Senin, 15 Desember 2025

Bakso Prasmanan Mudal Lestari Ujungberung

 


Dekat rumahku baru-baru ini ada satu warung bakso yang benar-benar beda dengan berbagai warung bakso yang sudah ada. Perbedaannya yang paling mencolok adalah warung bakso ini menyatakan sebagai bakso prasmanan, dan pelanggan boleh ambil seberapapun memaksimalkan daya tampung mangkoknya dengan syarat apa yang sudah diambil harus dihabiskan. Menarik kan ya?
Nggak heran, di hari-hari awal pembukaannya antrian selalu mengular. Namanya Bakso Prasmanan Mudal Lestari

Alamat Bakso Mudal Lestari Ujungberung
Jl. AH. Nasution No.208, Cipadung Kulon, 
Kec. Ujung Berung, Kota Bandung


Setelah terlihat pengunjung mulai normal, akupun berkunjung ke sini berdua anakku. Judul pertama tentu penasaran dengan rasanya. Berikutnya ya karena bakso adalah makanan yang mudah diterima oleh banyak orang, jadi kalau bingung mau makan apa, ya tinggal belok ke tukang bakso aja.

Sebelum masuk ke warung, aku lihat ada pengumuman di dinding depan. Isinya adalah semacam tata tertib makan di sini. antara lain :

Peraturan makan:
1. Bayar dulu di kasir
2. 1 mangkuk untuk 1 orang
3. Mohon ambil bakso secukupnya agar tidak tumpah
4. Dilarang membawa makanan dan minuman dari luar
5. Berdoa sebelum makan dan wajib dihabiskan
6. Anak di atas 3 tahun wajib bayar
7. Denda 1x lipat jika tidak habis
8. Denda 2x lipat jika membawa wadah/plastik dari luar

Setelah mampir ke sini aku baru tahu, kalau antrian yang mengular itu adalah antrian kasir. Karena ternyata kasirnya ada di luar. Jadi sebelum masuk, antri dulu di kasir, kemudian kasir menawarkan kita mau ambil paket yang mana, mau pesan apa saja, lalu dibayar. Kemudian baru kita dipersilakan mengambil mangkok kosong sesuai pesanan kita. 
Di sini ada paket yang seharga 13rb (baksonya kecil semua) dan 25rb (baksonya besar semua). Kemudian di dalam ada yang mengarahkan kita ke barisan mana untuk ambil bakso sesuai pesanan.


Waktu aku ke sini, menunya hanya ada Bakso A dan Bakso B saja. Minuman yang tersedia juga hanya teh tawar dan air mineral.

Akupun ikut mengantri untuk ambil pesana Waktu a n. Kulihat orang-orang kok lihai ya mengambil bakso dan menempatkan di mangkok begitu penuh tapi tidak tumpah. Tapi kepikiran juga olehku, kok bisa menghabiskan bakso sebanyak itu, apa tidak kekenyangan.

Mangkok untuk bakso A (Rp. 13.000)

Pantaslah di peraturan makan tertulis ambil secukupnya agar tidak tumpah. Itu mah makan bakso saja ya, belum ada kuah, mie dan sayuran. Jujur dalam hatiku bertanya-tanya, sanggup nggak ya dia menghabiskan bakso segitu banyak. Terus kalau rasanya ternyata gagal gimana? Tapi ya sudahlah, orang kan beda-beda ya..

Bakso anakku, nggak pakai sayur


Baksoku, secukupnya saja

Review
Untuk suasana cukup oke, ruangan luas, meja kursi banyak, penerangan cukup dan bebas asap rokok
untuk rasa, masih masuklah. mengingat harganya juga nggak terlalu mahal, rasanya sesuai dengan harganya
Ke sini lagi apa enggak? Tergantung. Kalau sendiri mah udah cukup, kalau ramai-ramai diajak teman atau mengajak teman masih mungkin. 


Minggu, 14 Desember 2025

Yoga di Plumeria Forest

 


Alhamdulillah, sudah berjalan beberapa bulan ini aku mengusahakan untuk bisa yoga minimal sekali dalam sepekan selain jalan kaki setiap hari, dan lari 5km sebulan sekali. Kenapa yoga? Karena bagiku yoga ini seolah menjadi jawaban atas segala riuh di kepala. Setiap ikut kelas yoga, segala pikiran liar dan over thinking di kepala sedang dijinakkan.

Setelah kesana kemari nyobain yoga model ini dan itu,  akhirnya jatuh cinta pada satu guru, Coach Shanty. Dan kini yogaku bukan mengikuti hari saja tapi lebih ke mengikuti jadwal guru. Dari Ahad hingga Sabtu di mana aku cocok secara waktu, maka aku ikut kelas di situ. 

Agak perjuangan juga sih pakai sistem itu, karena aku jadi gak punya kelas atau grup tetap. Aku tahu, hampir semua kelas Coach Shanty anggota grupnya melebihi daya tampung tempatnya. Jadi setiap buka link pendaftaran mingguan, sudah semacam war tiket konser aja buat isi google formnya. 

