Setiap menghadapi tanggal 20, rasa-rasanya mulai dag dig dug der. Kenapa ? Karena para pelanggan itu benar-benar tidak dapat ditebak kapan mau datangnya. Hihi.... yaeyalah... jadi kami-kami para penjaga loket depan ini ya harus siap mental. Selama ini sih rekor termalam pulang jam 7. Entah berapa bulan yang lalu. Udah lupa. Di bawah itu ya maghrib. Tapi syukurlah, bulan ini pulangnya jam normal.
Awalnya Sondang ngabarin klo Tyka mau ke Bandung seminggu. Nginep di mana ? Tanyaku. Ternyata nginepnya di hotel sebelaaaah dooong... *salah satu kenikmatan berkantor di tengah kota*
Setelah aku kontak-kontakan sama Tyke, jadilah kami janjian Senin jam 2, pas aku off jaga.
Jadi senin itu aku nganter Tyke ke Tiki, trus makan di Pujasera yang di atas Soes Merdeka, dan lanjut ke Gramedia. Wooow kopdar pendahuluan yang menyenangkan. Seneng mengenal lebih dekat Tyke. Puas booo ngobrolnya. Ya, belum juga ding. Puas gak ada yang nyela-nyela pembicaraan.
Kami berpisah dengan kupesan 'siap dipanggil kapan aja' *sok iyeh banget*
Selasa, tadinya aku mau ambil jam istirahatku di awal, buat nemenin Tyka ke Mirasa. Katanya kan itu tempat makan yang 'bersejarah' juga. *dan enak, gado-gadonya yummmyyy* tempatnya juga lumayan, terutama yang dekat kebun belakang.
Eh ternyata belum berjodoh sama Tyka karena dia baru bisa keluar di atas jam satu.
Sebenarnya hari ini kan ada makan makan ultah Ida, udah janjian ke nasi padang Bunga Padi Raya (2 kali hahaha), karena aku jaga, aku tadinya hopeless, bakal gak bisa laah. Sondang masih tetap merayuku. Tiada kesan tanpa kehadiranmu, katanya. Haha 80-an banget.
Janjian sama Tyka gak jadi, sama Ida gak bisa. *nangis bombay* alhamdulillah dapat ide dong, aku merayu teman sebangku gapapa lah aku jaga pagi dan sore asalkan aku bisa keluar jam istirahat. Deal ? Deaaal....
Akhirnya bisa keluar tepat pada waktunya. Bareng Sondang pergi pulang. Pas lagi makan, ingat Tyka yang masih di kamarnya. Kata Sondang, tawarkanlah itu nasi padang. Sebagai penggemar padang, Tyka mau doong. Akhirnya cuzz... sebungkus nasi padang buat Tyka, atas ide Sondang, dibebankan ke traktiran Ida, dianter sama Titi. Haiyah, betapa panjangnya riwayat sebungkus nasi padang ini :D
Rabu gak ada panggilan dari Tyka, rupanya dia diculik salah satu tantenya dan keliling-keliling seharian. Syukurlah, dan memang karena dah tanggal 20 tamunya full minta ampun. Sampai-sampai makanpun aku di ruangan. Gratis siiih.... alhamdulillah.. dibeli pake uang kas.
Kamis bikin janji lagi sama neng Tyka Abis ashar mau kemanalah atau makan apa entar gampang, atau sekedar ketawa2... Ternyata oh ternyata, setelah dia kopdar sama customer di BIP, kata Tyka, Abi pulang cepat dari diklatnya..... jadi kami gak jadi keluar. aaaah syukurlah.... Memang manusia merencanakan Allah yang menentukan. Karena jadinya aku hari ini juga gak bisa keluar. Sebenarnya ada temen yang 'utang jaga' ke aku, tadinya mau dibayar hari ini, eh tiba tiba harus keluar kota. Ya sudahlah aku pun jaga sambil patah hati. Kalau patah hati kerja jadi semangat. *banting-banting amplop dan tonjok2 keyboard* Akhirnya makan di ruangan lagi. Lebih parah, disambil kerja. Karena kerjaanku kan memang ada dead line-nya, 1x24 jam. Syukurlah yaa.... jam 4 kurang dikit udah beres. Pas Tyka bilang mau mampir ke kantor, aku iyain dengan senyum lebaaar.... lumayan... hiburan di sore hari. Sempat popotoan sama mbak Tituk juga.
Jumat
Ini dia puncak acara. Kopdar dengan blogger blogger Bandung lainnya. Yang udah iya sih aku, Sondang, Baginda Ratu, Mbak Tituk, Ika Rahma dapur hangus, Neng Dini, trus kata Tyka ada Ladeva sama siapa lagi (chat BBM terhapus).
Oh... sayang seribu sayang, yang harusnya jaga siang enggak masuk. Dasar belum rejeki kali ya... akupun terancam enggak ikut kopdar karena paling cepat stengah dua baru istirahat. Sedangkan Sondang jam 2 sudah harus di kampus. Yang lain? Ya harus balik ke kantor doong setelah jam istirahat habis.
Akhirnya aku istirahat jam setengah duaan, shalat dan langsun cuzz ke Djoeroe Masak. Untung dekeeet.5 menit naik motor. Semua udah berdiri. Hiks. Cuma serah terima kenang-kenangan kopdar. Yang tinggal cuma Tyke, Dini, Ika+Vio. Eh baru juga duduk bentar si Tyke udah ditelpon dijemput tantenya. Dini juga menyusul (ya iya laah.. kan mau kerja).
Tinggal aku bertiga Ika dan Vio, gak kerasa juga ngobrol sampai jam tiga lebih.. satu setengah jam berlalu cepet banget. Apalagi sudah lama juga gak ketemu mereka. Akupun harus segera kembali ke kantor.
Senengnyaa... Jumat sore. Berasa kejar kejaran semua janjiannya. tapi minggu ini sungguh membahagiakan. So special.
Selamat datang week end yang (bakal) sibuk juga.





