Suka duka kerja di garda depan adalah 'keberuntungan' bertemu dengan orang-orang yang terkenal, tokoh masyarakat, dan kadang juga idola anak muda. Dukanya ada juga lho, terkadang bertemu dengan orang-orang yang datang ke kantor sudah membawa sampah emosi, lalu ditumpahkan begitu saja kepada orang yang nggak tahu apa-apa. Cuman kalau dibandingkan, lebih banyak sukanya daripada dukanya.
Pernah juga ketemu salah satu penyanyi girl band yang tahun itu sedang sangat-sangat viral. Keperluannya adalah membuat Nomor Pokok Wajib Pajak, yang kebetulan itu bagian aku. Terus aku juga minta foto. Ketika foto tsb aku unggah ke media sosial, eh, penggemar penyanyi itu ngamuk-ngamuk ke aku dong. Akhirnya aku hapus postingan tersebut dari media sosialku.
Setelah sekian lama aku sedikit 'nggak peduli' sama orang-orang yang datang ke kantor, beberapa hari lalu aku sedikit emosional ketika ketemu penyanyi lawas yang lagunya aku suka banget. Emosional dalam hal ini bukan marah-marah ya, tapi tersentuh gitu.. sampai beberapa hari berturut-turut lagunya menjadi semacam playlist yang sering kunyanyikan potongan-potongannya. Kok bisa ketemu sih? Ya kan ngobrol.
Jadi sudah menjadi tekadku bahwa siapapun yang datang ke kantor, mendapat solusi dan tidak dalam kondisi tegang karena urusan uang yang dipajaki. Setelah aku sapa dengan salam, biasanya aku persilakan duduk dan kutanyakan apa yang dapat aku bantu. Jadi sambil menunggu aplikasi terbuka, kugali keperluan mereka. Nah sampailah seorang ibu ini katanya mau ngurus royalti. Jadi dia butuh surat tanda terima Surat Pemberitahuan NPPN (Norma Perhitungan Penghasilan Neto). Biasanya ini diperlukan oleh pekerja bebas, pekerja seni, penyedia jasa seperti dokter, arsitek, agen asuransi, dsb.
Sambil input-input cari data yang diperlukan, aku tanya, ini royalti atas apa.. lagu kata beliau. Jujur aku kaget. Karena dari penampilannya kukira tadinya penulis. hihi sederhana sekali style beliaunya. Lanjut lagi lagu apa bu? Tebakanku lagu Sunda ya.. soalnya wajah ibunya cantik mojang Priangan gitu. Terus kata beliau lagu tentang pendaki gunung. Whaat ??? Asli kaget lho.
Terus aku menebak dengan menyanyikan kalimat pertama dari lagu tentang itu.
'Pendaki gunung sahabat alam sejati"
Masya Allah ... seneng banget.. wajah beliau langsung cerah.
Terus aku menebak dengan menyanyikan kalimat pertama dari lagu tentang itu.
'Pendaki gunung sahabat alam sejati"
Masya Allah ... seneng banget.. wajah beliau langsung cerah.
Dan seperti excited gitu. "Kok bisa tahu lagu itu? kan sudah lama banget"
"Iya Ibu.. itu lagu kesukaanku. Ketika aku SMP-SMA. Saya sudah memasuki usia setengah abad"
Eh ibunya nggak percaya kalau aku udah tua, jadi kan aku GR ya..
"Iya Ibu.. itu lagu kesukaanku. Ketika aku SMP-SMA. Saya sudah memasuki usia setengah abad"
Eh ibunya nggak percaya kalau aku udah tua, jadi kan aku GR ya..
Singkat kata, layanan yang ibu butuhkan aku bantu sesuai prosedur. Sudah selesai dan beliau mendapatkan apa yang beliau cari. Kemudian kami pun bertukar nomor telepon. Ya setelah beliau pergi baru nyadar, aaaih.. kenapa nggak minta foto bareng?
Ada yang kenal ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Tinggalkan Kesan
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.