Teringat masa kecil,
ketika sering lomba baca puisi, pengemis identik dengan gadis kecil
berkaleng kecil seperti puisi karya Toto Sudarto Bahtiar. Ternyata
sekarang pengemis tidak sesederhana itu. Ada yang berbentuk gadis kecil
menggendong anak kecil, atau gadis kecil dengan tangan kecil yang
tengadah dan wajah memelas.
Mungkin
ada yang menganut faham, kalau mau ngasih ya ngasih aja laah. Tapi
ketika yang mau dikasihin hanya segitu gitunya, yah kalau aku sih
mendingan lihat lihat dulu, supaya "multiplier effect"-nya semakin
besar. (halaaah.. bahasanya)
Nah
cerita soal pengemis ini, sebenernya aku lagi agak sensitif, karena di
lampu merah dekat kantor ada "pendatang baru", seorang pengemis bersih,
dengan bayi di gendongan, selimut bersih, baju bersih, semuanya tampak
bersih. Sampai suamiku yang super pendiam juga sampai komentar. Klo aku
mirisnya sama si bayi ya.. dari kecil dah diajarin meminta minta,
gedenya jadi apa yah... Semoga kelak bayi itu bisa memilah mana contoh
baik mana contoh buruk dari ibunya.
Beberapa
hari lalu, pas aku jalan kaki di pertigaan Jalan Jakarta dan Jalan
Sukabumi, seorang Ibu memanggilku. "De... de..... " katanya. Aku
berhenti dan menunggunya.
Setelah
dekat, ibu itu berkata "De, ibu mau minta tolong. Ade punya receh
nggak. Ibu mau cari kerja jadi pembantu, tapi ternyata udah ada yang
masuk duluan. Sekarang Ibu mau pulang ke Tanjungsari (Sumedang) nggak
punya ongkos" katanya.
"Ya udah, bareng aja sama saya atuh, lewat Ujungberung" kataku spontan.
"Nggak Neng, Ibu mau naik bis kota aja, yang ke Nangor (Jatinangor), Ibu minta 2ribu aja" katanya.
Ah ya, ada bis kota ke Jatinangor dari perempatan Jl. Jakarta dengan Ahmad Yani.
AKhirnya kuberikan 5ribuan. Dia berterima kasih terima kasih gitu walaupun uang segitu mungkin buat kita nggak seberapa.
Eh,
sedikit buruk sangka muncul, ketika aku udah putar putar di jalan
Jakarta itu, ketemu lagi sama ibu yang tadi, dan dia belum berdiri di
jalur bis kota. Aih, tapi sudahlah. Aku menepisnya.
Ternyata,
dua hari kemudian, aku melihat ibu itu masih di sekitar jalan Sukabumi
dan A Yani. Alamaaaak.... Gimana nggak berburuk sangka coba !!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Tinggalkan Kesan
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.