Senin, 25 Maret 2024

Makanan Penawar Rindu

Sekian lama meninggalkan kampung halaman, sering kerinduan itu datang tanpa diundang. Rasa cinta dan benci mungkin akan terkikis oleh waktu. Tapi tidak dengan rindu. Justru semakin terpupuk oleh jarak dan waktu.

Kerinduan akan suasana pedesaan, aku akan obati dengan sunmori (sunday morning riding) ke arah pegunungan yang masih hijau, memandang sawah dan pemohonan. Kebun kebun yang terhampar dan sosok-sosok sederhana para penggarap lahan

Namun akan susah jika rindu itu terkait dengan makanan. Makanan yang ada di perkotaan saat ini cenderung sama. Kalaupun tidak sama maka akan disesuaikan dengan selera masyarakat setempat. 
Aku yang menikmati masa kecil di Cilacap, kalau rindu kampung halaman tentu aku mencari makanan-makanan yang 'mirip' dengan yang aku nikmati kala kecil dahulu. Beberapa di antaranya ada di sekitar Cijambe. 

Baca juga : Cijambe PRide

Apa sajakah itu ?

1. Soto Cilacap

Ketika aku kecil dulu, kira-kira usia akhir sekolah dasar, ada tukang soto yang buka di dekat Balai Desa. Kalau sudah mati gaya kehabisan makanan, aku sering diminta IBu untuk membeli soto dua porsi, bawa rantang sendiri dari rumah. Kemudian untuk makan sekeluarga. 
Alhamdulillah beberapa sejak pandemi lalu ada tukang soto Cilacap. Khas nya soto cilacap itu ya remukan kerupuk merah dan kacang gorengnya. Meski rasanya agak mirip ya.. tapi ada yang kurang. Waktu aku kecil ada perkedel singkongnya sebagai pendamping soto. Sekarang kayaknya nggak ada lagi deh yang bikin itu. 

2. Sego Kluban

Sego kluban alias nasi plus urap ini adalah menu sarapan pagi super kilat, karena tinggal beli di mbok-mbok yang lewat ke pasar. Porsinya pun pas. Mungkin sebesar sego kucing. Khasnya kluban kampung itu adalah sayurnya ada daun semanggi (semanggen) dan irisan bunga kecombrang. Tak lupa taburan mlandingan/petai cina. hmmm mak nyus
kalau ini sih nggak ada di Cijambe ya.. 

Sego kluban

3. Mendoan

Mendoan Cilacap sama lah kayak mendoan banyumas. Terbuat dari tempe yang dibuat khusus untuk mendoan. tipis tipis. Bukan tempe papan yang diiris tipis ya. Yang membuat rasanya berbeda sepertinya keberadaan jamur tempe ya.. kalau diiris kan nggak ada tuh jamur -jamur yang di sisi luar tempe khusus mendoan. 
Bumbu mendoan yang kuingat dari pengalaman masa kecil adalah kunyit, ketumbar, bawang putih yang banyak, kencur. Jangan lupa potongan daun bawang di adonannya.
Ingatan yang paling kuat terpatri adalah ketika masa-masa SMP. Setiap jam istirahat, jajanan terfavorit adalah lontong mendoan. Yaitu lontong dan mendoan yang dipotong-potong, dihidangkan di piring dengan disiram bumbu pecel. Mungkin nggak ada di tempat lain, cuman ada di kantin sekolahku di SMPN 1 Maos.
Jajanan ini sukses jadi pengganjal perut hingga sore hari saat harus mengikuti eskul pramuka atau lainnya.

Mendoan

Itulah ketiga makanan yang sering kali mengingatkanku pada masa kecil. Benar kata orang, kenangan itu tinggalnya di dada. Soalnya kalau aku balik kampung mau mengenang yang dulu aku alami, semua sudah berbeda. Warung soto sudah tidak ada, sego kluban masih ada tetapi beberapa sayuran sudah mulai langka. 
Kalau mendoan alhamdulillah banyak yang jualan sekarang. Jadi tetap dapat menikmati cita rasa mendoan Banyumas meski tidak sedang pulang ke kampung halaman.

