Ketika tahun 2002 aku pindah ke Bandung, aku diajak Mbak Siti bergabung di Ormas Persaudaraan Muslimah (Salimah) Jawa Barat. Sekretariatnya di jalan Bekalivron. Setiap aku ke sekretariat Salimah, aku melihat tulisan Mizan dalam warna biru yang terpampang besar di sebuah gedung di jalan sebelahnya, jalan Yodkali. Aku baru tahu kalau itu nama sebuah penerbit, saat di rumah mbak Siti banyak sekali buku - buku dari Mizan. Yang paling berkesan adalah serial Cerita Nabiku yang selalu dibacakan mbak Siti untuk 3 anakku yang masih kecil - kecil. Selain itu ada pula serial Sahabat Nabiku dan Cerita Balita. Mbak Siti saat itu belum dikaruniai putera, tapi kecintaannya terhadap anak-anak, membuatnya mengoleksi buku anak-anak. Akhirnya akupun mulai mengoleksi juga buku-buku tersebut untuk anak-anak. Alhamdulillah, anak-anak sudah terbiasa membaca dari bayi, jadi buku - buku anak yang kubeli sekitar sepuluh tahun lalu itu, masih utuh sampai sekarang.
![]() |
| Buku-buku Mizan diantara buku-buku yang lain |
Beberapa waktu kemudian, aku bertemu dengan bu Erna yang menawarkan buku - buku ke kantor. Yang paling berkesan adalah Halo Balita dan I Love My Al Qur'an. Hanya saja saat itu aku merasa buku - buku itu masih 'mahal' jadi akupun menahan diri untuk membeli. Namun setelah bu Erna mengajakku ikut seminar parenting tentang manfaat mendongeng dalam mendidik anak, maka pandanganku tentang buku mahal menjadi berubah. Mahal atau tidak itu dipengaruhi oleh pandangan kita tentang prioritas. Kalau misalnya pendidikan anak menjadi prioritas, maka 'semahal apapun' itu, orang tua pasti akan mengupayakan memberikan sarana-sarananya.
Dengan pertimbangan di rumah masih ada 3 balita (2003 lahir anak keempat), maka aku memutuskan membeli Halo Balita dengan sistem arisan Rp. 125.000/bulan selama 10 bulan. Ternyata masih terjangkau :).
Paket Halo Balita ini mirip dengan serial Cerita Balita, tapi dalam versi lengkap dan edisi board book. Lengkap, karena terdiri dari tema self help untuk melatih kemandirian, ada tema value agar anak-anak menerapkan nilai moral dan ada tema spiritual untuk melatih dan mengenalkan anak pada kehidupan beragama. Ada hadiah boneka tangan berupa tokoh tokoh dalam buku yaitu Sali, Saliha dan Mio si kucing. Alhamdulillah, tidak menyesal aku membelinya, karena aku merasakan sendiri manfaat membacakan cerita-ceritanya setiap menjelang tidur kepada anak-anakku.
Pengalaman lain yang tidak kalah berkesan adalah : bersama Halo Balita aku mendapatkan piala pertamaku pada Lomba Mendongeng Orang Tua dan Guru yang diadakan oleh TK Al Hadits Arcamanik 7 Mei 2006. Temanya memang cerita dari serial Halo Balita. Bukunya disediakan oleh panitia. Karena aku sudah memiliki bukunya, aku punya cukup waktu untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Saat lomba aku membacakan cerita Aku Bisa Mandi Sendiri, lengkap membawa properti berupa gayung, sikat gigi, odol, sabun dan handuk :). Hasilnya ? Aku juara pertama ! :D
![]() |
| Piala dan Mio yang masih ada sampai sekarang |
![]() |
| F4 membaca Halo Balita untuk F5 |
Kalau aku suka novel - novel Qonita, tapi yang paling kusuka adalah serial Anne of Avonlea.
Suamikupun mengoleksi buku - buku terbitan Qonita, Bentang dan buku Mizan lainnya. Baru-baru ini dia membeli The Casual Vacancy dan Sandyakala Rajasawangsa karya Langit K.H. (aku baru baca yang TCV ).
Sekarang aku bisa dikatakan menjadi salah satu bagian Mizan, persisnya sebagai book advisor di Mizan Dian Semesta (MDS). Masih newbie. Pencapaianku juga belum seberapa dibandingkan dengan teman-teman lain yang memang fokus di sana. Tapi alhamdulillah, setiap bulan ada saja transaksi dan komisi tentu saja. Yang paling aku suka adalah, komisi dari MDS tidak harus menunggu lama, cukup satu pekan setelah buku terkirim, maka komisi akan segera masuk rekening kita. Sejak 2012 aku bergabung, kuhitung-hitung, baru menjual 5 paket Halo Balita, 2 paket Nabiku Idolaku dan satu arisan Ensiklopedi Bocah Muslim serta satu lagi segera menyusul peserta arisan Halo Balita. Karena buku-bukunya memang bagus, bermutu dan tentu saja bermanfaat, maka aku bersemangat dan percaya diri menawarkan kepada teman-teman. Alhamdulillah, komisinya bisa buat beli buku lagi.
