Minggu, 31 Maret 2024

Kapan Terakhir Mudik?



Kapan terakhir mudik? Pernah mudik? Belum pernah mudik?

Pertanyaan seputar mudik hanya cocok ditanyakan kepada para perantau. Kenapa? Karena istilah mudik itu identik dengan pulang kampung. Aku selalu beranggapan, mudik itu dari kata menuju udik (kampung). Eh ternyata ada yang bilang kalau mudik itu dari bahasa Jawa ngoko yakni mulih dhilik (pulang sebenar) dan mulih dhisik (pulang dulu). Pulang ke mana? Tentunya ke daerah asal. Di mana ada orang tua dan keluarga besar tinggal. Jadi sekalian antara ketemu dengan orang tua dan dengan sanak saudara.

Kini, seiring perkembangan trend di masyarakat, istilah mudik sudah agak terwarnai hal lain. Yaitu adanya kondisi bahwa mudik menjadi ajang flexing ataupun pamer keberhasilan selama di perantauan. Ya kalau itu bener sih, sah sah aja. Maksudku .. yang bersangkutan bener-bener sukses. Bisa beli kendaraan, bisa ngumpulin harta kekayaan sehingga bisa dibawa ke kampung halaman. Kalau nggak berhasil ya nggak bakalan bisa pulang kampung dengan membawa oleh oleh atau pun hampers untuk orang kesayangan.

Baca juga : Mempersiapkan Hampers

Yang nggak bener itu, kalau semua pencapaian dia hanya fake. Mobil hanya sewaan. Oleh-oleh dari duit hasil pinjeman. Jadi memaksakan diri biar terlihat sukses dan mapan. Maka setelah lebaran, pulang dari mudik, bukannya seneng ketemu sanak saudara  malah pusing ngembaliin duit gimana caranya. 

Kenapa mudik dilakukan di hari raya?  karena hari raya adalah momen berkumpulnya  keluarga bahkan keluarga besar. Mudik itu biasanya ke kampung orang tua, atau tempat di mana dulu kita dibesarkan. Mudik juga menjadi sarana silaturahim setelah sekian lama berpisah.  Selain itu, saat ini juga pemerintah menyediakan cuti yang cukup panjang untuk hari raya. Jadi hitung-hitung liburan ya.. dengan tujuan kampung halaman.

Keluargaku sendiri, sudah lama tidak pulang kampung atau mudik ini. Sejak Eyang Kakung meninggal, Abi udah wanti-wanti ke anak-anak bahwa home base kita adalah Bandung. Maka kemanapun kelak kalian pergi, mudiknya juga ke Bandung. Bukan ke Bandar Lampung atau ke Jawa Tengah.

Maka sejak beberapa tahun terakhir ini, kami melewatkan lebaran hanya di Bandung saja. tidak keluar kota bahkan tak jarang tidak keluar rumah juga. Yang penting kebersamaannya ya..


Jumat, 29 Maret 2024

Mempersiapkan Hampers

Asal Mula Hampers

Istilah hampers beberapa tahun terakhir begitu marak di sekitar kita. Hampers konon adalah keranjang yang berisi makanan. Asalnya tradisi hampers ini bukan dikirimkan di hari raya atau hari besar keagamaan, melainkan kiriman untuk orang-orang yang manjadi korban perang. Namun sejak teknologi berkembang dengan adanya kereta api, orang-orang mulai berkirim paket untuk sanak saudara maupun rekan usaha.

Di Indonesia sendiri sebenarnya sudah ada tradisi berkirim makanan seperti ini. Dulu waktu aku kecil di Cilacap, di hari-hari tertentu sering mendapat kiriman rantangan. Misal menjelang ramadhan atau menjelang hari Raya.  Terkadang juga ada kiriman berupa hasil kebun. Karena Ibu - Bapak tidak memiliki kebun, maka biasanya yang dianterin ke tetangga adalah masakan seperti kolak, bubur kacang hijau, atau kudapan lain. 

Seiring dengan pertambahan usiaku, aku tahu dari guru ngajiku bahwa saling memberi hadiah itu ternyata diperintahkan oleh Rasulullah SAW. 
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَهَادُوا تَحَابُّوا

Hendaklah kalian saling memberi hadiah, Niscaya kalian akan saling mencintai“.

Baca juga : Berbagi 

Kalau kita lihat hadits di atas,  tradisi kirim mengirim hampers ini kiranya sudah sesuai dengan sabda Rasulullah SAW .

Tips Mempersiapkan Hampers

1. Seleksi siapa yang akan dikirimi hampers

Mungkin untuk orang-orang yang mudah bergaul dan banyak teman akan sulit menyeleksi nama seperti ini ya.. tetapi kita dapat membuat kategori agar seleksi ini tidak menimbulkan perasaan nggak enak ataupun nggak diakui buat teman lain. 

