Minggu, 28 Januari 2024

Tiba-tiba, Woosh ! !


Akhir tahun lalu aku dan sobatku janjian olah raga ke Gasibu. Di tengah perjalanan tiba-tiba keidean nyobain Woosh. Lah.. Gimana.. Perizinan kan ke Gasibu, masa mendadak pindah ke Halim πŸ˜ƒ 

Setelah berembug bahwa kita siang udahbdi Bandung aku coba minta izin ke orang rumah. Eh sebenernya lebih ke pemberitahuan sih ya.. Soalnya udah di jalan kaan.. 

Karena posisi mendekati tengah kota, kami memutuskan naik Woosh dari Padalarang. Kami pun menuju stasiun Bandung. 

Kata driver ojek online yang kami tumpangi, untuk naik feeder lebih cepat kalau kita naik dari pintu stasiun timur. Oke nurut. 

Masuk stasiun cuman nunjukin tiket Woosh tanpa pemeriksaan. Terus naik eskalator turun di jalur feeder.  Kereta feeder pun  melaju menuju Padalarang. Perjalanan menuju stasiun Padalarang memakan waktu sekitar 15 menit. Dan kereta feeder ini jalannya lebih cepat dibandingkan dwngan Kereta lokal. 

Keluar pintu feeder langsung jalan cari pintu Woosh. Di sini diminta tap barcode yang ada fi tiket untuk masuknya. 

Tak berappa lama Woosh datang dari stasiun Tegalluar. Kamipun segera naik ke gerbong yang sesuai. 

Perjalanan menuju Halim dari Padalarang sekitar 25 menit. Baru duduk, petugas kereta menyampaikan bahwa kereta akan memasuki Terowongan terpanjang. Sekeliling gelap gulita seketika. Cahaya hanya Tinggal dari lampu  gerbong saja. 

Selain mengingatkan soal terowongan, petugas juga menyampaikan bahwa kereta akan mencapai kecepatan maksimal yaitu 350km/jam.

Termyata ya, kalau naik dari Padalarang, baru juga sebentar, eh udah sampai Halim. Iya karena nggak sampai setengah jam, 25 menit saja sudah sampai Halim. 

Tiba di Halim kami mencari sarapan. Petugas di lantai 3 menjelaskan katanya kalau di bawah banyak penjual makanan/UMKM. Pas aku turun eh cuman ada Subway, Indomaret, dan beberapa tenant. 

Selesai sarapan iseng ke stasiun LRT yang lokasinya masih di situ situ juga. Istilahnya stasiun interchange. Karena 3 kereta lewat stasiun ini.  Yaitu LRT, MRT, dan commuter line. 

Karena MRT dan CL udah pernah, kita naiknya LRT ke stasiun terdekat. 

Naik LRT ini tanpa 'tiket' ya, kita hanya tap e-money aja di pintu masuk peron. Kami pilih stasiun Kuningan.. MasyaAllah sudah banyak kemajuan ya... 

Keluar masuk stasiun lagi-lagi kami diminta tap e-money supaya palang pintunya terbuka. 

Dari stasiun Kuningan balik lagi ke Halim. Sampai di Halim sudah mendekati Keberangkatan Woosh..

Heboh Lagi😁😁😁😁😁😁😁😁😁  .. 

Tapi Jujur perjalannya  sangat menyenangkan

Pulang ke Bandung naik woosh lagi dari Halim ke Tegalluar. 

Sabtu, 27 Januari 2024

Lontong Padang Palasari



Sudah lama sekali rasanya tidak sarapan di tempat ini. Lontong Padang Palasari. Letaknya di komplek pasar Palasari. Jalan Palasari, kota Bandung.

Nama warungnya Katupek Kapau Rita Palasari. Sebenarnya hidangannya nggak melulu lontong padang atau lontong sayur. Ada soto padang, lontong pecel, teh telor/teh talua dan katan jo goreng.  Selain itu ada juga kudapan seperti lupis, bubur kacang ijo, ketan serundeng dan juga ketan dengan parutan kelapa

Untuk penyuka hidangan padang, tempat ini sudah sangat dikenal. Meski tempatnya di pinggir jalan, pengunjungnya datang dari berbagai kalangan. Banyak yang berkendaraan roda empat dengan plat nomor kendaraan dari berbagai kota. Banyak juga kendaraan roda dua. Terkadang orang-orang yang sedang olahraga dengan naik sepeda juga mampir di sini. Tentu tidak ketinggalan juga ojek online yang datang dan pergi silih berganti.

Untuk menu lontong sayurnya.. kuahnya mantap. Lontong disiram sayur dengan bumbu padang, dengan toping mie goreng dan tambahan telur. Sambalnya jangan lupa.. So yummy.. walaaupun mungkin buat sebagian orang sarapan ini terkesan berat.


