Rabu, 01 Oktober 2025

Bakso Solo Balapan

Buat yang bolak-balik lewat Ujungberung - Jatinangor, warung bakso ini tentu cukup menyita perhatian. Lokasinya di pinggir jalan, tempat parkir motor mencukupi, dan tempatnya juga proper. Namanya Bakso Solo Balapan (SB)

Alamat :

Jl. Raya Cinunuk No.172, Cinunuk, Kec. Cileunyi, 

Kabupaten Bandung

Lokasi persisnya di seberang Grand Griya Cinunuk. Warna di luar didominasi kuning dan merah. Jadi bener-bener langsung kelihatan. Makanya aku juga tertarik untuk mencoba. Total mungkin udah tiga kali aku  makan bakso di sini.

Menunya apa saja ya.. coba kita cek di gambar berikut ini

Yang paling spesial ada  bakso mangkok, bakso tulang iga, bakso super jumbo dan bakso mozarella. Ada juga menu bakso biasa yang sama dengan warung bakso lain, seperti bakso urat, telur, polos, kriwil (bakso kriwil ini bakso urat isi urat), bakso mercon (super pedas), bakso ceker, pangsit, bakso tetelan dan bakso tulang.

Ada juga yamin biasa atau pisah kuah juga boleh. Topingnya bisa ditambahkan ceker. Dan kejutannya di sini ada juga nasi lho..

Kemudian ada juga menu mie ayam, yang dapat digabungkan dengan bakso jadi mie ayam bakso. Kalau kita pesan mie ayam bakso, nanti ditanya baksonya mau yang mana.. Selain itu menu standarlah ya.. aneka jus dan es campur, sop buah, soda gembira dll.

Secara umum, apa sih yang menarik untuk mampir lagi ke sini? Ini versi aku ya..

1. Lokasi mudah dijangkau, di pinggir jalan besar.

2. Tempat parkir motor aman (aku pemakai motor ya..) selama 3x ke sini pernah sih ada mobil parkir, tapi paling satu juga udah bikin penuh. Tapi kalau motor 10 juga masih aman.

3. Tempatnya luas, mejanya banyak. Ada yang pakai kursi ada juga yang lesehan. 

4. Nyaman, penerangan cukup, kipas angin ada, dan pastinya nggak terbuka banget kelihatan dari luar, karena di bagian depannya dihias daun artifisial gitu, jadi seperti ada tirai yang mencegah dari debu juga, berisik jalanan juga.

5. Tersedia toilet dan mushola di belakang dengan kondisi cukup bersih dan layak

6. Harga masih masuk akal, dengan rasa yang endess harga segini masih bisa diterima.

7. Rasanya jujur enak, makanya bisa bolak balik ke sini.


Nah kalau kamu warga Bandung kebetulan lewat CInunuk, boleh banget mampir sini nyobain juga Bakso Solo Balapan. Ingat posisinya, di seberang Grand Griya Cinunuk.

Minggu, 28 September 2025

Lari di Gasibu




Pagi ini aku mengajak anakku untuk olahraga di Gasibu. Tujuanku adalah agar di akhir pekan ini anak-anak tetap beraktivitas dan no mager-mager club. Dari dua anak yang ada di rumah yaitu F3 dan F5, ternyata hanya F3 yang menyambut ajakanku. Jadilah aku berangkat berdua naik motor. Padahal kalau bertiga tadinya mau naik gocar aja, sekalian pulangnya bareng sama F2 yang balik dari Jakarta. Rencana sudah bagus. Realita? Sudah terima aja haha

Seperti aku ceritakan di postinganku sebelumnya tentang aplikasi Strava, ceritanya aku ikut tantangan berlari 5km sekali dalam sebulan, minimal ya. Ini baru masuk bulan ketiga. Bulan pertama aku gagal, karena masih mengejar berjalan 50km. Bulan kedua alhamdulillah berhasil lari 5km. Waktu itu aku nggak meluangkan waktu untuk khusus lari, tapi aku lari pulang dari kantor ke rumah sore hari seusai jam kerja.

Nah kali ini sengaja melakukan lari lagi. Untuk lari kali ini ada dua lokasi yang aku bayangin. Jadi kubayangin tempatnya antara Gasibu atau Summarecon Bandung.Bukan karena tempatnya yang kalcer, tapi lebih ke mencari tempat yang datar, supaya perjuangan pelari pemula ini tidak terlalu berat. Gitu ceritanya. . Hasil diskusi sama anak akhirnya memilih Gasibu. Mungkin karena lebih familiar aja ya..

Sudah lama tidak olahraga di Gasibu, kini ada banyak perubahan. Pertama pas nyampai, ternyata kalau Sabtu tidak seramai hari Minggu. Parkiran motor hanya ada di Jalan Sentot ALibasyah/jalan yang di depan Yakes Telkom. Itupun hanya sedikit. Biaya parkir Rp. 5.000 diminta di awal dan nggak ada karcis parkir. 