Kita dapat membuat kategori ini dari awal tahun/bulan syawal setelah lebaran. Karena kita nanti juga harus mempersiapkan dananya. Dan biasanya daftar itu juga tidak akan banyak berubah dengan dihapus, malah menurutku akan bertambah seiring meluasnya relasi kita.

Adapun seleksi kategori bisa dicoba berikut ini 

- Keluarga: Kalau definisi keluarga masih terlalu luas, dapat kita persempit dengan keluarga inti. Urutannya bisa dari orang tua, mertua, adik-kakak kandung, adik-kakak ipar. Kalau keponakan-keponakan mungkin dapatnya THR aja ya .. kecuali kalian mau menyiapkan hampers juga buat mereka

- Main Support system : Bagiku ini penting banget. Karena  tanpa mereka kita gak akan bisa bergerak atau berusaha. Kalau buatku misal ART, Mamang sampah, mamang keamanan, tukang ojek langganana anak, dsb. Mungkin ada yang menambahkan guru les anak yang ke rumah, guru day care, guru ngaji, dsb silakan diseleksi lagi.

- Tetangga terdekat: ini bisa dekat dalam arti lokasi, bisa juga dekat dalam arti emosi. 

- Guru-guru kita. Guru ngaji kah, guru sekolah kah, guru dalam bisnis/coach kah.. menurutku setahun sekali kita mengingat beliau sangat tidak berarti dibandingkan jasa jasa guru dalam berbagi ilmu ke kita.

- Circle pertama dalam pertemanan, bisnis ataupun dalam pekerjaan

- orang yang kirim kita hampers.:D siapapun yang mengirimi kita hampers padahal mereka nggak ada dalam list kita, maka lebih baik kita membalas kiriman mereka. 

2. Siapkan dana untuk hampers

Setelah daftar di poin pertama ada, maka kita akan mempersiapkan dananya. Misalnya dengan membuka tabungan berjangka satu tahun yang tidak dapat diambil di tengah tahun. Atau kalau THR cukup leluasa, dapat disisihkan dari dana tunjangan hari raya. Intinya ini bukan dari dana rutin bulanan. Soalnya kalau diambil dari situ, besar kemungkinan akan defisit alias minus di bulan hari raya. Mana pengeluaran pribadi kita di bulan itu juga sudah sangat membengkak

3. Pilih bingkisannya

Hampers yang kita berikan kepada orang-orang di atas, tentunya bukan berarti sama banget ya.. kalau aku lebih suka menyesuaikan dengan kebutuhan mereka atau hobby mereka agar bingkisan kita lebih personal. Ada juga sih yang kalau aku males mikir, aku kirim aja peralatan ibadah. Dengan harapan akan dipakai baik oleh orang yang kita beri maupun orang lain kalau dia tidak berkenan.

4. Optimalkan sumber daya sekitar

Maksudku ini adalah dalam pemilihan barang isi hampers, aku lebih suka mengoptimalkan sumber daya pribadi dan sekitar. Ada yang aku masakin sendiri. Ada yang aku kirimin barang yang aku jual, itung-hitung menambah omset kan. Ada yang aku pesankan ke tetangga, itu yang berupa kue-kue/makanan olahan lainnya. 


Pengiriman Hampers

Ternyata, untuk pengiriman ini juga perlu kita persiapkan ya.. apalagi kalau pengiriman hampers ke luar kota. Selain untuk ongkir, juga untuk pengemasannya. Untunglah aku sangat terbantu di sini ya.. aku langsung pesan di toko dan mereka yang mengemas lalu mengirimkan ke ekspedisi.

Kalau yang dalam kota aku pakai jasa ojek online. Untuk teman kantor ya langsung bagi di kantor. Lalu untuk support system biasanya aku berikan pas di jadwal kedatangan mereka. 

Demikian curcolku tentang hampers ya.. semoga bermanfaat.



Kamis, 28 Maret 2024

Berbagi

Bulan Ramadhan identik dengan bulan berbagi. Orang-orang berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan. Berbagi di bulan Ramadhan juga dicontohkan oleh Rasulullah SAW. 

Selain berbagi secara perseorangan, saat ini juga banyak komunitas-komunitas berbagi yang idenya masya Allah sangat kreatif. Seneng rasanya kalau kebaikan digaungkan oleh banyak orang. Harapannya kebaikan-kebaikan itu mendominasi dan tidak menyisakan ruang untuk kemaksiatan.

Ada beberapa cara berbagi yang mungkin beberapa diantaranya sudah kamu lihat di sekeliling rumah. 

1. Berbagi Makanan

Ini sepertinya yang paling banyak dilakukan orang. Ada yang namanya berbagi takjil, ada sahur on the street, ada lagi apa. tergantung panitia memberikan nama. Mungkin itu dalam skala yang agak lumayan besar dan berupa komunal.  Tetapi dalam versi low budget, berbagi makanan ini juga dapat dilakukan kepada tetangga sekitar, atau teman sekitar. Misal kita masak kolak sepanci, semangkok diantar ke tetangga. Misal kita beli buah sekilo, sebagian dibagi ke teman. Kurasa bukan soal berapa banyak kita memberi ya.. tetapi bagaimana hati kita tersentuh dalam kondisi lapar puasa, kemudian langsung action satu kebaikan.