Tadi pagi aku mencoba soto padang untuk pertama kalinya. Kuahnya bening tanpa santan sebagaimana kuah soto yang ku kenal. Bedanya adalah topping yang biasanya daging ayam atau sapi, kali ini diganti dengan dendeng. Dendengnya tipis tipis dan renyah. Nggak keras sama sekali. KEmudian remukan kerupuk pink menambah khas dan rasa juga. Sebenarnya aslinya pakai lontong juga, tapi karena aku takut nggak habis jadi nggak pakai lontong. Eh ternyata porsinya tetap banyak karena bihunnya ditambahin sama dia. Tetep aja mangkoknya penuh.

Selain soto padang, aku juga mencoba teh telor untuk pertama kalinya. Awalnya aku takut ada aroma amis atau gimana. Membayangkan dulu di kampung orang suka makan kuning telur begitu saja. 

Ternyata ketika tehnya di hidangkan, nggak tercium aroma amis sama sekali. Bahkan lebih mirip aroma teh tarik. Akupun penasaran langsung berselancar resep teh talua ini.

Olala baru tahu ternyata tehnya ya teh biasa.. tetapi disiramkan ke 'adonan' yang terbuat dari campuran kuning telur ayam/bebek, susu dan gula yang telah dimixer hingga mengembang. Pantas tekstur teh talua ini mirip teh tarik, hanya lebih creamy gitu. 

Sebenarnya pengen mencoba juga kudapan lain. Sayang sekali perutku sudah penuh oleh soto dan teh talua. Jadi untuk kali ini dicukupkan segitu dulu. Lain kali baru coba hidangan lain lagi. Ingat rumus jajan, satu : tidak boleh jajan di warung yang sama, kedua, kalau jajan di warung yang sama, maka pesanlah menu yang berbeda. LoL

Jumat, 26 Januari 2024

ALFAGIFT, APLIKASI BELANJA MUDAH DARI ALFA






Buat emak-emak yang tinggal di pinggiran kota sepertiku, bisa dibilang rumah tuh udah dikelilingi sama minimarket. Saking banyaknya kadang suka kepikiran, itu mereka bisa bersaing nggak ya.. bisa dapat laba nggak ya.. 

Ini di gang aku aja, kalau aku jalan ke kanan dalam jarak 500m, ada dua Yom*rt, satu Indoapril dan satu Alf*. Kalau aku jalan ke kiri sekitar 500m juga, maka ketiga minimarket yang terdepan itu juga ada masing-masing satu. 

 Sebagai pelanggan, tentu aku seneng-seneng aja.. soalnya kan jadi banyak pilihan ya.. Walaupun pilihanku sangat random, pokoknya yang di sebelah kiri. Entah jalan pulang, entah jalan berangkat. Menurutku lebih enak aja sih, kalau berhenti di kiri.LoL

Beberapa waktu lalu, temenku ada yang nawarin jajan es krim. AKu ikutan aja nitip. Eh nggak lama kemudian, pesanan datang dong. Aku lantas bertanya, siapa yang belanja, kok udah sampai aja? Ternyata dia belanja lewat aplikasi. Pulang kantor hal ini aku ceritakan ke anak, lah malah aku yang dibilang kudet. Karena anak-anak sudah tahu dari lama ada aplikasi belanja daring gitu. Mereka merekomendasikan baik dan mudah..Baiklah, mari kita unduh aplikasinya bersama-sama.

Pertama lihat, mata langsung tertawan sama yang merah-merah.  Setelah diklik maka muncullah hal paling utama kenapa aku milih aplikasi ini yaitu janji free ongkir. Dan.....tanpa pembelian minimal. 

Di aplikasi Alfagift nanti akan ditampilkan juga kategori produknya. Secara garis besar ada jenis-janis berikut,

- Kebutuhan Ibu dan Anak

- Produk segar dan Beku

- Makanan

- Minuman

- kebutuhan Dapur

- Kebutuhan Rumah

- Kebutuhan Kesehatan

- Pet foods

- Lifestyle

Berbagai kategori di atas nanti ada penawaran lagi baik voucher atapun potongan harganya. Voucher ini hanya berlaku beberapa waktu, sehingga nanti ada tanggal daluwarsa-vouchernya juga. Memang sayang kalau nggak kepakai, tapi menurutku ya nggak papa nggak pakai voucher,  kalau memang lagi nggak butuh produkknya, ya ngapain  belanja. Sepakat?

sedang

Oh iya, belanja lewat aplikasi ini juga dapat dipergunakan untuk memberi hadiah/mengirimkan belanjaan kita ke orang lain. Jadi nggak melulu pengiriman ke satu alamat. Teknisnya sepertinya dari aplikasi dikirim ke Alfa yang terdekat dengan alamat tujuan.  Itulah mungkin ya.. kenapa dia bisa koar-koar diantar ke depan pintu dan free ongkir. Penasaran? Coba yuk