Kalau kamu, pengennya makan apa?

Jumat, 22 Maret 2024

Lakukan 3 Hal ini Agar Puasamu Tenang

Pada kesempatan ini aku akan menuliskan catatan kajian yang disampaikan oleh Dr. Thyazen Abdo Hizam Alhakimi melalui kelas daring. Pertama beliau mengajak kita semua untuk bersyukr, karena kita semua berkesempatan ketemu dengan ramadhan. Kesempatan untuk mendapat pahala dari Allah subhanahu wa ta'ala di bulan yang penuh rahmat ini. 

Ketika memasuki bulan Ramadhan hendaklah kita sudah tidak mempunyai perselisihan ataupun masih ada permusuhan antara dirinya dan orang lain. Karena Ini akan merusak kebaikan kebaikan yang kita lakukan di bulan Ramadhan. Ketika tidak ada lagi perselisihan maka kita akan beribadah dengan damai dan tenang. Inilah perlunya kita membersihkan hati agar kita dapat mengoptimalkan ibadah di sisa ramadhan ini. 

Siapakah orang lain itu ?

1. Kedua orang tua. 

Orang- orang yang mendurhakai orang tuanya maka ibadahnya tidak akan diterima. Meskipun dia rajin membaca al-quran, rajin berinfak sampai habis satu juta dua juta per hari, rajin menghidupkan malam hari, niscaya tidak sempurna puasanya selagi masih ada masalah dengan orang tua. 

Sebaliknya dengan berbakti kepada orang tua niscaya pahalanya besar disisi Allah.

Meskipun kedudukan sang anak yang tinggi,  jabatan kita sudah sangat mulia, ilmunya  sudah sangat luas, hartanya sangat banyak dan kaya raya, tetap haru memuliakan orang tua. 


2. Pasangan kita baik suami / istri

Seorang istri wajib meminta ridho kepada suaminya, dan  seorang suami juga wajib memberikah hak-hak terhadap istrinya. 

arrijalu qawwamuna Alan-nisa. Laki laki itu pemimpin atas wanita. Sehingga istri yang soleha itu yang menjadikan suaminya adalah yang utama dalam hidup setelah Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan RasulNya. Demikian juga seorang suami wajib  membahagiakan istrinya. 

Memberikan rasa secure kepada istrinya. Sudah sifat manusia takut masa depan, takut kehiilangan, takut tidak aman dsb. Nah kebutuhan keamanan ini wajib diberikan oleh suami. 

Jaga jangan sampai saling menceritakan aib dan kekurangan kepada orang lain, seorang istri yang menceritakan aib dan kekurangan suaminya kepada orang lain atau sebaliknya, ini membuat rasa tidak aman. 

Suami istri juga wajib menjaga rasa percaya dan menjaga kesetiaan diantara mereka berdua

3. Terhadap saudaranya.

Lapangkan dada dan bersihkan dari sifat iri hati, dengki, dsb. Orang yang berlapang dada ini tentu tidak mudah alias berat. Apalagi terhadap orang lain yang sudah menyakiti perasaan kita atau sudah mengambil hak kita.

Allah Subhanahu Wa Ta'Ala menurunkan kitabNya dan memerintahkan kita untuk memaafkan orang lain dan tentu juga meminta maaf kepada orang lain. Kemuliaan atau harga diri itu bukan saat seseorang merasa sombong terhadap orang lain. Sama sekali bukan, bahkan Rasulullah menjelaskan tentang orang sombong itu tidak akan pernah masuk surga masuk surga. 

Mari kita melihatnya di dalam diri kita, segera kita perbaiki diri membersihkan hati kita dari meremehkan orang lain 

Rendah hatilah kepada saudaranya. Karena orang orang yang rendah hati ini akan disayangi oleh orang orang di sekelilingnya.