2. Berbagi barang bekas

Barang bekas ini dapat berupa pakaian, mainan anak, buku-buku, sepatu, dll. Tanpa kita sadari, dalam setahun tumpukan pakaian sudah meninggi, dan rak sepatu sudah nggak muat lagi. Ada teman yang setiap tahun selalu mengadakan bazar barang bekas seperti ini. Kemudian uang hasil penjualannya, dibagikn lagi ke masyarakat dalam bentuk Cinambo.  

3. Berbagi Hampers

Ini buat kalian yang punya budget untuk berbagi ya.. Hampers ini nggak harus mahal menurutku. Tapi bagaimana kalian memberikan sentuhan pribadi di barang / makanan yang kalian bagikan ke teman-teman itu. Bisa kita belanja ke teman kita yang sedang merintis bisnis UMKM. 

4. Berbagi alat ibadah

Berbagi alat ibadah ini dapat dilakukan dengan budget rendah maupun budget tinggi tergantung kamu mau mengusahakan yang mana.Bisa berbagi sendiri, misal mukena beli satu keluar /disumbangkan satu. Berbagi al quran secara rombongan melaui program wakaf sejuta al Qur;an, Serahkan syaamil quran yang mendistribusikan.

5.   Berbagi waktu dan tenaga

Kalau kamu hanya bisa dalam titik ini, jangan merasa bersedih. Selain hal-hal di atas, berbagi waktu dan tenaga menurutku keren banget. Jarang-jarang lho..

Nah teman-teman penyinta kebaikan, buat kalian mana yang paling guwe bantet?

Rabu, 27 Maret 2024

Makanan Favorit Untuk Buka Puasa

Beberapa tahun terakhir sejak aku mengenal istilah JSR (Jurus Sehat Rasulullah SAW), kemudian mengikuti media sosial dr. Zaidul Akbar, jujur sudah ada pergeseran dalam selera makan. Bukan hanya makanan sehari-hari ya, tentunya itu juga berlaku untuk bulan Ramadhan.

Sudah menjadi kebiasaan keluarga, kalau buat buka puasa itu ada minuman dingin, jajanan dengan, dan setelah itu baru sholat maghrib. Habis sholat maghrib ada setoran hafalan dan sambil menyantap makanan sisa berbuka puasa.

Dari sekian jenis gorengan yang sering kami beli, sebenarnya ada satu gorengan yang tidak ada penjualnya di Ramadhan ini. Makanan itu yaitu midog. Indomi yang direbus,kemudian tambahkan isian dan sedikit terigu, lalu dinginkan di sebuah wadah sehingga tercetak sesuai bentuk wadah. Terus setelah beku digoreng deh. 
Makanan ini aku kenal dari ibu mertuaku. Adapun resep lengkapnya sebagai berikut :

Bahan :
-2 bungkus mie instan rebus
-1 wortel kecil, potong korek api lalu buat kotak-kotak kecil
-5 buah buncis potong kecil kecil
-1 sachet kornet
- 50gr terigu

Cara membuat:
- rebus mie instan sesuai petunjuk di bungkusnya. Setelah matang buang airnya.
- rebus mie instan yang telah matang tsb dengan 2 gelas air. Masukkan potongan wortel+buncis+kornet. Aduk aduk terus dan masak sampai asat.
- tambahkan lagi satu gelas air. Aduk aduk .
- tunggu sampai air tambahan tadi mendidih lalu kecilkan api dan masukkan terigu sedikit demi sedikit dengan tangan kiri sambil aduk cepat dengan tangan kanan agar tidak menggumpal.
- matikan api bila sudah tercampur rata.
Nah sekarang adonan midog sudah siap dimasukkan ke dalam wadah / cetakan. Kalau mau gampang pakai pinggan tahan panas bentuk persegi. Tuang dalam kondisi masih panas dan padatkan. Simpan hingga 1-2 jam sampai dingin dan membeku. 
Setelah dingin potong potong lalu masukkan ke bahan pencelup kemudian goreng.

Alternatif bahan pencelup:
1. Telur kocok saja;
2. Celup ke telur kocok terus dicelup lagi ke tepung roti. Kalau yang ini aku males karena bikin minyak goreng di wajan jadi kotor.
3. Aku pake 2 sdm terigu+setengah gelas air+1 telor +sedikit garam. Aduk aduk. (Aku seringnya pakai bahan ini.)
Demikian resep makanan kesukaan keluarga yang bisa aku bagi hari ini. Gimana JSR nya apa kabar? Yaudah diet dimulai besok yuk... hehe

sebelum digoreng

setelah digoreng


Selasa, 26 Maret 2024

Perawatan Gigi di Seputar Cijambe

Tinggal di Cijambe, itu ibarat tinggal di kota kecil yang serba ada. Asal keinginanmu tidak muluk-muluk semua kebutuhanmu tersedia di sini. Dekat sini aja.  Kali ini aku akan bercerita tentang perawatan gigi.

