Senin, 26 Mei 2025

Bekam Salip Salipan

 Hari Jumat siang aku janjian sama rumah bekam. Khusu hari Jumat, memang dua buka setelah sholat Jumat ditunaikan. Janjiannya jam satu. 

karena lokasinya dekat, aku berangkat jam satu dari tempat kerja. Jujur aku nggak enak kalau kecepetan, yang mana dia belum buka tapi udah ada aku yang nunggu.s

Soalnya ini kedalaman sama aku, kalau belum buka udah banyak tamu yang antri, jadi agak agak gimana gitu..


Sampai di lokasi, udah ada dua orang pasien yang sedang dilayani. 

Oke aku salah, telat beberapa menit. Di sini aku mikirin petugas ceritanya...eh mereka gak support aku hehe..

Terus aku diminta nunggu 30 menit. Ogah banged. Dan nggak mungkin nunggu bekam cuman setengah jam, mana dua pasien pula. Pasti akan lebih dari itu waktunya.

Yaudah aku balik aja ke tempat kerja, kan jalannya cuman 10-15 menit

Nanti balik lagi sore, katanya terakhir pendaftaran pasien jam setengah lima. 

“Bener ya setengah lima?” Aku berusaha memastikan. 

“Iyaa.. “ Kata tetehnya. 

Karena takut kesorean aku datang jam 16.25. Kali ini aku lebih cepat 5 menit dari waktu janjian. Eh ada pasien dong dong dog. Dan tetehnya nggak keluar-keluar sampai aku 15 menit nunggu. 

Nggak kesel gimana. Sehari disalip dua kali. 

Ya kalau gak terima bookingan, jangan bilang bisa booking atuh ya... 

Bilang aja “kami melayani yang lebih dulu datang”

Terus kan kalau yang tadi siang bisa dua barengan kenapa yang sore ini nggak? 

Wah pokoknya udah kezel tingkat provinsi kali ya.. 

Akhirnya jam 16.50 aku baru diminta masuk. Itupun pasien yang satunya belum selesai. Jadi aku di dalam ya dianggurin juga. Diminta bersiap, terus disinari pakai infra merah. Rasanya hangat hangat gitu. 

Udah akhirnya bekam berjalan seperti biasa. Aku selesai sudah jam 17.45.

Jadi bener kan yang tadi siang aku ninggalin antrian. Gak mungkinlah 30 menit. 

Setelah bekam aku balik ke kantor lagi karena tadi belum mencapai jumlah minimal jam kerja. Walaupun aku berangkat bekam udah jam 16.10. Tetap harus balik ke kantor.

Yah begitulah...

Moral of the story ..harusnya kalau gak bisa terima bookingan jangan bilang bisa booking ya.. 

Kalau udah terima booking ya komitmen. minta maaf ini ada yang sudah booking

Jumat, 23 Mei 2025

Olahraga ke Sumaba



Hai teman-teman  jelang akhir pekan nih, udah ada rencana bepergian belum? 

kalau belum, kamu bisa coba melakukan olahraga ringan yang tidak memberatkan untuk mengisi akhir pekanmu. 

Apa olahraga kesukaanmu? 

Aku sendiri lebih suka melakukan olahraga jalan kaki. Terkadang aku lakukan di rumah saja dengan bantuan treadmill. Kadang juga aku keliling kampung keluar masuk gang di sekitar rumah kalau waktuku agak santai. 


Kalau benar-benar tidak ada agenda kegiatan lain, biasanya aku pergi ke tempat yang orang banyak berolahraga disana. 

Selain Kiara Artha Park dan Sport Jabar,  tempat favoritku yang lain adalah Perumahan Summarecon Bandung atau  dikenal juga dengan nama Sumaba. 


Sebenarnya seluruh area Summarecon bisa menjadi area jalan kaki yang menyenangkan. Selain trotoarnya lebar, di sana juga banyak pepohonan sehingga udara terasa sejuk. 

