Rabu, 24 September 2025

Olahraga di Pinus Regency

Olahraga adalah kebiasaan baik yang perlu dilakukan oleh setiap orang. Olahraga juga dikenal luas sebagai aktivitas yang menstimulasi tubuh untuk melepaskan hormon endorfin atau hormon bahagia. So orang yang rajin berolah raga teratur, akan cenderung lebih tenang dan terhindar dari kecemasan. Selain itu, olahraga juga dapat mencegah stress akan keadaan maupun kehidupan 

Akhir-akhir ini aku lagi suka olahraga jalan kaki di komplek Pinus Regency. Iya jalan kaki doang, karena aku belum kuat larinya.
Nggak harus ada teman, sendirian juga aku nggak papa. Udah macam gadis pemberani aja, padahal ya masih takut. 
Jalur jalan kakiku adalah melalui gang yang jalan Cisaranten Wetan, masuk melalui gang yang terletak diantara sampah.  Selanjutnya tinggal jalan kaki mengikuti feeling aja, Atau kalau kamu bingung atau pusing, boleh tanya pada anak-anak atau penduduk setempat.. Sampai ketemu pintu komplek. Sebenarnya bukan pintu juga kali ya, melainkan tembok yang dilubangi. Dia berfungsi sebagai batas tanah juga antara pihak Kompke Pinus Regenci dan  penduduk di luar komplek.

Kenapa olah raga di Pinus?

Mungkin kondisi Komplek Pinus hari ini , masih jauh dibandingkan dengan Summarecon. Tapi yang ada beberapa hal yang aku suka dari Komplek ini:

1. Track-nya jelas. 

Di sini tinggal jalan dari depan ke belakang, atau kalau aku dari belakang komplek menuju ke depan/bagian gerbang. itu saja jaraknya sudah sekitar 1km. Kalau mau lebih jauh tinggal bolak-balik aja. Kemudian kalau kita di jalan utama itu, jalannya juga sudah lumayan rapi beraspal. Belum merata sih..ada yang bagus ada yang bagus banget.

2. Udara cukup bersih

Kalau pagi, di Pinus belum banyak banyak kegiatan. Mobil dan kendaraan roda empat juga hanya satu dua. Mungkin karena di sini masih banyak tanaman dan lahan yang belum dibangun cukup luas juga, jadi cukup nyaman untuk berolah raga. Minim polusi dan kebisingan.

3. Suasana yang asri

Mungkin aku salah satu penikmat alam. Lihat bunga mekar, segera ambil kamera. Lihat langit biru, ambil kamera. Jadi aku sangat menikmati suasana di Pinus ini.

4. Banyak tukang jajanan

Ini yang paling penting nih. Makin ke arah depan/gerbang makin banyak tukang jual makanan. Ada kedai sarapan semacam kupat tahu atau bubur. Ada kedai kudapan seperti singkong goreng, comro, misro, dsb ada juga warung serba ada yang lumayan besar yang menyediakan buah dan sayuran. Dan yang paling gong nya di gerbang ada cafe. Bubur DPR dan Kopi Teduh. Di sinilah pusat keramaiannya. Kendaraan roda dua dan roda empat kalau pagi sudah berjajar rapi.


Itu sih ya.. beberapa hal yang membuatku senang olah raga wabil khusus jalan kaki di Pinur Regency. Kalau kamu suka olahraga di mana?








 

Minggu, 21 September 2025

Sunmori Ke Jatinangor

Pagi tadi aku melakukan salah satu hal yang aku sukai, namun sudah lama aku tinggalkan karena berbagai kesibukan. Apa tuh? Sunmori alias Sunday morning riding alias momotoran di hari Minggu pagi.

Untuk sunmori kali ini aku sudah merencanakan sejak awal pekan, sehingga aku tidak membuat acara apapun di hari Minggu. Tujuan pun sudah aku set, yaitu mau ke arah Jatinangor, tepatnya aku menuju ke Sari Kedelai Farm yang terletak di atas bukit.

Kami, aku dan F5 berangkat beberapa menit sebelum pukul 6 pagi. Agak kaget juga ternyata jam segitu sudah terang benderang. Lebih-lebih setelah melewati bundaran Cibiru, lalu lintas pun terasa lebih ramai dan sinar matahari benar-benar berasa ada di hadapan. Iya sih ya.. kita menuju ke timur, menuju arah matahari terbit. 

Perjalanan menuju Jatinangor terhitung lancar. Aku sempat menawarkan pada F5 untuk belok ke ITB Jatinangor, tapi dia menolak. Padahal suasana ITB pagi hari sejuk banget dan cocok untuk olah raga pagi.

Akupun lanjut ke arah jalan sebelum Unpad. Sudah tahu sih hari minggu pasti bakal melewati pasar Unpad. Tapi aku tetep jalan aja sekalian ingin tahu kondisi terkini. Lewat Taman Loji, sepi, bahkan pagarnya ditutup. Lanjut ke atas. Setelah BGG (Bandung Giri Gahana) dan Gerbang A Unpad baru keramaian mulai tampak. Bahkan di sekitar gerbang ini dijadikan lahan parkir motor. Entah pengunjung pasar tumpah entah pengunjung orang-orang yang mau olahraga di Unpad, soalnya ada juga yang berjalan ke arah kampus melalui pintu masuk orang.

Lalu aku lanjut ke atas lagi, suasana pasar masih sepi. Beberapa pedagang tampak baru menyiapkan lapak. Sempat lewat tulisan Unpad Edu Eco Park, entah tempat apa, nggak kelihatan ada tanda tanda pintu masuknya. Lalu lewat Jans Park F5 bertanya itu tempat apa. Padahal aku udah beberapa kali mengajak dia ke sana, tapi dia belum tergerak. Haha. Aku sih karena penasaran aja..