Jangan lupa, kenali Cijambe dulu. Baca : Cijambe PRide

Aku di masa kecil, adalah anak keempat dari tujuh bersaudara. Tinggal di desa yang kalau butuh ke Puskesmas harus ke kecamatan sebelah dengan dua kali ganti kendaraan umum.Bisa kalian bayangkan kan.. bagaimana kami memenuhi kebutuhan kesehatan?

Makanya aku memaklumi keterbatasan kedua orang tuaku dalam hal perawatan gigi anak-anaknya. Ya keterbatasan waktu ya  keterbatasan dana. Sampai akhirnya gigiku sebagian rusak di masa kanak-kanak. Mungkin aku bandel ya dulu males gosok gigi. Atau kebutuhan kalsiumku tidak terpenuhi?

Yang jelas ketika aku melahirkan anak pertama, kedua dst hingga kelima, selalu diiiringi dengan tanggalnya gigi gigi geraham yang memang sudah keropos dari sononya. Setiap kehamilan diiringi dengan rasa sakit gigi yang hebat.

So sekarang saat semua ada didepan mata, aku coba kenalin mereka ke dokter gigi sejak dini #eaaa

Awal 2000an sebelum di Cijambe ada dokter gigi, anak-anak aku ajak ke RS Al Islam.  Di sini lumayan makan waktu dan lumayan jauh juga perjalanan ya..mana belum zaman ojol jadi harus naik angkot dua kali juga. Akhirnya perawatan gigiku dan gigi anak-anak kandas oleh waktu dan fuluz juga.


Cijambe Dental Care


Kemudian ketika ekonomi membaik dan di Cijambe ada Klinik Gigi Cijambe, anak-anak mulai aku bawa ke sana. F1 saat itu udah mau SMP sampai SMA masih perawatan di sana. Sampai sampai dr Risyandi Anwar kenal banget dan mbujukin F1 buat jadi dokter gigi. Kata beliau UKT nya masih terjangkau lah. Eh belum sempat search berapa sebenarnya angka riilnya, eh si doi udah bilang nggak mau aja, pengen masuk psikologi. Walaupun psikologi juga kandas hingga kini jadi asn di kemenkeu.

Dari ke F2. Kata dokter F2 ini giginya paling bagus gak ada bolong-bolong. Ya emang makannya juga bagus sih. Dari kecil makan seimbang dan nggak suka makanan instan. Sukanya real food. Aku terima kasih banget sama keluarga Nenek Kupang yang merawat kecilnya F2 ini.

Terus F3, ini giginya lumayan rusak. Tapi dia paling takut dokter gigi. jadi ya sampai sekarang cuman dia yang gak pernah berhasil dibujukin ke dokter gigi.

F4 ini giginya ada gingsul. Ketika di Klinik Gigi Cijambe dia sempat perawatan juga. Mana dari kecil giginya sudah geripis gitu. Bahkan sempat di minta rontgent gigi juga. 

Baca juga : Money Talk

Tapi akhirnya ya emaknya nggak telaten juga. Ya waktunya (waktu itu aku melahirkan F5) ya duitnya hehe. Tahu sendiri kan ke dokter gigi harus sedia budget unlimited (lebay sih ini ya..hehe)

Setelah dokter Risyandi lanjut S3 dokter penggantinya nggak seramah beliau ke anak-anak. Iya sih. kan dr Risyandi memang spesialis gigi anak-anak. Jadi nggak heran treatment nya ke anak-anak  bener-bener juara  .

Seiring masa keemasan Cijambe Dental Care di hati keluargaku memudar, aku dapat kabar kalau ada dokter gigi yang juga idola emak-emak saking ramahnya ke anak-anak, dan cantik juga, yang pindah dari kelurahan sebelah, ke Cijambe. Bagaikan mendapat angin segar ya.. Udah gitu buka klinik bersama dengan dokter lain.. wah.. surga banget ini mah. 

Akhirnya ya dicoba lagi ke sana satu demi satu kecuali F2. Nggak nyaman karena dokter gigi nya perempuan kali ya.

Tapi buat F1,F4,F5 dan ummi sebenernya lebih cocok ke dokter perempuan. Lebih leluasa aja gitu..

Beberapa hal yang membuatku pindah ke lain klinik ini adalah karena fleksibilitas pendaftaran. Yaitu bisa mendaftar lewat WA dan diberikan perkiraan waktu kedatangan jam berapa. Memang kadang meleset juga sih, kan tindakan mah kadang ada yang lancar , kadang ada yang terkendala.

