Tidak jauh dari kantorku, ada sebuah tempat makan yang banyak dikunjungi orang. Sebagai akamsi alias anak kampung sini; awalnya aku nggak begitu kepo. Biasalah ya.. sudah tahu di sana ada warung kopi. Oh iya di sana ada warung bubur. Sesederhana itu.
Namun beberapa waktu lalu, temen-teman di ruangan bersepakat untuk sarapan pagi di sana dalam rangka beramah tamah karena ada salah dua eh ada dua orang di antara kami yang akan dipindahkan ke bagian lain. Kamipun sepakat untuk jam 6.30 di lokasi. Karena jam 8.00 kami sudah harus di kantor dan melayani pelanggan.
Rupanya tempat ini memang benar-benar ramai. Kami datang sepagi itu antrian sudah mengular. Apa saja sih yang tersedia di sini?
1. Bubur DPR (Di bawah Pohon Rindang)
Buburnya itu tidak terlalu padat, tapi cenderung agak cair gitu. Kemudian toppingnya ada ayam dan jamur kuping dan keripik pangsit. Rasanya menurutku cukup enak sih. Mungkin kapan-kapan bisa ke sini lagi dalam suasana yang lebih santai
2. Dimsum
Selain bubur, ternyata ada juga dimsum dengan pilihan aneka rasa. Ada dimsum ayam, dimsum udang, lumpia udang dan udang kulit tahu.
3. Gorengan
Gorengan di waktu sarapan ini ada pisang goreng, tahu dan bala-bala. Pesannya tidak di counter melainkan di meja tersendiri. Gorengannya benar-benar fresh karena dimasak saat itu juga.
4. Kopi dan minuman lain
Untuk kopi dan minuman lain dari Cafe teduh dipesan di meja gorengan.
Untuk menu-menu di atas sudah tersedia sejak pagi. Karena bubur DPR ini buka dua sesi. Pagi jam 6-10 pagi, dan sore mulai jam empat sore hingga malam.
Sedangkan menu reguler dari Kopi Teduh ada bermacam-macam juga.
1. Minuman : Kopi susu teduh ini sih yang paling aku suka. Ada juga minuman non kopi seperti matca dan juga teh sereh dsb.
2. Camilan : di sini ada cireng bumbu rujak, kentang goreng sosis, pisang lumer coklat, ubi cilembu brulee dan juga dimsum. Eh dimsum itu camilan apa makanan ya.. ya udah masuk camilan aja.
3. Makanan Utama : bakso, bakmi dan mie yamin. Ini sih yang paling banyak orang cari. Bakminya itu enak banget menurutku. Baksonya juga enak seger. Kerasa bumbunya tapi nggak terlalu berlemak kayak bakso Bandung pada umumnya.
Kalau kamu tertarik untuk mencoba jajan ke sini, tips aku sih datang jangan saat mendung. Paling enak saat hari cerah. Karena apa? Cafe ini nggak ada bangunan permanennya. Benar-benar hanya mengandalkan kerimbunan pepohonan. Ada sih semacam terpal gitu yang diikat dari pohon ke pohon, tapi kalau hujan tetap tampias.
Selamat mencoba




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Tinggalkan Kesan
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.