kemudian emosi begitu rupa. Padahal tinggal dipindahkan saja, simpel kan. Tetap pengalaman masa lalu (suami jarang menjemur handuk basah), kemudian memengaruhi cara responnya.

Misal kalau dinilai  ternyata lebih banyak positifnya misal ya ada 10 poin sementara 5 poin minusnya. Nah itu yang kelihatan dan yang kepikiran sama kita biasanya negatifnya. Kembali soal berbenah barang, misalkan soal buku, mungkin ada yang kepikiran buku itu nanti bisa dibaca sama anak-anak. Bagi seorang pecinta buku, proses melepaskan hampir 1000 buku itu luar biasa. karena seorang para pecinta buku pasti lebih memilih beli buku dibanding beli baju. Semudah itu melepaskan baju tapi tidak semudah itu melepaskan diri untuk para pecinta buku yang seperti demikian. 

Sampai  akhirnya Mba Rika memaksakan diri untuk melepaskan buku-buku yang memang sudah jarang dibaca, atau bahkan tidak dibaca. Itu artinya buku sudah tidak diperlukan. Ternyata baper ya awalnya nanti lama-lama ya bisa juga melepaskan. Kenapa orang susah melepaskan barang-barang yang sudah tidak dipakai lagi kita tahu ini barangnya enggak eh udah enggak dibutuhin lagi.

Ada tiga alasan kenapa kita berat melepaskan barang :
1. barangnya mahal harganya 
2. barangnya dikasih sama orang yang kita sayangi siapapun itu 
3. perjuangan untuk mendapatkan barang tersebut.
Nah tiga hal itu membuat kita sulit melepaskan barang 

Awalnya baper iya, tapi kelamaan akan ringan aja melepaskan barang yang tidak dibutuhkan. 
Analoginya begini, orang yang kita cintai saja misalnya orang tua gitu ya ketika waktunya sudah habis di dunia ini, nggak ada yang bisa melarang Allah untuk menunda mencabut nyawanya.  Nggak ada ya .. 

Ya karena memang semuanya itu ada waktunya termasuk orang yang kita sayangi. kita sayang sama orang tua kita tenjunya jauh melebihi kelekatan kita terhadap barang-barang. 
Ketika waktu orang tua kita udah habis, ya kita bisa apa. Analogi itu yang kemudian dapat kita terapkan agar kita tidak terikat dengan barang apalagi ini cuman barang kalaupun yang memberikannya orang yang kita sayangi so what gitu lho. Toh barang itu udah nggak udah nggak kita butuhin lagi. Karena kenapa teman-teman ketika kita beras melepas barang jadinya numpuk maka sesungguhnya kita sudah menjadi budak barang.




 

Minggu, 28 Juli 2024

Mengelola Waktu


Masih lanjutan catatan dari live instragram Mbak Rika ya..

Selanjutnya soal waktu. Di dalam waktu kita, sebenarnya ada hal-hal yang mestinya diprioritaskan. Namun seringkali hal ini tidak dilakukan  karena (biasanya) kita merasa masih punya banyak waktu. Padahal ketika kita nggak melakukan apa-apa itu sayang sekali waktunya. Waktu menjadi tidak produktif. 

Secara garis besar ada dua hal yang membuat kita tidak produktif, yaitu malas dan menunda atau prokrastinasi. Jadi dua hal itu yang sebetulnya kita harus bisa kontrol betul. Uang hilang dapat dicari, waktu yang hilang tak akan kembali. Oke duit hilang kita pasti sedih,  tapi kita masih bisa cari lagi dengan kita bekerja lebih giat lagi. Atau kita bisa pinjem dulu kalau benar-benar kepepet  Tapi kalau soal waktu, waktu 1 detik yang lalu itu sudah nggak bisa kembali lagi apalagi 1 jam yang lalu apalagi satu hari yang lalu apalagi satu bulan yang lalu.

Bagaimana mengatasi malas? Kita tanya dulu ini males ngapain? Mengatasi malas yang paling singkat adalah Just do it. Alias kerjakan saja tanpa di rasa-rasa. 

