Selasa, 23 April 2024

Merindu Tukang Buku

Sekian tahun menekuni dunia jualan online dan branding pun lewat dunia si maya, online itu baru serupa judul saja. Mewakili tetapi belum sepenuhnya. Pada kenyataannya, transaksi saya tidak murni online. Dan tentu saja, pada saatnya nanti, di suatu tempat atau di suatu masa kita akan menemui kondisi yang menuntut untuk bersikap fleksibel. Karena belum semua kalangan, mudah untuk melek dunia bisnis online ini.

Ceritanya beberapa waktu lalu saya bertemu dengan seorang ibu yang ingin sekali ikut program cicilan salah satu paket dari Sygma Daya Insani. Setelah saya jelaskan syarat dan ketentuannya, pada saat giliran transfer ibu tsb merasa keberatan.

"Saya nggak ngerti urusan bank, Ummi...., Saya juga nggak punya nomor rekening dan jarang keluar rumah. Udah saya nyicil sama Umi aja"

Setelah melihat antusiasme sang Ibu demi memiliki paket buku tsb, hati sayapun meleleh. Maka saya rela merogoh dompet untuk membuka dana talangan. Dan Ibu akan membayar cicilan secara tunai dengan cara saya  ambil ke rumah beliau.

Singkat cerita bulan November akhir, si Ibu membayar uang muka. Sayapun segera menggenapi dan mentransfer ke kantor untuk pembelian paket buku dimaksud. Dan alhamdulillah, sore itu juga dapat berita dari kantor, buku sudah diterima.

Dan benar saja, sang Ibu pun SMS bukunya sudah sampai. (Iya,SMS. ibunya belum mengenal WA) dan sangat berterima kasih, serta tidak menyangka, sore itu juga bakal menerima paket buku secara lengkap, padahal baru membayar uang mukanya saja.

Nah karena kesibukanku, Desember kelewat nggak keburu mengambil cicilan. Baru Januari saya dapat silaturrahim. Ibu pun langsung membayar dua bulan untuk Des-Januari. Tak lupa pulangnya dibawain oleh-oleh khas Ciamis satu tas penuh.

Januari pun berlalu, tibalah Februari. Alhamdulillah saya dapat mengambil cicilan, Itupun udah jelang akhir bulan, maka kembali si Ibu membayar untuk dua bulan (Februari-Maret) dengan bonus satu tas roti bikinan sendiri. 

Indahnya silaturrahim ya, menambah rezeki.

April bagaimana? Kejutan dong! Dari awal April sudah mengirim pesan whatsapp.. iya alhamdulillah Ibu udah WA-an,  

"Ummi kapan ke rumah?"

"Ummi aku mau bayar cicilan"

Sampai pas hari yang dijanjikan, WA lagi, 

"Ummi jadi ke sini kan?" seolah-olah ingin memastikan.

Ini sangat di luar kebiasaan, kan?

Biasanya yang memastikan ada di tempat atau tidak itu pihak yang akan menagih. Kalau ini malah terbalik. Mau ketemuan sama tukang tagih, kayak mau  janjian sama orang kesayangan. LoL

Alhamdulillah hari itu saya mendarat cantik di ruang tamu sang Ibu. Nggak lupa membawa buah tangan sebagai praktek 'tahaddu tahabbu.'

Daaaaan....sayapun dapat kejutaaan.

Ternyata hari itu, Ibu melunasi semua sisa cicilan. Ini mah rejeki anak sholeh pisan yaa...Tapiiiiii..... dengarlah kata katanya :

"Alhamdulillah ya, buku  Ibu udah lunas. Alhamdulillah anak-anak mau baca meskipun belum tamat. Tapi nanti Ummi jadinya nggak ke sini lagi dong" sambil menunjukkan raut kehilangan sesuatu.

"Alhamdulillah Bu... insya Allah anak anak seneng baca. Simpen aja bukunya di tempat yang mudah diambil sama anak-anak.

Kemudian, kita dampingi atau kita baca bersama juga bisa. gantian, anak sehalaman, ibu sehalaman.

Insya Allah saya akan main ke sini lagi kok...

Ya kalau pengen saya sering sering ke sini, Ibu ambil lagi paket lain ya....yang 24 Nabi dan Rasul, supaya lebih lengkap sumber rujukannya." Jawabku mengandung iklan, tentu...

Minggu, 21 April 2024

Jalan Pagi di Babakan Siliwangi City Forest


Minggu pagi tetiba ada yang mengajak berolah raga pagi yaitu jalan kaki di Babakan Siliwangi. Kebetulan tugas domestik pagi sudah kelar semuanya, jadi aku oke saja. Sejujurnya aku belum pernah ke sini. Malu juga sih sebagai orang Bandung malah sering ketinggalan info tempat-tempat yang viral. 

Babakan Siliwangi City Forest adalah hutan kota yang dikelola oleh Pemerintah Kota Bandung. Sebelumnya lokasi ini dikelola oleh pihak swasta, namun kondisinya tidak seperti yang diharapkan. Setelah Babakan Siliwangi ditetapkan sebagai hutan kota dunia pada tahun 2011, makan dibuatlah sayembara penataan hutan kota ini. Kini masyarakat luas dapat mengakses fasilitas umum di sini dengan bebas.