Salah satu tempat yang aku suka banget adalah di Plumeria. Ini sebenernya cafe ya..Tempat yoganya di Plumeria Forest. Halaman samping yang ditumbuhi pohon pinus dan dilaksanakan pagi hari sebelum cafe beroperasi

Alamatnya Plumeria

Jl. Cikuda No.37, Cileles, 

Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang

Kalau dari rumahku lumayan juga jaraknya. Sekitar 13km. Tapi karena diadakan pagi-pagi sekali jadi aku merasa santai. Jalanan juga belum terlalu ramai. 


Kapan jadwalnya?

Kelas Yoga di Plumeria ada di hari Sabtu pagi dan Minggu pagi pukul 7. Buat sebagian orang mungkin ada yang mager ya, hari libur jam 7 pagi sudah harus di suatu tempat. Tapi semua effort yang dikeluarkan, akan terbayar lunas ketika sudah sampai di Plumeria. 

Udara yang bersih menyambut kedatangan kita. Masih bisa lihat embun atau sisa hujan di dedaunan. 

Lantai kayu di area Plumeria Forest yang masih setengah basah, menjadi pesona tersendiri karena akan meninggalkan jejak matras seusai yoga. 

Jangan ditanya pemandangannya. Hijau yang didominasi oleh pinus, sawah dan pegunungan di kejauhan, berasa lagi piknik aja. Padahal cuman ke Cikuda. Selain itu, karena masih pagi suasananya juga sangat tenang. Karena memang cafenya cukup jauh juga dari gerbang Plumeria House. Sempurna banget buat tempat yoga. 



Berapa biayanya?

Untuk bisa ikut yoga kelas reguler di sini kalian cukup merogoh kocek sebesar 65rb aja. Nanti setelah yoga kita dapat free minuman smoothies dengan rasa yang dapat kita pilih sendiri. Pilihannya sih leci, stroberi atau buah naga. Aku udah cobain semua. Biasanya aku nggak suka jus stroberi, tapi dari ketiga itu aku paling suka justru yang smoothies stroberi. 

Ada juga kelas yang bekerja sama dengan brand lain, misal pernah ada kelas merangkai bunga, pernah juga membuat phone strap, terakhir kemarin kelas matcha. Biayanya tergantung sih, tapi angkanya kisaran Rp. 150.000, kadang kurang, kadang lebih.

Oh iya Coach Shanty selalu tepat waktu. Yoganya selama 60 menit. Tambah foto-foto sekitar 10 menit. Jadi aku seneng kalau ikut di sini, sepulang yoga berasa masih banyak waktu untuk mengisi weekend. 

Kamu mau coba? 



Jumat, 12 Desember 2025

Mie Baso Lotus Cinunuk




Salah satu bakso yang familiar untuk orang Bandung adalah bakso Lotus. Warungnya tersebar di mana-mana. Pemiliknya entah satu, entah berbeda, entah masih keluarga, aku belum pernah tanya. Yang aku kunjungi kali ini adalah bakso Lotus yang berada di seberang Borma Cinunuk

Alamat

Baso Lotus (nama di Google Map)
Jalan Raya Tagog (Seberang Borma Cinunuk
Cinunuk, Cileunyi, 
Kab. Bandung 

Letaknya cukup nyempil di jajaran ruko dan warung-warung. Bisa dikatakan tidak ada lahan parkir di sini, karena warungnya benar-benar mepet jalan raya. Kalau motor masih bisa satu dua. Seperti kubilang di atas, karena banyak bakso dengan merk Lotus ini, jadi aku penasaran pengen nyobain.

Menu


- Mie/bihun bakso yamin urat
- Mie/bihun bakso urat
- Mie/bihun bakso cincang
- Mie/bihun  bakso yamin cincang
- Mie ayam biasa
- Mia ayam bakso cincang
- Mie ayam bakso urat
- Batagor bumbu kacang/ bumbu kuah
- Batagor kuah bakso cincang
- Batagor kuah bakso urat

Untuk minumannya 
- es campur
- es kelapa
- es jeruk / jeruk panas
- teh tawar panas
- teh manis panas / dingin
- air mineral
- teh botol

Review



- Tempat cukup luas dan bersih, ada dua meja memanjang di sisi kanan, dengan bangku panjang berhadapan. Mungkin muat sekitar 15 orang sekali masuk bersamaan ya..
- Harga masih wajar ya, sesuai dengan rasa dan porsinya menurutku mah..
- Aku coba bakso urat, karena kata ibu yang jualan itu adalah best sellernya. Ternyata enak beneran. Karena aku jarang-jarang doyan bakso urat, biasanya keras dan banyak ranjau. Ini mah enggak, bisa kemakan semua.
- Sayangnya tidak ada halaman parkir, kalau motor bisa melipir di depan warung, tapi kalau bawa kendaraan roda empat, mendingan parkir di seberang / di halaman Toserba Borma




-