Kalau mau jawaban panjang misalnya soal olahraga. Ini kegiatan yang hampir tiap dilakukan. Ketika cuaca mendukung untuk selimutan biasanya di kepala kita itu kayak ada dua pikiran yang saling menyerang, satu bilang udah nggak usah olah raga nggapapa, dingin loh kamu nanti kedinginan masuk angin. Satu lagi bilang ayo olah raga, kamu udah tahu kan tujuannya apa? 

Nah ini ..  jawabannya kembali lagi ke tujuan awal. Jadi teman-teman apapun masalahnya, kalau soal waktu atau ketika godaan itu datang,  tinggal kasih pilihan ke diri sendiri dan  terkadang kita harus keras sama diri sendiri. Kamu mau cari solusi atau mau cari alasan? Mau cari solusi atau mau cari alasan. Kalau mau cari alasan maka 1001 alasan akan bisa kita buat. Itu pilihan.

Mari kita lihat soal pilihan ini. Hal-hal sulit yang semua orang mampu melakukan adalah belajar, apapun itu baik di kelas online, atau belajar dengan buku.  Itu hal yang sulit, tapi kan berfaedah. Belajar akan membuat kehidupan kita kelak menjadi mudah. Misal kita memilih sebaliknya, nggak mau belajar saat ini, mungkin ke depan kita akan tertinggal.

Jadi teman-teman, kalau saat ini kita mengambil pilihan-pilihan yang mudah,  mudah sajalah besok-besok juga ada waktu buat olahraga,  entar ajalah belajarnya, entar ajalah masaknya maka pilihan-pilihan mudah yang kita ambil itu akan membuat kehidupan kita setelah menjadi lebih sulit. Silakan tinggal pilih karena setiap hal yang kita ambil itu ada konsekuensinya. Enak atau nggak enak.

Gambaran paling gampang tentang konsekuensi agar dapat kita pahami itu seperti hukum gravitasi. Apapun itu, setiap benda kalau jatuh pasti ke bawah. Bener nggak?  Ini adalah satu hal yang pasti. Mau secakep apapun dia, atau sekeren apapun, jatuhnya tetap ke bawah. 

Rabu, 24 Juli 2024

Ask Me about Decluttering



Ini adalah catatan dari live instagram yang dilakukan oleh mbak Rika Subana, founder Kelas Berbenah Sadis. Temanya adalah Ask Me about Decluttering.

Decluttering atau berbenah is not (only) about stuff atau benda. Tapi berbenah ini menyangkut beberapa aspek seperti berbenah otak, berbenah hati dan pikiran, berbenah waktu, berbenah tubuh, dan sebagainya.

Contoh misalnya seorang emak, yang mungkin saat ini masih merasa belum memiliki waktu luang, lelah, pekerjaan nggak habis-habis. Nah ini dapat dicek lagi bagaimana pembenahan waktunya, mungkin ternyata ada yang perlu di decluttering dari penataan waktunya sehingga dia tidak kelelahan dan dapat memiliki waktu me time.

Contoh lain misalnya di kelas berbenah otak, para peserta diminta  menulis impian sesuai dengan kaidah-kaidah otak. Diantaranya adalah ditulis dan menggunakan kalimat positif SPOK (subyek-predikat-objek-keterangan). Impian ini perlu ditulis. Kenapa? Dengan ditulis kemungkinan tercapainya lebih besar dibandingkan dengan hanya dibayangkan.

Bagaimana menentukan hal-hal yang mestinya diprioritaskan karena misalnya merasa masih punya banyak waktu? Soal waktu ini memang pelik. Pada umumnya penyebab kita nggak produktif itu cuman dua kalau soal waktu yaitu malas dan menunda atau prokrastinasi.

Malas dan menunda adalah dua hal itu yang sebetulnya harus kita kontrol sekali. Kalau seseorang kehilangan uang, uang dapat dicari lagi dengan bekerja. Tapi kalau waktu hilang nggak akan pernah kembali. Walaupun kehilangan waktu 1 detik yang lalu saja kita sudah tidak dapat kembali lagi.  Bayangkan kehilangan 1 jam yang lalu , apalagi satu hari yang lalu ,apalagi satu bulan yang lalu dst.

Mengatasi malas ini kita harus bagaimana? Kita ambil contoh yang paling gampang yaitu hal yang hampir tiap hari kita lakukan misalnya olahraga. Ketika suasana mendukung untuk selimutan, bagaimana? Perang batin ya, satu bilang olahraga satu bilang besok aja.  Jadi di kepala kita itu seperti ada dua pikiran yang saling menyerang.  Ayo kamu udah tahu kan tujuan olahraganya apa.  Nah ini balik ke tujuan. 