Di mana lokasinya?


Babakan Siliwangi, atau orang Bandung lebih sering menyebut Baksil, terletak di Jalan Tamansari, kelurahan Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong. Berdampingan dengan lokasi ini ada Saraga (Sarana Olah Raga) dan Sabuga (Sasana Budaya Ganesha) ITB, serta Kebun Binatang Bandung. Maju sedikit dari Babakan Siliwangi ada Teras Cikapundung.

Hutan kota yang memiliki luas 3.8H (Wikipedia) ini menjadi salah satu Ruang Terbuka Hijau yang dimiliki kota Bandung. Sebenarnya ada beberapa lagi hutan kota yang ada, tapi ini yang menurutku paling mudah dijangkau. Ada Taman Lansia, tapi ya segitu aja. Terus ada Taman Maluku cuman agak sepi. Sama satu lagi yang luas banget adalah Taman Hutan Raya/Tahura di kawasan Dago.


Naik apa ke sini?

Ada beberapa angkutan kota yang lewat sini. Aku lihat ada angkot ungu jurusan ciumbuleuit dan juga angkot hijau jurusan UPI. Tapi kalau kamu males nunggu angkot maka ojek daring dapat dijadikan pilihan. Karena mudah banget. Kalau kamu mau bawa kendaraan pribadi, parkirnya juga gampang. Lahan luas dan parkir motor ada di bawah skywalk, jadi aman gak akan kehujanan/kepanasan.


Di sini ngapain aja?

Menyandang sebutan Forest Walk, maka yang dilakukan di sini adalah berjalan-jalan menikmati pemandangan hijau dan udara segar. Tadi aku dan rombongan jalan mengitari lokasi melewati sky walk/jalan buatan yang disediakan kurang lebih menempuh sekitar 1.5km. Lumayan sih ya.. Sebenarnya di bawah juga ada track jalan setapak, cuman karena berupa tanah jadi males sepatu kotor hehe dasar emak-emak ya..

Setelah jalan kaki, lelah pun datang. Solusinya adalah wisata kuliner. Inipun tersedia banyak di lokasi. Tinggal dipilih menu apa yang paling sesuai dengan selera dan dompet kita.

Nah, apakah kamu tertarik juga untuk berjalan-jalan di Baksil? Kuy main ke sini dan rasakan kesegaran udara bebas polusi.


Senin, 01 April 2024

April Mop!

Hello, April!

Hello April! 

Tanggal 1 April dikenal oleh banyak orang sebagai April Mop!

Masih musim gitu? Sebuah kebiasaan tahunan semacam ngerjain teman atau ngagetin teman yang dilakukan di tanggal 1 April. Bahasa gaul sekarang mungkin nge-prank kali ya? Kamu mau ngeprank temen kamu? Atau sebaliknya, kamu mau jadi korban prank? yang terakhir ini pasti gak ada yang mau ya...

Syukurlah ya, kalau aku tanya anak-anak sih circle mereka sudah nggak lagi melakukan itu. Ya mungkin memang udah pada sadar, nggak ada manfaatnya ngerjain temen semacam itu. Mending waktunya buat ngerjain hal yang lebih bermanfaat. Ngerjain temen gitu kan juga bisa merusak hubungan pertemanan mereka sendiri. Selain itu juga kadang ada yang celaka dengan acara main-main sehingga berkurang kewaspadaan. 

Tadi sih waktu aku kepikiran April Mop ini semacam kejutan buatku yang dibuat oleh aku sendiri. Hehe. Tentunya yang terkait dengan dunia tulis menulis. Ini bukan semacam prank yang berkonotasi negatif ya.. Tetapi ini lebih ke kejutan positif. Apa itu ?

Jadi gini, aku tuh terbiasa banget untuk mengerjakan segala sesuatunya di injury time. Gak tau ya, kayaknya kalau masih agak lama itu ide susah banget untuk keluar. Jadi mau nulis itu ya maju mundur nggak tau nulis apa.

Dan akhirnya tergelincir juga. BUlan lalu aku tu sebenernya nulis 10 tulisan.. ternyata pada di postingan ke sembilan, aku lupa laporan dong.. Monangis banget. Mana bulan lalu tuh kalendernya hanya sampai tanggal 28 kan.. Jadi nggak bisa nambah lagi. Padahal itu udah pas banget 10. Dan aku nyadar bahwa laporan belum dikirim, ketika aku mau ngirim tulisan ke10 di tanggal 28 dini hari. Yaaah.. tarik nafar dalam-dalam.  Rupanya aku harus belajar merelakan bahwa memang ini harus aku terima. Ini adalah karena keteledoranku sendiri.

Alhamdulillah di bulan Maret ini aku berhasil menyelesaikan 10 tulisan. Udah pakai trik trik nulis jelang tengah malam, sekalian dua tulisan. Satu untuk hari ini, satu untuk besok. Tentunya kejadian bulan Februari sama sekali nggak aku inginkan. Makanya sekarang aku mulai nulis di tanggal 1, biar nggak buru-buru., So... kalian boleh bilang April MOP.