Rabu, 24 Juli 2024

Ask Me about Decluttering



Ini adalah catatan dari live instagram yang dilakukan oleh mbak Rika Subana, founder Kelas Berbenah Sadis. Temanya adalah Ask Me about Decluttering.

Decluttering atau berbenah is not (only) about stuff atau benda. Tapi berbenah ini menyangkut beberapa aspek seperti berbenah otak, berbenah hati dan pikiran, berbenah waktu, berbenah tubuh, dan sebagainya.

Contoh misalnya seorang emak, yang mungkin saat ini masih merasa belum memiliki waktu luang, lelah, pekerjaan nggak habis-habis. Nah ini dapat dicek lagi bagaimana pembenahan waktunya, mungkin ternyata ada yang perlu di decluttering dari penataan waktunya sehingga dia tidak kelelahan dan dapat memiliki waktu me time.

Contoh lain misalnya di kelas berbenah otak, para peserta diminta  menulis impian sesuai dengan kaidah-kaidah otak. Diantaranya adalah ditulis dan menggunakan kalimat positif SPOK (subyek-predikat-objek-keterangan). Impian ini perlu ditulis. Kenapa? Dengan ditulis kemungkinan tercapainya lebih besar dibandingkan dengan hanya dibayangkan.

Bagaimana menentukan hal-hal yang mestinya diprioritaskan karena misalnya merasa masih punya banyak waktu? Soal waktu ini memang pelik. Pada umumnya penyebab kita nggak produktif itu cuman dua kalau soal waktu yaitu malas dan menunda atau prokrastinasi.

Malas dan menunda adalah dua hal itu yang sebetulnya harus kita kontrol sekali. Kalau seseorang kehilangan uang, uang dapat dicari lagi dengan bekerja. Tapi kalau waktu hilang nggak akan pernah kembali. Walaupun kehilangan waktu 1 detik yang lalu saja kita sudah tidak dapat kembali lagi.  Bayangkan kehilangan 1 jam yang lalu , apalagi satu hari yang lalu ,apalagi satu bulan yang lalu dst.

Mengatasi malas ini kita harus bagaimana? Kita ambil contoh yang paling gampang yaitu hal yang hampir tiap hari kita lakukan misalnya olahraga. Ketika suasana mendukung untuk selimutan, bagaimana? Perang batin ya, satu bilang olahraga satu bilang besok aja.  Jadi di kepala kita itu seperti ada dua pikiran yang saling menyerang.  Ayo kamu udah tahu kan tujuan olahraganya apa.  Nah ini balik ke tujuan. 

Kemudian kita mau cari solusi atau mau cari alasan. Kalau mau cari alasan pasti banyak. Tapi kalau mau cari solusi juga banyak solusi. Misal mau belajar dengan buku itu hal yang sulit, tapi hal-hal sulit seperti itu yang berfaedah akan membuat kehidupan kita kelak menjadi mudah.  Sebaliknya misal saat ini mengambil pilihan-pilihan yang mudah, besok saja atau entar aja belajarnya, maka pilihan-pilihan mudah saat ini akan membuat kehidupan kita menjadi lebih sulit. Silakan pilih karena setiap keputusan ada konsekuensinya. 

Terkait berbenah pikiran, ada yang bertanya kapan pikiran bawah sadar itu berfungsi. Jadi otak kita itu kan terdiri dari pikiran sadar dan pikiran bawah sadar, pikiran bawah sadar itu persis seperti gunung es. Di luar tampak kecil, di dalam besar sekali. Jadi perbandingannya antara 10:90. Ini menunjukkan bagaimana pikiran bawah sadar kita itu mengontrol kehidupan kita sehari-hari, bagaimana pikiran kita itu mengontrol tindakan kita sikap kita

Contoh, misal ditanya siapa yang mau dapat penghasilan 20 juta sebulan?  Untuk kebanyakan orang,  20 juta sebulan itu jumlah yang besar. Mau! kata pikiran sadarnya. Tapi ketika pikiran bawah sadar ini belum selaras dengan pikiran sadar , maka 20 juta sebulan itu agak sulit. Pikiran bawah sadar ini penyebabnya ada  banyak faktor, misal dari pengalaman masa lalu,  dari lingkungan dan sebagainya yang dapat memengaruhi keyakinan-keyakinan kita dsb. Misal di pikiran bawah sadar kita masih bercokol keyakinan bahwa nyari uang itu susah, nyari uang itu harus pakai kerja keras, dsb jadi mindset tentang uangnya masih negatif.  Itu yang akan menghambat untuk mendapat 20 juta sebulan .

