Minggu, 07 Desember 2025

Berlatih Panahan di Pusdiqu Archery

papan target


Sejak mengenal olahraga panahan kurang lebih dua tahun lalu, sebenarnya aku ada keinginan untuk berlatih serius dengan didampingi pelatih yang memiliki basic panahan. Akan tetapi niat itu belum juga sempat kesampaian. Di kantor memang kita ada latihan bersama, tetapi ya sama-sama nggak punya basic juga. Jadi memanahnya berdasar feeling aja, tanpa dilandasi keahlian.

Sempat berlatih bareng teman di Gudang Utara, berharap di sana ada yang mendampingi. Ternyata kita 'hanya' semacam pinjam tempat aja. Jadi nggak jauh beda dengan aku latihan di halaman kantor.

Qodarullah, lewat di timeline instagramku, ada tempat latihan di Bandung yang bernama Pusdiqu Archery. Tempat latihannya di SMKN 5, jalan Bojongoneng, sekitar daerah CIkutra. Masih dekat lah ya.. Akhirnya aku memutuskan untuk mendaftar kelas di sini. Kebetulan waktu itu sedang pembukaan untuk angkatan 11.

Lokasi Latihan
Sport Center SMKN 5 Bandung
Jl Bojongkoneng 37A Sukapada
Cibeunying Kidul, Kota Bandung

Biaya Pendaftaran:
Rp. 220.000
Infak per pertemuan
Rp. 15.000

Syarat
- Muslim/muslimah usia minimal 15th
- Komitmen mengikuti kelas 10x pertemuan

modul level 1


Fasilitas:
-  Modul pelatihan
- 10x latihan alat disediakan
- Lokasi indoor
- Ikhwan / akhwat dipisah
- Mentor terbaik
- Merchandise dan e-sertifikat
- Diskusi via grup Whatsapp

Kesanku setelah mengikuti 3x pertemuan
Masya Allah, tabarakallah. Bener-bener bersyukur ketemu dengan tempat latihan ini. Di sesi pertama langsung dibekali latar belakang, senantiasa meluruskan niat, menjaga wudhu dan sholat dua rakaat sebelum berlatih, berinfak dan juga mendoakan keuda orang tua. Dan setiap pertemuan diawali dengan tilawah terlebih dahulu Suasana latihan juga terjaga kondusif, alias syar;i. Lapangan ikhwan dan akhwat dibatasi dengan kain hijab berwarna hitam sepanjang gedung sport center.
Selain itu satu grup terdiri dari 3-5 orang yang dipegang oleh satu pelatih. Jadi kita bener bener fokus belajar dan diajari secara detail.

Keutamaan belajar memanah 
Belajar memanah memiliki keutamaan sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah SAW :
Dari Uqbah bin Amir dia berkatan, Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah memasukkan tiga orang ke dalma surga karena satu anak panah:
1. pembuatnya yang menginginkan kebaikan dalam membuatnya
2. orang yang memanah dengannya
3. orang yang mengambilkan anak panah untuknya.
Memanahlah kalian dan menunggang kuda, bukan termasuk hiburan yang disunnahkan kecuali 3 perkara
1. seseorang yang melatih kudanya
2. orang laki-laki yang bercanda dengan istrinya
3  seseorang yang memanah dengan busur dan anak panahnya (HR Abu Dawud 3/2513)

Riwayat Panahan
Panahan pertama kali diajarkan oleh Jibril kepada Nabi Adam a.s. Malaikat Jibril memberikan busur dan berpesan "Ini adalah kekuatan dari Allah SWT" dan kemudiaan saat menyerahkan anak panah Malaikat Jibril berpesan "Ini adalah sesuatu yang dapat melumpuhkan, yang berasal dari Allah SWT" Nabi Adam menerima pemberian itu dengan suka cita. Sampai sampai busur tersebut tidak terlepas dari tangan beliau, kalau tidur pun busur tetap di bawa.

Sebenernya di sini juga ada kelas lain, yaitu kelas prestasi yang berlangsung siang harinya. Ini dikhususkan buat mereka yang mau ikut lomba. Nah, apakah kamu tertarik ikut juga?

Rabu, 03 Desember 2025

Mie Bakso & Es Campur Pa Oyen 18 Pancen Oye


Buat mereka yang sudah lama tinggal di Bandung, tentu sudah tidak asing lagi dengan es campur Pak Oyen. Nama besar Oyen di Bandung sudah kukenal dari tahun 2000an ketika pertama masuk Bandung. 

Es oyen sepanjang jalan AH Nasution yang aku tahu ada beberapa. Ada di Jl Cijambe dekat freshmart, di Pujasera samping Mutiara Super Kitchen, dan satu lagi ya ini yang di Jl AH Nasution, Cipadung. Tepatnya di seberang Polsek Ujungberung, Pak Oyen 18 ini. 