Begitu masuk track lari, ternyata ada nomor jalurnya. 1-5. Jalur 1-2 untuk pelari, jalur 3 untuk yang selfie, jalur 4 untuk yang ngobrol, dan jalur 5 untuk yang ngegosip. Ada-ada saja ya.. Inilah Bandung dengan ide-ide kreatifnya. 

Meski sudah diberikan keterangan baik di jalur lari maupun di spanduk, tetap saja ada pengunjung yang tidak mematuhi anjuran tersebut. Bahkan terdengar beberapa kali pengumuman dari pengeras suara juga. Tapi ya mungkin memang susah ya ngatur rakyat banyak, banyak maunya dan banyak yang semau-maunya sendiri. wkwk

Selesai lari, kami jajan di sekitar lapangan. F3 jajan sosis bakar, aku jajan buah potong. Eh ternyata masih lapar. Jadi nambah lagi jajan lontong sayur sepiring berdua. Sampai akhirnya malah jadi kekenyangan.

Jumat, 26 September 2025

Aku dan Strava









Bagi para pecinta olahraga, aplikasi Strava ini pasti sudah tidak asing lagi. Aplikasi ini sangat berguna untuk merekam kegiatan olahraga. Mulai dari olahraga lari, bersepeda, olahraga air, olah raga musim dingin dan olahraga lainnya. Mulai dari berjalan, lari trail, mendaki, bersepeda, bersepeda gunung, berenang, selancar, kayak, mendayung, berseluncur es, sepatu roda, angkat beban, panjat tebing, yoga, sepakbola,  dan masih banyak lagi. Tentu ingin mencoba selagi bisa.

Aku sendiri baru menggunakan beberapa dari pilihan menu olahraga tersebut. Beberapa yang sudah pernah aku coba yaitu :

  • berjalan - hampir tiap hari
  • berlari - sebulan sekali
  • olahraga (biasanya ini kupakai untuk merekam senam bersama di kantor atau di RT)
  • yoga - sepekan sekali
  • bersepeda - jarang

Tak terasa, rupanya cukup lama juga aku pakai aplikasi Strava ini. Sekitar awal 2021 ketika masa pandemi. Namun aku mulai disiplin olahraga baru kurang lebih 3 bulan terakhir. Juli lalu ada notifikasi di Strava katanya aku sudah merekam aktivitas ke 300. Wah banyak juga ya.. Sekarang lagi ngejar aktivitas ke 400 nih ceritanya.

Nah untuk Strava yang enggak berbayar ini, apa saja yang bisa kita nikmati dan manfaatkan, antara lain:

1. merekam aneka macam olahraga seperti aku sebutkan di atas. Jadi jangan sampai ada kata "malas olahraga" karena hampir setiap jenis olahraga ada alat pencatatnya. Lumayan kan ya.. bisa buat bikin story di instagram/whatsapp

2. membuatkan statistik olahraga kita dalam harian, bulanan atau mingguan. Jadi kita dapat mengevaluasi naik turunnya semangat olahraga kita. Selain itu dia juga  mencatat aktivitas ke-berapa seperti yang aku cerita di atas. 

statistik olahraga

3. mengikuti tantangan yang ada di aplikasi. Pilih tantangan yang paling gue banget. Kalau aku baru ikut tantangan aktivitas 10 hari berturut-turut, terus aktivitas 400 menit dalam sebulan, terus berjalan 50km dalam sebulan, dan yang paling baru adalah aku mau coba lari 5km. Yang ini aku baru mulai bulan Agustus kemarin. 









4. Membuat grup. Ternyata kita bisa lho membuat grup di Strava. Misal kita punya genk sehat begitu, kita buatkan grup, nanti anggotanya setor aktivitas olahraga apa yang sudah dilakukan hari ini. Bila grup ini hidup, maka akan ada suasana saling memotivasi untuk berolahraga.

5. Bisa share aktivitas olahraga kita. Misal jalan kaki dapat berapa km, olahraga berapa menit, dsb

6. Berjejaring. Bisa banget lho di Strava kita menambah teman atau mengikuti teman, lalu kemudian saling memberi komentar juga bisa. Jadi sudah mirip dengan media sosial yang kita kenal seperti IG, FB dan lainnya.

7. Mengumpulkan piala dari berbagai aktivitas.

8. Menyimpan kenangan, sesekali strava mengirimkan notifikasi macam di instagram atau di facebook. Ini aktivitasmu sekian tahun lalu, gitu ... seneng juga kalau ternyata kita udah sadar olahraga dari dulu. 

Baru itu sih hal-hal yang aku ketahui dari aplikasi Strava gratisan. Kamu mau menambahkan? atau mau follow-follow an sama aku? Cuss cari namaku di Strava ya..