Asal Mula Hampers
Istilah hampers beberapa tahun terakhir begitu marak di sekitar kita. Hampers konon adalah keranjang yang berisi makanan. Asalnya tradisi hampers ini bukan dikirimkan di hari raya atau hari besar keagamaan, melainkan kiriman untuk orang-orang yang manjadi korban perang. Namun sejak teknologi berkembang dengan adanya kereta api, orang-orang mulai berkirim paket untuk sanak saudara maupun rekan usaha.
Di Indonesia sendiri sebenarnya sudah ada tradisi berkirim makanan seperti ini. Dulu waktu aku kecil di Cilacap, di hari-hari tertentu sering mendapat kiriman rantangan. Misal menjelang ramadhan atau menjelang hari Raya. Terkadang juga ada kiriman berupa hasil kebun. Karena Ibu - Bapak tidak memiliki kebun, maka biasanya yang dianterin ke tetangga adalah masakan seperti kolak, bubur kacang hijau, atau kudapan lain.
Seiring dengan pertambahan usiaku, aku tahu dari guru ngajiku bahwa saling memberi hadiah itu ternyata diperintahkan oleh Rasulullah SAW.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
تَÙ‡َادُوا تَØَابُّوا
“Hendaklah kalian saling memberi hadiah, Niscaya kalian akan saling mencintai“.
Baca juga : Berbagi
Kalau kita lihat hadits di atas, tradisi kirim mengirim hampers ini kiranya sudah sesuai dengan sabda Rasulullah SAW .
Tips Mempersiapkan Hampers
1. Seleksi siapa yang akan dikirimi hampers
Mungkin untuk orang-orang yang mudah bergaul dan banyak teman akan sulit menyeleksi nama seperti ini ya.. tetapi kita dapat membuat kategori agar seleksi ini tidak menimbulkan perasaan nggak enak ataupun nggak diakui buat teman lain.
Kita dapat membuat kategori ini dari awal tahun/bulan syawal setelah lebaran. Karena kita nanti juga harus mempersiapkan dananya. Dan biasanya daftar itu juga tidak akan banyak berubah dengan dihapus, malah menurutku akan bertambah seiring meluasnya relasi kita.
Adapun seleksi kategori bisa dicoba berikut ini
- Keluarga: Kalau definisi keluarga masih terlalu luas, dapat kita persempit dengan keluarga inti. Urutannya bisa dari orang tua, mertua, adik-kakak kandung, adik-kakak ipar. Kalau keponakan-keponakan mungkin dapatnya THR aja ya .. kecuali kalian mau menyiapkan hampers juga buat mereka
- Main Support system : Bagiku ini penting banget. Karena tanpa mereka kita gak akan bisa bergerak atau berusaha. Kalau buatku misal ART, Mamang sampah, mamang keamanan, tukang ojek langganana anak, dsb. Mungkin ada yang menambahkan guru les anak yang ke rumah, guru day care, guru ngaji, dsb silakan diseleksi lagi.
- Tetangga terdekat: ini bisa dekat dalam arti lokasi, bisa juga dekat dalam arti emosi.
- Guru-guru kita. Guru ngaji kah, guru sekolah kah, guru dalam bisnis/coach kah.. menurutku setahun sekali kita mengingat beliau sangat tidak berarti dibandingkan jasa jasa guru dalam berbagi ilmu ke kita.
- Circle pertama dalam pertemanan, bisnis ataupun dalam pekerjaan
- orang yang kirim kita hampers.:D siapapun yang mengirimi kita hampers padahal mereka nggak ada dalam list kita, maka lebih baik kita membalas kiriman mereka.
2. Siapkan dana untuk hampers
Setelah daftar di poin pertama ada, maka kita akan mempersiapkan dananya. Misalnya dengan membuka tabungan berjangka satu tahun yang tidak dapat diambil di tengah tahun. Atau kalau THR cukup leluasa, dapat disisihkan dari dana tunjangan hari raya. Intinya ini bukan dari dana rutin bulanan. Soalnya kalau diambil dari situ, besar kemungkinan akan defisit alias minus di bulan hari raya. Mana pengeluaran pribadi kita di bulan itu juga sudah sangat membengkak
3. Pilih bingkisannya
Hampers yang kita berikan kepada orang-orang di atas, tentunya bukan berarti sama banget ya.. kalau aku lebih suka menyesuaikan dengan kebutuhan mereka atau hobby mereka agar bingkisan kita lebih personal. Ada juga sih yang kalau aku males mikir, aku kirim aja peralatan ibadah. Dengan harapan akan dipakai baik oleh orang yang kita beri maupun orang lain kalau dia tidak berkenan.
4. Optimalkan sumber daya sekitar
Maksudku ini adalah dalam pemilihan barang isi hampers, aku lebih suka mengoptimalkan sumber daya pribadi dan sekitar. Ada yang aku masakin sendiri. Ada yang aku kirimin barang yang aku jual, itung-hitung menambah omset kan. Ada yang aku pesankan ke tetangga, itu yang berupa kue-kue/makanan olahan lainnya.
Pengiriman Hampers
Ternyata, untuk pengiriman ini juga perlu kita persiapkan ya.. apalagi kalau pengiriman hampers ke luar kota. Selain untuk ongkir, juga untuk pengemasannya. Untunglah aku sangat terbantu di sini ya.. aku langsung pesan di toko dan mereka yang mengemas lalu mengirimkan ke ekspedisi.
Kalau yang dalam kota aku pakai jasa ojek online. Untuk teman kantor ya langsung bagi di kantor. Lalu untuk support system biasanya aku berikan pas di jadwal kedatangan mereka.
Demikian curcolku tentang hampers ya.. semoga bermanfaat.