"jangan
membuat syarat terlalu tinggi untuk kebahagiaan, karena kebahagiaan itu
adanya di hati, maka kuberharap semoga kita dapat berbahagia dalam
kondisi apapun"
Ada orang yang menyetel bahagia ketika dia
mencapai sesuatu, ada orang yang bahagia saat dia menjalani proses.Kalau
aku sih lebih seneng memilih yang kedua. Bahagia ketika proses demi
proses dapat kita lewati. Karena hasil itu adalah mutlak keputusan-Nya.
Lewat proses itulah kita dapat memadukan antara doa, ikhtiar dan
tawakkal. Memulai segala sesuatu dengan doa, kemudian berikhtiar untuk
mencapainya, dan akhirnya menyerahkan kepada Allah SWT hasil apa
gerangan yang akan dikaruniakanNya.
Yup, aku
sepenuhnya setuju dengan kata kata itu. Bahagia itu ada di hati, dan
hati itu ada dalam diri kita. Maka sebenernya bahagia atau tidak, adalah
tergantung bagaimana kita menyetel hati. Mau bahagia mode on atau
sebaliknya.
Toh apapun kondisinya, bagi seorang hamba, selalu baik kesudahannya. Bila yang dikaruniakanNya kebaikan maka itu akan membuat seorang hamba bersyukur. Sebaliknya, bila yang dikaruniakanNya ujian, cobaan, musibah dan sejenisnya, maka itu akan membuat seorang hamba bersabar. Syukur dan sabar, sama baiknya, sama dekatnya dengan Dia.
Jadi tidak ada alasan untuk tidak bahagia.
Aku bahagia dikarunia suami yang mencinta dengan caranya dan bertanggung jawab terhadap keluarga
Aku bahagia dikaruniai anak lima, dimudahkan saat hamil dan melahirkannya, dimudahkan dalam mendidik dan memelihara mereka, semoga menjadi anak yang sholeh dan shalihah sepanjang hayat
Aku bahagia mempunyai teman teman yang penuh perhatian, seiring sejalan dalam meraih kebaikan
Aku bahagia dengan segala pemberianNya dalam diriku, jasad yang sempurna, akal yang ada ada saja, dan selalu diberiNya jalan untuk menyelesaikan segala kesulitanku saat ini.
Aku bahagia bisa berbagi, meski tidak selalu dalam bentuk materi.
Aku bahagia dengan berbagai kesempatan yang Allah berikan dalam berbagai keadaan.
Aku bahagia dengan apa yang kujalani saat ini.
Terima kasih ya Allah, atas karunia yang bukan hanya Kau berikan, tetapi Kau curahkan selalu, meliputi diriku.
Semoga ini menjadikanku seorang hamba yang pandai bersyukur.
Amiin
"Tulisan ini sebagai Inspirasi untuk Catatan Hati 10 Maret 2012 - @yankmira #1 Giveaway"