Tampilkan postingan dengan label bersamateman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bersamateman. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Desember 2025

Menjajal Baso dan Mie Ayam Cikal

 


Hai teman-teman, kita lanjutkan lagi yuk wisata kuliner di Bandung Timur. Kemarin aku  sudah perkenalkan kalian dengan bakso Mang Oyen, sekarang kita geser lagi ke arah timur menuju tugu batas kota. Tak jauh dari situ, ada warung bakso yang bertajuk Baso dan Mie ayam Cikal. Mari kita coba.

Alamat
Baso dan Mie Ayam Cikal
Jalan Raya Cibiru (Samping ojeg Cibiru Hilir)
Cibiru Wetan, Kec. Cileunyi, 
Kabupaten Bandung

Kendaraan umum yang lewat sini lumayan banyak, karena ini adalah jalan raya Bandung - Sumedang. Angkot Cileunyi CIcaheum warna hijau botol. Angkot Hijau botol dengan pelet merah di bagian bodi mobil jurusan Majalaya-Gedebage. Kemudian semua elf ke arah luar kota (Tasikmalaya, Garut, Ciamis) semua lewat sini.

Suasana di warungnya lumayan enak.
Ruangannya sendiri ada dua lantai, di lantai atas selain untuk  duduk makan juga ada mushola. Sedangkan di lantai satu, ada meja memanjang yang menempel dinding. Ada juga dua baris meja kursi panjang  di tengah ruangan. Meja ini dilengkapi dengan aksesoris khusus warung bakso ada kerupuk, minuman kemasan dalam botol, kecap sambal, saos, dsb

Parkir
Di sini parkirnya kalau mobil agak susah. Karena halaman tokonya sempit. Parkir motor aman, bisa sekitar 5-10 motor. Ada hal yang perlu diperhatikan kalau mau ke sini adalah, karena tempatnya di dekat belokan Cibiru Hilir, kalau dari arah Bandung kita tidak dapat langsung belok ke lokasi, melainkan harus maju dikit beberapa meter baru dapat memutar dan menyeberang ke sini.

Menu


- Mie ayam Rp. 12.000
- Mie ayam bakso besar Rp. 22.000
- Mie ayam bakso kecil Rp. Rp. 17.000
- Mie bakso campur Rp. 18.000
- Mie bakso yamin/kuah Rp. 20.000
- Aneka minuman kemasan harga Rp. 4.000-5.000
- Es jeruk / jeruk panas Rp 6.000

Review jujur 
- Dari segi tempat, OK banget meski minus di parkiran ya.. tapi buatku nggak masalah karena aku pemotor


- Bakso halusnya enak, tapi bukan yang enak banget sampai nagih gitu.
- Bakso uratnya terlalu dominan uratnya, menurutku agak kurang
Secara umum masih OK lah, masih bisa balik lagi ke sini atau merekomendasikan teman buat ke sini. 

Senin, 01 Desember 2025

Wisata Kuliner di Pasar Ngasem Yogyakarta

Pasar Ngasem


Kota wisata seperti Yogyakarta, selalu menyiapkan kejutan untuk para pelancong yang datang.  Beberapa tahun terakhir, sejak F4 kuliah di UGM, hampir setiap tahun aku ke Yogya. Bahkan kadang setahun 2-3 kali. Tetapi setiap ke sana, pasti ada lagi yang baru, ada lagi yang baru.

Oktober kemarin ke Yogya bertepatan dengan even Malioboro Run. Aku nggak ikut lari sih, hanya menemani sahabatku yang sudah jadi pelari kalcer. Biasanya kalau ke Yogya aku menginap di sekitar Malioboro atau sekitar UGM. Tapi kali aku menginap di daerah Taman Siswa.


Jarak dari penginapan ke Pasar Ngasem kalau di Google Maps hanya sekitar 3km
So aku sama sahabatku memutuskan untuk jalan kaki aja sekalian olahraga pagi. Gass dua orang emak pergi jalan kaki ke Pasar Ngasem.

Alamatnya :
Pasar Ngasem
Jl. Polowijan No.11, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55133

Kalau dari arah Taman Siswa, menuju Pasar Ngasem melewati lingkungan keraton Yogyakarta. Aku bisa melihat suasana kehidupan di belakang keraton. Selama ini kalau datang ke keraton selalu dari arah depan, dan hanya melihat sisi depannya saja.


