Selasa, 30 Mei 2023

Bulan Kelima, Ngapain Aja ?

 Menulis lagi, berpikir lagi...


Buat kalian-kalian yang pernah melewati fase rajin menulis di blog, kemudian berhenti, apakah dapat merasakan bahwa kita pun seperti, seperti ini ya.. . berhenti berpikir. Jarang lagi memikirkan sesuatu secara mendalam, kemudian mengungkapkan kembali dalam bentuk tulisan yang menurut kita cukup bernas. 

Syukur kalau kalian nggak merasakan, tapi aku jujur kehilangan momen momen seperti itu. Makanya coba lagi nulis di sini.

Apa sih bedanya sama nulis di media sosial ? ya menurutku pemakai media sosial jarang yang suka menulis panjang dan lebih jarang lagi yang tahan membaca tulisan panjang. Semua pengennya serba singkat, scroll scroll lalu lewat begitu saja.


Mumpung Jelang akhir Nih, aku pengen nulis tentang beberapa hal yang udah kulalui di sebagian tahun ini dan mungkin pencapaian pencapaian kecil yang patut disyukuri. 

Akhir tahun kemaren aku bertemu dengan seseorang yang masya Allah konsisten banget dalam menekuni bidang tertentu dan bisnis tertentu. Dia menekuni soal financial planning.. buat dirinya aja katanya sih.. etapi kalau kita ngobrol sama dia.. ya kerasa banget kalau dia udah jalani apa yang dia pelajari. Punya financial goal yang jelas mau bikin apa di hari tuanya dan perlu dana berapa. Terus dari bisnisnya.. ya coba bayangin aja... dia bisa bagi bagi facial wash sama sheet mask merk Herbalife... hitung aja sendiri ya.. 

Terus dia cerita soal target-target tahunan yang dia buat, dan nyaranin yang hadir saat itu utk membuat target. gak usah muluk muluk tetapi yang sekiranya dapat dicapai oleh emak-emak jelang setengah abad. Aku langsung inget cita-citaku pengen bisa renang haha.. Nah ini sampai bulan Mei aku baru sampai tahap menyimpan baju renang di kantor. FYI sebelah kantor aku ada kolam renang air hangat. Tapi belum kesampaian mau ke sananya...


Bisnis

AKu pernah cerita di FB kali ya, bisnisku tuh cuman ada 3 lini, yang terkait sama jasad, ruh dan otak. Nah di tahun ini kerasa banget semua lini bisnis itu melemah. Jasad / raga, aku bisnis kurma kan ya.. alhamdulillah aku dibantu admin yang luar biasa, tapi karena aku kurang terlibat kali ya.. anak anak agak sedikit menurun .. 

Kemudian bisnis yang terkait dengan jiwa, aku kan Sygma Learning Consultant ya.. nah tahun kemaren sama sekali nggak perfom, dan mulai tahun ini aku lepasin amanah sebaagai superviser di SDI.  Seiring juga dengan turunnya omset pribadiku maupun kegiatan merekrutku.

Kemudia di bisnis leher ke atas, aku lagi dalam fase males promosi. Ya gimana orang tau aku affiliate sebuah kelas kalau aku nggak pernah promosi.. ya begitulah... kondiinya..


Olah Raga

Aku mulai merutinkan lagi ikut senam di kantor maupun di RT. Ada keinginan buat yoga lagi, tapi sayang waktunya belum ada yang pas. DI kantor ada sih, mulai 16.30 tapi kok selesainya 18.30. Itu menurutku kelamaan, jadi pulang pun kemaleman. Ada satu tempat lagi, llumayan dekat dari kantor, eh mulainya juga sama jam 16.30..tapi aku perlu waktu menuju tempatnya. Akhirnya sampai sekarang malah nggak ikut eh belum ikut dua-duanya. Jalan kaki, ya kadang kadang. Oh iya ada yang baru, terkadang aku jalan kaki di Gasibu sekalian meet up sama teman teman online ku


Hobbi

Salah satu hal yang paling membuat aku berbinar selain menjahit, memasak, dsb adalah hobby sunmori, atau  naik motor di minggu pagi. Senengnya lihat pemandangan hijau nan segar..

Hobbi memasak cuman kadang kadang aja.. soalnya gak ada yang semangat makan. Makanya jadi sunmori aja sekarang. 

Untuk makan sehari kayanya aku lebih sering pesan di aplikasi. Setiap hari ada saja yang dibeli. Kalau nggak malam, pagi , siang.. salah satu ada yang dibeli.  Mungkin ini perlu dievaluasi lagi.