Kemudian kita mau cari solusi atau mau cari alasan. Kalau mau cari alasan pasti banyak. Tapi kalau mau cari solusi juga banyak solusi. Misal mau belajar dengan buku itu hal yang sulit, tapi hal-hal sulit seperti itu yang berfaedah akan membuat kehidupan kita kelak menjadi mudah.  Sebaliknya misal saat ini mengambil pilihan-pilihan yang mudah, besok saja atau entar aja belajarnya, maka pilihan-pilihan mudah saat ini akan membuat kehidupan kita menjadi lebih sulit. Silakan pilih karena setiap keputusan ada konsekuensinya. 

Terkait berbenah pikiran, ada yang bertanya kapan pikiran bawah sadar itu berfungsi. Jadi otak kita itu kan terdiri dari pikiran sadar dan pikiran bawah sadar, pikiran bawah sadar itu persis seperti gunung es. Di luar tampak kecil, di dalam besar sekali. Jadi perbandingannya antara 10:90. Ini menunjukkan bagaimana pikiran bawah sadar kita itu mengontrol kehidupan kita sehari-hari, bagaimana pikiran kita itu mengontrol tindakan kita sikap kita

Contoh, misal ditanya siapa yang mau dapat penghasilan 20 juta sebulan?  Untuk kebanyakan orang,  20 juta sebulan itu jumlah yang besar. Mau! kata pikiran sadarnya. Tapi ketika pikiran bawah sadar ini belum selaras dengan pikiran sadar , maka 20 juta sebulan itu agak sulit. Pikiran bawah sadar ini penyebabnya ada  banyak faktor, misal dari pengalaman masa lalu,  dari lingkungan dan sebagainya yang dapat memengaruhi keyakinan-keyakinan kita dsb. Misal di pikiran bawah sadar kita masih bercokol keyakinan bahwa nyari uang itu susah, nyari uang itu harus pakai kerja keras, dsb jadi mindset tentang uangnya masih negatif.  Itu yang akan menghambat untuk mendapat 20 juta sebulan .

Contoh lain, sebagai seorang ibu kita tahu bahwa ibu itu harus sabar betul, batas sabarnya masih banyak banget. Namun ketika anak kita yang masih kecil numpahin minuman dan memecahkan gelas, seberapa kita marahnya.  wow luar biasa. Kita marahnya sebegitunya.. Padahal harga gelas tidak seberapa. Kenapa bisa marah seperti itu? Ya karena yang mengontrol itu pikiran bawah sadar.  kalau pikiran sadar dan nggak sadar belum selaras maka PR besarnya adalah menyelaraskan pikiran 

Jadi pertanyaan kapan pikiran bawah sadar kapan berfungsi? Jawabannya berfungsi sehari-hari 

Teman-teman, menurut Rika Subana, kunci dari kelas bebenah adalah : berani melepaskan yang tidak diperlukan barang berani melepas nih di kelas berbenah barang kita berani melepaskan barang-barang yang sudah tidak kita butuhkan.  Di kelas berbenah uang kita berani melepaskan pengeluaran yang tidak dibutuhkan. kita berani melepaskan pikiran-pikiran yang tidak perlu dan itu memang harus membiasakan karena kita terbiasa untuk berpikir negatif sudah berpuluh-puluh tahun.
 Misal di usia kita saat usia kita sudah 30 tahun atau 40 tahun, berapa puluh tahun kita dicekokin terbiasa berpikir negatif. Contoh, ah penghasilan 25 juta itu nggak mungkin deh buat kita, Ah.. kayaknya susah ya ngerapiin rumah sebesar ini, kayaknya nggak mungkin deh bisa umroh sekeluarga dengan penghasilan segini.. Nah itulah kenapa ada tugas pembiasaan di semua kelas KBSI, kita dibiasakan untuk berpikir husnuzan, berpikir positif terhadap apapun, karena itu lebih membuat kita lebih ringan lebih lebih bahagia. Ngapain Kita mengurusi kebahagiaan orang lain mending kita ngurusin kebahagiaan kita sendiri. Ya kaan?