Begitulah cerita perawatan gigi anak-anakku. Kesimpulannya, kalau gigi anak-anak yang masih kecil mungkin ke dokter Risyandi lebih enak ya.. dokternya ramah dan care ke anak-anak. Suasanya klinik juga mendukung.

Kalau emak-emak, ya aku saranin ke dokter Ira Citra di Ruko Madani. di sini juga ada beberapa dokter spesialis gigi. 


Jangan lupa, siapin dananya juga ya Maaak. 

Senin, 25 Maret 2024

Makanan Penawar Rindu

Sekian lama meninggalkan kampung halaman, sering kerinduan itu datang tanpa diundang. Rasa cinta dan benci mungkin akan terkikis oleh waktu. Tapi tidak dengan rindu. Justru semakin terpupuk oleh jarak dan waktu.

Kerinduan akan suasana pedesaan, aku akan obati dengan sunmori (sunday morning riding) ke arah pegunungan yang masih hijau, memandang sawah dan pemohonan. Kebun kebun yang terhampar dan sosok-sosok sederhana para penggarap lahan

Namun akan susah jika rindu itu terkait dengan makanan. Makanan yang ada di perkotaan saat ini cenderung sama. Kalaupun tidak sama maka akan disesuaikan dengan selera masyarakat setempat. 
Aku yang menikmati masa kecil di Cilacap, kalau rindu kampung halaman tentu aku mencari makanan-makanan yang 'mirip' dengan yang aku nikmati kala kecil dahulu. Beberapa di antaranya ada di sekitar Cijambe. 

Baca juga : Cijambe PRide

Apa sajakah itu ?

1. Soto Cilacap

Ketika aku kecil dulu, kira-kira usia akhir sekolah dasar, ada tukang soto yang buka di dekat Balai Desa. Kalau sudah mati gaya kehabisan makanan, aku sering diminta IBu untuk membeli soto dua porsi, bawa rantang sendiri dari rumah. Kemudian untuk makan sekeluarga. 
Alhamdulillah beberapa sejak pandemi lalu ada tukang soto Cilacap. Khas nya soto cilacap itu ya remukan kerupuk merah dan kacang gorengnya. Meski rasanya agak mirip ya.. tapi ada yang kurang. Waktu aku kecil ada perkedel singkongnya sebagai pendamping soto. Sekarang kayaknya nggak ada lagi deh yang bikin itu. 

2. Sego Kluban

Sego kluban alias nasi plus urap ini adalah menu sarapan pagi super kilat, karena tinggal beli di mbok-mbok yang lewat ke pasar. Porsinya pun pas. Mungkin sebesar sego kucing. Khasnya kluban kampung itu adalah sayurnya ada daun semanggi (semanggen) dan irisan bunga kecombrang. Tak lupa taburan mlandingan/petai cina. hmmm mak nyus
kalau ini sih nggak ada di Cijambe ya.. 

Sego kluban

3. Mendoan

Mendoan Cilacap sama lah kayak mendoan banyumas. Terbuat dari tempe yang dibuat khusus untuk mendoan. tipis tipis. Bukan tempe papan yang diiris tipis ya. Yang membuat rasanya berbeda sepertinya keberadaan jamur tempe ya.. kalau diiris kan nggak ada tuh jamur -jamur yang di sisi luar tempe khusus mendoan. 
Bumbu mendoan yang kuingat dari pengalaman masa kecil adalah kunyit, ketumbar, bawang putih yang banyak, kencur. Jangan lupa potongan daun bawang di adonannya.
Ingatan yang paling kuat terpatri adalah ketika masa-masa SMP. Setiap jam istirahat, jajanan terfavorit adalah lontong mendoan. Yaitu lontong dan mendoan yang dipotong-potong, dihidangkan di piring dengan disiram bumbu pecel. Mungkin nggak ada di tempat lain, cuman ada di kantin sekolahku di SMPN 1 Maos.
Jajanan ini sukses jadi pengganjal perut hingga sore hari saat harus mengikuti eskul pramuka atau lainnya.

Mendoan

Itulah ketiga makanan yang sering kali mengingatkanku pada masa kecil. Benar kata orang, kenangan itu tinggalnya di dada. Soalnya kalau aku balik kampung mau mengenang yang dulu aku alami, semua sudah berbeda. Warung soto sudah tidak ada, sego kluban masih ada tetapi beberapa sayuran sudah mulai langka. 
Kalau mendoan alhamdulillah banyak yang jualan sekarang. Jadi tetap dapat menikmati cita rasa mendoan Banyumas meski tidak sedang pulang ke kampung halaman.

Kalau kamu, pengennya makan apa?

