Sejak
dia pinter ngomong "ndak" (enggak), aku harus cari akal untuk
membuatnya menjawab "iya" atas ajakanku. Misal buat makan, buat tidur,
membereskan buku, membereskan mainan, pipis, cebok, dan tentu saja,
mandi !.
Bukan MBA namanya jika Mama nggak Banyak Akalnya.
Jadilah Faiz ku ajak main air di tempat cuci piring. Dan tentu saja, Ummi bisa sambil masak, menggoreng atau memotong sayur di dekatnya.
Tidak lama kemudian pasti bajunya basah. Jadi mulailah dipretelin satu demi satu. Dan tinggallah kaos dalam gini.
Kemudian itupun di buka, dan akhirnya dia mandi.
Sttt... adegan mandinya nggak usah di tampilin ya... kecil kecil juga udah belajar menutup aurat. Ntar kena delik pornografi dan pornoaksi .
Bukan MBA namanya jika Mama nggak Banyak Akalnya.
Jadilah Faiz ku ajak main air di tempat cuci piring. Dan tentu saja, Ummi bisa sambil masak, menggoreng atau memotong sayur di dekatnya.
Tidak lama kemudian pasti bajunya basah. Jadi mulailah dipretelin satu demi satu. Dan tinggallah kaos dalam gini.
Kemudian itupun di buka, dan akhirnya dia mandi.
Sttt... adegan mandinya nggak usah di tampilin ya... kecil kecil juga udah belajar menutup aurat. Ntar kena delik pornografi dan pornoaksi .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Tinggalkan Kesan
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.