Minggu, 01 Desember 2024

Wisuda!

Foto bersama di depan Graha Sanusi

Seperti pernah aku ceritakan sebelumnya ketika aku menulis tentang watermelon cake, pekan kemarin itu saatnya F2 wisuda. Setelah F2 melalui masa perjuangan yang panjang semasa kuliah. Hampir 7 tahun, Sis. Hati seorang ibu juga udah kembang kempis kayak balon kurang angin.
 
Awalnya jujur aku agak kurang yakin soal keikutsertaan di wisuda sesi ini. Karena, tahun-tahun sebelumnya, mahasiswa yang sudah lulus sidang perlu menyelesaikan revisi skripsi dulu sebelum mendaftar wisuda. Alias, kalau belum revisi belum boleh wisuda. Sementara F2 kemarin minta waktu lagi untuk revisi skripsinya, karena dia lagi fokus menyiapkan diri ikut seleksi CPNS. 
Qodarullah.. Masya Allah tabarakallah.. Alhamdulillah wisuda tahun ini tidak ada persyaratan seperti di atas. Artinya semua yang sudah lulus sidang boleh mendaftar wisuda. Syukurlah… 

Setelah jadwal wisuda keluar, F2 ternyata kebagian di hari kedua, sesi siang. Wisuda Unpad berlangsung selama 4 hari, dari Senin sampai Kamis. Setiap harinya ada dua sesi. Sesi pagi di mulai pukul 9.00 selesai pukul 11.00 WIB (di Jadwalnya yaa..) sedangkan sesi siang dimulai pukul 14.00 hingga pukul 16.00 WIB. 


Untuk ikut wisuda ini konon tidak bayar sepeserpun. Mahasiswa diminta membayar Rp. 750.000 katanya itu uang deposit. Semacam jaminan gitu buat toganya. Jadi kalau nanti toga dikembalikan, uang juga akan kembali utuh. Katanya.. 


Kok jaminan toga semahal itu.. Iya karena toga unpad saat ini keren banget. Udah macam jubah Harry Potter. Ada yang hijau tosca, ada yang orange, ada juga yang merah. F2 dan teman-temannya kebagian toga warna merah. 


Karena udah tahu dapat jadwal siang , aku agak dag dig dug juga.. Soalnya Bandung di siang hari hampir selalu hujan. Jadi aku mikir outfit seperti apa ya..yang cocok di segala suasana. 

Pilihanku dan suami adalah batik. Mau pakai jas takut panas. Aku pun mengikuti pakai batik dengan warna senada. 


Batik yang kami kenakan berbahan katun dan tidak terlalu tebal. Kenapa katun? Agar kalau kehujanan cepat kering, tapi kalau kepanasan tidak terlalu hareudang. Warna dasar hitam, harapan nya supaya ketika terciprat genangan air pun, nggak akan keliatan banget kotornya. 

Sempat kepikiran mau bawa pakaian ganti, tapi mikir lagi nanti aku perlu tas sebesar apa ya

Tas aku pakai punya F3, alhamdulillah masuk segala rupa. Tapi nggak juga baju ganti. Kan aku bawa  jas hujan dan tas belanja. 

Sedangkan sepatu aku juga pakai yang punya F3 karena ukuran kaki kita sama. 


Ngebayangin suasana unpad pas wisuda, nggak ada wisuda aja sering macet karena ramai. Apalagi ketambahan wisuda. 

Bandung kalau hujan tahu sendiri kan, bisa tiba-tiba banjir di mana-mana.


Akhirnya jam 12 lebih kami baru berangkat dari rumah dengan naik ojek daring. Karena pendamping harus mendaftar dulu maksimal 30 menit sebelumnya.  Sedangkan wisudawan malah boleh hadir maksimal jam 14 lebih 15 menit. 


F2 rencana mau berangkat naik motor, eh dapat telpon dari temannya kalau di Dipati Ukur hujan. Akhirnya dia naik ojek mobil juga.  Pas banget jam dua kurang 5 menit dia sampai. Katanya hujan dan banjir. Jadi nggak bisa turun mobil terus jalan kaki. 


Alhamdulillah wisudanya berjalan lancar.. Semoga ke depan juga lancar jalan rezekinya. Aamiin.

Ya mungkin sedikit tips aja kalau mendampingi anak wisuda, sebisa mungkin berangkat dan pulang sama sama, karena biasanya wisudawan menerima banyak bingkisan. Nah kita sebagai pendamping bisa bantu bawa. Gitu kaaan..


Selamat ya Nak, baarakallaah.