Jumat, 22 Maret 2024

Lakukan 3 Hal ini Agar Puasamu Tenang

Pada kesempatan ini aku akan menuliskan catatan kajian yang disampaikan oleh Dr. Thyazen Abdo Hizam Alhakimi melalui kelas daring. Pertama beliau mengajak kita semua untuk bersyukr, karena kita semua berkesempatan ketemu dengan ramadhan. Kesempatan untuk mendapat pahala dari Allah subhanahu wa ta'ala di bulan yang penuh rahmat ini. 

Ketika memasuki bulan Ramadhan hendaklah kita sudah tidak mempunyai perselisihan ataupun masih ada permusuhan antara dirinya dan orang lain. Karena Ini akan merusak kebaikan kebaikan yang kita lakukan di bulan Ramadhan. Ketika tidak ada lagi perselisihan maka kita akan beribadah dengan damai dan tenang. Inilah perlunya kita membersihkan hati agar kita dapat mengoptimalkan ibadah di sisa ramadhan ini. 

Siapakah orang lain itu ?

1. Kedua orang tua. 

Orang- orang yang mendurhakai orang tuanya maka ibadahnya tidak akan diterima. Meskipun dia rajin membaca al-quran, rajin berinfak sampai habis satu juta dua juta per hari, rajin menghidupkan malam hari, niscaya tidak sempurna puasanya selagi masih ada masalah dengan orang tua. 

Sebaliknya dengan berbakti kepada orang tua niscaya pahalanya besar disisi Allah.

Meskipun kedudukan sang anak yang tinggi,  jabatan kita sudah sangat mulia, ilmunya  sudah sangat luas, hartanya sangat banyak dan kaya raya, tetap haru memuliakan orang tua. 


2. Pasangan kita baik suami / istri

Seorang istri wajib meminta ridho kepada suaminya, dan  seorang suami juga wajib memberikah hak-hak terhadap istrinya. 

arrijalu qawwamuna Alan-nisa. Laki laki itu pemimpin atas wanita. Sehingga istri yang soleha itu yang menjadikan suaminya adalah yang utama dalam hidup setelah Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan RasulNya. Demikian juga seorang suami wajib  membahagiakan istrinya. 

Memberikan rasa secure kepada istrinya. Sudah sifat manusia takut masa depan, takut kehiilangan, takut tidak aman dsb. Nah kebutuhan keamanan ini wajib diberikan oleh suami. 

Jaga jangan sampai saling menceritakan aib dan kekurangan kepada orang lain, seorang istri yang menceritakan aib dan kekurangan suaminya kepada orang lain atau sebaliknya, ini membuat rasa tidak aman. 

Suami istri juga wajib menjaga rasa percaya dan menjaga kesetiaan diantara mereka berdua

3. Terhadap saudaranya.

Lapangkan dada dan bersihkan dari sifat iri hati, dengki, dsb. Orang yang berlapang dada ini tentu tidak mudah alias berat. Apalagi terhadap orang lain yang sudah menyakiti perasaan kita atau sudah mengambil hak kita.

Allah Subhanahu Wa Ta'Ala menurunkan kitabNya dan memerintahkan kita untuk memaafkan orang lain dan tentu juga meminta maaf kepada orang lain. Kemuliaan atau harga diri itu bukan saat seseorang merasa sombong terhadap orang lain. Sama sekali bukan, bahkan Rasulullah menjelaskan tentang orang sombong itu tidak akan pernah masuk surga masuk surga. 

Mari kita melihatnya di dalam diri kita, segera kita perbaiki diri membersihkan hati kita dari meremehkan orang lain 

Rendah hatilah kepada saudaranya. Karena orang orang yang rendah hati ini akan disayangi oleh orang orang di sekelilingnya.

Sekali lagi mari jalani sisa ramadan dengan membersihkan hati kita dari penyakit hati baik terhadap orang tua, pasangan kita dan keluarga, juga dengan saudara-saudara kita, supaya amal saleh yang kita lakukan di bulan ramadhan ini dapat diterima oleh Allah SWT. 

Wallahu alam bish showab. 

Kamis, 21 Maret 2024

Menghafal Al Quran dengan Cara Mudah

 Beberapa hari yang lalu aku berkesempatan mengikuti sebuah kelas online tentang menghafal al Quran. Di antara kita mungkin sudah sering mendengar atau membaca tentang hal ini. Tetapi seiring waktu yang berjalan, sering karena berbagai kesibukan membuat fokus menjadi terbelah. 

Ketika saatnya mengurus rumah, disibukkan dengan pekerjaan rumah. Di kantor, disibukkan oleh pekerjaan kantor. Akhir pekan, memilih berleha-leha. Itu yang aku rasakan ya..

Menurut Ustadz KH Hery Saparjan Mursi, Al Hafiz, ada cara untuk menghafal al Quran yang paling ringan. Berikut adalah tips dari beliau.

1. Luruskan Niat

Ini adalah landasan sebuah amal ibadah. Niat menghafal karena Allah semata. Bukan karena selain-Nya. Janji Allah di dalam Al Quran bahwa Dia akan memudahkan manusia untuk mengingat atau menghafal Al Quran. Di dalam surat Al Qomar, Allah mengulang ayat-Nya hingga empat kali.