Sekali lagi mari jalani sisa ramadan dengan membersihkan hati kita dari penyakit hati baik terhadap orang tua, pasangan kita dan keluarga, juga dengan saudara-saudara kita, supaya amal saleh yang kita lakukan di bulan ramadhan ini dapat diterima oleh Allah SWT. 

Wallahu alam bish showab. 

Kamis, 21 Maret 2024

Menghafal Al Quran dengan Cara Mudah

 Beberapa hari yang lalu aku berkesempatan mengikuti sebuah kelas online tentang menghafal al Quran. Di antara kita mungkin sudah sering mendengar atau membaca tentang hal ini. Tetapi seiring waktu yang berjalan, sering karena berbagai kesibukan membuat fokus menjadi terbelah. 

Ketika saatnya mengurus rumah, disibukkan dengan pekerjaan rumah. Di kantor, disibukkan oleh pekerjaan kantor. Akhir pekan, memilih berleha-leha. Itu yang aku rasakan ya..

Menurut Ustadz KH Hery Saparjan Mursi, Al Hafiz, ada cara untuk menghafal al Quran yang paling ringan. Berikut adalah tips dari beliau.

1. Luruskan Niat

Ini adalah landasan sebuah amal ibadah. Niat menghafal karena Allah semata. Bukan karena selain-Nya. Janji Allah di dalam Al Quran bahwa Dia akan memudahkan manusia untuk mengingat atau menghafal Al Quran. Di dalam surat Al Qomar, Allah mengulang ayat-Nya hingga empat kali.

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ

Dan sungguh telah Kami mudahkan Al Quran untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran ?


2. Menggunakan Metode yang sesuai dengan potensi dirinya

Setiap manusia, Allah berikan kemudahan untuk menghafal sesuai dengan potensi dirinya sesuai dengan gaya belajarnya. Ada yang mendengarkan dahulu untuk menghafal. Ada yang lebih mudah ketika sambil menggerakan anggota badan (type belajar secara kinestetik) atau ada juga yang dengan membaca ayat terlebih dahulu. Mungkin kita mendengar ada orang yang punya kemampuan semacam Ustadz Adi Hidayat, yang dapat mengingat letak ayat di sisi kanan atau kiri di atas atau di bawah seperti itu. Atau ada juga yang dengan membaca artinya terlebih dahulu. Yuk kita cari potensi kita di mana lalu optimalkan.


3. Meluangkan waktu bukan mencari waktu luang

Kesibukan manusia yang begitu banyak, membuat dia susah mencari waktu luang. Ketika menghafal al Quran tidak diprioritaskan, akhirnya ya tidak ada waktu. Berbeda dengan orang yang meluangkan waktu. Menyediakan waktu secara konsisten setiap harinya, misalnya pagi, atau malam sebelum tidur, niscaya dia selalu ada waktu bersama Al Quran


4. Mencari Partner menghafal, baik itu guru maupun teman

Mengapa perlu partner ataupun guru? Karena dalam menghafal itu perlu ada yang mengoreksi bacaan kita. Dengan adanya partner yang mendengarkan dan mengoreksi bacaan yang salah, maka menjadikan hafalan semakin kuat dan juga berkualitas.


5. Disiplin untuk memurojah hafalan lama

Menjadi penghafal al quran bukan hanya tentang menambah jumlah hafalan, tetapi juga menjaga hafalan agar senantiasa menetap di dalam dada  Sehingga perlu untuk mengulang -ulang selalu ayat ayat yang telah dihafalkan. Misal memakainya di dalam sholat. Ataupun ada waktu khusus untuk murojaah.


Ustadz mengajarkan doa untuk dimudahkan dalam menghafal dan agar selalu bersama Al Quran

Allahumma a'innii 'aaa hifzhi Kitabikal kariim

Ya Allah tolong bantu hamba untuk menghafalkan ayat-ayatMu yang mulia


Allaahummarzuqna istiqomah ma'al quran

Ya Allah rizkikan pada hamba keistiqomahan bersama al Quran.


Wallahu alam bishshowab.