Suatu pagi di bulan puasa, Faiz yang udah pengen maen vs Abi yang masih pengen bobo.
Abi
yang mengantuk masih tidur tidur ayam di karpet. Faiz yang baru bangun
tidur, keluar kamar bagaikan hape yang baru di cas, tambah pake "sinyal
kuat" seperti iklan sebuah operator telpon seluler. Langsung ceria.
Faiz : "Abi.... abi...." faiz teriak sambil lewat di dekat Abi. "hi hi.." * ketawa.
(Entah apa yang lucu)
Abi : bergeser dikit.
Faiz : "Abi.... Abi..." *teriak, kali ini tambah dekat dengan Abi.
Abi : balik badan
Faiz : "Abi ...... bobo.... Abi... bobo.."
(kali ini Faiz ganti bicara ke arah Ummi.
Sadar, gak ada respon dari Abi)
Ummi : "Iya, Abi masih bobo, Faiz pelan pelan ya... bicaranya.
Faiz dan Ummi berjalan ke dapur
Abi : (telanjur bangun kebrisikan Faiz, dan membuka pintu ke arah kamar mandi)
Faiz : "Abiiiiiiiiiiiiiiiiii..." *teriak lagi.
Abi : "berisik boy " *agak keras sambil menyambar handuk.
Faiz : kaget, diam
Ummi : (kaget,
maklum, berkata lembut) "Abi, pelan pelan atuh, menjawabnya...., kan
Faiz memanggil beberapa kali, Abi belum jawab satu kalipun"
Abi : diam, tidak jadi ke kamar mandi, masuk lagi. ambil bola. berjalan ke dapur.
"Faiz, yuk main bola yuk, tendang... tendang..." *ceria
Ummi : tarik napas, lega. bersyukur.
Abi dan Faiz : kemudian asyik bermain bola, tertawa, berlarian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Tinggalkan Kesan
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.