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ

Dan sungguh telah Kami mudahkan Al Quran untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran ?


2. Menggunakan Metode yang sesuai dengan potensi dirinya

Setiap manusia, Allah berikan kemudahan untuk menghafal sesuai dengan potensi dirinya sesuai dengan gaya belajarnya. Ada yang mendengarkan dahulu untuk menghafal. Ada yang lebih mudah ketika sambil menggerakan anggota badan (type belajar secara kinestetik) atau ada juga yang dengan membaca ayat terlebih dahulu. Mungkin kita mendengar ada orang yang punya kemampuan semacam Ustadz Adi Hidayat, yang dapat mengingat letak ayat di sisi kanan atau kiri di atas atau di bawah seperti itu. Atau ada juga yang dengan membaca artinya terlebih dahulu. Yuk kita cari potensi kita di mana lalu optimalkan.


3. Meluangkan waktu bukan mencari waktu luang

Kesibukan manusia yang begitu banyak, membuat dia susah mencari waktu luang. Ketika menghafal al Quran tidak diprioritaskan, akhirnya ya tidak ada waktu. Berbeda dengan orang yang meluangkan waktu. Menyediakan waktu secara konsisten setiap harinya, misalnya pagi, atau malam sebelum tidur, niscaya dia selalu ada waktu bersama Al Quran


4. Mencari Partner menghafal, baik itu guru maupun teman

Mengapa perlu partner ataupun guru? Karena dalam menghafal itu perlu ada yang mengoreksi bacaan kita. Dengan adanya partner yang mendengarkan dan mengoreksi bacaan yang salah, maka menjadikan hafalan semakin kuat dan juga berkualitas.


5. Disiplin untuk memurojah hafalan lama

Menjadi penghafal al quran bukan hanya tentang menambah jumlah hafalan, tetapi juga menjaga hafalan agar senantiasa menetap di dalam dada  Sehingga perlu untuk mengulang -ulang selalu ayat ayat yang telah dihafalkan. Misal memakainya di dalam sholat. Ataupun ada waktu khusus untuk murojaah.


Ustadz mengajarkan doa untuk dimudahkan dalam menghafal dan agar selalu bersama Al Quran

Allahumma a'innii 'aaa hifzhi Kitabikal kariim

Ya Allah tolong bantu hamba untuk menghafalkan ayat-ayatMu yang mulia


Allaahummarzuqna istiqomah ma'al quran

Ya Allah rizkikan pada hamba keistiqomahan bersama al Quran.


Wallahu alam bishshowab. 

Selasa, 05 Maret 2024

Ceritaku Tentang Es Krim


Es krim. Siapa tak mengenalnya? Dari anak-anak hingga dewasa banyak yang menyukainya. Menurut Wikipedia Indonesia, es krim  merupakan sebuah makanan beku yang dibuat dari produk susu seperti krim, lalu dicampur dengan perasa dan pemanis buatan ataupun alami. Kemudian didinginkan hingga membeku. 

Es krim buat sebagian orang adalah 'makanan mewah'. Namun kini di pasaran kita dapat menemukan berbagai merk es krim dengan harga yang sangat-sangat terjangkau. Meskipun tetap ada juga beberapa merk es krim yang untuk mendapatkan satu cone saja musti merogoh kocek hingga berpuluh-puluh ribu. Fiks itu mah bukan untuk kaum mendang-mending. BIarin aja ya.. semua barang kan ada marketnya masing-masing.

Selain es krim, kini marak juga yang namanya gelato. Es krim asal Italia ini cepat sekali merebut perhatian emak-emak sehingga rela antri di gerai-gerai gelato.Sebenarnya es krim berbeda dengan degan gelato. Kalau es krim, komposisi krimnya lebih banyak daripada susunya. Sedangkan gelato, komposisi susu lebih banyak dari pada krim. Tidak mengherankan jika gelato tampak lebih padat.

Baca juga : Es Krim Cap Mangga 

Es Krim Mangga Home made


Berbagai Cara Menikmati Es Krim 

Selain es krim pabrikan yang dapat kita beli mudah di minimarket, sebenernya dari kecil juga kita sudah mengonsumsi es krim ini. Masyarakat menyebutnya es tung tung. Yaitu es krim yang terbuat dari santan, pemanis dan perasa. Disajikan dalam cone. Ada juga beberapa penjual keliling yang menyajikan eskrim dalam lipatan roti tawar.

Setelah aku pindah ke Bandung, di sini aku kenal juga cincau es krim. Yaitu minuman cincau hijau dengan topping beberapa scoop es krim santan. Rasanya nikmat sekali. Perpaduan rasa plain dari cincau berpadu dengan manis es krim.