Lanjut ke jembatan tol, sempat foto-foto juga di sana. View nya bagus banget, tapi ya udah terang benderang. Oh iya jalanan samping Unpad ini udah halus sampai ke Bumi Kiara Payung.

Bahkan di Bumi Kiara Payung juga sudah ada perubahan, dibanding pas masa Pandemi ya.. Ada tulisan Kwarda Jabar. Terus di tempat-tempat camping banyak papan petunjuk. Kantor pengelola juga buka, dan ada saung-saung juga sudah direnovasi.

Perjalananku masih lanjut ke atas lagi. Setelah melewati tempat makan Ceu Een dkk di atas, kami naik lagi menuju Sari Kedelai. Ternyata jalannya kecil ya .. jadi kalau mobil ke sini lumayan effort menurutku.Papasan sama motor aja udah pas pasan. Sampai di SKF ternyata masih tutup dong. Bukanya jam 8, aku sampai sekitar jam setengah tujuh. Masih lama. Akhirnya turun lagi.

Nah turunnya aku lewat jalan yang berbeda dengan saat naik. Jalannya mulus.. Kami sampai di komplek Bumi Kiara Payung. Wow ini komplek di atas gunung tapi jejak privasinya terlihat nyata. Tiap cluster ada semacam pintu masuk. 

Terus aku penasaran di map ada Stable and Archery / Kiara Land. Masuklah aku ke sana.. lah tidak terlihat ada kuda maupun papan sasaran panahan, hanya ada beberapa tenda di sana. Akupun lanjut masuk.. lah kok keluarnya di bumi perkemahan lagi. Syukurlah aku nggak perlu muter-muter.

Dari situ kami turun lagi dan memutuskan untuk jalan pulang. Sempat aku tawarkan kepada F5 untuk sarapan di sekitar pasar Unpad, katanya mau sarapan di rumah aja. Aku tawarin belok ke Toleransi Kopi yang buka 24 jam, dia juga nggak tergoda. Yaudahlah alhamdulillah..Nggak jajan

Baca Juga : Toleransi Kopi Jatinangor

Jadi oleh-oleh sunmori pagi ini berupa foto-foto indah suasana pagi di perbukitan Jatinangor.

Jumat, 12 September 2025

Harade Cafe and Resto, Resto Oke di Batas Kota

 


Aku mampir ke sini karena dapat info dari teman kalau ada cafe yang bisa dibilang "syariah". Di sini tidak ada suara musik sama sekali. Terus pegawainya juga semuanya laki-laki. Menurutku prinsip cafe ini adalah pilihan yang patut mendapatkan apresiasi. Soalnya ini bukan pilihan yang mengikuti arus. 

Alamat 
Harade Cafe dan Resto
Jalan Raya Cibiru nomor 1 -3 
Kabupaten Bandung.
(tepatnya ada di seberang login Store) 

Kendaraan Umum
Restoran ini dilewati kendaraan umum ya teman-teman. Letak cafe memang di pinggir jalan besar dan bukan di jalur satu arah. Apa saja kendaraan Umum yang lewat sini?
- Angkot warna hijau jurusan Cicaheum-Cileunyi
- Angkot warna hijau pelet merah jurusan Majalaya-Gedebage
- Elp / minibus jurusan luar kota yang ke arah timur
- Bis jurusan Jateng

Suasana Cafe
Ketika motorku memasuki halaman Resto dari dalam keluar mas-mas yang menyambut kemudian mengarahkan aku untuk duduk. Apa mau di luar atau mau di dalam sambil membawakan buku menu. Di cafe ini ada ruang indoor ada outdoor ya. Karena aku kepanasan aku masuk ruangan yang berAC.
Biasanya  warung kopi menunya gitu-gitu aja jadi aku buka-buka buku menu sambil berdiri. Tahunya aku kecele. Ternyata menu di cafe ini sangat banyak dan lengkap. Minumannya ada banyak pilihan mulai dari kopi, ada non kopi semacam teh atau matcha, ada juga teh artisan dan tentu saja minuman herbal. yang terakhir ini aku juga gak nyangka sih. 

Kemudian makanannya ada menu utama dan ada juga appetizer. Menu utamanya juga banyak pilihan ada aneka mulai dari steak sapi steak ayam sampai steak ikan salmon. Harganya pun dari  puluhan ribu hingga ratusan ribu. 

Demikian juga pilihan nasinya juga macam-macam ada nasi goreng, ada nasi gurih dan lainnya. Masih  ada juga menu mie dan kwetiau, juga  pasta. Yang cukup menarik perhatian adalah menu sejuta umat yaitu tahu cabe garam di sini bukan dari tahu tetapi dari tofu. Memang masih tahu-tahu juga sih tapi lebih premium. 

Di bulan September ini sedang ada promo untuk mereka yang namanya ada unsur Asep dapat mendapatkan diskon 19%. Lumayan banget kan ya.. ayo ajak temanmu yang bernama Asep untuk pulang ke Bandung
Restoran ini menurutku sangat tepat kalau dibuat ngumpul sama temen, di sini ada ruang VIP, ada ruang meeting, ada juga ruang yang dipakai bersama tapi full AC. Beda dengan yang di luar / di teras. Tidak ada sama sekali.  

Aku lihat musholanya  cukup luas dan terang di sebelahnya ada toilet dua buah di depan Toilet ada wastafel. Oh iya, cafe ini satu halaman dengan toko buku/kitab dan baju muslim. Jadi bisa belanja sekalian. 

Mau coba ke sini?