Kesan pertama melihat suasana pasar Ngasem adalah Oh.. pasarnya tidak terlalu besar. Dan pagi itu sekitar jam 7 lebih, tapi pasarnya udah ramai banget. Antrian gudeg mengular. Aku dan sahabatku yang tidak terbiasa makan nasi di pagi hari, memilih mengitari pasar mencari jajanan.

Antrian sarapan gudeg

Makanan tradisional yang aku dapatkan di Pasar Ngasem:
- lepet jagung/lemet jagung (makanan dari jagung manis tambah sedikit tepung, kelapa parut dan gula kemudian dibungkus pakai klobot jagung)
- kue apem warna warni
- lemet singkong
- carabikang
- lapis beras (ini jarang ya.. sekarang kebanyakan dari terigu)
- wajik
- ciplukan
- cendol durian
Tapi sayang aku lupa motoin makanan-makanan itu. 




Selain jajan pasar, di sini aku juga beli oleh-oleh makanan keringan yang sekiranya awet untuk dibawa di perjalanan ke Bandung. Yang lagi hype ada slondok udang, bentuknya bulat seperti donat, tapi tekstur mirip kerupuk, rasanya enak. Aku beli slondok singkong juga, sama peyek koin.

Alhamdulillah hampir sekitar setengah jam muter-muter dan menikmati kuliner pasar Ngasem. Setelah itu balik ke hotel jalan kaki lagi. Menyala kakiku




Sabtu, 29 November 2025

Bakso Romantis, Bakso Enak Gak Bikin Dompet Tipis


Bakso bagi orang Bandung sudah menjadi makanan yang sangat populer. Mulai dari yang harga puluhan ribu per porsi hingga yang harga under Rp. 10.000 di Bandung semua ada. Aku, sebagai orang pendatang yang sudah 20 tahun lebih tinggal di sini, sedikit banyak juga agak terpengaruh dengan kebiasaan makan bakso ini.

Bagi penggemar bakso garis keras, kalau ada warung bakso baru pasti ingin mencicipinya. Penasaran, judulnya. Apalagi namanya menarik perhatian seperti ini. Bakso Romantis.

Bakso Romantis ini aku cari di Google map belum ada. Tapi kalau di daftar menunya, warung ini beralamatkan di Jl Cigending No. 130 Ujungberung. Kenyataannya Bakso Romantis terletak di seberang Toserba Griya Ujungberung, di sebelah kanan Tomoro

Tempatnya memanjang ke belakang. Kalau dari depan, lebar space nya hanya sekitar 2 meter. Tapi memanjang ke belakang ada sekitar 5 buah meja masing-masing 4 kursi. Untuk minuman bisa mengambil sendiri di meja dan teko yang disediakan. Ada juga kerupuk di setiap meja selain sambal, kecap dan pasangan bakso lainnya.

Baca juga : Bakso Solo Balapan

Menu yang tersedia di sini antara lain:


Mie Bakso
- Mie bakso romantis
- Mie bakso halus
- Mie bakso Jumbo
- Mie bakso biasa

Mie Yamin
- Mie yamin bakso biasa
- Mie yamin bakso halus
- Mie yamin bakso jumbo

Mie Ayam
- Mie ayam original
- Mie ayam bakso biasa
- Mie ayam bakso halus
- Mie ayam bakso jumbo

Untuk toppingnya yang ready hanya tahu, pangsit dan ceker
Minumannya juga standar, aneka jus dan es campur.

Menu yang sudah aku coba
1. Mie bakso halus
Yaitu mie bakso, sayur, dan bakso ukuran kecil-kecil sebanyak 7 butir. Menurutku rasa bakso halusnya enak, teksturnya juga lembut dan tidak keras. 
2. Mie bakso jumbo 
Mie bakso ini perpaduan dari mie bakso urat/cincang/telur dengan dua butir bakso halus.Aku baru mencoba yang bakso uratnya. Yang aku cocok dari bakso urat di sini adalah uratnya lembut, tidak keras atau susah dikunyah.
3. Mie ayam original
Mie ayam originalku benar-benar original. Aku tidak menambahkan kecap maupun saos ke dalam mangkok. Rasanya sih enak, cocok di lidahku. Tapi aku kurang suka potongan ayamnya yang masih tercampur tulang, walaupun itu tulang rangu/tulang muda, seperti mengganggu kenikmatan.