Ketika lewat warung Pak Oyen 18 ini, suasananya belum pernah aku lihat ramai. Motor paling sekitar 2-3 motor. Beberapa kali juga mampir ke sini di sore hari, paling hanya dua rombongan pelanggan yang mengisi meja kursi . 

Pegawainya ada beberapa. Mereka semua mengenakan seragam berupa kaos polo warna merah.Mereka ada yang bertugas di meja kasir untuk menerima pembayaran, ada yang mencatat pesanan, ada yang melayani perbaksoan, dan ada juga yang khusus minuman.



Menu yang tersedia :
- mie/bihun baso biasa
- mie/bihun baso urat 
- mie/bihun baso cincang
- mie/bihun baso keju mozarela
- mie/bihun baso komplit (plus ceker)
- mie yamin baso biasa
- mie yamin baso urat
- mie yamin baso cincang
- mie ayam
- baso tahu siomay bumbu kacang/kuah
Menu menu di atas rentang harga antara Rp. 19.000-Rp. 24.000/porsi



Sedangkan minumannya adalah
- es campur
- es campur durian
- es teler
- es kelapa
- es kelapa alpukat
- es doger
- aneka jus
- es teh manis/teh panas
untuk minuman kisaran Rp. 5.000 (es teh manis) hingga termahal Rp. 23.000 (es campur durian)

Catatanku:
- waktu penyajian bakso lumayan lama untuk ukuran warung bakso. Pernah menghitung waktu tunggu penyajian ini sekitar 10 menit 
- Bakso halusnya enak, kerasa dagingnya. Bakso uratnya juga enak
- Batagor kuahnya juara, sesuai antara porsi, rasa dan harga
- Buatku, rasa kuahnya agak keasinan, jadi kalau makan pasti aku tambah air mineral.
- Es campurnya enaak
- Tempat parkir cukup luas bisa untuk mobil dan motor, nggak ada tukang parkir

Senin, 01 Desember 2025

Wisata Kuliner di Pasar Ngasem Yogyakarta

Pasar Ngasem


Kota wisata seperti Yogyakarta, selalu menyiapkan kejutan untuk para pelancong yang datang.  Beberapa tahun terakhir, sejak F4 kuliah di UGM, hampir setiap tahun aku ke Yogya. Bahkan kadang setahun 2-3 kali. Tetapi setiap ke sana, pasti ada lagi yang baru, ada lagi yang baru.

Oktober kemarin ke Yogya bertepatan dengan even Malioboro Run. Aku nggak ikut lari sih, hanya menemani sahabatku yang sudah jadi pelari kalcer. Biasanya kalau ke Yogya aku menginap di sekitar Malioboro atau sekitar UGM. Tapi kali aku menginap di daerah Taman Siswa.


Jarak dari penginapan ke Pasar Ngasem kalau di Google Maps hanya sekitar 3km
So aku sama sahabatku memutuskan untuk jalan kaki aja sekalian olahraga pagi. Gass dua orang emak pergi jalan kaki ke Pasar Ngasem.

Alamatnya :
Pasar Ngasem
Jl. Polowijan No.11, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55133

Kalau dari arah Taman Siswa, menuju Pasar Ngasem melewati lingkungan keraton Yogyakarta. Aku bisa melihat suasana kehidupan di belakang keraton. Selama ini kalau datang ke keraton selalu dari arah depan, dan hanya melihat sisi depannya saja.


Kesan pertama melihat suasana pasar Ngasem adalah Oh.. pasarnya tidak terlalu besar. Dan pagi itu sekitar jam 7 lebih, tapi pasarnya udah ramai banget. Antrian gudeg mengular. Aku dan sahabatku yang tidak terbiasa makan nasi di pagi hari, memilih mengitari pasar mencari jajanan.

Antrian sarapan gudeg

Makanan tradisional yang aku dapatkan di Pasar Ngasem:
- lepet jagung/lemet jagung (makanan dari jagung manis tambah sedikit tepung, kelapa parut dan gula kemudian dibungkus pakai klobot jagung)
- kue apem warna warni
- lemet singkong
- carabikang
- lapis beras (ini jarang ya.. sekarang kebanyakan dari terigu)
- wajik
- ciplukan
- cendol durian
Tapi sayang aku lupa motoin makanan-makanan itu. 




Selain jajan pasar, di sini aku juga beli oleh-oleh makanan keringan yang sekiranya awet untuk dibawa di perjalanan ke Bandung. Yang lagi hype ada slondok udang, bentuknya bulat seperti donat, tapi tekstur mirip kerupuk, rasanya enak. Aku beli slondok singkong juga, sama peyek koin.

Alhamdulillah hampir sekitar setengah jam muter-muter dan menikmati kuliner pasar Ngasem. Setelah itu balik ke hotel jalan kaki lagi. Menyala kakiku