Selasa, 27 Oktober 2015

Camping Bersama Blogger di Bloggercamp

Waktu di grup KEB ngomongin soal bloggercamp, aku langsung mencari tahu dengan searching di internet. Hehe soalnya aku termasuk yang malu bertanya. Jadi kalau nggak tahu aku diem diem nanya ke mbah gugel. Sampailah aku di webnya bloggercamp.

Dari situ aku tahu kalau acara yang dilaksanakan dalam rangka Hari Blogger Nasional ini, bakal dilangsungkan secara serentak di 4 kota yaitu Jakarta, Purwokerto, Surabaya dan Makasar. Saat aku buka webnya, registrasinya masih hitung mundur. Mules banget rasanya nunggu detik D. Alhamdulillah di Senin, 19 Oktober jam 10 aku register dan Alhamdulillah sekali lagi, aku dikabari Mak Ani Bertha bahwa aku termasuk yang ikut bloggercamp di Purwokerto. Yeay !!!!

Akupun mengurus perijinan ke Abi terutama, karena Abi kan bakal dititipin anak 5 selama aku camping. Terus mengurus cuti tahunan. Penting ini yaaa.... Syukurlah Abi ngijinin dan cutiku juga disetujui. FYI aja, di kantorku ada larangan cuti tahunan selama November-Desember ini. Jadi timingnya paaaas banget, camping di akhir bulan ini. Berangkatlah aku ke Purwokerto menggunakan travel Pamitran Jaya. Sampai di Purwokerto kesorean, kebetulan Mas Topan  salah satu panitia lagi njemput Kak Anazkia dan Mas Pradna di Stasiun Purwokerto, akupun akhirnya ikut dalam rombongan tersebut. Rencananya aku mau ikut Idahceris, tapi rupanya dia masih baru sampai Purbalingga, jadi katanya kasian aku kalau nunggu terlalu lama di Purwokerto. Iih Idah so sweet deeh, makasih yaa Idaaah....

Ketika maghrib berkumandang sampailah aku di Wisma Putih, di Dusun Wisata Ketenger, kecamatan Baturaden. Aku seneeeeng banget pas nyampai, ketemu pertama kalinya dengan mak Kandi Pungky Prajitno yang menjaga langsung meja registrasi, membagi snack dan memberikan kit acara bloggercamp, yang terdiri dari blocknote dan kaos dari utees.me. 

Aaaah aku udah nggak sabar menunggu saat sesi sharing dan api unggun. Serasa dejavu waktu Mak Pungky sebagai ketua panitia menyalakan api. Jadi inget pas jaman pramuka, aaaapi kita sudah menyalaaa...
Seerrrruuuu.... Dengan ditemani jagung bakar, kacang rebus dan minumnya susu jahe serta kopi susu malam itu acara utamanya adalah sharing session dilanjut perkenalan. Kak Naz dan cah unsud berbagi soal pengalamannya blogging selama ini. Kak Naz merasakan dari blogging ini mendapatkan rejeki berupa teman yang banyaaaak, hampir di setiap kota di Indonesia, dan Cah unsud berbagi tentang suka duka dan pengalamannya mengurus portal berita fakultas.

Daaaan... Hampir di setiap acara blogger seperti ini kan ada  lomba live tweet. Waduuuuh..... Padahal kempingnya kan di lereng Gunung Slamet yaaa.... Kebayang deh jauh kemana mana, masih ada sinyal nggak yaaaa ....
Untunglah di sini sinyal Indosat masih kuat jaya.  Indosat Love banget deeeh.....Live-tweet pun tetap bisa dilakukan tanpa halangan. Sssstttt... Semalam diumumkan aku pemenang live-tweetnya, tapi hadiahnya nggak langsung diserahin, katanya besok siang aja biar fotonya terang benderang hhaha....


Hari kedua
Hari kedua diawali dengan senam bersama yang penuh hahahihi dan sarapan bersama lontong pecel+mendoan+rempeyek+sate endog puyuh. Baru kemudian dilanjut talk show.