Kelas belajar

Kelas belajar renangnya kan belum mulai jalan, temannya juga enggak ada. jadi aku  ikut dulu kelas tahsin online setiap pekat. Ada satu kelas yang aku nantikan, yaitu kelas Bunda Salihah dari Ibu Profesional.  

Itu dulu kali ya recap Januari - Mei, nanti nanti kita tambahkan lagi.

Minggu, 28 Mei 2023

Your Voice Your Asset


Pekan lalu, Sidina Community Jawa Barat dan Banten mengadakan acara Ibu Of The Month. Tema yang diusung adalah Your Voice Your Assets dengan nara sumber Ibu  Nia Kurniawati atau lebih dikenal dengan nama Kak Nia. Acara ini diselenggarakan secara hybrid, yaitu daring melalui zoom meeting dan juga luring yang bertempat di Cafe Maringopi, Bandung.

Karena udah penasaran banget ingin bertemu dengan personil-personil Sidina, akupun sengaja mengambil cuti setengah hari untuk mengikuti acara ini.  Ketika aku tiba, aku berpapasan dengan mbak Adhya yang buru buru mau keluar, katanya mau ambil TV dulu untuk pengganti layar. Berhubung aku belum makan siang, aku langsung menuju ke kasir dan memesan makanan. Aku memesan menu nasi dan minuman spesial khas kafe ini. Setelah membayar aku menuju ruang meeting yang ditunjukkan oleh masnya. Betapa takjubnya aku, ternyata kak Nia udah duduk manis di sana. Sendirian. Kemudian kami pun mengobrol. Kebetulan aku udah beberapa kali ketemu Kak Nia dalam berbagi event. 

Tak lama kemudian makananku datang, akupun minta izin kak Nia untuk makan dulu. Karena udah dinotice sama panitia, kalau acara udah mulai nggak boleh ada makanan di ruang meeting. Tak lama kemudian saat aku masih makan, datang teh Inna Nurhidayah. ALhamdulillah udah kenal juga sama beliau ini. Bahkan aku tahu Sidina juga dari postingan Teh Inna. Obrolan pun makin ramai. Teh Inna ini cukup jauh rumahnya dari lokasi yakni dari Rancaekek. Sedangkan kak Nia dari Cibiru.



Sementara kami masih mengobrol, Mbak adhya datang. Kemudian layarpun dipasang dengan dibantu dari pihak cafe. Tepat jam 14.00 acara dimulai. Sempat ada beberapa kendala teknis, tetapi dapat diatasi.  Acara dipandu oleh Kak Miya di ruang zoom, sedangkan pemateri ada di sini bersama kami. Seru deh..

Kak Nia memberikan materi begitu jelas dan ekspresif. Disertai dengan praktik juga dari para peserta. Dimulai dari perkenalan, baik dari peserta daring maupun ruling. Eh ternyata itu kak Nia lagi menunjukkan type-type suara, karena saat materi, Kak Nia memberikan feedback atas suara peserta yang tadi berkenalan.

Kak Nia menyampaikan bahwa semua suara itu unik, Semua suara itu bagus, Masing-masing memiliki kemampuan, hanya kita sebagai pemilik yang perlu mempelajari suara kita. Jika dipergunakan secara tepat maka keistimewaan dan keunikan itu akan semakin menonjol.


Selain itu kak Nia juga mengingatkan agar kita sebagai pemilik suara, berupaya menjaga suara. Caranya bagaimana ?

1. Cek suara kita, masuk yang rendah, sedang atau tinggi. berlatihlah menggunakan suara di luar suara biasa kita

2. Disiplin, disiplin di sini adalah dalaml hal melatih suara. Nggak ada orang yang langsung ahli, semuanya melalui latihan. Misal dari artikulasi, kemudian nada suara,maupun macam macam suara, suara anak, orang tua, dll

3. Emosi - postur - baru bicara. Jadi ketika kita akan berbicara, perlu emosi yang tenang dan postur tubuh yang mendukung, yaitu tegak, agar  suara dapat keluar dengan tenang dan lancar

4. Bernafas ; Kadang kala ada orang yang kalau bicaara suara nafasnya terdengan di mic. Misal kita sedang merekam di telepon genggam juga seperti itu. Nah disini kita perlu berlatih nafas perut agar suara lebih jernih dan lebih panjang nafasnya.