Seluruh area perumahan, terjaga kerapian dan kebersihannya. Sering tampak petugas kebersihan sedang merawat rumput dan tanaman lain. 

Ada satu tempat yang sering dipergunakan oleh orang banyak sebagai area olahraga, yaitu area di seberang Ruby commercial Park. 

Di sini terdapat taman yang dilengkapi dengan track jalan kaki, bangunan untuk istirahat yang dilengkapi bangku-bangku, juga ada danau buatan. 

Danau ini yang membuat suasana terasa syahdu. Apalagi kalau langit sedang biru. Kita seperti tidak sedang berada di tengah Kompleks Perumahan melainkan seperti sedang berjalan-jalan menikmati pemandangan alam yang luar biasa. 


Aku sudah mencoba mengelilingi blok di seberang Ruby ini. . Jaraknya kurang lebih 2 km. Kalau kita jalan santai butuh waktu sekitar 30 menit. 

Selain jalan kaki kamu juga bisa coba olahraga lainnya. Di komplek Summarecon ada tempat persewaan coba  naik sepeda yakni di taman sumringah. Tarif sewa sepeda ini harganya sangat terjangkau untuk sepeda tunggal sewanya hanya Rp3.000 untuk 2 jam sedangkan sepeda listrik ataupun skuter sewanya Rp 10.000 untuk 30 menit. 

Oh iya, buat kamu yang masih bingung di mana sih lokasi taman Sumringah, kamu bisa cek di peta. Kalau bingung juga, letaknya tuh di seberang Plaza Summarecon, gedung yang ada kantor pemasaran, seberangnya. Gampang kok.. Cuman satu yang perlu diingat, parkir di Taman ini lekas penuh, karena areanya terbatas. So kalau mau naik sepeda, usahakan kamunya datang pagi-pagi ya.. 

Rabu, 22 Januari 2025

Berkunjung ke Saung Angklung Udjo

Area pertujukan Wayang Golek di Saung Angklung Udjo

Beberapa waktu lalu ada sahabat dari luar kota yang berkunjung ke kota Bandung. Sehubungan dengan padatnya acara beliau, maka untuk ketemuan kami sepakati untuk mengikuti jadwal tour. Setelah aku membaca jadwal, maka yang paling memungkinkan waktu dan tempatnya adalah sesi di Saung Udjo. Selain dekat, sejujurnya aku juga belum pernah menonton pertunjukan di sana. 


Saung Angklung Udjo ini salah satu destinasi wisata viral di Kota Bandung. Di sini kita dapat menyaksikan berbagai  pertunjukan seni dan budaya yang merupakan kekayaan bangsa Indonesia.


Saung Angklung Udjo didirikan tahun 1966 oleh Bapak Udjo Ngalimun dan istrinya, Hj. Uum Siti Maimunah. Awalnya memang hanya untuk melestarikan angklung, yaitu sebuah alat musik tradisional yang terbuat dari bambu. Namun seiring dengan berjalannya waktu, Saung Angklung Udjo telah berkembang pesat merepresentasikan  kebudayaan Sunda/Jawa Barat secara luas.


Lokasi Saung Angklung Udjo

Jalan Padasuka No. 118, 
Pasir Layung, Cibeunying Kidul
Kota Bandung, Jawa Barat 40192


Tempat ini sangat dekat dari terminal bus Cicaheum. Jadi kalau misal naik kendaraan umum hingga terminal, dapat dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 10menit, ataupun menumpang ojek pangkalan dari sekitar terminal.

Kendaraan umum yang melintas Jalan Padasuka:

  • Angkutan Kota hijau nomor 02 jurusan Cicaheum-Aceh
  • Angkutan Kota hijau jurusan Cicaheum Ledeng
  • Angkutan kota warna pink jurusan Gede Bage-Dago

nanti bilang saja ke pak sopir, turun di Jl Padasuka, sambung jalan kaki ke lokasi.


Ada apa saja di Saung Angklung Udjo?