Pembicara talk show di Purwokerto ini ada tiga. Topiknya tentang membangun kredibilitas blog. Mereka adalah mas Pradna, mak Mirasahid  (founder KEB dan owner Meera O store) dan Mbak Eva (blogger traveller, digital enthusiast, dll)
Mas Pradna ini penggagas Dedemit/desa desa melek IT, dengan Melung menjadi desa percontohannya. Dimana hampir seluruh bagian desa ini sudah tersambung dengan internet yang bisa diakses gratis dan penduduk menulis, beraktifitas dan share semua itu  melalui you tube . mulai dari rapat RT, pelatihan, pemilihan kepala desa sampai nonton wayangpun sudah bisa live streaming. Nah kata mas Pradna, kalau menulis itu bisa merubah ke arah yang kebih baik, maka menulislah dan bangunlah jaringan.

Mak Mira Sahid  dan Mbak Eva awalnya menyampaikan tentang blog yang baik itu seperti apa ? Apakah yang tanpa iklan? Nggak ada titipan pesan tertentu ? 
Kata Mak Mira, sebenarnya nggak salah seorang blogger menjadi buzzer atau menerima job review, tetapi hendaknya kembali kepada diri blogger tsb. Tetaplah menjadi diri sendiri, menulislah sesuai passion kita, karena buzzer yang baik adalah yang kuat di list tertentu. Bukan yang gado gado.

Mbak eva juga menambahkan untuk membangun kredibilitas blog ini seperti kita menjadi diri sendiri aja. Perlu adanya konsistensi. Kesamaan antara kata-kata kita, tulisan kita dan perbuatan kita.  Dan akan lebih baik hasilnya, jika kita menulis topik yang sesuai dengan passion. Setelah itu, Biasanya yang lain lain akan mengikuti baik itu job review, endorse, dsb dan ketika kita menjadi buzzer dari produk tertentu, maka posisikan diri menjadi ambassador dari brand tersebut.
Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh mas Pradna, mak Mirasahid dan bak Eva mengatakan membangun jaringan dan bergabung dengan komunitas ini menjadi penting. Belajarlah banyak hal dari komunitas kita tsb.
Tulislah konten konten yang bermanfaat bagi orang banyak, dan Mak Mira juga berpesan tetaplah menulis, agar kita tahu siapa diri kita.

Senennnng deh bisa ikut bloggercamp tahun ini, terimakasih buat panitia Purwokerto khususnya dan juga para sponsor Indosat, Bluebirdgroup, Sunpride, Juara idea Agency, Tauzia Hotel serta Net Media sebagai official media partner acara ini. Tak lupa terima kasih juga untuk sponsor lokal yaitu Carica Gemilang  dan Metro Cafe yang akan memberikan diskon 20% food and beverage buat siapa saja yang hari ini datang dengan memakai kaos seragam bloggercamp.

Jajaran tenda di halaman wisma putih

Mak Mirasahid, Mbak Eva dan Mas Pradna. Tigapembicara sesi talkshow
Mak Pungky -ketua panitia- menyalakan api unggun

Senin, 26 Oktober 2015

Pengalamanku Pertama Naik Travel Pamitran Jaya

Alhamdulillaaah aku mendapat kesempatan mengikuti bloggercamp di Purwokerto.  Pertamanya aku bingung au naik apa, soalnya aku nggak mau ninggalin anak anak terlalu lama. Naik kereta adanya berangkat malam, kalau yang berangkat pagi turunnya di Kroya. Aku harus naik angkutan lagi ke kota Purwokerto.

Terus aku kepikiran mau rental mobil, tapi malah kata temenku pemilik mobil itu jangan rentaaal, gak worth it karena aku berangkat sendirian. Malah dia nyaranin aku naik travel. Voila ! Gak kepikiran sama aku soal travel ini.
Akhirnya aku search dengan kata kunci "travel Bandung-Purwokerto". Muncullah nama travel Pamitran Jaya. Trus aku nelpon travel itu....
Dari Bandung jam berapa ? Jam 7 pagi, jam 14 dan jam 7 malam
Trus nanti dijemput dari rumah ke rumah.
Aku tanya : harus beli tiket nggak ?
Katanya nggak perlu, besok saja bayar langsung ke sopirnya.
Oke deh, akupun book untuk hari Senin. Deal !