Senin, 25 November 2024

Membuat Watermelon Cake



Hari-hari menjelang F2 wisuda kemarin, aku udah kasak kusuk dengan F1 dan F3

kira-kira perlu pesan apa saja buat memeriahkan hari tersebut. 


Pertama, tentu kami pesan buket bunga. Kalau pas lulus sidang kemarin pesannya buket snack, maka kali ini bener-bener pesan buket bunga dengan hiasan boneka bertoga. Mainstream banget ya… biarlah gapapa. 


Kemudian kita mikirin kira-kira mau beli kue apa. Kayaknya bosen deh, jenis kue kan itu-itu aja. Kemudian aku teringat postingan salah satu selebgram yaitu kue ulang tahun dari buah semangka. Namanya watermelon cake. Waah ide bagus. 


Aku pun mulai mencari info, mengenai cara pembuatan dan tentu juga gambar-gambar yang sudah jadi untuk memancing imaginasi. 
Wah..ternyata watermelon cake  memang sedang menjadi tren saat ini. Wajar sih ya…
Kalau dicermati, ada beberapa hal yang membuat kue ini langsung jadi tren, diantaranya:

  • Unik : di tengah arus sugar rush dan junk food, watermelon cake hadir dengan kesegaran alami. 
  • Sehat: Karena bahan utamanya adalah buah-buahan segar. No olah-olah atau masak-masak. Tentu juga tidak mengandung lemak😃 wajarlah kalau ini dijadikan  pilihan pengganti cake pada umumnya. 
  • Mudah dikreasikan : kita bisa mengkreasikan watermelon cake dengan berbagai macam bentuk dan ukuran. Bisa bulat, bisa persegi. Bisa besar bisa slice. Bisa tinggi bisa juga pendek. Pokoknya suka-suka aja. Setelah itu tinggal menambahkan topping seperti buah-buahan lain sesuai kondisi dan dompet masing-masing.
  • Lebih ramah lingkungan : Karena semua bahan yang diperlukan adalah bahan alami. No kemasan. Ini sejalan dengan tagline kelas belajar zero waste kemarin, yaitu “kurangi kemasan perbanyak kupasan”. Jadi kulit buah dan limbah lain dapat dijadikan kompos di halaman. 


H-1 aku belanja buah di toko buah dekat kantor. Seadanya dalam arti yang sesungguhnya. Yang aku beli semangka, jeruk sunkist, anggur hijau dan nanas. Yang aku pengen beli tapi nggak ada: stroberry dan kiwi. 
Oh iya, kamu juga harus menyiapkan tusuk sate/ tusuk gigi untuk membuat hiasan. Mari kita coba… 


Cara Membuat Watermelon Cake

Untuk membuat kue sendiri  perhatikan langkah langkah sbb:
  • Pilih Semangka: Ini terserah kamu, mau semangka yang bulat atau yang lonjong, tapi harus mateng. Bisa minta tolong penjual untuk bantu memilihkan semangka.  
  • Potong Semangka: memotongnya sesuai rencana kita. Bisa langsung potong bulat/kotak sesuai selera, yang penting usahakan rata.  Letakkan base kue ini di nampan atau di piring lebar. Aku pilih bulat ya.. Walaupun kemaren itu ada yang salah potong malah sisinya lurus. Tapi akhirnya aku jadikan sisi yang lurus sebagai tempat menusukkan hiasan. 
  • Buat garnish : gunakan pisau tajam dan lancip untuk mengukir hiasan-hiasan kue nantinya. 
Buah yang dipakai bisa Stroberi, blueberry, kiwi, anggur, jeruk atau buah-buahan lainnya. Hiasan kue dari nutrijel bisa. Susun sesuai selera. Nah aku juga metik daun anggur di halaman. 


Tips Membuat Watermelon Cake
Setelah pengalaman membuat kue ini untuk pertama kalinya, ada beberapa tips yang bisa aku share

  • Sebisa mungkin, gunakan pisau yang tajam agar potongan semangka terlihat rapi. Selain itu pisaunya harus lurus juga. 
  • Dinginkan semangka sebelum dipotong agar lebih mudah dibentuk. Gunakan cairan lemon agar semangka tidak berubah warna. 
  • Kreasikan watermelon cake sesuai kesukaan kamu. Enaknya sih, hiasan anggur dkk   sudah dipotong-potong dan siap tempelkan. Sehingga pembuatan watermelon cake tidak terlalu lama. 
  • Untuk cake yang tinggi, aku lebih menyarankan dari semangka utuh, daripada yang dua potongan lalu disatukan pakai tusuk sate. 
  • Cuci tangan agar selalu bersih 
Nah demikian pembahasan  kita soal watermelon cake ini. Buat kalian yang mau bikin, bisa dicoba aja ya.. 

