Meski sudah tidak
minum ASI sama sekali, sesekali Faiz masih suka nempel nempel dan
membahas tentang minum ASi. Apalagi kalau aku lagi leyeh leyeh di
pinggir dipan sepulang kantor, pasti dia langsung menyerbu. Itu posisi
favoritnya dulu. Minum ASI sementara dia berdiri di lantai.
Lucu juga mendengar celetuk celetuknya yang campur aduk bahasanya. Kadang begini :
"mi.. mau mimi " pake bahasa Indonesia sehari hari.
Kadang juga :
"Mi.. .ayang N*n*n....." katanya. (ayang = hayang=mau,ingin : bhs Sunda)
Aku ketawa.
Sering dia cuma memonyongkan bibir saja, trus udah aja pergi.
Kadang juga sedikit merengek seperti mau ASI beneran.
Kalau sudah begitu, aku biasanya mengajak ngobrol boneka sponge bob kesayangannya.
"Bob, Bobob mau N*n ?"
"Ndak... " Faiz yang menjawab.
"Kenapa Bobob nggak n*n*n ? tanyaku lagi
"uwa aun" Faiz menjawab. (uwa aun = dua tahun)
"Faiz mau n*n ?"
"Ndak,... uwa aun..." Faiz menjawab juga.
Hihi lucu ya... mungkin dia ingat waktu aku bilang bahwa Faiz udah besar, sudah dua tahun, nggak boleh minum ASI lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Tinggalkan Kesan
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.