Review
Layanan aku kasih 5/5. Karena satset banget dan rapi. Untuk rasa bakso aku juga kasih 5/5 sesuai harganya. Untuk mie ayam aku kasih 4/5. Menu lain aku belum pernah mencoba.

Mau balik lagi?
Iya, soalnya harganya bersabahat dan rasanya oke lah.



Rabu, 26 November 2025

Sate Kambing ABG, Mau Coba?


Sebenernya sudah agak lama berniat mampir ke tempat makan yang satu ini, akhirnya kesampaian juga ketika kemarin janjian makan siang dengan Teh Uci. 


Sate Kambing ABG
Jl Soekarno Hatta  No 757
Arcamanik Bandung

Kalau dari arah Kiara Condong menuju Cibiru, lokasinya di sisi kiri jalan. Kurang lebih berseberangan dengan Masjid Al Azis. Jadi kalau dari arah Cibiru, kalau pakai motor masuk jalur cepat setelah Cipamokolan, kemudian  putar balik di Aria Graha dan langsung masuk ke jalur lambat. Agak perjuangan sih memang ya.. Menyeberangnya sedikit memotong arus. 

Mengenal Sate Kambing ABG sudah bertahun-tahun lalu ketika masih di Jalan Sukabumi seberang IBCC. Terus kemudian dia pindah ke sejajaran IBCC. Ada juga cabang lain di Terusan Buah Batu. Yang terbaru ya di Soekarno Hatta ini. Keistimewaan mereka adalah, kambing yang dimasak itu masih kambing muda yang umurnya kurang lebih 3 bulan.

Awal-awal terlihat ramai, banyak kendaraan yang parkir baik roda empat maupun roda dua. Kebetulan pas kemarin ke sana kondisinya sedang agak kosong. Hanya ada dua meja yang terisi. 
Oh iya ternyata di lokasi ini juga ada warung makan sunda Sawargi yang duduknya lesehan. Sepertinya mereka joinan. Kami duduk di dalam warung Sawargi dan tetap bisa memesan dari Sate Kambing ABG.

Sate selip gajih

Yang kami coba yaitu sate kambing selip gajih bumbu kecap, nasi goreng kambing dan tengkleng kambing di take away. Nasi gorengnya enak porsinya besar untuk ciwi ciwi kalau aku sih nggak habis ya.. sedangkan satenya enak sih menurutku.. cuman agak urang empuk sedikit/empuknya kurang merata. Mungkin ini mah faktor gigiku yang sudah tidak sekuat dulu. Soalnya dulu perasaan enak enak aja haha Jadi dari 10 tusuk yang aku pesan dan aku makan 6 tusuk, ada 3 potong daging yang aku gak bisa ngunyah. 

Dari ketiga pesanan di atas aku membayar di kasir seharga 165rb. Agak kaget juga sih, karena memang di buku menunya nggak tercantum harga. Tapi di kertas pesanannya ada. Karena aku pesan di warung sawargi jadi aku gak dapat nota pesanan Sate Kambing ABG.

Untuk daftar harganya sebagai berikut: (November 2025)
- sate kambing selip gajih bumbu kecap/madu/klatak Rp .55.000/porsi (aku pesan 10 tusuk harganya Rp. 75.000)
- sate kambing polos bumbu kecap/madu/klatak Rp. 65.000/porsi
- Sate sapi Rp. 50.000
- Sate ayam Rp. 35.000
- Kambing bakar 500gr Rp. 125.000
- Tongseng/tengkleng kambing/sapi Rp. 50.000
- tongseng/tengkleng ayam Rp. 35.000
- gulai kambing/sapi Rp. 50.000
- sop kambing/iga sapi rp. 50.000
- gulai ayam/sop ayam Rp. 35.000
- Nasi goreng kambing Rp. 35.000
- Nasi goreng biasa Rp. 20.000

Jujur aku masih penasaran dengan menu menu lainnya. Sudah lupa rasanya karena lama sekali tidak mencicipi. Jadi kalau ditanya apakah mau balik lagi? Insya allah balik lagi mencoba gulai kambing atau sop iga nya. Mau barengan?