Rabu, 30 Oktober 2024

Kelas Belajar Zero Waste


Empat bulan ke belakang aku baru saja mengikuti kelas belajar zerowaste angkatan 14. Kelas yang padat merayap ini memberikan pondasi untuk menjadi seorang praktisi zerowaste. Aku sendiri mengikuti kelas ini bagaikan mendapat rezeki nomplok. Melihat iklannya tanpa sengaja di IGS seorang teman, kemudian aku klik tautan pendaftaran. Pendaftarnya sangat banyak. Langsung terpenuhi dalam waktu 6 jam 55 menit 32 detik (sumber:IG @belajarzerowaste_id)

Beberapa hari kemudian, diumumkanlah siapa siapa yang boleh mengikuti kelas tersebut. Ada sekitar 500 peserta yang mendaftar. Dari jumlah tersebut sekitar 300an orang yang lolos dalam seleksi. alhamdulillah namaku salah satunya.  Saat itulah aku baru tahu kalau banyak sekali yang berminat menjadi calon peserta BZW.  Bismillah aku harus komitmen selama 4 bulan, belajar tiap pekan sekaligus mengerjakan tugas-tugas yang diberikan.


Opening Ceremony kelas dilangsungkan secara daring pada tanggal 29 Juni 2024. Di dalam kelas BZW ini sebenarnya dibagi lagi menjadi 4 tahapan. Di setiap tahapan, akan diseleksi lagi siapa yang lanjut berjalan dan siapa yang tinggal. Tahapan-tahapannya yaitu :

  • Kelas pengantar
  • Kelas bertumbuh
  • Kelas Bergiat
  • Kelas Berdaya


Kelas Pengantar

Pada tahap ini peserta baru diberikan materi teknis. Karena belajarnya daring melalui GCR/Google Class Room. Materinya meliputi :

1. Teknik memakai GCR oleh Kak Nurul Aulia dan kak Kasuma. 

2. Adab menuntut ilmu oleh Meirna F dan Niki Fadjar

3. Berbagi di media sosial oleh Kang Kuswan dan Kak Dhani Andhika. Kala itu kita belajar teknik foto, teknik pengambilan gambar di foto/vieo serta  pengenalan aplikasi capcut secara cepat untuk dibagikan di media sosial.


Kelas Bertumbuh

1. Mindset Belajar Zero Waste oleh  Lenti Nucifera dan kak Ana

2. Evaluasi Konsumsi Keluarga oleh Rachma DO Amelia dan Hena Christina

3. Cegah Sisa Konsumsi oleh Legis Novianty dan Noor Sofiah

4. Pilah Sisa Konsumsi oleh Anisah Helmy dan dIan Pratiwi


Kelas Bergiat

1. Olah sisa konsumsi organik oleh teh Lita Eliana dan Defi Pransiska

2. Olah sisa konsumsi anorganik oleh Kak Yenni Merdeka dan Ida Sani

3. Pengelolaan limbah B3 dan Medis Skala rumah tangga oleh Anisah Nuraini dan Iis Istianah

4. Jejak Karbon, Air dan Listrik oleh Widia Anggia V dan Ilma Amalia


Kelas Berdaya

1. DIY Pembersih Alami oleh Nurza Dwi dan Iah Syariah

2. Ketahanan pangan (berkebun) oleh Aang Hudaya dan Tri Damayanti

3. Mengelola makanan homemade oleh Suciana Widi dan Kartika Eka

4. Zerowaste Event oleh Nurie Lubis dan Dea Fadhilah. Untuk tugas materi ini dapat dibaca lagi Kopdar Kelas B BZW#14 dan Sharing Zerowaste Journey

5. Pelopor dan personal branding oleh Oeliva Iswandi dan Nia Metyana

6. Public Speaking oleh Dhea hajaru dan Tita Dewangga


Demikian 4 tahapan di kelas BZW yang aku rangkum dari akun instagram @Belajarzerowaste_id. 

Bukan hal yang mudah bisa lolos di 4 tahapan. Karena sampai detik ini pun masih terus berjuang menjadi pembelajar dan pelaku gaya hidup minim sampah/zerowaste.

Oh iya semua materi di atas, kalau ada penugasan, sifatnya individal. Dan selama4 bulan itu stamina perlu di jaga terus. Bayangin deh misal hari Senin malam itu materi, selasa pagi jam 7ada kuis, nanti sabtu sudah harus mengumpulkan tugas yang berupa tautan postingan kita di media sosial.


Nah gimana, kamu siap untuk ikut kelas ini?