5. Berpikir jernih. Ini terkait dengan nomor 3. Bila pikiran kita semrawut, bicara pun tidak runut.

6. Latihan bokal dan warna suara

7. Cek makanan makanan yang mendukung suara kita, maupun yang dapat merusak suara. Contoh makanan yang dapat mengganggu suara adalah makanan dengan perasa yang tajam, misal pedas, atau makanan yang digoreng. kalau kita akan berbicara di depan umum, sebaiknya kita menahan diri tidak mengonsumsi makanan-makanan tsb  dulu.

Demikian beberapa hal yang dapat aku catat dari pelatihan hari itu. Sebeluma acara diakhiri, ada praktik membaca buku, membaca teks voice over dan juga teks iklan. Semua dicontohkan oleh Kak Nia kemudian baik peserta daring maupun luring dipersilakan mencoba. 

Setelah pembagian doorprize acara ditutup dengan foto bersama.Yeay. senengnya hari itu bisa ketemu ibu ibu pintar dan berdaya dari Sidina. sampai jumpa di event berikutnya ya..

Sabtu, 27 Mei 2023

Menyepi di Tengah Keramaian

Sebenernya ini mungkin kesalahanku ya, sering under-estimate sama tempat-tempat baru yang cuma aku lihat dari luar, tanpa lebih dulu memasukinya. Seperti the Warung Kopi by Morning Glory cabang Ubertos ini. Kirain tempatnya ya cuma se-uprit yang ada di luar saja, tetapi ternyata di dalamnya lumayan luas.

Begitu kita sampai di depan warung, disambut dengan X-banner yang memuat menu yang ada di kafe ini. Tepatnya di area yang terbuka / di bagian teras. Di sini ada beberapa pasang meja kursi. Kalau hari libur, terkadang terlihat beberapa pesepeda sedang istirahat.  

Kemudian begitu membuka pintu, tepat di depan kita adalah meja kasir. Kemudian kita akan mendapat buku menu dan lembaran pesanan. Di ruangan dalam ini ada beberapa type meja-kursi. Ada sofa panjang (di sisi kiri) dengan 3 meja. Kemudian ada sofa yang dapat memuat hingga 6 orang, ada juga meja kursi normal, dan juga meja kursi tinggi. Jadi ternyata ruangan yang dari luar terlihat kecil ini, di dalamnya ternyata lumayan luas. 

Mengamati buku menu, jujur aku surprise, nggak nyangka menunya bakal sebanyak itu. Baik menu makanan beratnya, kudapan, maupun minumannya. Ada juga menu yang kids friendly. Tinggal dipilih pilih aja. Kalau untuk makan beratnya ada pilihan nasi ada juga yang non nasi. Harganya sendiri menurutku nggak terlalu mahal, masih wajar terkendali lah... karena tempatnya juga enak, dan orang bakal maklum juga ketika disebutkan nama "Morning Glory". 


Karena aku dan anakku waktu itu ke sana udah lewat jam makan, maka aku mencari menu cemilan yang bisa dihabiskan berdua. Aku pilih makanan yang umum banget yaitu sosis dan kentang goreng. sedangkan untuk minumannya, aku pilih minuman hangat, anakku pilih minuman dingin. Maka segelas hot chocolate dan Korean stroberry Milk kemudian mendarat di meja kami. 

Ketika aku tawari untuk mencicip minumanku, anakku enggak mau. karena dia emang bukan penyuka cokklat. Sedangkan aku pemakan segala. Padahal minuman stroberi dia begitu menggoda. Dengan tampilan berlapis merah dan putih, membuat kita yang melihat ingin segera mencicipi bagaimana rasanya.

Tak lama kemudian pesanan kudapan kami pun keluar,  kentang dan sosis. Spesial untuk kentangnya, kerasa banget gurih dan freshnya.  Sosisnya juga enak, sambil makan sambil menebak-nebak, sosis merk apa nih yang dipakai di sini. hehe

Sementara kami makan dan minum, di meja depanku datang satu rombongan yang terdiri dari satu nenek, satu ibu dan dua anak laki-laki. Mereka sepertinya baru selesai belanja. Ternyata ada pintu dong yang tersambung ke Ubertos. Oh jadi giini, bisa masuk dari dalam mall.  Wah enak banget ya .. jajan di sini setelah belanja atapun sore menjelang ashar duduk duduk di sini. Oke, mungkin lain kali aku bakal ke sini lagi full tim. Karena tempatnya enak banget dan nggak terlalu jauh jaraknya dari rumah