Pertunjukan yang dipentaskan di Saung Angklung Udjo, melibatkan banyak orang, bahkan juga melibatkan penonton. Kita diajak memainkan angklung dengan berbagai variasi lagu, ada lagu tradisional Sunda, lagu pop, hingga lagu barat. 

Dalam setiap sesi pertunjukan biasanya kita dapat menyaksikan beberapa hal

Yaitu :

  • Pertunjukan wayang golek.

Ketika saya menonton, yang dimainkan adalah kisah Rama dan Shinta bagian Hanoman obong. Menceritakan perjalanan Raden Rama dan pasukan Hanoman yang menyerbu Hastina untuk menyelamatkan dewi Shinta. Pertinjukan ini diakhiri dengan kematian Rahwana dan terbebaskannya Dewi Shinta. 

Pertunjukan wayang golek ini terbilang singkat ya, namun penonton dapat mengerti jalannya cerita, karena pak Dalang juga membawakannya campuran antara bahasa Indonesia dengan bahasa Sunda.


Pertunjukan sedang berlangsung

  • Kaulinan Barudak

Pertunjukan ini menceritakan permainan anak anak Jawa Barat khususnya. Diperankan oleh anak-anak usia sekolah dasar baik laki-laki maupun perempuan. Diiringi dengan musik angklung dan juga gamelan sunda.

Adegan dimulai dari masuknya tandu yang dipikul oleh empat orang dewasa dan seorang anak laki laki duduk di kursi bambu dengan dinaungi payung warna kuning keemasan. Ini menceritakan tentang anak yang selesai disunat/di khitan. Kemudian teman temannya bermain pencak silat, menyanyi dan menari di sekelilingnya untuk menghibur si anak yang baru disunat untuk mengalihkan rasa sakitnya. Si anak pun kemudian tersenyum kembali. 

Kaulinan barudak

  • Tari Topeng

Tarian yang berasal dari daerah Cirebon ini diperankan oleh empat orang gadis. Tarian menunjukkan adanya dua sisi perempuan yaitu sisi maskulin dan sisi feminin. Tarian ada dua jenis irama. Pada bagian awalnya diiringi musik lembut dengan gerakan lembut gemulai.
Setelah beberapa saat penari mengenakan topeng yang dibungkus kain merah. musik pun berubah menjadi lebih keras, menghentak. dan penari pun menari dengan gerakan yang lebih tegas. Inilah dua sisi perempuan tsb. 

Tari topeng dari Cirebon


  • Permainan angklung dilanjutkan game yang melibatkan para pengunjung

Acara ini dipandu oleh pembawa acara. Masing-masing pengunjung dipersilakan memegang angklung kemudian diminta melihat kode yang tertera pada angklung nya. Kode ini merupakan not. Setelah itu pembawa acara menunjukkan kode-kode angklung dengan telapak tangannya untuk menandai masing masing not dari do hingga do lagi.
Ketika pembawa acara memainkan telapak tangannya, pengunjung pun menggerakkan angklung. Kemudian sambung menyambung menyanyikan berbagai lagu. Terakhir Penonton diminta turun ke arena untuk menari bersama para artis. Ini menjadi pengalaman unik bagi para wisatawan baik dalam maupun luar negeri. 

Keseruan game di akhir pertunjukan



Selain pertunjukan di atas,  di area Saung Angklung Udjo ada juga toko hasil kerajinan. Aneka hasil kriya dari bambu tersedia di sini. Tak ketinggalan juga ada restoran yang sekaligus menjadi tempat bersantai sebelum atau setelah pertunjukan.


Berkesan sekali pengalamanku menonton pertunjukan di Saung angklung Udjo. Tiket seharga 85ribu terasa sepadan dengan yang aku dapatkan. Tak heran Saung Angklung Udjo menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga kota Bandung khususnya, karena Saung Udjo memunculkan ikon  budaya masyarakat Sunda. 

Nah, kamu sudah pernah ke sana?