Contoh lain, sebagai seorang ibu kita tahu bahwa ibu itu harus sabar betul, batas sabarnya masih banyak banget. Namun ketika anak kita yang masih kecil numpahin minuman dan memecahkan gelas, seberapa kita marahnya.  wow luar biasa. Kita marahnya sebegitunya.. Padahal harga gelas tidak seberapa. Kenapa bisa marah seperti itu? Ya karena yang mengontrol itu pikiran bawah sadar.  kalau pikiran sadar dan nggak sadar belum selaras maka PR besarnya adalah menyelaraskan pikiran 

Jadi pertanyaan kapan pikiran bawah sadar kapan berfungsi? Jawabannya berfungsi sehari-hari 

Teman-teman, menurut Rika Subana, kunci dari kelas bebenah adalah : berani melepaskan yang tidak diperlukan barang berani melepas nih di kelas berbenah barang kita berani melepaskan barang-barang yang sudah tidak kita butuhkan.  Di kelas berbenah uang kita berani melepaskan pengeluaran yang tidak dibutuhkan. kita berani melepaskan pikiran-pikiran yang tidak perlu dan itu memang harus membiasakan karena kita terbiasa untuk berpikir negatif sudah berpuluh-puluh tahun.
 Misal di usia kita saat usia kita sudah 30 tahun atau 40 tahun, berapa puluh tahun kita dicekokin terbiasa berpikir negatif. Contoh, ah penghasilan 25 juta itu nggak mungkin deh buat kita, Ah.. kayaknya susah ya ngerapiin rumah sebesar ini, kayaknya nggak mungkin deh bisa umroh sekeluarga dengan penghasilan segini.. Nah itulah kenapa ada tugas pembiasaan di semua kelas KBSI, kita dibiasakan untuk berpikir husnuzan, berpikir positif terhadap apapun, karena itu lebih membuat kita lebih ringan lebih lebih bahagia. Ngapain Kita mengurusi kebahagiaan orang lain mending kita ngurusin kebahagiaan kita sendiri. Ya kaan?


Minggu, 21 Juli 2024

Pengalamanku Ikut Kelas STNK

Beberapa waktu lalu aku mengikuti sebuah kelas yang asli mengubah kesadaranku. Dari yang sebelumnya kurang peduli dan kurang menghayati, menjadi lebih peduli dan menghayati setiap hal yang aku jalani. Kelas apa itu? Nanti aku ceritakan. Aku akan mulai dari yang aku alami.

Pernah nggak sih bangun di pagi hari,  kemudian terburu-buru bangkit, lanjut memikirkan apa yang harus dikerjakan. Mungkin harus segera masuk dapur, menggiling cucian atau membangunkan anak, menyiapkan mereka masuk sekolah, sarapannya, buku-bukunya, tas sekolahnya, perbekalannya dsb. Dan ketika kita selesai, bagaimana? Lelah? Atau malah tidak sempat selesai karena pekerjaan lain sudah menunggu?

Pernah nggak sih, emosi terasa demikian memuncak? ketika sedang capek-capeknya menjalani haru, baru beres mengepel lantai dan membereskan mainan anak-anak, eh si kakak numpahin susu dan si adek membongkar lagi box mainan. Ingin marah? Emosi? Yes, kebayang kan ya..

Hidup yang terus menerus berkejaran dengan waktu dan pekerjaan, terkadang membuat kita kurang memaknai atas segala limpahan nikmat dan kasih sayangNya. Fokus meminta dan lupa bersyukur. Terlalu memikirkan yang tidak ada, sehingga abai terhadap semua karunia yang di depan mata.

Alangkah indahnya jika kita memulai hari dengan meluangkan waktu sejenak, iya sejenaks aja. Baca dengan khusyu doa bangun tidur. "Alhamdulillahi ahyana ba'da maa amatana wa ilaihinnusyuur". Segala puji bagimu ya ALlah, yang telah menghidupkan aku setelah sebelumnya mematikan. Dan kepadaNya lah kita kembali.

Sudah terasa? iya, sejatinya nikmat terbesar adalah masih adanya nafas yang mengaliri rongga paru-paru kita. Kita sadari alirannya, lalu kita syukuri.  


Apalah artinya semua yang kita punya ketika nafas tiada? nothing.

Apalah artinya kesibukan dengan pekerjaan rumah dan anak-anak ketika kita tidak bernafas lagi? maka kita terbebas.

Menerima, iya setelah mensyukuri nafas yang masih Dia berikan, maka cobalah menerima setiap garis takdir yang Dia tuliskan. Ada kesibukan rumah, kesibukan anak-anak, artinya kita memiliki keluarga yang senantiasa membutuhkan kehadiran kita. Berapa bnyak orang yang mengharap memiliki keluarga lengkap seperti kita namun Allah belum takdirkan?

Setelah kita mensyukuri nafas yang masih Allah berikan kemudian kita berusaha menerima, maka lengkapilah ikhtiar kita tadi dengan doa. Agar diberikan kekuatan dalam menjalani takdir. Dengan berdoa, dengan kata lain mengingat Allah, maka hati kita akam lebih tenang. 