Senin pagi  aku siap siap jam 7 pagi, sesuai yang diminta.
Trus jam 7 aku nelpon lagi, ternyata aku dijemput setngah sembilan karen ujungberung dijemputnya terakhir.
Akupun menunggu sampai jam setengah sembilan.
Jam 8.35 aku nelpon lagi. Mau dijemput jam berapa ? Terus terang aku ragu ragu yaaa... Soalnya kan kalau jahatnya aku nggak dijemputpun aku belu mbayar apapun.
Akhirnya jam 9 an aku nelpon lagi dan ternyata mobilnya masih kena macet di jalan.

Bismillah akupun naik travel Pamitran Jaya. Masih sedikit macet ke arah Jatinangor, Alhamdulillah seterusnya lancar  dan siang istirahat di Ciamis.  Di sini juga kami makan siang, dan sholat. Trus ganti mobil juga. Jadi dua mobil bertukar penumpang. Sebagian ke Cilacap sebagian ke Banyumas/Purwokerto. Aku naik yang  ke  arah Purwokerto. Aku turun di RS Margono dan dari situ lanjut ke arah Baturaden tempat acara bloggercamp di desa wisata Ketenger.

Jumat, 23 Oktober 2015

Berenang di Apartemen Gateway Cicadas Bandung

Seumur-umur aku belum pernah masuk sendirian ke tempat-tempat yang terlihat megah macam hotel atau apartemen gitu. Entah kenapa ada rasa minder atau apa gitu ... Soalnya tampang aku kan pikarunyaen (silakan search sendiri artinya). Yakali, soal pisang nggoreng aja temen aku beli satunya seribuan pas aku beli dikasih satunya limaratusan. Trus pernah pas aku piket nerima SPT tahunan di BTPN masa ada kakek kakek pensiunan yang tiba tiba ngasih aku uang seratus ribua katanya inget sama cucunya. Kutolak tentu saja... apalagi estrinya ngeliatin. hihi ternyata bukan semata faktor aku, tetapi kakek itu  juga udah pikun. hihi... Ya intinya mungkin wajah aku nggak meyakinkan dan akunya juga nggak pedean kali yaa...

Nah ke Apartemen Gateway ini juga awalnya nggak pede, tapi karena waktu itu ada @idaidho tinggal di sana ya aku pede pedein aja. Pada saat awal berdirinya, masuk apartemen sini bebas bebas aja, artinya kita mau turun di lantai berapa aja bisa, langsung nyari room yang kita tuju. Tetapi belakangan mungkin untuk alasan keamanan, kita harus punya kartu akses untuk bisa keluar dari lift. Palingan ya panggil tuan rumah gituu... Buat njemput di bawah.

Tapiii.... Ada lantai yang aksesnya terbuka yaitu ke lantai 3 di mana terdapat public area. Di sana ada playground, kolam renang dan lapangan. Kalau kalian pedean ya bisa aja langsung masuk gerbang, ambil tiket parkir, ke area parkir trus cari liftlah di pojok-pojoknya. Kalau bingung ya nanya nanya dikit sama pemilik toko yang ada di pinggir pinggir area parkir di basement. Mau ke kolam renang, pasti deh ditunjukin.

Nah waktu itu aku sekalian arisan sama Tri sama Mamak Sondang juga beserta anak anak janjian sama tante Ida mau berenang. Sebenarnya renang disini gratis buat penghuni aja, cuman karena penghuninya jarang yang renang, jadi ada penghuni-penghuni lain yang ngajak temennya berenang di sono. Macam idaidho ini. Sekalinya ngajak juga rombongan. Anakku aja 2, tapi Faiz doang yang mau renang, anak Tri tiga tapi cuma Nara yang berenang, dan anak Mamak tiga tiganya berenang karena mereka kebetulan pulang dari Lembang dan bawa baju renang pula.  Mau bayar juga nggak ada loket penjualan karcisnya #alesan.
Alhamdulillaaah, anakku ngerasain berenang di apartemen. Udah gitu sepiiii, jadi berasa kolam renang pribadi. Sayangnya air dingin jadi Ummi gak berani nyebur. hehe

pintu gerbang/gapura apartmen. sekarang udah lebih bagus lagi
makan mendoan di pinggir kolam hehe
Faiz dan the GETs lagi pada renang
play ground dekat kolam renang