Yang kubaru tahu di Bandung juga es krim santan +peuyeum hideung (tape ketan hitam) Biasanya ini hadir sebagai hidangan lebaran. Terus aku baru ngebatin, pantesan di salah satu merk es krim ada varian ketan hitam.

Satu lagi ada es krim durian. Yaitu es krim tradisional ini dihidangkan bersama durian lokal. Cukup dengan 10 ribu sudah dapat satu cup kecil. 


Es Krim Favorit Keluarga 

Dari berbagai rasa es krim yang ada saat ini, yang paling ngehits di rumah ya rasa coklat-vanilla-strobery. Nggak akan ada yang protes kalau beli yang model campur gini. Beda kalau beli kemasan kecil yang satuan, rasanya harus dicampur-campur. Karena suka saling icip-icipan.

Kalau gelato gimana? Aku sih lebih seneng mencoba rasa yang tak biasa. Cuman kan gelato harganya masih lumayan banget ya.. Nggak di sono nggak di sini, harga tetep bunyi. Jadi jarang lah jajan ini. Cukup udah ngerasain biar gak bengong-bengong amat kalau orang cerita hehe.

Itu ceritaku tentang es krim, gimana cerita kamu?

Kenangan makan krim berdua, tahun 2019


Senin, 04 Maret 2024

Rapor KLIP

Sumber : Group Facebook KLIP


Lembaran baru kalender telah dibuka. Bulan baru terpampang nyata. Buat peserta KLIP (Kelas literasi ibu profesional), setiap awal bulan adalah saatnya terima rapor bulanan. Rapor ini  adalah rekapan dari setoran harian selama bulan tersebut. Para peserta KLIP dapat melihat hasilnya setelah diunggah di grup facebook dan juga di website KLIP. 

Pada unggahan di grup facebook, yang ditayangkan hanya 19 setoran terbanyak. Baik itu dalam banyaknya jumlah postingan, banyaknya jumlah kata, maupun rata-rata jumlah kata. 19 orang pada tiga kategori tersebut, bisa jadi tidak sama antara satu kategori dengan kategori lainnya. 

Kalaupun ada seseorang yang masuk di tiga kategori tersebut, kebanyakan beda-beda urutannya. Namun ada juga satu orang yang dia terbanyak dalam jumlah postingan, terbanyak dalam jumlah kata dan terbanyak juga dalam rata-rata jumlah kata. 

Sebagai gambaran, misalnya kita ambil kategori jumlah postingan. Seseorang yang menyetorkan 11 setoran, akan lebih tinggi urutannya dibandingkan yang setor 10 tulisan, meskipun jumlah kata maupun rata-rata jumlah kata di tiap postingannya lebih sedikit dari yang setor sepuluh tulisan sepanjang memenuhi ketentuan minimal. 

Demikian juga berlaku untuk kategori jumlah kata, mereka yang setor 300 kata di 15 setoran (jumlah anggap saja 4500) akan kalah oleh yang setor  10 dengan jumlah kata rata-rata 900 (jumlahnya anggap saja 9000). Demikian juga berlaku untuk kategori rata-rata jumlah kata. 

Kalau unggahan rapor di website, isinya lebih lengkap lagi. Selain unggahan yang tayang di Facebook di website ada tambahan rapor semua peserta kelas secara urut abjad.  Barengan sama rapor ini, Tim KLIP memberikan badge bagi peserta yang menyelesaikan setoran wajib minimal sejumlah sepuluh setoran. Badge tersebut ada tiga kategori :
10 setoran tulisan - GOOD Badge
20 setoran tulisan - EXCELLENT Badge
30 setoran tulisan - OUTSTANDING Badge (kecuali untuk bulan Februari 27 setoran) 

Kalau setoran hanya 9 atau 19 gimana dong? Kalau 9 ya otomatis gak dapat badge ya.. Kalau yang 19 postingan, ya ikut kategori 10 (Good Badge). Kalau lupa setor gimana?  Ya tanggung sendiri. Ibarat bisa dikatakan sebagai no excuse. Harus konsisten dan tepat waktu dalam menyetorkan tautan postingan. 

Setelah akhir tahun gimana ? Di akhir tahun, nanti peserta membuat skripsi yang ditentukan minimal 19 ribu kata. Kemudian dibuat satu buku lengkap dengan kata pengantar, persembahan, daftar isi, dsb.Kemudia boleh dibuat dalam bentuk buku digital. Ini yang kurasakan akhir tahun kemarin. Jadi banyak belajar hal baru juga. Bagaimana membuat e-book. Ternyata ada jalan ninjanya. Kalau nggak ngumpulin skripsi, berarti nggak lulus KLIP dan tidak diperkenankan mengikuti wisuda KLIP. 

Tonton juga Syukuran 5 Tahun KLIP



Nah gimana kalian tertarik untuk ikut KLIP? Atau justru tertantang? Ayo kita jalanin bareng-bareng ya..