Sudah setahun ini di sekitarku mulai ramai olah raga pound fit. Aku sendiri tadinya kurang tertarik, karena sekilas olah raga ini kan kardio banget ya.. sementara aku tahun kemaren sudah memasuki usia setengah abad. Apakah ini cocok buatku? Rasanya tidak cukup pede. Pasti untuk ini dibutuhkan nafas yang panjang alias stamina yang cukup. Aku lebih memilih yoga untuk olah raga mingguanku.
Terkadang agak tergoda juga melihat keseruan mereka yang pound. Kalau di wilayah Bandung Timur aku pernah lihat dari story orang-orang, dilakukan di Rumah Makan Ponyo-Cinunuk. Pernah lihat juga di Jatinangor National Flower / Jans Park. Dan melihat wajah-wajah mereka yang ikut pound, kayaknya tuh puas banget. hehe
Mulai Tergoda Pound
Sekilas yang aku lihat dari teman-teman yang ikut pound, gerakannya tuh mirip banget sama gerakan yoga. Hanya saja dalam versi kardio. Ketika ada sahabat dekat yang kemudian lulus ujian Pro (istilah untuk pelatih Pound yang sudah tersertifikasi), maka perlahan pendapatku tentang pound mulai bergeser. Dan ketika dia buka kelas kecil di rumahnya, yes aku langsung mendaftarkan diri.
Niat awal woman support woman aja sih.. eh ternyata cocoklah, dalam artian masih dalam batas toleransi. Jadi, sebelum latihan dimulai, dijelaskan dulu beberapa hal seperti, cara memegang ripstik, posisi berdiri, posisi kaki, posisi duduk, posisi berbaring (khusus untuk pound dalam ruangan), cara menggerakkan stik, dsb Pro berpesan, ukur kekuatan diri sendiri aja. Mau squat sedalam apa, ukur kekuatan kaki kita. Cukup okelah kalau gitu..
Durasi dan Ketukan
Untuk satu sesi latihan, setelah pemanasan, durasi rata-rata adalah 45 menit atau setara dengan sepuluh lagu. Tiga lagu di awal adalah masih pemanasan, katanya. Tapi meski dengan beat yang tidak terlalu cepat, inipun sudah menguras keringat.Bagiku sendiri semua menguras keringat, hehe
Ada tiga ketukan yang diajarkan : yaitu single/satu ketukan, double (dua - dua ketukan) dan speed it up. itu adalah kode mempercepat gerakan baik dalam posisi single maupun double kalau dengar Pro meneriakkan speed it up, berarti harus hah heh hoh (LoL).
Yang dirasa sepulang latihan
Apa yang paling berkesan dari latihan pound? Paha yang ngilu karena latihan squat. Itu aja sih buat aku mah. Karena aku latihannya mungkin belum mengerahkan segala daya upaya alias santuy.
Minum yang cukup, karena sesi latihan pound ini bener-bener menguras keringat dan bikin haus.
Ganti baju is the must. Karena baju yang dipakai latihan udah basah kuyup kena keringat sampai ke dalam-dalam ke underwearnya. Jadi kalau setelah pound ada kegiatan lain, atau musti jalan nyetir motor, mending ganti baju dulu biar nggak masuk angin
Apakah mau balik lagi?
Kayaknya sih.. soalnya mood banget tuh ketemu ibu-ibu yang semangat olah raga. Terus aku juga lagi punya keluhan paha yang tabrakan saking kelebihan lemaknya sepertinya gerakan pound dapat menjadi solusi. Semoga istiqomah ..