Postingan ini diikutsertakan dalam lomba #MizanAndMe




Wah kerennn yang ini
BalasHapusaku jadi ciut nih ngumpetin punya ku :D
walaaah... pasti mak Hana tawadhu aja..
Hapussegera inspeksi ke lokasi ah,,nyari yang diumpetiin
wihh cinta banget sm Mizan nih sepertinya mba Titi, sukses ya mak :)
BalasHapusIya Maaak, cinta banget. Amiin, terima kasih doanya ya Mak..
HapusWah keren. Sukses ya, Mak :)
BalasHapusTulisan Mak Nia malah super kereeen... Sukses buatmu Mak
HapusCinta sama Miza segitunya yah mba,smoga cintanya berbalas dengan kesuksesan GANya. :D
BalasHapusAmmmiiiinnn... makasih Dhe. Ikutan jugakah ?
Hapussipp banget bunda,
BalasHapusdari awal si kecil udah dikenali dengan buku berkualitas yang islami ^_^
keren artikelnya bisa memacu ane untuk semakin giat neh
salam sukses ya
Wooooww... mindeeerrrrr... ada pemenang mobil mampir ke sini. Aku dah membaca tulisanmu, keren abisss... khas dengan komiknya :D
Hapusaah dikau kan salah satu inspirasiku soal buku juga, Mbak. Anak lima masih bisa punya anggaran khusus buat buku anak-anak, dan nggak 'perhitungan' soal buku bagus. Semoga makin berjodoh sama Mizan hahaha
BalasHapusHahaha.. nggak perhitungan karena yang dihitung ya segitu-gitunya Maaaak. :D Dirimu kan yang ngracun aku sampai jatuh cintrong sama si Anne of Green Gables ituuuh...
Hapussama-sama ada Mio dipostingannya nih mbak :)
BalasHapusToossss dong Maaak, maap yaa.. belum ke sono..
HapusPengalaman yang menarik dan tentu mengesankan, apalagi pas dapat piala dan boneka Mio itu hehehe ^_^
BalasHapusIya Bang... seneng banget pas dapat piala itu... di usia 33 tahun, menerima piala untuk pertama kalinya :D
Hapuskeren mb pengalaman bersama mizannya
BalasHapusyukk mampir ke rumahku, aku juga punya pengalaman dengan mizan :D
http://kisahlita.blogspot.com/2013/04/aku-dan-mizan.html?
Iya Mbak Lita... sangat berkesan. Makanya aku ikutaaaan...
Hapuspengalamannya menginspirasi mbak. Buat anak emang harus yg terbaik ya, alhasil juara 1 mendongeng. Semoga menang!
BalasHapusTerima kasih .... hehe pengalaman baru, mendongen bukan untuk anak sendiri. :D
Hapuswaaaw patut di jadikan contoh nih, buat q seblm menikah, hehehehe
BalasHapussalam kenal mba dari Sidareja
Makasih Mas Umam, salam kenal kembali dari wong Adipala
HapusAhhh.. mbak Titi, tjang-gih!!!
BalasHapusWorth it memang, beli buku untuk anak2. Walopun mahal, tapi kan bisa diwariskan. Apalagi yang anaknya 5 biji... hihihi..
Tapi emang musti terapin disiplin tingkat tinggi utk anak2 jagain buku2 (mahal) itu supaya nggak sobek/lecek/kucel ya, mbak.. Kok, daku jadi langsung inget dgn buku2 A3 yg sudah tak berbentuk di rumah itu, ya? :D
Haha,... worth it bangeeeeddd ....
Hapusalhamdulillah, karena terbiasa kali ya.. mereka menyayangi buku sejak kecil. Kan di Halo Balita juga ada cerita Aku Suka Buku. *promo
Trus kalau ada yang sobek, kita lakban di depan mereka. Tapi Halo Balita mah insya Allah gak mudah sobek karena dari karton.
huwaaah, keren ih ci Teteh, aku jd jiper hihihihi.
BalasHapusSemoga kita beruntung ya Teh ;)
Hayyaaa.... Oriiin
Hapusdi hadapanmu aku minder !!
Amiiin... semoga kita beruntung
cerita jadi juara mendongeng th 2007 kok seperti Déjà vécu buat saya ya? apakah secara kebetulan saya memang berada di tempat itu? impressive :)
BalasHapusAlaaah, si Om nggaya, pake Deja vecu segalaaa...
HapusTahun 2006 kali Om, Om masih di rumah, sama bulek Win :D
huii, juara mendongeng kereen mbak
BalasHapuspasti gara-gara umi nya demen ndongeng yah, jadi F5 seneng baca :D
Suses lombanya mbak, semoga menaaaang!!!
hihi.. pokoknya sesuatu deh....
Hapuskayaknya lihat semua pada suka baca jadi si F5 juga sukaaa...
Amiiiinn.. makasiih
wah kapan2 divideokan dong, pas mbak lagi mendongeng :)
BalasHapusAda, baru MP3 tapinya...
Hapus