Ketika diri menyadari bahwa setiap tarikan nafas, adalah karuniaNya, maka, semua yang di luar diri, adalah orang lain. Hatta itu suami, anak atau orang tua kita. Mereka orang lain dalan artian mereka pribadi yang berbeda dan bisa jadi, di luar kendali kita. Ketika hal ini disadari sepenuhnya, maka ekspektasi kita terhadap orang lain dapat kita kontrol. 

Ketika orang lain berbeda pendapat, tarik nafaas... hembuskan, baru beri argumen.

Ketika ada orang lain yang tidak sesuai harapan, maka itu tidak akan dapat menumbangkan kita. Karena mereka orang yang berbeda. Kembalikan kepada Allah, Sang Pemilik Hati. Hanya Dia yang Sanggup Menggerakkan hati. Maka ketika orang lain tidak menuruti kata-kata kita, tidak lagi kita marah atau kecewa.

Pingin tahu kelas apa itu? 


Rabu, 26 Juni 2024

Membuat Rogan (Roti Degan) Khas Cianjur

Cianjur, salah satu kota di Jawa Barat yang terkenal asri, hijau dan tentu saja adem. Apa yang cocok untuk daerah adem? Ngemil iya bener. Ada banyak makanan khas Cianjur yang dapat kita nikmati. Contohnya: Geco atau tauge tauco, bubur cianjur yang khas dengan kuah kuning, mi glosor, ulen dan sambel oncomnya, bakso balungan, dll

Adapun salah satu oleh-oleh yang sering direkomendasikan teman adalah rogan, alias roti dawegan. Rogan yaitu perpaduan antara roti tawar, degan/kelapa muda dan kacang hijau yang kemudian dibungkus daun dan dikukus. Rogan dapat dihidangkan panas / hangat atau dingin.  
    
Namun tentunya kita tidak dapat sering-sering berkunjung ke Cianjur. Untuk mengobati rasa kangen akan rasa dan aroma khas rogan,kita dapat mencoba membuatnya sendiri. Yuk kita mulai


Resep Rogan
Untuk membuat rogan, siapkan bahan-bahan sebagai berikut:
- 3 lembar roti tawar, potong kotak-kotak menjadi 6-8 bagian
- 1 butir kelapa muda, serut pakai sendok daging kelapanya dan pisahkan dari airnya
- 1 gelas bubur kacang ijo tanpa kuah
- kolang kaling bila suka
- 1 bungkus kara 65 gr
- 2 sachet kental manis
- daun pandan 3 lembar, potong ukuran 5cm
- daun pisang untuk membungkus
- plastik untuk cover daun pisangnya
- sejimpit garam dapur

Tahapan pengolahan Rogan:
1. Buat kuah dengan cara mencampurkan air kelapa dengan santan, aduk rata dan panaskan hingga mendidih.
2. tambahkan  kental manis, sejimpit garam lalu  Aduk dan koreksi manisnya.
3. siapkan pembungkus berupa daun pisang yang sudah dialas plastik. lalu susun daun pandan, roti tawar, kelapa muda dan kacang hijau di dalam pembungkus. Siram dengan kuah. Bungkus dengan metode tum.
4. Setelah semua terbungkus, kukus selama kurang lebih 20 menit.
5. Angkat dan sajikan hangat atau dingin.




Tantangan dalam membuat rogan:
- kelapa muda jangan terlalu tua. pilih yang daging kelapanya masih lembut. Biasanya mamang tukang kelapa dapat memilihkan yang sesuai permintaan kita.
- gunakan daun pisang yang lebar, karena membungkus air itu seni tersendiri hehe
- rawan bocor saat pengukusan. ini dapat diakali dengan cara mengatur agar bungkusan tidak terlalu penuh.
- rasa manisnya harus pas, kalau terlalu manis akan enek. dan kalau kurang manis udah susah dibenerin.

Keistimewaan dari Rogan ini menurutku adalah:
1. Segar, perpaduan kuah santan, rasa susu, dan aroma daun pandan yang menguar, menjadi cita rasa tersendiri dari rogan.
2. Mengenyangkan, karena ada roti tawar dan kelapa tambah lagi kacang hijau.
3. Lengkap ada karbo dan protein dalam satu bungkus.
4. Fleksibel, mau hangat atau dingin ayo aja. Tapi aku lebih merekomendasikan yang dingin. karena lebih seger rasanya.
5. Dapat dijadikan oleh-oleh atau hantaran untuk sanak saudara.


Nah demikian ceritaku tentang rogan. Kalau kamu mau mencoba membuat sendiri, tolong perhatikan tantangan yang telah aku sampaikan. Selamat mencoba.